GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
110. Ciuman lembut


__ADS_3

" Tasya, apa kau masih marah??"


tok tok tok...


Kenzo mengetuk pintu,


karena tidak ada jawaban Kenzo pun masuk,terlihat Tasya tertidur pulas di ranjangnya.


Kenzo menghampiri Tasya yang tertidur pulas dan membelai, rambut Tasya yang masih berantakan.


" Wanita jika marah, sangat menakutkan...apa dengan marah itu membuatmu menjadi kenyang?"


" Tentu saja aku lapar!" sahut Tasya dengan mata terpejam.


" Hahaha, ayo keluar beli makan denganku!"


Tasya segera bangkit, dan langsung memeluk Kenzo.


Kenzo membalas pelukan Tasya dengan sangat lembut dan mencium pipi Tasya dengan gemas.


" Om, apa aku keluar dengan kemeja ini?"


" aku sudah membeli pakaian ini!" menunjuk bingkisan di meja dekat ranjang.


" om membelinya sendiri?"


" Ya, aku ke toko membeli nya sendiri , cepatlah berganti pakaian, jika kau menunda makan lagi nanti sakit!"


" hehehe...om sangat romantis, Tasya ganti sekarang!" beranjak pergi ke kamar mandi dengan membawa baju yang sudah di belikan Kenzo.


" Om, kau sangat hebat, ini pakaiannya pas sekali, tapi ini terlalu Feminim gak sih???"


" waaaah, kau sangat cantik!" Tasya membuat kenzo terpukau lagi.


Tasya sangat kegirangan mendapatkan pujian dari Kenzo .


" Ayo om...kita pergi makan!"


" Ya, ayo...!"


Kenzo menggandeng tangan Tasya, mereka pun pergi untuk mencari makan.


saat makan di sebuah restoran, tiba - tiba.


" Jadi ini yang membuatmu berani menceraikan ku??"


Tasya segera berdiri,


" Oh, Jadi ini istri tidak berguna om Ken?"


Aisss...anak ini memang berbeda dari yang lain, kenapa dia terang - terangan membenarkan dirinya orang ketiga dengan bangganya.


" Tasya, duduklah!... lanjutkan makanmu!"


" Tidak mau om...!"


"Dasar, anak bau Kencur suka merusak rumah tangga orang!"


Plaaaaakkkkkkkk


Tian menampar pipi tasya sangat keras,


semua orang melihat ke arah mereka.

__ADS_1


" Tian, kau beraninya memukul orangku!"


" Kenapa tidak berani?, aku sudah diam selama ini bersabar menunggumu, kau malah asyik dengan anak ingusan !"


" Eh, tante girang...kau Kenapa merasa tersakiti ?, bukankah selama ini kau asyik bermain dengan pria - pria dan membawanya pulang?"


Tian terkejut dengan pernyataan Tasya,


" Hahaha, ...apa itu benar Tian??"


" Tidak Kenzo tidak benar, aku sangat setia menunggumu!"


" hahahahah...tanya lah tetangga - tetangga di sana atau jika perlu di area itu kan banyak Cctv bisa om lihat, betapa menjijikannya wanita ini?"


Tian hendak menampar Tasya kembali, namun hal itu di hentikan oleh kenzo.


" Jangan membuatku hilang kesabaran, aku akan melupakan semua kesalahanmu , cepat tanda tangani surat perceraian kita, maka aku tidak akan perhitungan dalam kepicikanmu selama ini!"


" apa yang kau katakan??"


" Tian selama ini aku sangat merasa bersalah karena menyakitimu... namun sekarang aku sangat konyol!, aku terlalu bodoh untuk memahami wanita seperti mu!"


" Tidak Kenzo, aku sangat setia, jangan kau percaya pada anak ingusan nakal ini, dia memfitnah ku!"


" Perlu kau tahu Tian, meski anak ini sangat nakal tapi dia tidak pernah berpura-pura baik sepertimu, itulah yang aku sukai, dia memang membuatku pusing, namun dia tidaklah munafik seperti mu!"


" Kenzo, jangan percaya padanya huhuhu... aku ini istrimu!"


" Kita akan segera bercerai!, Tasya... kita pergi sekarang, apa kau masih lapar?"


" Tidak om, aku sudah tidak berselera!"


Kenzo segera menggandeng Tasya keluar


" Tasya apa itu sakit??" Kenzo memeriksa pipi yang di tampar Tian tadi


" Sampai merah begini,..


pasti sakit!"


" Tidak om, tenanglah...!"


" Kau pasti kesal dengan gunjingan orang tadi? maaf melibatkanmu dalam hal ini?"


" Aku tidak perduli dengan orang lain, ketika om sangat mempercayai dan tetap ada di sisiku, itu sudah Cukup!"


" Ya sudah kita pulang dan obati pipimu oke?"


" Ya!"


senangnya mendapatkan perhatian yang sangat maximal dari om Kenzo.


dalam hati Tasya sangat kegirangan.


Setelah mereka sampai di kediaman Kenzo, kenzo segera mengobati pipi Tasya yang masih membekas tangan Tian dengan mengopresnya.


" Kenapa kau diam saja, tidak membalasnya?"


" Rasanya memang benar aku orang ketiga, jadi aku tidak membalasnya, bukankah sangat pantas aku dapatkan?"


" Jangan bicara seperti itu, hakikatnya wanita itu sangat di muliakan, jangan merendahkan derajat yang sangat tinggi itu dengan kata-kata yang tidak baik, Tasya...ini bisa menjadikan pelajaran untukmu, menjadi dewasa itu tidak mudah bukan, dan jangan menyebutkan dirimu adalah orang ketiga lagi...!"


" Lalu aku orang ke berapa om??"

__ADS_1


" Bisakah kau tidak menggemaskan??"


" Ini Ada kodratku menjadi orang yang menggemaskan om!"


" Hahahaha... entahlah kau ini memang luar biasa!"


Kenzo memeluk Tasya


Rasanya sangat candu untuk memeluknya,...


takutnya aku akan menyakitinya nanti.


dalam hati Kenzo yang tidak bisa memahami hatinya.


" Om, aku mencintaimu!"


Deg deg deg...


Jantung Kenzo tiba - tiba berdegub kencang mendengar ucapan Gadis nakal itu.


" Om, katakan sesuatu, kenapa diam saja??"


" Biarkan aku memelukmu lebih dulu, ...!"


" Om, bisakah kau tidak melihatku seperti anak kecil lagi??, aku akan segera dewasa!"


Kenzo melepas pelukannya,


" Sejujurnya aku sangat nyaman, berada di dekatmu, tapi kau paling tahu bukan selama ini hatiku berada di mana?, memang saat ini kau membuatku bahagia, sangat bahagia, aku juga slalu rindu padamu saat tidak berada di dekatmu, dan aku juga cemburu jika kau berada dekat dengan pria lain, namun aku tidak tahu pasti perasaan ini bagaimana, Tasya maafkan aku ,aku tidak bermaksud memberimu harapan palsu, memang aku sangat egois, di sisi aku mencintai orang lain, aku juga sangat nyaman denganmu, sebenarnya aku juga takut kehilanganmu, tapi...aku juga memikirkan masa depanmu yang masih, panjang takutnya kau hanya mengalami cinta monyet padaku!"


" Om kau itu memang monyet!!"


" Hei Kenapa kau malah mengumpat ku?"


" Kan om sendiri yang mengatakan aku cinta monyet, bukankah om yang mengatakannya sendiri jika om itu Monyet?"


" Astaga, kau ini luar biasa dalam berbicara ,tidak akan ada orang yang bisa mengalahkanmu dalam hal ini Tasya!" Kenzo menahan tawanya.


" Tasya hanya memberitahu perasaan Tasya saja, Tasya tidak meminta balasan!"


" Gadis nakal, apa kau sungguh - sungguh dalam perkataanmu?"


" Tentu saja, Tasya tidak padai berpura-pura soal perasaan!"


" Oke, aku terima perasaanmu, tapi aku belum bisa membalasnya!"


Kenzo menarik Tasya Duduk di pangkuannya,


" Perlu kau ketahui, aku sangat kecanduan dengan aroma tubuhmu, rasanya sangat menenangkan jika mencium aroma tubuhmu!" Kenzo menghirup aroma tubuh Tasya sangat dalam.


Tasya membalikan tubuhnya, tangannya merangkul Leher Kenzo, kini mereka saling menatap.


Tasya menempelkan hidungnya pada hidung Kenzo yang sangat tajam.


" om, apa aku cantik?"


" sangat Cantik!"


Tasya segera mengecup bibir Kenzo, Kenzo segera merespon kecupan Tasya, kali ini Kenzo melakukannya dengan penuh perasaan, dan membuat Tasya semakin terbuai dengan manisnya Ciuman yang berdurasi panjang, yang membuat tubuhnya terasa terbakar dan membara, perasaan ini baru Tasya dapatkan.


**Author


Kenzo, kenzo di tahan dikit pak, Tasya masih di bawah umur, temenin main lompat tali aja dulu lah, ...

__ADS_1


Jangan pelit buat like nya ya kesayangannya Autho.... terimakasih**.


__ADS_2