GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
493. Mempertimbangkan


__ADS_3

Di kediaman Utara.


Julia dan juga Incess sedang menjemur putra putrinya di taman.


" Julia, apa kau tidak mau menerima Yang Mulia, kau saja dengan anaknya sudah tak terpisahkan..."


" tidak tahu kak ...Julia juga bingung..."


" bingung kenapa??"


" tidak tahu perasaan Julia, ini sekarang dengan Yang Mulia...hehehe..."


" Jika kau nyaman di sisinya, dan merasa hari-hari terasa kurang tanpanya, itu sudah garis besar dia sangat penting di hatimu!"


" begitu ya kak??, kenapa ya kak memahami perasaan orang lain itu sangat mudah, tapi Julia sangat sulit memahami perasaan Julia sendiri..."


" Kau masih trauma bukan??, memang jalan cinta seseorang beda - beda Jul , lihatlah aku dan abangmu, aku saja niatnya mau kabur malah sekarang aku yang bucin sama abangmu ..."


" pfffft...."


Kakak ipar tidak tahu saja kalau abang itu banyak trik


dalam hati Julia.


" Iya ya kak...tapi abang juga bucin dengan kakak..."


" iya aku harap dia tidak akan berubah, soalnya kan banyak wanita tidak tahu diri..."


" ehmmm itu juga aku takut kak, aku takut jika nanti aku menjadi wanitanya,dia bosan lalu dia mengambil selir lagi, aku tidak bisa berbagi suami dengan orang lain kak, apalagi dia seorang Raja..."


" Ehmmm, begini Julia aku slalu dapat tips dari Sansan..."


" apa itu kak??"


" Jadikan semua aset suami kita itu atas nama kita 90 %, kata Sansan kalau pria tidak memiliki uang 70% tidak akan macam-macam..."


" oh gitu...emag kakak juga gitu??"


" Iyalah, minta tanda tangannya pas dines malam di ranjang...hohoho..."


" Licik sekali tapi boleh di tiru.."


" Ya sudah begitu saja kau buat perjanjian saja dengan Raja jika Raja berani berselingkuh atau mengangkat selir maka tahta dan negara menjadi milikmu!!"


" hahahaha, itu perjanjian , kudeta..."


" ya kalau raja menyetujui berarti dia sungguh-sungguh denganmu...tapi lihatlah, raja saja langsung datang ke sini untuk mengejarmu dia meninggalkan singgahsana untuk menemani mu!"


" Ya aku tahu sih kak ..."


" Ya sudah nikah saja, lagian kamu ini juga sudah tidak meneruskan bisnismu kan,semua sudah diurus Fahad kau tinggal mendapatkan persenannya..."


" hah, apa kata menikah itu segampang itu kak??"


" iya juga ya, kalian 2 negara yang berbeda juga...tapi kalau sudah cinta apapun ya hadapi saja..."


" tidak tahu deh kak, jalani saja..."


" Jul, Tobby sangat tampan ya...siapa ibunya??"


" Aku ibunya,..." jawab Julia sangat yakin.


" hahahahahah...iya Julia ibunya...kau sudah sangat lengket pada Tobby, takutnya nanti kalau Raja berubah pikiran dan mencari wanita lain kau tidak akan bisa seperti ini loe..."


" tidak boleh dia hanya boleh memanggilku ibu tidak dengan yang lain..."


" ya sudah kamu kuasai juga bapaknya, jika kau bisa menguasai bapaknya, maka tidak ada yang bisa menggangu gugat keinginanmu!!!"


Julia terdiam dan berpikir, benar juga dengan ucapan kakak iparnya itu, tapi hidup di istana kan seperti di penjara.

__ADS_1


" tapi aku tidak bisa hidup di dalam istanah"


" Jika kau jadi ratunya, kau juga memegang aturan kan Julia, kenapa tidak bisa...makanya sebelum Raja berubah pikiran, kita tidak tahu seseorang di masa depan nanti berubah atau tidak..."


"Iya kak iya nanti Julia pikirkan lagi, karena sepertinya mommy tidak begitu menyukai Raja .."


" lihatlah dia bahkan memperlakukan Tobby sama dengan Rumi..."


" iya juga ya..."


" kau saja lebih memilih Tobby dari pada mommy kan ??"


Julia hanya merenges saja ...


" Ya udah yuk masuk....kakak mau susuin Rumi dulu..."


" Ya kak duluan saja, ..."


Incess pun segera membawa Harumi masuk ke dalam.


" sudah berjemurnya sayang??"


" sudah big mommy..."


" Sini biar sama momy, Incess sarapan dulu, abis itu susui Rumi ya..."


" iya momm..."


" Apa Julia masih berjemur??"


" iya bentar lagi juga masuk momm..."


Incess segera sarapan, setelah Sarapan dia menyusui anaknya di kamar.


" Julia, kau melamun dari tadi, kau kira anakmu itu apa??, berjemur secukupnya saja, kenapa begitu lama??"


" eh mom..."


" kan sinar mataharinya masih pagi belum siang mom..."


" kau kira kulit bayi itu sama denganmu, kau buatkan susu...mama pakaikan baju..."


mengambil Alih Tobby dari Julia.


" ini mom susu Tobby, ..."


" kau sarapan sana, ayah tobby sudah makan belum kau ajak makan sana sekalian..."


Julia segera menuju kamar tamu,


tok tok tok


" Abang ..."


" Ya..."


Alfred membuka pintunya Alfred baru selesai mandi.


" abang ayo sarapan!!"


" oke,..."


" Abang, di mana Dans dan adiknya???"


" semalam aku suruh kembali ke negara F, mereka terlalu ribet!"


" ha????"


" iya...mereka biar di istana saja membantu Zayan .."

__ADS_1


" oh ya udah bang ayo makan .."


" Apa Tobby tidur??'


" iya dengan mommy,..."


" waduh di sini hanya aku yang pengangguran rupanya ya .."


" nganggur tapi satu negara milikmu, tidak ada yang berani mengatakan abang pengangguran!" ujar Julia sambil tersenyum.


" Julia ini siapa yang memasak??"


" Mommy, di sini selain Yuza sama Ami ya mommy..."


" Julia tidak memasak??"


" tidak semenjak ada Tobby, aku tidak perlu memasak..."


" tapi bukankah itu Hobbymu??"


" iya, nanti kalau Tobby sudah mulai MPASI, Julia akan membuatnya sendiri pokoknya biar Julia yang mengurus makanan Tobby sendiri!"


" Baiklah, nanti akan aku buatkan dapur khusus di istana Tobby..."


" terimakasih kasih abang ..."


" Jadi kau mau jadi ibu Tobby seumur hidup tidak Julia??"


" aku pikirkan lagi, nanti kalau mau aku kabari abang..."


" eh kau tidak bercanda???"


" Iya abang ...aku perlu berbicara dengan mommy dan Daddy dulu untuk hal itu, karena Julia sudah jatuh cinta...."


" Denganku??"


" dengan Tobby, abang terlalu percaya diri ..."


" aih.... ternyata begitu...tidak masalah, kau mau jatuh cinta pada Tobby atau padaku, jika kau menikah denganku, Hak asuh Tobby akan jatuh seutuhnya padamu ..."


" ah sungguh??"


" iya..."


" baiklah nanti aku akan bicarakan pada mommy Daddy dulu bang ..."


" Oke, Julia abis ini jalan-jalan dengan Tobby yuk...agak bosan terus - terusan di rumah..."


" mau kemana bang memangnya??"


" Julia mau kemana memangnya??"


" kalian sekalian jemput Joven nanti..." Sahut Savina yang baru keluar dari kamar Julia.


" Oh mommy..."


" tolong sekalian jemput Joven, daddy keluar kota jadi tidak bisa jemput, mama mau gantian bantu urus Rumi..."


" oh baik, siap nyonya..." sahut Alfred semangat 45.


" Apa Tobby masih tidur mom..."


" iya..." Savina Gantian pindah ke kamarnya Incess, Cucunya sudah 3 tadi pagi mengurus Joven lalu Tobby sekarang gantian Rummi, Savina harus adil dalam membagi kasih sayang, seperti mendiang mertuanya yang slalu adil dalam membagi kasih sayang pada anak, menantu dan semua cucunya.


" Nyonya sudah menerima Tobby sebagai Cucunya Loe Juli...!"


" karena mommy sama dengan ku sangat suka anak kecil ..."


" ah begitu, baiklah..."

__ADS_1


" aku beresin dulu bang, abang siap-siap sanah, ...nanti tinggal berangkat..."


Julia segera membereskan piring kotor mencucinya sampai selesai setelah itu dia juga bersiap - siap untuk pergi keluar dan sekalian menjemput ponakannya.


__ADS_2