
Ichiro hotel.
Hara akhirnya menyelesaikan sesi pemotretan hari itu.
“Mbak Hara, kita dua hari lagi ada syuting iklan juga, tadi aku mencari manager Mbak Hara, tidak ada,” ujar seorang wanita berambut panjang.
“Oh, iya Mba, nanti saya bilang sama Om saya,” ujar Hara, matanya mencari kedua omnya, Namun tidak ada, ia juga ingin bicara dengan Leon , tetapi Leon juga tidak ada.
“Pada Kemana sih. Bu Hilda juga tidak ada,” ujar Hara, ia memilih masuk keruang ganti.
Padahal tadinya, ia ingin bicara langsung dengan Leon tentang apa hubungan mereka di masa lalu.
Disisi Lain.
Piter terlibat pembicaraan serius dengan Hilda, lagi - lagi Hilda yang mengajak Piter bicara duluan.
Vikky mengajak Leon untuk bicara juga.
“Ayo kita bicara,” ujar Vikki, karena marah pada Leon, gaya bicaranya jadi angkuh.
“Eh, kalau mau bicara sama Bos yang sopan, bisa!”ujar Zidan berdiri di depan Vikky.
“Gue, mau ngomong masalah keponakan gue gak ada urusan ama lu,”sahutnya lagi.
Leon, demi Hara ia mengalah, kalau saja lelaki itu bukan om dari Hara, mungkin Leon sudah meminta anak buahnya membuangnya ke kandang buaya. Karena saat Vikky marah, ia bicara songong pada Leon.
“Katakan apa mau kamu lagi?” Tanya Vikky dengan mata berkaca-kaca.
Melihat mata Vikki itu, Leon langsung melunak.
“Aku hanya ingin memperbaiki hubunganku dengan Hara”
“Apa kamu tidak berpikir, jika dia bisa mengingat kamu dan melihatmu bersama wanitamu. Apa yang kamu lakukan? Dia akan terluka lagi, bahkan lebih buruk. Dia kehilangan bayinya dan sekarang kamu meninggalkannya. Apa kamu memikirkan itu?” Wajah Vikky benar-benar merah menahan amarah.
Leon terdiam sejenak.
“Aku minta maaf tapi aku tidak tahu kalau dia masih hidup waktu itu”
“Aku tahu Pak Leon …. tapi bisakah kamu melepaskannya demi kebaikan kalian berdua”
“Bukan hanya dia mengalami hari yang buruk.” Leon mengeluarkan kertas catatan kesehatan dari dompet, lalu memberikannya pada Vikky. Leon berpikir lebih muda bicara dengan Vikky saat ini dari pada Piter.
“Apa ini?”
__ADS_1
“Kamu mungkin berpikir aku lelaki brengsek yang suka mempermainkan wanita …. Aku di rawat di rumah sakit gangguan mental di salah satu rumah sakit di Jepang, karena kehilangan Hara dan calon bayiku, aku merasa sangat terguncang”
“Lalu kalau kamu tahu Hara masih hidup. Lalu kenapa ada wanita itu?”
“Aku memilihnya, niatnya ingin melupakan Hara. Aku mau menerima anjuran Billy karena Bianca bertolak belakang dengan sikap Hara dengan begitulah aku hidup selama ini. Aku sudah sempat mengajak dia menikah. Tetapi saat ini, aku menjadi lelaki kejam demi Hara. Aku meminta Bianca pergi karena wanita yang aku cintai masih hidup. Namun, dia bukan wanita yang mudah di suruh pergi.” Leon menceritakan semuanya pada Vikky.
Awalnya Vikky sangat marah dan sangat membenci Leon, ternyata setelah melihat catatan kesehatan Leon dan mendengar penjelasan Leon ia akhirnya sedikit mereda, satu orang pengawal Hara sudah bisa mengerti, sekarang tinggal Piter.
*
Saat Hara mencari Piter tetapi ia tidak menemukan mereka, Hara pergi ke taman bunga di gedung atap, tidak diduga Bu Atin datang ke hotel mencari Hara juga. Bu Atin mencari Hara sampai ke taman atap, Leon pernah cerita kalau ia baru-baru ini membuat satu taman bunga di gedung atas Hotelnya, menanam banyak bunga-bunga di lantai atap, karena Hara menyukai bunga-bungaan saat di panti dulu, itu tadinya alasan Leon membangun taman bunga di lantai atas Hotel.
Wanita itu akhirnya tiba, ini pertama kalinya ia melihat lantai paling puncak di Hotel itu, pemandangan indah menyambutnya, lantai yang luas yang di penuhi aneka tanaman bunga beraneka warna.
“Wah aku baru tahu kalau di sini sangat indah” ucap Bi atin melihat sekeliling, menemukan wanita cantik yang terduduk dengan diam di tengah hamparan bunga, kecantikan wanita yang duduk itu bahkan menyamai kecantikan bunga yang bermekaran .
“Non Hara!” panggil Bu Ati wajahnya sangat terharu saat menemukan Hara.
“Oh Ibu… ada yang saya bantu Bu?” tanya Hara terlihat sopan, Saat itulah Bu Atin merasa tidak tahan, ia mengusap buliran-buliran air dari sudut matanya.
“Non Hara, tidak mengenal, Ibu?”
“Iya ibu orang tuanya pak Leon, saya tahu Bu."
”
Hara terdiam sejenak, sebelum akhirnya merangkul tubuh Bu Atin, dengan tangisan, akhirnya bertemu sudah lama sejak ia sembuh ingin mencari Bu Atin, tapi karena Piter melarangnya ia mengurungkan niatnya.
“Apa yang terjadi Bu, kata Bi Ina ibu keluar kota maka itu aku tidak mencari ibu, saat aku pulang dari Jepang, setelah selesai pengobatan mataku, maaf Bu aku tidak tahu alamat ibu, bagaimana kabar Ibu?”
“ Ibu baik Nak.”
“Tapi…tunggu, kalau Bu Darsi ibunya pak Leon, itu artinya kalau lelaki yang menjemput kita saat aku masih buta adalah Pak Leon? Lelaki yang saat itu menolakku?” Mata Hara menatap Bu Atin serius sedikit demi sedikit kebenaran semakin terungkap.
Bu, Atin diam dan menunduk.
“Iya. ”
“Bu…apa yang sebenarnya terjadi? Hubungan apa aku dengannya di masa lalu, aku ingin ingin tahu Bu?”tanya Hara memohon. “Om Piter berharap aku tetap lupa ingatan karena masa laluku, katanya sangat menyakitkan, apa itu ada hubungannya dengan Leon?” tanya Hara lagi.
“Maafkan Ibu Nak, karena tidak bisa menceritakannya, tapi mungkin apa yang dikatakan Piter ada benarnya, lebih baik kalian berdua saling melupakan dan menjalani hidup kalian masing-masing, hiduplah bahagia dengan suamimu” kata Bu Atin menahan tangisan.
“Aku belum menikah Bu.,”
__ADS_1
“Apa? Bukannya kamu sudah menikah, Hara?”
“Belum, sejak mata saya sembuh Bu, ibu mendapat informasi dari mana?”
“Hara ibu melihat Foto-Foto kamu saat memakai pakaian hamil dan sepertinya foto kamu dan suamimu”
“ Oh itu, aku hanya jadi model untuk pakaian hamil Bu, saat di jepang kami ikut dalam acara sosial.”
“Jadi kamu saat ini belum menikah Hara?”
“Belum Bu” Jawab Hara.
Wajah Bu Atun langsung bersemangat.
“Masih ada harapan. Ibu akan berjuang”
“Berjuang untuk apa Bu?”
‘Berjuang untuk menjadikanmu jadi istri Leon, Noha Hara’ ucapnya membatin.
“Berjuang untuk kesehatanmu Non
Bersambung ….
KAKAK JANGAN LUPA KASIH KOMENTAR DAN PENDAPAT KALIAN DI SETIAP BAB DAN JANGAN LUPA JUGA
LIKE, VOTE DAN KASIH HADIAH SEBANYAK-BANYAKNYA IYA
Baca juga cerita yang lain;
Baca juga;
-Cinta untuk Sang Pelakor (Tamat)
-Menikah dengan Brondong (ongoing)
-Menjadi tawanan bos Mafia (ongoing)
Bintang kecil untuk Faila (ongoing)
__ADS_1