Menjadi Tawanan Bos Mafia

Menjadi Tawanan Bos Mafia
Kebenaran yang Menyakitkan


__ADS_3

Saat perjalanan pulang dari kantor polisi Hara baru ingat dalam ruangan kerja dan di samping tempat tidur Leon, ia memasang camera pengawas kemarin, sejak Leon cerita kalau Lily mencoba menggodanya, Hara sengaja minta ikut ke hotel lalu meletakkan camera di ruangan Leon, tujuan orang terdekat Leon.


“Oh aku baru ingat … kemarin aku menempatkan camera pengawas di kamar Leon, aku harus kesana,” ujar Hara, wajahnya  bersemangat, ia ingin tahu kebenarannya, kenapa Leon bersikap seperti itu padanya.


Sampai-sampai bapak supir itu menatap Hara dari kaca spionnya,  ia berpikir kalau Hara orang yang sakit jiwa, karena bicara sendiri.


“Pak kita mampir ke toko itu sebentar, bapak tunggu saya, biarkan argonya tetap jalan,"ujar Hara tergesa-gesa.


“Baik Non.” Hara bergegas ke salah satu toko untuk membeli perlengkapan yang akan ia  pakai nanti malam. Termasuk pakaian  menyamarkan penampilannya, ia tahu Leon  orang yang sangat pintar,  tidak ada satupun pencurian yang luput darinya.


Sedangkan Hara lulusan dari arsitek,  jadi ia tahu dari mana  arah yang bisa masuk ke ruangan Leon, ia  juga pernah menyimpan file  cetak biru bangunan hotel milik Leon.


Ia menyimpan File cetak biru hotel itu di emailnya, maka ia semakin bersemangat,  perjalanannya semakin panjang, masuk kembali ke dalam taxi dan meminta supir itu untuk membawanya ke  tempat print dan mencetak satu file dari email di ponselnya. Tidak lupa ia juga membeli satu buah laptop .


Akhirnya semuanya lengkap, ia menunggu sampai malam.


Saat malam tiba, Hara ingin mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi,  naik ke gedung atap,  karena hanya Hara dan Leon yang punya kartu akses untuk naik ke atap gedung yang di jadikan Leon taman  bunga untuk Hara.


Dari sanalah Hara bisa dengan mudah masuk keruangan Leon,  ruangan itu  persis di bawah,  hanya satu lantai di bawah gedung atap tersebut.


Hara memiliki kemampuan memanjatnya tembok menggunakan peralatan yang ia beli tadi, Hara masuk dari  kamar mandi di gedung atap,  membuka satu plafon dan ia merangkak mengarah ke ruangan Leon.


 Ia sudah membawa Laptop yang ia beli tadi,  Tidak berapa lama Hara menggunakan kode akses dan mematikan cctv dalam ruangan  Leon, ia mematikan terlebih dahulu agar tidak merekamnya saat ia turun, mematikannya melalui akses di laptopnya, tidak sulit bagi Hara membuka Password yang di gunakan Leon,  tidak jauh dari tanggal  kelahiran Hara  dan tanggal kelahiran anak kembar mereka.


Setelah  camera cctv itu di matikan secara otomatis,  lalu ia turun dan membuka computer Leon di ruangannya,  ia juga mengunakan sarung tangan agar tidak meninggalkan sidik jari. Hara  mengambil camera yang ia letakkan di kamar Leon.


Setelah mengamankan Camera, Hara juga membuka computer Leon setelah mengkopi semua ke flashdisk, barulah naik dan menghidupkan cctv itu kembali. Jadi tidak  menimbulkan kecurigaan, ia yakin sebentar lagi Leon akan mengambilnya.


Dengan hati-hati Hara menyimpannya ke dalam ransel dan menutup kembali plafon yang ia buka tadi, ia  bertindak sangat hati-hati  dan tidak mau meninggalkan jejak, Jovita Hara layak di juluki wanita yang cerdas.


Setelah mengamankan semuanya,  Hara turun dan membuka kamar mandi, lalu mengintip kanan-kiri karena Leon kadang tidak bisa ditebak.

__ADS_1


Setelah aman,  Hara mengendap-endap dan berlari ke ujung taman. Akhirnya ibu dua anak itu mendapatkan rekaman.


Saat berada di taman atas, kini ia bertarung dengan pikirannya,  tidak tidak kuat dengan pikiran buruk dalam otaknya, Hara membuka  kalung  yang di berikan Maxell  menghilangkan kepanikan.  jantung Hara semakin berdegup cepat, karena sebentar lagi,  ia akan mengetahui fakta yang sebenarnya.


Setelah minum pil penenang dan ia sudah mulai merasa tenang,  Hara akhirnya memberanikan diri membuka rekaman,  diawali dari rekaman pertama di ruang kerja Leon,  Hara juga menggunakan headset di kuping untuk mendengarkan  percakapan mereka lebih jelas.


Beberapa menit ia melihat rekaman,   saat melihat rekaman selanjutnya tiba-tiba  tubuhnya bergetar,  mengetahui fakta melalui rekaman,  melihat Leon  bertahan  dalam penderitaannya  menolak  melakukan keinginan Bianca, ia melihat bagaimana Leon meringkuk memeluk lututnya, memilih bertahan melawan keinginan tubuhnya.  Leon sampai mengigit lengannya untuk mengalihkan pikirannya, hingga ia mimisan.


 Lalu Kaila menariknya ke dalam kamar ….


Saat  melihat rekaman itu, sukma Hara berteriak, ia melihat bagaimana Kaila tanpa sungkan menindih tubuh suaminya. Saat lelaki itu pingsan tidak berdaya. Hara melongo seakan-akan tidak percaya bagaimana wanita itu melakukan hal yang membuat kaum hawa begitu hina.


“Bagaimana mungkin dia melakukan itu? Jelas-jelas Leon sudah menolaknya,” ujar Hara memegang dadanya.


“Kamu mau bilang ini demi menyelamatkan Leon? Akhirnya kamu menunjukkan dirimu yang abu-abu itu Kaila, selama ini kamu menyembunyikan semuanya dibalik penampilan yang agamis itu, benar Kata Ken dan Toni, kamu wanita yang punya ambisi, kamu melakukan itu demi memuaskan keinginanmu Kaila,” ujar Hara tertawa sinis.


Hara merasa hatinya sangat hancur  berkeping-keping,  bukan karena wanita itu menikmati tubuh suaminya, tetapi ia kasihan pada Leon. Ia tahu Leon Pasti merasa hancur  dan merasa  tidak punya harga diri sebagai lelaki. Sebenarnya, Leon sudah pernah meminta beberapa kali untuk memindahkan Kaila ke hotel lain, tetapi Ibu Atin. merasa kasihan dan meminta Leon jangan memindahkannya.


“Baiklah  aku tidak akan biarkan wanita itu merusak keluargaku, bukan jamannya lagi menyerah pada pelakor seperti dia, "ujar Hara.


Walau kebenaran itu menyakitkan, tetapi Hara tidak marah, sebenarnya dia sudah curiga sama Kaila, karena itulah Hara menempatkan camera di kamar pribadi Leon beberapa hari yang lalu, saat ia minta ikut ke hotel, tetapi ia tidak pernah mendung kalau Kaila sampai berbuat sejauh itu.


Hara bangga pada Leon yang memilih pingsan dari pada melampiaskan pada Kaila.


‘ Kamu harus kuat Hara …  kamu tidak boleh menyerah pada Pelakor seperti mereka, anak-anakmu membutuhkan kamu, ini ujian untuk keluargamu’ Hara membatin .


Hara benar-benar geram melihat wanita yang sudah ia anggap seperti saudara berani melakukan itu pada suaminya,  lelaki yang menjadi bosnya lelaki yang sudah banyak membantunya. Saat Kaila mendesa di atas tubuh Leon, ia berkata seperti ini;


"Maaf Pak, aku sangat mencintaimu, aku sudah lama memendam perasaan ini, aku ingin punya anak dari Bapak," ujar Kaila saat itu, semua itu di lihat jelas oleh Hara, dari hasil rekaman camera kecil yang ditempatkan Hara di kamar Leon.


"Tidak akan aku biarkan kamu, mendapatkan apa yang kamu inginkan betina ****** .... kamu yang akan memikul dosa perzinaan itu, karena kamu yang mencuri dari suamiku saat dia pingsan," ujar Hara geram.

__ADS_1


Dengan sisa tenaganya  Hara turun  menggunakan Lift  barang, ia langsung menuju  belakang hotel,  menghentikan taxi untuk membawanya kembali ke rumah.


Tidak berapa lama Hara tiba di rumahnya, saat turun dari taxi. Hara menatap rumah itu, seketika terasa berbeda baginya, ia  tahu anak-anaknya sudah pulang dari rumah Piter,  tetapi Hara   memilih langsung tidur.


Tubuhnya rasanya  tidak berdaya,  tidak merasa lapar dan tidak merasa haus,  padahal ia belum makan. Hara merasakan satu rasa di dalam tubuhnya rasa yang amat sakit di dalam dadanya.  Ia tidak menyalahkan Leon untuk situasi ini, ia justru salut dengan suaminya dan merasa kasihan pada Leon, karena saat ia  ingin berbuat baik justru ada banyak orang ingin  berbuat jahat padanya.


 Namun,  ia tidak dapat menerima kenyataan yang menyakitkan itu.  Kaila perempuan yang ia disayang ibu mertuanya  ‘Lalu  bagaimana kalau suatu saat Kaila hamil ? situasinya akan berbeda lagi’ Hara tiba-tiba  bangun .


“Tidak …  tidak boleh seperti ini,  aku harus melakukan sesuatu, tidak akan aku biarkan Kaila hamil, aku tahu tujuan dia,” ucap Hara. marah.


Bersambung ….


KAKAK  JANGAN LUPA KASIH KOMENTAR DAN PENDAPAT KALIAN DI SETIAP BAB DAN JANGAN LUPA JUGA


LIKE,  VOTE DAN KASIH  HADIAH SEBANYAK-BANYAKNYA IYA


Terimakasi untuk tips yang kaliangri


Baca juga  karya  terbaruku iya kakak;


 -Aresya(TERBARU)


-The Cured King(TERBARU)


-Cinta untuk Sang Pelakor (Tamat)


-Menikah dengan Brondong (ongoing)


-Menjadi tawanan bos  Mafia (ongoing)


- Bintang kecil untuk Faila (ongoing)

__ADS_1


__ADS_2