GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
392. pria kaku


__ADS_3

" Papa....."


" sayang...."


" hei...kenapa dia kejang-kejang?" Zayn yang tidak memiliki rasa peka hanya diam saja karena bingung.


datang salah satu karyawan memberikan pertolongan pertama pada Roy.


" nona tolong panggil 911!"


" Yayaya.." Natalie segera memanggil 911 tak menunggu lama ambulans pun datang, Roy pun segera di bawa ke Gil medical Center.


" Apakah keluarganya ada yang memiliki riwayat sakit jantung??"


" ada dok, ibunya..."


" ini adalah penyakit jantung turunan..."


" Baiklah, pasien sudah dalam keadaan stabil karena mendapatkan pertolongan dengan tepat dan di bawa ke rumah sakit dengan tepat, saya ingin berbicara dengan keluarganya!"


" Saya..."


" Mari ikut saya..." Jihan mengikuti dokter itu ke ruangannya.


Jihan Tiara dan Zayn menunggu di luar ruangan.


" Natalie, jangan bersedih...tenang saja...om Roy akan baik-baik saja..." Tiara menenangkan Natalie yang terus menangis.


" om, kau peluk Natalie atau bagaimana kek, kenapa diam saja??"


" kenapa di peluk??"


" astaga, om...kau ini bagaimana sih , itu namanya menenangkan , lagian ini juga gara-gara om Zayn...!" ujar Tiara sangat gemas pasa Zayn.


" Natalie, sini aku peluk..." Zayn memeluk Natalie sesuai anjuran Tiara.


Tiara hanya menepuk jidat.


" Natalie, itu salahmu karena jatuh cinta pada orang yang tidak berperasaan " ujar Tiara.


Bagaimana bisa dia menghibur orang dengan seperti itu sangat kaku dan tidak berperasaan.


dalam hati Tiara.


" aku tidak apa-apa om terimakasih..."


tak lama Jihan pun keluar,


" ma, bagaimana Papa??"


" papa sudah sadar kok, tuan Zayn suamiku ingin berbicara pada anda..."


" oh kenapa??"


" saya juga tidak tahu, anda bisa masuk!"


" oh baiklah!" Zayn pun masuk ke ruangan Roy.


" Kau kenapa kejang-kejang??" tanya Zayn


" Kau masih bertanya, kau yang membuatku sangat terkejut,kau tiba-tiba datang dan mengatakan ingin menikahi putriku!"


" Bukankah itu kabar baik??"


" Zayn, kau dan putriku terpaut sangat jauh, bukankah kau dan dia seperti omnya??"


" putrimu dulu yang menyatakan cintanya padaku 10x dan aku tolak 10x..."

__ADS_1


" apa????, ssssssssshhhh..."


Roy merasakan nyeri di dadanya, tapi dia sudah mencoba untuk tidak terkejut dengan apapun pernyataan dari Roy, agar tidak mendadak kena serangan jantung lagi.


" aku juga sudah menolaknya , karena aku tahu usia kita berbeda generasi..."


" ah, aku merasa Natalie masih sangat kecil, bagaimana bisa kau akan menikahinya..."


" Dia sudah cukup umur Roy, apa kau mempermasalahkan masalaluku??"


" tidak, masalalu biar saja berlalu, tapi aku seorang ayah Zayn... bagaimana pun berat rasanya untuk menikahkan putriku begitu muda..."


" tapi kau tahu juga kan Kenzo dan Tasya juga menikah...dulu Bram juga Sasha menikah...juga mereka tidak apa-apa!"


Roy terdiam sejenak berpikir...


" Tunggu dia berusaha 23 tahun Zayn..."


" Tidak mau!"


" aku tidak yakin putriku bisa menjadi istri yang baik untukmu!"


" tak masalah, aku juga tidak baik!"


Roy menepuk jidatnya, sulit menjelaskan pada Zayn yang orangnya tidak perdulian dengan orang lain.


"Bolehkah aku jujur Zayn...??"


" Katakan...!"


" Natalie adalah putri kami satu-satunya Zayn, tentu saja aku seorang ayah ingin melihat putriku bahagia dan mendapatkan suami yang baik...tidak ada orang tua yang ingin anaknya tidak bahagia"


" oh itu, aku bisa membelikan dia rumah, mobil apapun yang dia mau Roy kau tenang saja, dia tidak akan kehausan dan kelaparan bersamaku...aku juga punya beberapa peninggalan orang tua ku, aku akan mengambil alihnya demi menghidupi anakmu..."


" Zayn,...aku mendidik putriku dengan sangat baik, aku hanya ingin dia menemukan orang yang benar - benar tulus mencintainya tidak menyakitinya..."


" aku berjanji tidak akan menyakitinya...semua nya sudah jelas, kau tidak perlu mengkhawatirkan semuanya...apa kau mengerti??, jika kau tetap tidak menyetujuinya aku tetap akan menikahinya!"


" Zayn tolong panggil putriku, biarkan aku berbicara dengannya dulu berdua..."


" ok..." Zayn pun segera memanggil Natalie untuk menemui ayahnya.


" Papa bagaimana keadaanmu??"


" tentu saja papa baik...kau tidak usah menangis, papa baik-baik saja,..!"


" maafkan om Zayn pa..."


" Natalie, apa kau benar - benar menyukai Zayn??"


" Ya papah ..."


" apa kau sungguh - sungguh??"


" iya papah..."


" apa yang kau sukai darinya??, bagaimana bisa kau menyukainya??"


" Natali juga tidak tahu, hanya saja Natalie sangat nyaman saat bersama om Zaynn!"


" Sebaiknya jangan terburu-buru Natalie, Papa takut ..."


"papah Natalie kembali ke Korea itu karena berniat untuk melupakan om zayn, karena Natalie sudah di tolak 10x olehnya, tapi Natalie tetap tidak bisa melupakannya "


" Hahz jadi benar kau menyatakan perasaanmu padanya??, bagaimana bisa kau ini seorang wanita!"


Zayn benar - benar tidak berbohong, ternyata putriku yang mencintainya lebih dulu.

__ADS_1


dalam hati Roy


" Maafkan Natalie ayah, dari pada Natalie menyesal di kemudian hari karna memendam perasaan Natalie..."


Benar juga, aku pernah menyesal karena memendam perasaanku kepada Sasha terlalu lama saat dulu, ah sudahlah itu sudah berlalu tapi memang rasa sayang itu tidak bisa hilang sampai sekarang, meskipun sudah ada Jihan.


dalam hati Roy.


" Apa kau mau menikah??"


" Ya, Om sudah berumur menunda lagi keburu om ubanan papah..."


" Pfffffffffffttttttttt...kau belajar dari siapa bicara seperti itu??"


" hehehe...itu Tasya pernah menyemangatiku seperti itu heheh..."


" hemmm, anak itu seperti bundanya... baiklah aku akan membicarakannya pada mamamu dulu nanti, papah akan memberikan jawabannya jika papa dan mama sudah sepakat..."


" baik, Papa jangan terlalu lelah, ...papa harus makan yang sehat dan berolahraga..."


" Iya bawel... biarkan mamamu yang mengurus papa, kau bawa Zayn beristirahat dulu di rumah, ingat jangan macam-macam,papa mama belum merestui kalian!""


" baik pah, papah lekas membaik ya..."


" oke..."


Natalie dan Tiara pun mengajak Zayn untuk beristirahat di kediamannya.


"Suamiku, sebenarnya ada apa denganmu??" tanya Jihan pada suaminya.


" Zayn ingin menikahi putri kita Jihan, bagaimana menurutmu??"


Jihan sedikit terkejut,


" Tidak, jangan suamiku...putri kita harus menikah dengan pria baik-baik, Zayn adalah mantan narapida bagaimana bisa kita menikahkan Zayn pada putri kita..."


" Jihan...itu sudah berlalu, kenapa kau mengungkitnya...dia sebenarnya adalah pria yang baik..."


" tidak aku tidak setuju..."


" Tapi putri kita sangat menyukainya, bahkan putri kita menyatakan perasaannya pada Zayn 10x dan di tolak, jika dia pria yang buruk, dia akan memanfaatkan putri kita menerima Natalie dan membodohi putri kita, tapi Zayn tidak...dia menolak putri kita"


" lalu kenapa tiba-tiba mau menikahi??"


" Zayn sudah hidup dalam penderitaan sejak kecil, dia slalu dikecewakan, dia tidak pandai menyenangkan hati seseorang, dia sulit menerima orang lain, mungkin Natali berbeda di mata Zayn..."


" tapi Zayn kan seumuranmu, masak anak kita menikah dengan seorang yang seumuran ayahnya??"


" tidak masalah, ... asalkan mereka bisa menerima satu sama lain ..."


" Aku akan berbicara pada Zayn jika begitu!, ibu pasti tahu tentang ini kenapa ibu tidak memberitahu pada Jihan??"


" Jihan, ibu kan sudah tua, dia tidak akan ikut campur urusan anak muda, ibu mertua pasti mengenal Zayn dengan baik makannnya diam saja!"


" Itu kita bicarakan setelah kau keluar dari rumah sakit... bagaimana keadaanmu sekarang??"


" aku baik...aku juga ingin segera pulang!"


" mulai sekarang harus menjaga makanmu dan olahraga!"


" okeoke ibu dan anak sama saja sangat bawel..."


" tentu saja kami sangat menyayangimu..."


" iya terimakasih Sayang..."


" istirahatlah suamiku, aku akan berbicara dengan dokter untuk mengenai keadaanmu!"

__ADS_1


" baiklah, jangan terlalu banyak berpikir aku baik-baik saja "


Roy pun istirahat dengan baik.


__ADS_2