GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
319. Pilihan


__ADS_3

" Kau sudah waktunya sekolah, apa Lily mau sekolah??"


tanya Kenzo.


" mau ayah ..mau!" jawab Lily semangat.


" Anak pintar, biarkan nanti ayah urus untuk sekolahmu di sini...!"


" nanti kita beli baju tas dan lain-lain ya Lily!" ujar Sansan.


" Iya ibu... terimakasih, kakak Suhail terimakasih sudah membawaku pada ayah ibuku!"


" Tentu, Sebenarnya aku juga mau menjadi orang tuamu loe Lily, bagaimana??"


" Tidak Suhail, Sansan dan aku adalah orang tua dari ke tujunya, bukankah Laksmana mendirikan panti asuhan atas namamu??, bukannya kami tidak percaya padamu, tapi kami sudah menyayangi mereka dan begitu sebaliknya, sampai kapan pun mereka adalah anak kami, meskipun kami juga memiliki anak kami sendirinya nanti, aku tidak akan melemparkan mereka pada siapa pun!"


" Oh, baik om...Suhail mengerti...heheh!"


" Ya di pantI Asuhan paman banyak anak lucu-lucu kenapa kau tidak mengambil salah satu mereka, atah menjadikan mereka semua anakmu hehehe jika kak Fathia tidak keberatan!"


" Tentu saja tidak, aku juga yatim piatu, aku akan mengikuti kemauan Suhail !"


" Wah ini baru calon istri yang baik!" Puji Kenzo


" Ya, Kak ...Fathia...aku ada cara kok untuk membuat kakak bisa melihat kembali dengan jelas!"


" oh sungguh??" Fathia dan Suhail sangat senang mendengar hal itu .


" Sansan, aku akan membayar berapapun itu, yang penting Fathia bisa melihat lagi...!"


" Sabar, aku dan rekanku masih mengusahakan meminimalisir resikonya, bisakah sedikit menunggu lagi??"


" Tak apa, aku akan membayar aku punya tabungan kok, aku bekerja sama dengan seseorang, mungkin itu cukup!"


" Ha??" Suhail bingung


" Ya, sebelum aku pergi ke negara M, aku bekerja sama dengan seseorang untuk minuman yang kuracik, jadi aku setiap bulan mendapatkan bagianku....!"


" Siapa??"


" Aku lupa namanya Suhail hahahahha...tapi aku membawa buku tabungan dan atmku!"


" Nanti aku bantu Cek Fathia...!"


Kenzo dan Sansan hanya tersenyum.


" Oh iya, kau mau tinggal di mana Fathia??"


tanya Sansan.


" Itu nanti tergantung suhail!"


" Suhail, om ada rumah dari kediaman Alexcey cukup mewah, itu semua atas nama Fahad...aku ingin menjual ke orang lain masih ragu, takut jika Fahad suatu saat nanti akan membelinya untuk dirinya, atau rumah milik Fahad, juga ada...jika mau bayar saja!"

__ADS_1


" Om, kau juga merangkap menjadi makelar rumah??"


" Apa saja, aku lakukan Suhail, mengingat calon istriku sangat menyukai uang, aku tidak boleh jatuh miskin, agar dia tidak meninggalkanku!"


" Ya benar, jangan sampai kau jatuh miskin atau kalah kaya dari orang lain itu akan membuatmu kerepotan nanti om!" sahut Sansan kesal .


" ahahahaha" Fathia dan Suhail tertawa.


" Aku juga ingin membeli rumah, tapi aku tidak yakin uangku cukup atau tidak??" ujar Fathia.


" Mana buku tabunganmu??"


Tanya Kenzo.


Fathia segera membuka tasnya dan meraba mengambil buku tabungan yang dia hafal dengan indra perasanya.


" Ini, tuan...!" Suhail mengambil dan membukanya,tercetak jelas 3 M di sana, tidak tahu perbulannya dia mendapatkan bagian berapa dari kerja sama yang dia katakan.


Suhail memberikan buku tabungan itu pada Kenzo .


" Kartu identitas mu???"


Fathia segera menyerahkan juga.


" Ehmmm ini tabunganmu dari berjualan minuman??" tanya Suhail.


" Bukan itu uang muka dari kerja samaku!"


Suhail mulai menerka-nerka, siapa yang mengajak Fathia itu untuk kerja sama, tapi Suhail menahan mulutnya.


" Noah, kirim pada ayahmu, aku mau data lengkap, dari tabungan ini...tidak kurang dari 1 jam!"


" Baik!" Noah segera pergi tanpa membuang waktu


" Suhail, atau Fathia jika kau mau membeli rumah, rumah Fahad ini seharga 4 Milyar aju sudah merenovasinya dengan baik, tidak terlalu besar, juga tidak kecil...kau mau lihat?, ayo ikut ke ruang kerjaku, aku akan memperlihatkan penampakan beberapa rumah yang akan aku jual!"


" Baik, kalian bicarakan hal itu, aku akan memeriksa Lily lebih lanjut dulu di ruanganku juga!" Ujar Sansan membawa Lily ke ruangan herbalnya


Suhail menuntun Fathia menaiki tangga mengikuti Kenzo.


setelah sampai suhail dan Fathia duduk menghadap layar besar.


"lihat, ini kediaman, Alexcey... seperti istana, ini adalah kediaman mantan Bos Fahad, ayahnya ini sahabat Daddy mu Suhail!"


" Ah, aku ingat, dia Arnold Alexcey, meninggal karena kecelakaan, lalu di mana putrinya sekarang??"


" Ada dia aman, janga membahas dia di negara kita, Ayahmu sedang menutup akses informasi tentang Diana!"


" Aku mengerti om...lanjutkan !"


" Ya, ini cukup berarti mungkin untuk Fahad nanti, jadi aku hanya merawat saja, tidak berani menjualnya terang-terangan diluar sana!"


" Berapa itu om harga kediaman Alexcey??'

__ADS_1


" Ya, ini jika kau atau Fahad yang membeli, aku hanya bisa memberi harga istimewa, aku lepas 250 M!"


" Oh om ..aku melambaikan tangan, aku tidak akan membuang uangku untuk kediaman sebesar itu, biar Fahad saja!"


" Hahaha, ya aku tahu ini bukan seleramu!, kalau yang ini bagaimana ini rumah yang dibeli Fahad untuk mantan istrinya!"


" ini lebih minimalis om, lagian hanya untuk kita tinggal !"


" hei ...kau tidak boleh mengikuti jejakku dan Sansan ...atau Laksmana akan memenggalmu!, aku dan Sansan ini sangat liar karna tumbuh di luar kasih sayang keluarga,dia adalah satu-satunya rumah bagiku untuk pulang, begitu juga sebaliknya!"


" Dengarkan itu Suhail, dan kau juga seorang Panglima!"


sahut Fathia.


" Aku tahu, tapi aku tidak bisa membiarkan Fathia hidup sendiri!"


" Aku biasanya juga sendiri Suhail!"


" Ada seseorang yang bisa menjaganya, dia adalah orang milik Fahad, aku akan meminjamkan anak itu tinggal dan merawat Fathia, kau harus mengembalikan anak itu saat Fahad membutuhkannya!"


" Ha???"


" Ehmm, Fahad menganggapnya adik perempuannya, dia sedang bersama Dai menunggu neneknya yang perlu perawatan rumah sakit!"


" Tapi bagaimana jika Fahad tidak setuju??"


"Dia sedang fokus belajar menjadi pebisnis, dia tidaj akan masalah!"


" Jangan om, sepertinya itu 2 wanita di rumah juga bisa menjaga Fathia!"


" Siapa??, Orang dari negara F itu??"


" Iya!"


" Ngawur saja, kau kira Raja kampret itu membiarkan Adikmu membawanya pulang hanya karena ingin membebaskannya?, 2 orang itu Pion dari Raja kampret itu untuk adikmu!"


" Tapi kan, ..."


" Aku bersyukur karena adikmu tertarik dengan undangannya sehingga dia melepaskan Sansanku, jadi kau akan menjadi kakak iparnya di masa depan!"


" Mana mungkin Julia mau hidup terkekang!"


" Julia itu anak rumahan, berbeda dengan Sansan dia memiliki sayap besar dia harus terbang kemana pun yang dia mau!, dan aku tidak akan mengekangnya,....!"


" ehmmm...Jadi, bagaimana denganmu Fathia??"


" Aku ikut saja, ...!"


" Ini aku membelinya juga tidak mahal, tapi aku menghabiskan banyak uang untuk merenovasinya, kau bisa membayar 4 M saja!"


Drrrrt drrrrrrrrt...


Kenzo membuka ponselnya dan tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2