GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
125. Saingan


__ADS_3

Mereka masih sibuk dengan urusan masing-masing .


" Aih ....aku pakai yang ini sajalah!" Kenzo memakai Hoodie warna abu dan celana Jeans warna hitam .



" Sial sudah jam 5 sore!"


Kenzo segera menuju kamar Tasya.


Tok tok tok...


" Ya ...!"


" Apa sudah selesai?"


" Sudah, sudah....!"


Tasya pun keluar dengan dress hitam yang memperlihatkan kedua pundaknya, dan terbelah di bagian paha kanan.


" Tasya Kenapa kau berpakaian seperti ini?"


" Oh apa jelek??"


" Baju belum jadi kenapa kau pakai!" Kenzo menarik Tasya masuk ke dalam kamar, .wajah Kenzo sangat merah melihat Tasya yang begitu sexy.


Kenzo melempar baju pilihan nya,


" Pakai ini cepat!!"


Dengan wajah kebingungan Tasya segera masuk ke dalam kamar mandi.


" Apa-apaan ini tidak sexy sama sekali, selera om Ken payah!"


Gumam Tasya sambil melihat dirinya di kaca.



Tasya segera keluar dari kamar mandi


" Apa ini cukup om?"


" Nah bagus tertutup...ayo jalan cepat!" menarik tangan Tasya keluar dan mereka pun pergi ke tempat yang sudah di siapkan Kenzo.


" Kita mau ke mana om?"


" ke mana ya????" Kenzo berbalik bertanya.


" apa om belum memikirkan tempatnya?"


" Kita jalan - jalan di sana...banyak jajanan enak pasti kau suka!"


" apa aku akan menyukainya?"


" Tentu saja!"


Kenzo mengajak Tasya turun dan berjalan di sepanjang jalan yang di penuhi oleh makanan kesukaan Tasya.


" Wah... bagaimana bisa semua di sini makanan kesuakaanku om...!"


" Apapun untukmu pasti bisa!"


" Om, Ken terimakasih...!"Tasya memeluk Kenzo dengan gembira.


" Om itu, itu aku mau coba itu...!"Tasya mengajak Kenzo mencoba satu persatu semua makanan .


Kenzo melihat wajah Tasya yang sangat bahagia dengan hal yang sederhana.


Dia sangat cantik saat bahagia


dalam hati Kenzo.


" Ehmmmmmm, enak sekali....!" Tasya sangat puas dengan makanan yang ada.


" Apa kau belum kenyang?"


" Sudah om, tapi mulutku susah berhenti mengunyah jika banyak makanan enak!"


" Makanlah sedikit saja, jangan terlalu banyak pencernaan mu nanti terganggu!"


" Tenang saja om aku tahu kapan harus berhenti!"


" Baiklah, awas saja jika kau sampai sakit nanti!"

__ADS_1


Setelah puas menyantap makanan kesukaannya, Kenzo mengajak Tasya berjalan - jalan ke toko - toko yang ada di pinggir jalan.


" apa kau ingin membeli sesuatu om?"


" Sesuatu??"


" Ya, pilihlah apa yang kau mau!"


" om ... kita beli baju tidur couple yuk!"


" Ah, apa itu perlu?"


" Ya...!"


"Baiklah....!" Kenzo pun menuruti semua permintaan Tasya.


setelah selesai membeli Kenzo mengajak Tasya ke tempat yang memiliki view yang indah di malam hari.


" Wah, rumah - rumah penduduk itu seperti bintang yang bercahaya dari sini!"


" Indah bukan?"


" Ya, om.... tempat ini sangat romantis!"


" Tasya, aku ingin mengatakan sesuatu padamu!"


" Apa itu??"


" Ehmmm...!"


Kenzo berlutut dihadapan Tasya dan merogoh di saku nya , kemudian membukanya.


" Tasya, sudah ku putuskan aku memilihmu, mau kah kau menjadi pendamping hidupku, yang mungkin sudah lapuk ini!"


Tasya benar -benar tersentuh dengan kejutan yang diberikan Kenzo.


" Om apa kau bercanda?"


" Mana ada bercanda!"


" Apa om sungguh - sungguh?"


" Aku bersungguh-sungguh...karna setelah aku pikirkan raga dan Jiwaku tak pernah bisa jauh darimu!"


" maka dari itu, Cincin ini akan mengikatmu!, aku takut jika kau lebih dulu di ambil orang!"


" Lalu apa itu juga mengikatmu untukku?"


" tentu saja, setelah urusan ku dan Tian selesai mari kita menikah!"


" Apa kau serius memilihku om?"


" Ya...apa kau belum yakin?"


"Hmmm....baaaa...."


" Tasya....apa itu benar kau?'


Kenzo dan Tasya menoleh....


" Yaya...ya...yang Mulia?' Tasya terkejut dengan kedatangan Alfred.


Kenzo segera menyimpan kembali Cincinnya dan berdiri,


" Bagaimana kau bisa datang ke sini?'


Sialan Raja ini benar-benar tidak menyerah.


" Tentu saja mencari kalian itu sangat mudah untukku!"


" Yang Mulia Kenapa tidak memberitahu Tasya lebih dulu jika datang?"


" Kau pasti akan menghindari ku, makanya aku melacakmu!"


" Tasya, selesaikan urusanmu dengan Raja gila ini aku pergi dulu!"


Kenzo pergi dengan sangat kesal.


" Om....tungg...!"


" Tasya, apa kau sungguh tidak menyambut ku, aku datang dari jauh untukmu!"


" Yang Mulia, anda kenapa datang di saat seperti ini?'

__ADS_1


" Apa aku datang diwaktu yang tidak tepat?"


" Yang Mulia, saya masih ada urusan, permisi!"


" Tasya kau sungguh tidak memberi muka padaku??"


" Yang Mulia, saya setia dengan pemimpin saya, maafkan saya yang mulia!"


Tasya berlari pergi menyusul Kenzo.


" Yang Mulia... sebaiknya anda menyerah!"ujar Dans


" Jika aku tidak datang lebih awal, sudah pasti Tasya menerima lamaran Kenzo itu!"


" oh Yang Mulia gadis itu sangat sulit di atur, anda tidak akan sanggup menjaga nya!'


" Aku hanya menginginkannya, jika tidak maka tidak ada pernikahan kedua!" tegas Alfred kesal dan pergi.


Ya Tuhan, Sadarkanlah Yang Mulia hamba...


dalam hati Dans.


Sementara Tasya masih mengejar Kenzo, ...


" Ommmm tungguuuuuuuu....!" Teriak Tasya yang sekuat tenaga mengejar Kenzo.


" Om, kau sungguh kejam, baru saja menyanjungku sekarang kau sudah berpaking dariku!, Jika kau ingin aku pergi maka aku akan pergi!" Tasya sangat kesal pada Kenzo yang sangat plin-plan.


Tasya segera pergi berbalik arah, berjalan menuju halte,...


Kenzo mengejar Tasya namun Tasya sudah menaiki bus pergi.


" Ahhh, Kenzo kau sangat pengecut!" Kenzo segera menuju parkiran dan melajukan mobilnya mengejar bus yang ditumpangi Tasya.


namun sayangnya bus itu tidak terkejar.


" Bodoh, kau bodoh Kenzo...!, Alfred memang brengsek!!! semua gara-gara dia!"


Kenzo segera kembali ke kediaman Tanaka, dia menunggu Tasya di depan rumah.


Kenzo berkali-kali menghubungi Tasya namun tidak diangkat.


" Tuan kenapa tidak masuk?"


" Mamoto, apa Tasya belum pulang?"


" Lah?, bukankah pergi dengan anda tuan?"


" Aku membuatnya marah dan dia pergi menaiki bus, aku kira dia sudah pulang!"


" Tuan masuk saja dulu, mungkin dia butuh waktu untuk menenangkan dirinya!"


" Tidak mamoto, aku harus menemukannya dan meyakinkannya lagi!, dia bahkan membuatku tidak bisa melacak keberadaannya!" Kenzo merasa sangat sedih dan bersalah.


" Coba saya hubungi Dai, dia mungkin tahu di mana Tasya!"


" Ya coba telpon anak itu!"


Tanaka masuk ke dalam rumah menelpon Dai, namun Dai juga tidak bisa melacak keberadaan Tasya.


" Dai juga tidak bisa melacak keberadaan Tasya!"


" Mamoto, kenapa aku sangat bodoh!" Kenzo sangat menyesal.


" Jangan seperti itu Tuan, ini hanya kesalah pahaman saja, tuan sebaiknya beristirahat dulu, saya akan membantu mencari anak itu!"


" Ya terimakasih Mamoto!" Kenzo pun masuk ke dalam rumah .


Kenapa aku harus pergi, seharusnya aku tetap di sisi Tasya, menunjukkan bahwa aku benar-benar menginginkannya, Kenzo kau sangat pengecut, kenapa kau langsung ciut di depan Raja gila itu?


Kenzo menyalahkan dirinya sendiri.


" Yang Mulia, sepertinya Tasya tidak pulang!"


Dans dan Alfred masih mengawasi kediaman Tanaka dari jauh


" Dans cari keberadaan Tasya, bagaimana pun caranya kita harus menemukannya lebih dulu!"


" Baik, Yang mulia kembalilah ke hotel lebih dulu!, saya akan memberitahu anda jika keberadaan Tasya sudah ditemukan!"


" Ya ,baiklah.... tinggal kan seseorang untuk mengawasi kediaman ini!"


"siap yang mulia!"

__ADS_1


Karna kau belum terikat dengannya maka Sah sah saja kan aku mengejarmu, dalam hati Alfred yang penuh kegigihan.


__ADS_2