GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
346. pengawal Ratu


__ADS_3

" Ah, apa itu???, itu berarti saya harus membunuhnya??"


" Itu tergantung, kau...jika masih mau menikmati hidup mewah ya lakukan...!"


" Jika tidak kembalilah menjadi gelandangan!"


ujar Juno.


Juno dan Tian memang sangat licik, Yuna sengaja diberikan kemewahan dan hidup enak, apalagi Yuna bercita-cita membalas dendam pada Robert.


" Tapi bagaimana jika aku ditangkap polisi itu sama saja aku tidak bisa menikmati hidupku!"


" Perjanjiannya adalah jika kau berhasil, aku akan melindungimu dan bebas dari hukum...!"


" Tapi,..."


" Tenang saja kau hanya perlu menjalankannya saja, rencana sudah aku atur dengan baik!"


" Baiklah aku mau!"


akhirnya Yuna menyetujui dan mau menjalankan perintah dari Juno.


" Baiklah, deal....ini aku berikan uang tambahan untukmu, nikmatilah...sandinya 6xxxxxx!"


memberikan Mastercard pada Yuna.


" Terimakasih!"


" ini masih muka, nanti di akhir ku berikan lagi 3x lipat!"


" mau mau mau....!"


" baiklah, nanti aku hubungi waktu eksekusinya!"


" Yayayaya...!" Juno dan Tian segera pergi


Yuna segera berlari ke atm terdekat untuk melihat ada berapa uang yang dimilikinya sekarang.


" Wooooowwww 500 juta, OMG mudah sekali mendapatkan uang, jika aku bisa menjalankannya dengan tuntas aku akan dibayar 3 kali lipat, waaaaaah aku akan kaya!"


dengan sangat gembira Yuna, segera pergi berbelanja ke mall, untuk menyenangkan dirinya, karena selama ini dia tidak pernah menyenangkan dirinya karena semua uang yang dia miliki selalu diberikan semuanya pada Robert.


dan saat dia hampir tertangkap oleh polisi, Robert malah mengancamnya untuk tidak membantu, padahal semua uangnya dia yang menikmatinya.


" untuk saat ini soal perdagangan manusia aku vakum dulu saja, terakhir kali hampir tertangkap dan Robbet hanya diam saja, bajiingan itu memang harus dibeli pelajaran, tapi aku belum cukup kuat untuk membalasnya!"


kini Yuna sangat mendendam pada Robbet.


...----------------...


Di pagi Hari di kediaman Pratama.


" Tuan Fahad, apa anda mau ke negara F sekarang??"


ujar mbak Zara.


" Iya mbak ada apa??"


" tadi nyonya besar titip pesan, untuk tuan jangan terlalu gila bekerja, harus istirahat dan jaga kesehatan!"


" Oh...iya mbak... makasih mbak..."


" Tuan, ...."


" ada apa nek??"


" tolong jaga cucu saya ya tuan!"


" ya tenang saja nek, nenek baik-baik di sini temani mbak Zara ya...!"


" Baik tuan muda terimakasih!"


Fahad pun segera menuju mobil yang sudah siap, ternyata Julia sudah berada di mobilnya menunggu.

__ADS_1


" Kau jadi berangkat sekarang??" tanya Fahad.


" Ya, di rumah semua berpasangan hanya aku yang uji nyali, aku malas dengan kebucinan mereka!"


" Haha...kemana 2 temanmu??"


" mereka di sini, tidak mau kembali ke sana lagi katanya!"


" Oh astaga, Ya sudah kita berangkat...!"


" Ya, mana Yuda??, kenapa hanya ada Anggita??"


" Dia sudah. di bandara !"


" Jadi kita berangkat berempat??"


" ehmmm, lagian istri abang Putra katanya sakit, pasti tidak jadi dong pergi??"


" iya juga, lagian mereka itu kenapa begitu ceroboh ada aja tiap hari ribut sampai kakak ipar sakit!"


" Hahaha, anak kecil nggak usah tahu!"


" enak aja anak kecil, kita cuma terpaut satu tahun!"


" Ya sudah sebahagiamu saja"


mereka pun segera menuju bandara dan segera terbang ke negara F dengan selamat.


" Aih Yuzan, dan ami itu awalnya sangat antusias sekali saat aku ingin ke negara F, sekarang mereka tiba-tiba berubah pikiran dengan alasan ingin membantu merawat kakak ipar!"


" Bagus itu, kau cukup beruntung memiliki teman yang baik dan setia!"


" Setia seharusnya ikut denganku, tapi ini malah di rumah!"


" ya sudah mau gimana lagi???"


" tapi sejak kapan kau punya Jet pribadi Had??'


Julia baru menyadari.


" Hahahahah kau sangat membenci wanitaz padahal kau ini juga terlahir dari rahim wanita loe!"


" Yang tidak jelas... ya jelas aku juga merasa tidak terganggu!"


" hemmm, ya sudahlah itu hakmu... yang penting tetaplah bahagia "


" Oh ya...ganti lah baju lebih dulu, Yuzan menitipkan pakaian pada Anggita tadi agi buta untuk kita semua!"


" apa?? buat apa??"


" ini pakaian orang sana kan??"


" Itu seperti pakaian khas kerajaan F, kenapa harus pakai??"


" tidak tahu kita semua harus berganti sebelum turun dari pesawat...!"


" oh... mungkin biar orang raja Alfred tidak bingung saat menjemput kita Had!'


" oh benar juga!"


mereka segera mengenakan pakaian khas kerajaan F, Julia makai gaun dan mahkota ala ala ratu kerajaan.


" kenapa aku berbeda??, di mana mahkotamu Nggit??"


" tidak ada nona...!"


" mungkin tertinggal kali ya, ya sudah Anggita begitu sangat imut!"


setelah mereka berganti, tak lama Pesawat pun lepas landas.


saat akan turun dari pesawat, betapa semua sangat terkejut karena dibawah sana banyak pasukan berbari rapi menyambut kedatangan mereka dan ada rangkaian bunga bertuliskan selamat datang Yang Mulia Ratu di negara F.


" Hah???" Julia menganga dan Alfred sudah menunggu di bawah tangga dengan senyum bahagianya.

__ADS_1


" Raja Alfred tidak main-main rupanya,bisa aja dia itu,!" gumam Fahad lirih.


" Had kau harus banyak belajar dengan Raja ini!"


ujar Yuda menggoda Fahad.


" malas... merepotkan saja!"


" keren banget nona, lihat itu di sana apa rakyat negara F??"


" Keren apanya sialan sekali Yang Mulia ini membuat hal seperti ini!" Julia agak kesal tapi sangat banyak orang mau tidak mau dia harus berakting sebagai seorang ratu yang baru pulang dari kampung halamannya.


Julia menuruni tangga pesawat dengan anggun, lalu meraih tangan Alfred dan berjalan berdampingan menuju mobil yang sudah siap di hadapannya.


" Yang Mulia anda sangat keterlaluan!" ujar Julia kesal tapi tetap menebar senyum.


" hehehe, karena rakyatku sangat mengenali ratunya!"


" siapa??, itu hanya akting...!"


" Akting kita cukup sakral, jadi tolong bantu saya Julia agar Rakyat tidak bersedih lagi...!"


" Haaaaaah, ini yang terakhir...!"


saat akan memasuki mobil, terlihat anak kecil menerobos masuk dan memeluk Julia.


" Ratuuu ratuuu..."


para penjaga segera menarik anak itu dengan kasar hingga terjatuh, Julia segera mengambil anak itu karena merasa sangat kasihan.


" Jangan kasar tolong dia hanya anak kecil!, apa kau baik-baik saja??"


" Ratu ini untukmu...!" anak itu hanya ingin memberikan bunga pada sang ratu yang terkenal dengan dewi kehidupan.


padahal semua itu adalah kerja keras Sansan bukan dirinya.


" Oh beautiful, thanks"


" Ratu... bolehkah aku memelukmu Lebih lama??"


" Oh tentu...tapi setelah ini berjanjilah untuk tidak berlari sembarangan lagi ya??, kau akan terluka, lihat aku punya sesuatu untukmu!" mengambil coklat buatannya pada anak kecil itu.


" terimakasih Ratu...muuach!"


" heiii kau tidak boleh mencium ratuku!"


" Yang Mulia dia hanya anak kecil!"


" Ratu, lihat yang di luar sana juga ingin menerobos masuk gara-gara anak ini!"


" oh tidak!" Julia terkejut karena banyak sekali yang berusaha menerobos masuk .


mengambil satu toples coklat ditasnya


" Ah,ini tolong bagikan pada mereka, oke...bye bye!"


" tapi semua orang menginginkan coklat anda yang mulia!" ujar anak itu.


" Hei anak kecil, jangan tidak tahu diri!" tegas Alfred.


" Hei kau ini raja bagaimana bisa mengatakan hal itu??, anak kecil katakan besok aku akan membagikan banyak coklat lagi!"


" Yesssss...!" Anak itu berlari kegirangan.


Fahad dan Yuda hanya berekspresi datar saja


dalam hati Fahad


sialan aku datang ke sini hanya mengantarkan Julia untuk Raja bucin ini


Yuda dan Fahad saling memandang, dan mereka tertawa.


mereka rupanya menggunakan pakaian pengawal dari negara F.

__ADS_1


sementara Anggita memakai gaun dari kepala pelayan di negara F.


" Raja yang satu ini memang agak lain had!" gumam Yuda menahan tawanya.


__ADS_2