
setelah Yuna rapi, mbak Zara segera membawa Yuna pada Julius.
" Tuan...loe di mana tuan Julius??"
" Dia di kamar Aina mbak..." ujar Bibi Anna.
" oh astaga...anak muda jaman sekarang aduh...kamu tunggu di sini..!" tegas mbak Zara.
Yuna melihat ke arah Nora dan juga Dhiren, yang sedang bermain di lantai bersama bibi Anna.
Nora merangkak menghampiri Yuna,
Yuna ingin menggendong Nora yang terlihat sangat lucu itu.
" jangan pernah kau menyentuh putriku!!!" tegas Fahad.
Yuna segera berdiri
" Kau sudah siap??, ikut aku...Ai aku pergi dulu..., dan semua aku bawa dia dulu....!"
" ya kau harus hati-hati yus dengannya!" tegas Fahad .
Julius pun pergi dan Yuna mengikuti dari belakang.
" tuan kita mau kemana??" tanya Yuna.
" nanti kau akan tahu..."
Julius mengajak Yuna ke tempat dia dan orang -orangnya sudah siap untuk menjalankan misi.
" kau pakaikan alat itu padanya!" perintah Julius pada bawahannya.
setelah selesai Julius memanggil semua anak berusia 7 sampai 12 tahun itu .
" mereka bukan anak sembarangan, kau tidak perlu mengkhawatirkan keselamatannya!"
" baik..."
" bawa mereka dengan mobil yang sudah ku siapkan, akan ada orang yang memantau, jual mereka ke tempat biasa kau menjual anak - anak, setelah kau menjual mereka kembali ke sini kau akan dikurung, sampai semua para sindikat itu ditangkap, maka aku baru akan membantumu balas dendam dengan mantan kekasihmu, apa kau mengerti... setelah itu hidupmu akan tenang..."
" aku aku mengerti.."
" kalau begitu kenapa kau masih di sini???"
Yuna segera mengambil kunci mobil itu lalau membawa anak-anak itu untuk dijual, Yuna hanya ingin cepat segera balas dendam dan bebas.
setelah itu Julius pun kembali melaporkan pada Kenzo dan Tasya.
...----------------...
Di kediaman Komandan.
" hueeeek...hueeeeek..." sudah 3 hari ini Inncess merasakan tubuhnya tidak enak, tapi dia tidak mengeluhkan semua yang dia rasakan itu pada Putra, karena suaminya itu agak sibuk.
meski kurang enak badan, Incess tetap melakukan aktivitas seperti biasa, setelah lelah dengan pekerjaan rumah Incess pun merebahkan tubuhnya di ranjang, sambil scroll di media sosial.
" ehmmm enak kali ini jajanan yang lagi Viral, beli lah..."
Incess pun segera berganti pakaian, mengambil dompet dan kunci kendaraannya.
berangkatlah dia menuju tempat jajanan yang dilihatnya, yang kebetulan sekali tidak jauh dari rumah dinas yang dia tempati.
setelah berkendara sampailah Inces ke tempat jajanan itu, katakanlah jajanan itu Risol mayo sultan.
ternyata antriannya sangat panjang, demi memenuhi keinginannya, Incess rela mengantri berjam-jam di tempat itu untuk membeli jajanan tersebut.
setelah 2 jam mengantri, akhirnya Inncess mendapatkan giliran.
__ADS_1
" risolnya tinggal 7 kakak, apa mau di beli semua...?"
karena hanya tinggal Incess lah yang bertahan mengantri sampai akhir, beberapa orang kembali karena terlalu lama.
belum sempat Inces menjawab,tahu - tahu ada ibu-ibu super besar datang mengambil 7 risol.itu Lalu melempar uang pada penjual, dan pergi begitu saja.
" apa??, risolku mbak, kan saya yang ngantri duluan..."
penjual itu sudah berusaha mengejar ibu-ibu tadi tapi keburu melejit pergi.
" maaf kak ibunya gemuk tapi tidak terkejar, besok pagi saya akan sisakan buat kakak ya, saya mohon maaf sekali...kakak mau berapa risolnya??"
" hiks hiks hiks...saya kan sudah ngantri 2 jam mbak, saya mau risolnya sekarang...hiks hiks hiks...mbaknya gimana sih diam saja risolnya di ambil.."
" maaf kak tadi saya juga takut sama ibu itu karena besar!" ujar penjual itu jujur
" nggak adil kamu mbak, aku panggilin suami saya loe!" Incess segera mengambil ponselnya dan menelpon suaminya yang sedang bekerja.
" apa sayang??"
" Huaaaaaaaaaa, hiks hiks hiks... suamiku hiks hiks...."
" ada apa aku pulang sekarang!"
" aku sedang keluar, huhuhu tapi ada orang jahat..."
" aku kesana sayang!!"
Putra segera melacak keberadaan istrinya dan segera meluncur membawa beberapa anak didiknya.
Ketika sampai, Putra kebingungan mencari istrinya ternyata istrinya dikerumunin ibu-ibu entah sedang apa.
" sayang..."
" Huaaaaaaaaaa" Incess langsung memeluk suaminya
" ada apa sayang..."
" suamiku, mbak ini jahat..aku sudah mengantri 2 jam tapi jajananku di berikan pada ibu gorila...huaaaaa. hiks hiks...mbaknya tidak memikirkan perasaanku...!'
Inces benar - benar menangis seperti orang yang terluka.
Putra antara ingin marah tapi juga ingin tertawa,dia kira apa, ternyata hanya masalah jajanan.
" maaf pak, bukan saya tidak memikirkan perasaan istri bapak, tapi ibu itu tubuhnya sangat besar saya juga takut...maafkan saya..."
" huaaaaaaaaaa....." Incess menangis semakin keras.
" Sayang, kita pulang mommy juga bisa membuatkan untukmu Risol mayo...!"
" tidak aku maunya itu aku mau makan risol mayo di sini aku sudan antri 2 jam tapi sia-sia..."
beberapa orang terkekeh dengan kelakuan Incess yang terlewat manja, tak luput dengan anak buah Putra.
" Lihat kau membuat keributan di sini sayang, besok beli lagi ya, aku yang akan mengantri untukmu..."
" huaaaaaa tidak mauuuu, maunya sekarang..."
" tapi kan mbaknya juga sudah habis, dia juga capek loe sayang, besok ya..."
" tidak sekarang..."
" ayolah, jangan seperti ini..."
" sekarang..."
" mbak, bisakah anda membuatnya sekarang??, saya akan membayar berapapun yang anda minta... dari pada anda nanti tidak bisa pulang..."
__ADS_1
" tapi saya harus beli bahan-bahannya dulu tuan, dan prosesnya lumayan lama untuk membuat kulitnya!"
" berapa lama??"
" 2 jam an..."
" apa kau mau menunggu lagi 2jaman??" tanya Putra dengan lembut.
" Mau...."
" mbak, biar orang ku yang mengantarmu, berbelanja, tolong yang lain bisa tinggalkan tempat ini..."
semua kerumunan segera bubar, penjual itu di kawal anak buah Putra berbelanja.
tapi Incess masih merengek seperti anak kecil dipelukan suaminya.
" huaaaaaa...aku doain ibu gorila itu kurus, jadi aku berani berantam dengannya!"
"Pfffffffffffttttttttt....kau juga tahu takut rupanya sayang??"
" huaaaaaa, aku masih tidak rela...hihihihi"
" kau membuat suamimu, meninggalkan pekerjaan untuk hal seperti ini, ... benar-benar nakal ya..."
" huaaaa tapi siapa lagi yang mau membelaku, aku hanya punya kamu..."
" iya iya...lihat mereka sudah datang, jangan menangis lagi sayang, ..."
" hiks hiks hik..." incess mencoba untuk menghentikan tangisnya meski masih terisak-isak.
setelah menunggu prosesnya akhirnya jadilah risol mayo sultan yang sangat dia ingini.
" silahkan kak, maafkan karena saya tidak bisa berbuat adil pada kakak..."
melihat Risol mayo sultan sudah di depan mata, Incess langsung berhenti menangis.
" nah, sudah...ayo kita pulang sayang,... terimakasih ya mbak...nanti biar Ajudan saya yang menyelesaikan transaksinya!"
" siap tuan..."
Putra pun segera membawa istrinya itu kembali pulang ke rumah.
" Ayo di makan...dihabiskan!"
Incess mennggigit satu gigitan risolnya.
" apakah enak???"
" enak sekali suamiku terimakasih..."
" kalau begitu habiskan!"
" tapi aku sudah kenyang...akau lrlah dan mengantuk... suamiku apa kau masih bekerja??"
" masih sayang, aku akan kembali jika kau sudah tidur..."
Putra menemani istri bayinya itu, tidur setelah istrinya tertidur Putra duduk di ruang tamu, melihat risol mayo yang membuat huru hara itu, hanya di makan satu gigitan oleh istrinya.
" komandan...ini notanya..."
"10 pcs risol mayo 2,5 juta?? hanya di gigit satu gigitan...istriku luar biasa!"
" aku akan transfer , terimakasih....katakan pada juniormu latihan selesai lebih awal..."
" baik Ndan..."
" woooo besok mommy harus jual Riso mayo... untungnya sangat besar!" Gumam putra, putra memasuka. risol mayo seharga emas itu ke tempat penghangat makanan, takut jika istrinya menanyakan lagi nanti.
__ADS_1
kemudian Putra kembali ke kamarnya, menemani istrinya yang dirasanya tidak seperti biasanya.