
Leon terpaksa berbohong kalau ia sudah tiada, semua itu ia lakukan ia ingin memancing Bykoy keluar dari persembunyiannya.
Sejak saat kejadian itu, ia menghilang bagai ditelan bumi, ternyata ia bersembunyi di luar negeri. Tapi itu tidak berlangsung lama, saat ia melihat berita terbaru kalau Pengusaha muda Leon Wardana meninggal dalam aksi perampokan di rumah.
Melihat berita tersebut itu, ia tertawa terbahak-bahak, ia bernapas lengah, hari itu juga, ia minta pulang ke Indonesia. Biar bagaimanapun, ia tidak akan bisa meninggalkan negara ini, karena dari sini inilah ladang uang baginya, di sini ia mendapatkan segalanya, harta kekuasaan bahkan wanita, semua bisa ia dapatkan disini.
*
Satu bulan kemudian.
“Bersiaplah, kita akan pulang ke Bali,” ucap Bokoy mengingatkan anak buahnya.
“Baik Bos," Kanza, menghubungi pilot pribadi . Kanza saat ini menjadi kepercayaan Bokoy, ia salah satu orang yang ikut mengkhianati Leon , diangkat jadi orang kepercayaan.
Kanza dan Rudi mengkhianati Iwan dan Rikko, hingga keduanya kehilangan nyawa, tapi Kanza tidak perduli. Ia tidak tahu kalau karma itu masih ada di dunia ini.
Jet Pribadi milik Bokoy akhirnya tiba Bandara Bali, dijemput dengan mobil yang di lengkapi dengan pengaman yang canggih layaknya mobil pejabat negara, bahkan mobil dilengkapi kaca anti peluruh dan dikawal beberapa orang saat turun dari Jet pribadinya, saat ia menghilangkan banyak nyawa, ia takut kehilangan nyawa juga.
“Kita ke Hotel saja, saya terlalu lelah untuk pulang,” kata lelaki tua itu, tangannya memijit-mijit keningnya yang terasa pusing, perjalan jauh. Jerman-Indonesia memakan waktu puluhan jam dalam perjalanan, walau ia naik Jet pribadi mewah yang di lengkapi segala fasilitas yang lengkap dan mewah, layaknya Hotel, dilengkapi tempat tidur, bahkan bathtub untuk merendam air hangat untuk meredakan otot-ototnya yang tegang, tapi tetap saja umur tidak bisa dibohongi.
“Baik Bos,” jawab Kanza .
Memerintah supir memutar balik mobil menuju Hotel. Hotel miliknya,
**
__ADS_1
Dugaan Leon benar, Bokoy akhirnya keluar dari persembunyiannya, saat ia pikir Leon telah tiada, ia berpikir hidupnya sudah hidup bebas, tidak ada lagi yang akan mengusik hidupnya, Jika ia mengalahkan Leon dengan cara yang licik, maka Leon juga melakukan hal yang sama.
" Ayo kita bermain- main sedikit Pak Tua," ucap Leon.
Bokoy paling tidak suka melihat wanita- wanita peliharaannya di sentuh orang lain, apa lagi diajak tidur.
Leon tidak ingin langsung membunuh Bokoy ia ingin menyiksa sampai gila
Leon sudah bertemu kembali dengan Zidan dan Ken, masih memiliki keduanya membuatnya bangkit kembali, walau hati mereka bertiga masih sangat sedih. Namun hidup akan tetap berlanjut.
"Apa rencana Bos, biar saya yang akan bertindak," ujar Ken dan Zidan, saat ini mereka berdua sangat marah dengan Kanza dan Rudi, penghianat yang menyebabkan Iwan dan Rikko.
"Ajak tidur kedua wanita peliharaannya Bokoy dengan begitu dia akan marah"
"Baik." Zidan setuju.
Wanita akan tergiur akan dua hal, uang dan barang besar, Leon memberikan kunci rumah mewah untuk keduanya dan tambahan uang yang nominalnya bisa membuat mata keduanya melotot dan mengangguk setuju, Zidan juga menunjukkan kemampuannya di ranjang, tidak pakai tawar menawar keduanya langsung mengangguk setuju untuk bekerja sama menghancurkan Bokoy.
Ken merekamnya adegan ranjang Wanita Bokoy dengan Zidan dan ia juga melakukanya di ranjang yang biasa lelaki tua Bangka itu gunakan, mereka makin leluasa malam itu, karena Bokoy tidak pulang kerumahnya, ia memilih tidur di Hotel, hal itu juga dimanfaatkan Zidan, bisa bermalam di rumah lebih tepatnya di ranjang milik lelaki itu.
“Aku setuju” ucap wanita itu manja masih bergelayut manja di pundak Zidan kedua wanita itu melakukanya berdua pada Zidan dan Ken karena begitu cara Bokoy memakai kedua wanita cantik itu.
“Aku juga akan lebih memilih muda dan ganteng," ujar wanita milik Bokoy.
Zidan melakukan tugasnya di ranjang, agar apa yang mereka lakukan direkam dengan jelas, hal ini bisa dipastikan lelaki tua itu, bisa serangan jantung kalau sudah melihat semua itu.
__ADS_1
Bokoy punya gaya gila dalam urusan ranjang.
Bahkan menurut pengakuan kedua wanita itu mereka sering sekali mereka berdua yang disuruh melakukanya dan lelaki tua itu hanya menonton.
Maka Zidan melakukan hal yang sama yang dilakukan Bokoy
Zidan juga memberinya kepuasaan yang tidak pernah diberikan lelaki tua itu pada mereka berdua. Prinsip Bokoy kalau sudah miliknya maka akan miliknya selamanya, sebelum ia melepaskannya, mereka dimanjakan dengan banyak kemewahan dan uang, tapi tidak memberi kepuasan dalam urusan ranjang, maka saat Zidan menawarkan sesuatu yang berbeda mereka setuju.
Maka penghianatan akan dibalas degan penghianatan.
Setelah puas bermain ranjang, Zidan sengaja memberi mereka minuman yang sudah di campur obat tidur, maka kedua wanita itu terkapar di atas ranjang, Zidan dengan leluasa membuka brankas milik Bokoy, akhirnya ia mendapatkan semua surat-surat penting milik Bokoy.
Setelah menulis pesan berkesan di atas kertas, ia meninggalkan kamar Bokoy, ia keluar dengan bebas tidak diketahui penjaga rumah.
"Kematian terlalu singkat untukmu, aku akan buat kamu mendapat serangan jantung dan struk lalu mati" ujar Leon melihat Zidan berhasil mendapatkannya.
Zidan dan Ken keluar dari rumah Bokoy, melalui jalan rahasia yang di beritahukan kedua wanita itu.
Jalan rahasia yang tahu hanya Bokoy dan kedua wanitanya, kakek tua itu sudah bertahun-tahun didampingi mereka berdua, ia juga terlalu mempercayai keduanya, bahkan password brankasnya juga ia beritahukan, kini password itu diberikan pada Zidan, maka itu , mereka leluasa menguasai semua barang penting milik lelaki jahat itu. Bukan hanya barang penting, bahkan rahasia lelaki tua itu juga ia tahu sekarang.
Menurut kedua wanita itu, burung milik Bokoy kecil dan tidak bisa bangun, maka itu ia tidak bisa punya keturunan dan tidak memiliki istri. Sekarang ia mengerti, kenapa ia selalu menyuruh Bokoy meminta orang ingin melenyapkan Hara.
Zidan tadinya tidak suka tidur dengan sembarang wanita, namun membalas Bokoy, ia rela meniduri dua wanita Bokoy sekaligus dan merekam adegan ranjangnya dengan diam,- diam. Walau habis melakukan itu ia harus mandi dan menggosok tubuhnya .
"Menjijikkan," ujar Zidan mengingat apa yang barusan yang ia lakukan.
__ADS_1
" Bertahanlah Bro, aku tahu kamu pasti jijik melakukannya,tapi kita harus melakukanya, demi membalasnya agar ia tahu bagaimana dikhianati," ujar Ken, mereka duduk setelah Zidan selesai mandi.
Bersambung ...