GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
230. Pekerjaan merepotkan


__ADS_3

Sansan kembali menatap Kenzo yang tidur sangat lelap, Sansan mengusap air matanya dan tersenyum.


" Pria tua bangka ini kenapa bisa membuatku jatuh cinta, padahal Pria sebayaku juga banyak!, mataku sangat buta untuk ke segala sisi kecuali padanya!"


Sansan segera naik keranjang dan segera ikut memejamkan matanya.


...----------------...


Interview.


" Oh, kau mengundurkan diri dari kepolisian??"


" Ya pak...!"


" Kenapa??"


" Saya melakukan kesalahan saat melanjutkan pendidikan !"


" Kenapa harus mundur??"


" Ada seseorang yang harus saya jaga pak!"


" Oke aku akan mencobamu selama satu bulan, sebenarnya aku tidak terlalu pemilih untuk bodyguard putriku,dia punya keahlian bela diri dan tidak ada catatan kriminal,namun putriku sangat pemilih, semenjak ibunya meninggal dia menjadi sangat sulit dikendalikan, dia masih berusia 15tahun, aku sudah mengganti orang sebanyak 100x mereka tidak tahan, bawahanku semuanya menyerah, aku katakan semua padamu lebih dulu... jika kau mau mencobanya kau bisa mulai besok untuk mengantar jemput putriku !"


" Saya akan mencoba pak...!"


" Okey, kau bisa mengambil seragam ini, inj perlengkapan menjadi bodyguard, jika terjadi sesuatu segera lapor!, aku katakan sekali lagi, putriku ini luar biasa bermasalah...tolong seberapa di membuat masalah tolong jangan sampai melukainya!"


" Baik!"


" Oke, ini kunci mobil untuk mengantar jemput putriku, pukul 06.00 pagi kau harus sudah standby di depan pintu, oh tidak aku lupa jika bibi mengundurkan diri, ah...Fahad kau datang pukul 05.00 pagi, bangunkan putriku untuk mandi siap-siap sekolah, dan sarapan lalu antar menuju sekolahnya!"


" Ah???"


" Maafkan aku, karena beberapa pelayan dirumah mengundurkan diri, aku sulit mencari penggantinya, tenang saja karena kau mengerjakan 2 pekerjaan maka gajimu juga 2 pekerjaan...!"


Fahad terdiam berpikir,


Sepertinya putrinya lebih mengerikan dari saudaraku Sansan...aku terima atau tidak ya??


" Tenang saja, jika satu bulan ini kau bisa bertahan maka akan aku naikan 2 kali lipat dari gajimu!"


sial, paman bagaimana bisa kau menawarkan pekerjaan yang begitu menyeramkan, menjaga seseorang itu tidak mudah, apalagi yang dijaga seperti barongsai?


" 3 kali lipat nak...jika kau masih ragu!"


" Oh tidak pak, saya akan coba dulu...masalah pembayaran itu kita bicarakan belakangan!"


" Baiklah, kalau begitu selamat bekerja...semoga pekerjaan ini adalah jodohmu!"


" Terimakasih!" Fahad menjabat tangan bos barunya sebut saja namanya Arnold.


Fahad segera mengambil kotak besar berisi seragam dan perlengkapan untuknya bekerja mulai besok.


Fahad pun segera pulang ke rumahnya, ternyata Yuna berada di sana menunggu dan menyiapkan makan siang untuk Fahad.


" Sayang bagaimana interviewnya??" Yuna menyambut Fahad dengan senyuman.


" Siapa yang mengantarmu ke sini??"


" Aina,...tadi dia membawakanku sarapan, aku minta untuk di antar ke sini sekalian, ...!"


" Apa kau menungguku di sini terlalu lama kenapa tidak mengabariku dulu??"


".aku tahu kau sedang interview,aku tidak ingin mengacaukan hari ini untukmu, karena kau pasti akan buru-buru pulang!"


" Ya, ada wanita cantik datang ke rumah siapa yang tidak ingin cepat pulang!"


" bagaimana interviewnya??"


" Lancar kok mulai besok aku sudah mulai bekerja!"


" Wah bagus itu...aku sangat senang kau mendapatkan pekerjaan yang lebih baik sekarang!"


" Ya,...!" Sebaiknya aku tidak menceritakan semua pada Yuna, aku takut dia akan ikut memikirkanku.

__ADS_1


" Apa kau tidak menyukai pekerjaan ini?"


" Ha??, su.suka....!"


" Lalu kenapa kau terlihat lemas??"


" Tidak sayang, aku hanya lapar hehehe ayo kita makan bersama!"


" Oh ya benar, kau pasti lapar ayo makan!"


Dua sejoli itu makan bersama, sambil berbincang.


" Sayang, apa kau sungguh tidak masalah jika pernikahan kita di tunda dulu??"


" Tidak apa-apa, aku akan mendukung apapun keputusanmu!"


" Oh, aku sangat senang mendengarnya...!"


" Jangan terlalu memikirkanku sayang...aku percaya padamu!"


" Ehmm, aku akan mengumpulkan uang yang banyak, setelah itu aku akan membawamu pada Sasha semoga dia bisa mengobatimu!"


" Ya, ...ayo tambah nasinya, aku akan mengikuti kemauanmu!" ujar Yuna, Yuna percaya sepenuhnya pada Fahad.


" Aku sangat beruntung karena kau tidak rewel dan sangat pengertian!"


" Heheh...untuk besok semangat ya sayang!"


" Oke...!" Fahad semakin lahap memakan karena mendapat dukungan dan semangat dari pujaan hatinya.


Asal Yuna menyemangatiku, aku yakin aku bisa melewati kesulitan apapun di muka bumi ini.


" Setelah ini aku akan mengantarmu pulang sayang...!"


" Aku mau di sini...!"


" Tidak , tidak, tidak, aku tidak bisa menahan diriku jika kau berada di sini seharian!"


" Kenapa??, kita kan sudah bertunangan...??"


" Ah baiklah!"


" Jika kita sudah menikah, kita akan menghabiskan waktu bersama...tenang saja aku akan memanjakanmu sepanjang aku mampu Yuna,...!"


" Hehehe okey...!"


Dia benar-benar pria luar biasa, menjagaku dengan sangat baik dan tidak mengambil kesempatan padaku.


dalam hati Yuna.


setelah selesai makan, Fahad segera mengantar Yuna.


" Mobil siapa itu??"


" Oh itu mobil bosku, untuk pekerjaan besok aku bertugas mengantar jemput anaknya!"


"wah bagaimana bisa dia langsung memberimu mobil sebagus ini dibawa pulang??"


" Hehehe...ya aku juga tidak tahu, aku sebenarnya ingin mengantarmu dengan mobil itu, namun aku tidak berani memakainya selain untuk bekerja!"ujar Fahad.


" jangan, kau harus amanah dalam pekerjaanmu, jangan mengantarku dengan mobil itu...!"


" Aku akan pesan Gocar untuk mengantarmu!"


" Baik!"


Fahad pun mengantar Yuna menggunakan go car, dan mengembalikan Yuna pada ibunya dengan selamat.


" Oh menantuku, terimakasih sudah mengantar Yuna ...!"


" Sudah seharusnya, oh iya ibu...ini gaji terakhir dari pekerjaan Fahad sebelumnya, tolong dipakai untuk keperluan kalian sehari-hari!"


" Uang yang menantu beri pada ibu masih banyak, simpan saja untukmu nak!"


" Fahad satu bulan ini mungkin akan sangat sibuk ibu, Fahad tidak bisa mengontrol kebutuhan kalian satu bulan ini, Fahad akan menepati janji Fahad...!"

__ADS_1


" Nak, ibu doakan kau slalu di mudahka. dalam urusanmu semoga Tuhan slalu melindungimu...!"


" Aamiin...kalau begitu Fahad kembali dulu ibu, Yuna cepat istirahat!" Fahad mencium tangan ibu Yuna, dan Yuna mencium tangan Fahad, Fahad pun segera kembali ke rumahnya.


Dia sudah berjanji akan menanggung hidup Yuna dan ibunya tanpa melibatkan keluarganya, Fahad semakin bersemangat untuk pekerjaannya besok.


Hari esok pun tiba, Fahad datang pukul jam 04.30.


Fahad pun masuk ke halaman yang tidak kalah luas dari kediaman Pratama.


Di depan pintu rumah itu berdiri seorang berpakaian rapi.


" Pak, saya adalah bodyguard baru di sini, di mana kamar nona...karna tuan memerintah saya untuk membangunnya!"


" Ini masih sangat pagi, bangunkan nona pukul 5.30...siapa namamu?"


" Nama saya Fahad...!"


" Oh baiklah Fahad, kamar nona ada di lantai 2 , ada di sisi kanan...!"


" Pak, siapa nama nona?"


" Nona Diana!"


"Terimakasih, saya ijin ke atas pak!"


Fahad pun segera menuju lantai atas dan berjalan sesuai arahan penjaga di depan.


" Oke, aku harus menunggu satu jam lagi...!"


Fahad dengan sabar menunggu di depan pintu kamar Diana.


namun terdengar di dalam ada pergerakan,


Fahad sangat peka dengan hal - hal seperti itu.


Fahad hanya tersenyum dan tetap berdiri di depan pintu.


sampai waktu menunjukkan pukul 05 . 30, Fahad mengetuk pintu kamar 3 kali namun tidak ada jawaban, Fahad pun membuka pintu kamar Diana, namun Fahad tidak langsung masuk, dia membuka pintu namun tetap berdiri di depan pintu.


Benar saja ada jebakan badman di atas pintu, biasanya orang akan memasang ember berisi tepung atau air, tapi Diana memang sangat luar biasa dia mengisi ember dengan paku payung.


Diana sangat terkejut karena Fahad tidak msuk ke dalam jebakannya.


" Nona, trikmu ini tidak akan membuatku terjebak!"


Nona Diana sangat cantik, tapi dia sangat mirip dengan Sansan, aku yakin ini lebih sulit dari Sansan, kenapa wanita yang sangat cantik itu sangat menyebalkan.


dalam hati Fahad.


" Oh...aku hanya bercanda tidak bermaksud bermain trik, sepertinya umur kita tidak jauh!"


astaga anak ini bercandanya sangat mengerikan dalam hati Fahad.


" Nona berhenti bicara omong kosong, cepatlah mandi lalu sarapan!"


" Oh apa kau bisa memasak?? aku tidak suka masakan orang di rumah ini akhirnya mereka pergi, jadi kau memintaku sarapan apa?"


" Mandi saja nona lalu turun dan makan!"


" Siapa kau memerintah ku??"


Fahad segera melangkah masuk lalu menarik tangan Diana dan menyeretnya ke kamar mandi,


" Lepaskan, kau mau apa??"


Fahad memegangi erat tangan Diana yang meronta, Fahad segera menyalakan shower yang membuat tubuh Diana basah.


" Brennngsekkkk!"


Fahad melepaskan Diana dan segera menuju pintu kamar mandi.


" Kau lihat saja nanti, aku akan membalasmu!"


teriak Diana sangat kesal, tapi dia terlanjur basah mau tidak mau dia harus mandi.

__ADS_1


__ADS_2