Menjadi Tawanan Bos Mafia

Menjadi Tawanan Bos Mafia
Ruang introgasi


__ADS_3

Mengintrogasi Juna, mereka mengetahui semuanya, Juna hanya lelaki yang kehilangan pegangan.


“Kenapa kamu melakukannya, kalau kamu tahu itu  berbahaya?” Tanya Beny.


“Aku sangat dendam pada om Leon,” ujar Juna dengan mata berkaca- kaca.



“Kenapa kamu dendam pada Leon kalau ayah ibumu bercerai apa hubungannya?” Beny menarik kursi dan duduk di samping Okan.


“Karena papi  mantan anak buah om Leon”


“Apa kalian ada hubungannya dengan kecelakaan yang di alami Chelia?”


“Ya, aku dan Thiani ingin melukai malam itu”


Mendengar pengakuan anak-anak mereka Toni dan Ken sangat terkejut.


“Apa ,maksudnya Bos?” Tanya Toni geram, karena  mereka bertiga belum tahu kalau anak-anak itu  ingin mencelakai Chelia, karena selama ini Leon tidak pernah mengatakannya Pada mereka.


“Apa Thiani ingin melakukan itu?”


“Bukan hanya Thiani Ken, mereka bertiga ingin mencelakai Chelia,” ujar mengurut batang lehernnya.


“Astaga …. tapi, kenapa?” Ken masih bigung.


“Kita dengarkan saja dulu, nanti kita bicara lagi,” pungkas Zidan.


Lanjut ke dalam ruangan itrogasi yang dilakukan Beny terhadap Juna putra semata wayang Toni dan Kikan.


“Kenapa kamu begitu dendam pada Bapakmu , bukankah kamu sama ibumu yang tidak mau menerimanya kembali?”


“Harusnya papi berusaha lebih keras lagi, dia baru ditolak sekali sudah langsung minggat ke luar negeri,” ujarnya mengusap ujung matanya.


“Jadi … seandainya papimu datang kembali meminta maaf pada kamu dan mamimu, apa kamu masih mau?”


“Iya mau”


Bersambung


“Tetapi setiap perbuatan ada akibatnya, karena kamu sudah melakukan hal yang salah maka kamu akan mendapat hukuman tentunya masuk pemjara dan itu bukan sebentar  sangat lama, kamu tahu kan hukuman apa yang biasa di terima seorang pengedar?” Tanya Beny, ia mendesak Juna membuatnya tertekan dan terpojok dengan begitulah ia  membuka semua rahasianya.

__ADS_1


“Aku hanya menjalankan perintah,” ujar juna mulai melemah.


“Siau belum bertemu dengannya secara langsung tetap Danis dan Thiani sudah, karena Thiani ….”


Juna menggantung kalimatnya.


“Kenapa dengan Thiani?” Tanya Beny melirik kaca intogasi di mana Leon dan ketiga rekannya.


“Dia jadi simpanan Bos Rajawali”


Ken langsung mundur sempoyongan, ternyata bukan hidupnya yang hancur karena bangkrut setelah di hianati mantan istrinya ternyata putrinya juga  masuk ke lubang hitam yang sangat dalam.


Dulu ibunya juga jadi simpanan Bos Mafia, ternyata benar, buah yang jatuh tidak akan jauh dari pohonnya.


“Kenapa jadi seperti ini …,” bisik Ken dengan wajah lemah.


Kini penyesalahan itu datang, kalau saja dulu ia tidak egois mengungat Rebeka, wanita itu tidak akan mengilang,andai saja Ken tidak menceraikan Rebeka Thiani akan tumbuh jadi anak sukses seperti Okan dan Chelia, karen Cheli saat sekolah anak yang berprestasi , tetapi semua impian itu runtuh  ketika Ken lebih memilih  sekretarisnya dari pada rumah tangganya.


‘Andai saja aku tidak menikahi wanita  berengsek itu  hidupku dan rumah tanggaku tidak akan  hancur’ ucap Ken membatin, ia duduk sendirian di luar ia tidak mau mendengar pengakuan Juna, ia merasa sangat sakit bagian dadanya saat  ia tahu kalau anaknya menjadi wanita  penghibur.


“Maafkan aku Rebeka,” gumam Ken sedih, ia menghamburkan asap rokok dari mulutnya.


Tidak lama kemudian Toni juga keluar dari ruangan itu, wajahnya tidak kalah muram dari Ken, bagaimana tidak, saat ia sangat menyangi  Hara dan semua keluarganya, tetapi di sisi lain justru anaknya yang ingin mencelakai Chelia.


“Apa ini hukuman bagiku Ton? Rasanya sakit sekali di sini,” ujar Ken menunjuk dadanya.


“Bukan hanya kamu Bro, buat aku, Zidan dam kamu,” ujar Toni.


“Apa yang harus kita lakukan?” Tanya Ken.


“Kita akan habisi orang yang mencuci otak anak-anak kita,” ujar Toni.


Sementara Zidan ia bagai patung, kematian Clara beberapa tahun lalau membuatnya hampir depresi, ia juga sangat menyesal berpisah dengan Clara, sebenarnya tujuannya menyetujui gugatan perceraian yang di berikan Clara saat itu ia berharap mantan istrinya tersebut  menikah dan mendapatkan napkah batin.


Hal yang tidak bisa ia berikan selama itu, Zidan sendiri pernah mengalami kecelakaan saat pulang kantor, karena itu tongkat milik tidak berpungsi lagi, ia tidak mau mengaku pada Clara saat itu karena ia malu, karena bagi seorang pria  mementingkan ego dan gengsi di aas segalanya.


Tetapi  takdir  berkata Lain, Clara bukannya  bahagia, ia  malah depresi paska bercerai, banyak tekanan yang rasakan terlebih dari keluarganya, ia pergi keluar  negeri membawa Danis tetapi depresi yang ia alami semakin parah Clara meminum obat tidur dan obat depresi dengan takaran yang seharusnya ia mengalami kejang-kejang saudaranya membawanya ke rumah sakit tetapi tidak tertolong ia meninggal di depan mata Danis.


Melihat ibunya meninggal, Danis marah dan dendam pada Zidan ayahnya. Namun, walau mereka berpisah Zidan selalu mengirim uang untuk biaya kuliah Danis.


Kembali ke dalam ruang introgasi, Juna akhirnya menangis ketakutan saat  Beny memberitahukan kalau ia akan mendapat hukuman berat, karena terlihat dalam jaringan pengedar.

__ADS_1


“Saya minta maaf , saya tidak akan melakukannya, saya hanya ikut-ikutan Pak, tolong  lepaskan saya,” ujar Juna.


Juna memberitahukan semua rahasia Danis dan rencana besar mereka, Juna di antarkan kembali ke dalam sel dan giliram Danis yang di intograsi, jika Juna  membuka semuanya dan ketakutan tetapi tidak untuk Danis, tatapannya menyeramkan. Ia bersikap tenang dan tidak menunjukkan rasa takit sedikitpun.


“Kamu kan seorang dokter, lalu kenapa kamu terlibat kejahatan  kenapa kamu tidak menjadi  dokter saja?” Tanya polisi.


Danis diam ia malah memancing amarah anggota polisi yang mengintrogasinya .


“Sudah berapa lama kamu jadi pengedar?”


“Pengedar apaan?” Tanya Danis tertawa miring.


Para polisi mulai naik darah melihat sikap Danis yang bersikap tidak perduli.


“Jangan menguji kesabaranku, katakan di mana bosmu?”


“Aku tidak punya Bos, aku adalah bos untuk diriku sendiri,” jawab Danis.


Beny tidak tahan, kalau saja bukan Leon meminta tidak memukulnya , ia sudah menyetrumnya sampai pingsan, Beny memilih keluar dan menemui Leon.


“Bersambung ….


KAKAK  JANGAN LUPA KASIH KOMENTAR DAN PENDAPAT KALIAN DI SETIAP BAB DAN JANGAN LUPA JUGA


LIKE,  VOTE DAN KASIH  HADIAH


Terimakasi untuk tips ya


Baca juga  karyaku yang lain


 -Aresya(TERBARU)


-Turun  Ranjang( on going)


-The Cured King(TERBARU)


-Cinta untuk Sang Pelakor (Tamat)


-Menikah dengan Brondong (Tamat)


-Menjadi tawanan bos  Mafia (ongoing)

__ADS_1


- Bintang kecil untuk Faila (tamat)


__ADS_2