
Mereka masih sibuk dengan urusan masing-masing .
" Aih ....aku pakai yang ini sajalah!" Kenzo memakai Hoodie warna abu dan celana Jeans warna hitam .
" Sial sudah jam 5 sore!"
Kenzo segera menuju kamar Tasya.
Tok tok tok...
" Ya ...!"
" Apa sudah selesai?"
" Sudah, sudah....!"
Tasya pun keluar dengan dress hitam yang memperlihatkan kedua pundaknya, dan terbelah di bagian paha kanan.
" Tasya Kenapa kau berpakaian seperti ini?"
" Oh apa jelek??"
" Baju belum jadi kenapa kau pakai!" Kenzo menarik Tasya masuk ke dalam kamar, .wajah Kenzo sangat merah melihat Tasya yang begitu sexy.
Kenzo melempar baju pilihan nya,
" Pakai ini cepat!!"
Dengan wajah kebingungan Tasya segera masuk ke dalam kamar mandi.
" Apa-apaan ini tidak sexy sama sekali, selera om Ken payah!"
Gumam Tasya sambil melihat dirinya di kaca.
Tasya segera keluar dari kamar mandi
" Apa ini cukup om?"
" Nah bagus tertutup...ayo jalan cepat!" menarik tangan Tasya keluar dan mereka pun pergi ke tempat yang sudah di siapkan Kenzo.
" Kita mau ke mana om?"
" ke mana ya????" Kenzo berbalik bertanya.
" apa om belum memikirkan tempatnya?"
" Kita jalan - jalan di sana...banyak jajanan enak pasti kau suka!"
" apa aku akan menyukainya?"
" Tentu saja!"
Kenzo mengajak Tasya turun dan berjalan di sepanjang jalan yang di penuhi oleh makanan kesukaan Tasya.
" Wah... bagaimana bisa semua di sini makanan kesuakaanku om...!"
" Apapun untukmu pasti bisa!"
" Om, Ken terimakasih...!"Tasya memeluk Kenzo dengan gembira.
" Om itu, itu aku mau coba itu...!"Tasya mengajak Kenzo mencoba satu persatu semua makanan .
Kenzo melihat wajah Tasya yang sangat bahagia dengan hal yang sederhana.
Dia sangat cantik saat bahagia
dalam hati Kenzo.
" Ehmmmmmm, enak sekali....!" Tasya sangat puas dengan makanan yang ada.
" Apa kau belum kenyang?"
" Sudah om, tapi mulutku susah berhenti mengunyah jika banyak makanan enak!"
" Makanlah sedikit saja, jangan terlalu banyak pencernaan mu nanti terganggu!"
" Tenang saja om aku tahu kapan harus berhenti!"
" Baiklah, awas saja jika kau sampai sakit nanti!"
__ADS_1
Setelah puas menyantap makanan kesukaannya, Kenzo mengajak Tasya berjalan - jalan ke toko - toko yang ada di pinggir jalan.
" apa kau ingin membeli sesuatu om?"
" Sesuatu??"
" Ya, pilihlah apa yang kau mau!"
" om ... kita beli baju tidur couple yuk!"
" Ah, apa itu perlu?"
" Ya...!"
"Baiklah....!" Kenzo pun menuruti semua permintaan Tasya.
setelah selesai membeli Kenzo mengajak Tasya ke tempat yang memiliki view yang indah di malam hari.
" Wah, rumah - rumah penduduk itu seperti bintang yang bercahaya dari sini!"
" Indah bukan?"
" Ya, om.... tempat ini sangat romantis!"
" Tasya, aku ingin mengatakan sesuatu padamu!"
" Apa itu??"
" Ehmmm...!"
Kenzo berlutut dihadapan Tasya dan merogoh di saku nya , kemudian membukanya.
" Tasya, sudah ku putuskan aku memilihmu, mau kah kau menjadi pendamping hidupku, yang mungkin sudah lapuk ini!"
Tasya benar -benar tersentuh dengan kejutan yang diberikan Kenzo.
" Om apa kau bercanda?"
" Mana ada bercanda!"
" Apa om sungguh - sungguh?"
" Aku bersungguh-sungguh...karna setelah aku pikirkan raga dan Jiwaku tak pernah bisa jauh darimu!"
" maka dari itu, Cincin ini akan mengikatmu!, aku takut jika kau lebih dulu di ambil orang!"
" Lalu apa itu juga mengikatmu untukku?"
" tentu saja, setelah urusan ku dan Tian selesai mari kita menikah!"
" Apa kau serius memilihku om?"
" Ya...apa kau belum yakin?"
"Hmmm....baaaa...."
" Tasya....apa itu benar kau?'
Kenzo dan Tasya menoleh....
" Yaya...ya...yang Mulia?' Tasya terkejut dengan kedatangan Alfred.
Kenzo segera menyimpan kembali Cincinnya dan berdiri,
" Bagaimana kau bisa datang ke sini?'
Sialan Raja ini benar-benar tidak menyerah.
" Tentu saja mencari kalian itu sangat mudah untukku!"
" Yang Mulia Kenapa tidak memberitahu Tasya lebih dulu jika datang?"
" Kau pasti akan menghindari ku, makanya aku melacakmu!"
" Tasya, selesaikan urusanmu dengan Raja gila ini aku pergi dulu!"
Kenzo pergi dengan sangat kesal.
" Om....tungg...!"
" Tasya, apa kau sungguh tidak menyambut ku, aku datang dari jauh untukmu!"
" Yang Mulia, anda kenapa datang di saat seperti ini?'
__ADS_1
" Apa aku datang diwaktu yang tidak tepat?"
" Yang Mulia, saya masih ada urusan, permisi!"
" Tasya kau sungguh tidak memberi muka padaku??"
" Yang Mulia, saya setia dengan pemimpin saya, maafkan saya yang mulia!"
Tasya berlari pergi menyusul Kenzo.
" Yang Mulia... sebaiknya anda menyerah!"ujar Dans
" Jika aku tidak datang lebih awal, sudah pasti Tasya menerima lamaran Kenzo itu!"
" oh Yang Mulia gadis itu sangat sulit di atur, anda tidak akan sanggup menjaga nya!'
" Aku hanya menginginkannya, jika tidak maka tidak ada pernikahan kedua!" tegas Alfred kesal dan pergi.
Ya Tuhan, Sadarkanlah Yang Mulia hamba...
dalam hati Dans.
Sementara Tasya masih mengejar Kenzo, ...
" Ommmm tungguuuuuuuu....!" Teriak Tasya yang sekuat tenaga mengejar Kenzo.
" Om, kau sungguh kejam, baru saja menyanjungku sekarang kau sudah berpaking dariku!, Jika kau ingin aku pergi maka aku akan pergi!" Tasya sangat kesal pada Kenzo yang sangat plin-plan.
Tasya segera pergi berbalik arah, berjalan menuju halte,...
Kenzo mengejar Tasya namun Tasya sudah menaiki bus pergi.
" Ahhh, Kenzo kau sangat pengecut!" Kenzo segera menuju parkiran dan melajukan mobilnya mengejar bus yang ditumpangi Tasya.
namun sayangnya bus itu tidak terkejar.
" Bodoh, kau bodoh Kenzo...!, Alfred memang brengsek!!! semua gara-gara dia!"
Kenzo segera kembali ke kediaman Tanaka, dia menunggu Tasya di depan rumah.
Kenzo berkali-kali menghubungi Tasya namun tidak diangkat.
" Tuan kenapa tidak masuk?"
" Mamoto, apa Tasya belum pulang?"
" Lah?, bukankah pergi dengan anda tuan?"
" Aku membuatnya marah dan dia pergi menaiki bus, aku kira dia sudah pulang!"
" Tuan masuk saja dulu, mungkin dia butuh waktu untuk menenangkan dirinya!"
" Tidak mamoto, aku harus menemukannya dan meyakinkannya lagi!, dia bahkan membuatku tidak bisa melacak keberadaannya!" Kenzo merasa sangat sedih dan bersalah.
" Coba saya hubungi Dai, dia mungkin tahu di mana Tasya!"
" Ya coba telpon anak itu!"
Tanaka masuk ke dalam rumah menelpon Dai, namun Dai juga tidak bisa melacak keberadaan Tasya.
" Dai juga tidak bisa melacak keberadaan Tasya!"
" Mamoto, kenapa aku sangat bodoh!" Kenzo sangat menyesal.
" Jangan seperti itu Tuan, ini hanya kesalah pahaman saja, tuan sebaiknya beristirahat dulu, saya akan membantu mencari anak itu!"
" Ya terimakasih Mamoto!" Kenzo pun masuk ke dalam rumah .
Kenapa aku harus pergi, seharusnya aku tetap di sisi Tasya, menunjukkan bahwa aku benar-benar menginginkannya, Kenzo kau sangat pengecut, kenapa kau langsung ciut di depan Raja gila itu?
Kenzo menyalahkan dirinya sendiri.
" Yang Mulia, sepertinya Tasya tidak pulang!"
Dans dan Alfred masih mengawasi kediaman Tanaka dari jauh
" Dans cari keberadaan Tasya, bagaimana pun caranya kita harus menemukannya lebih dulu!"
" Baik, Yang mulia kembalilah ke hotel lebih dulu!, saya akan memberitahu anda jika keberadaan Tasya sudah ditemukan!"
" Ya ,baiklah.... tinggal kan seseorang untuk mengawasi kediaman ini!"
"siap yang mulia!"
__ADS_1
Karna kau belum terikat dengannya maka Sah sah saja kan aku mengejarmu, dalam hati Alfred yang penuh kegigihan.