GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
315 Menunggu dengan setia


__ADS_3

Fahad kini sangat fokus dalam mempelajari dunia pebisnisan.


untuk Fahad yang masuk dalam orang - orang genius tak butuh waktu lama untuk menguasai semua apa yang dia pelajari.


Kita tinggalkan Fahad sebentar beralih pada Jendral Suhail.


Suhail sudah terbang ke negara M,


Kedatangannya kali ini di sambut baik oleh Yuki.


" Fathia, ada seseorang datang menemuimu!"


" Siapa bi??"


" Dia di halaman depan, tinggalkan saja pekerjaanmu, cepat temui dia!"


Fathia pun menurut, kini dia tidak perlu menggunakan tongkat lagi untuk berjalan, dia berjalan perlahan menuju halaman depan karena pandangannya masih kabur.


terlihat seseorang bertubuh besar nan kokoh berdiri membelakanginya.


Fathia menghentikan langkahnya karena mencium aroma tubuh yang sangat di kenalnya.


Namun Fathia tetap tenang, barang kali tebakannya salah.


" Maaf siapakah anda??"


" Fathia...!" Suhail berbalik dan langsung merangkul wanita yang sangat di cintai itu, aroma maskulin yang cukup dia kenal semakin menusuk hidungnya, kini Fathia yakin jika pria itu adalah Suhail.


" Apa kau Suhail??"


"Kau mengenalku??"


Fathia meraba wajah Suhail dengan perlahan, wajah itu masih samar dia lihat, tapi Fathia sangat yakin jika Suhail itu jauh dari sesosok yang ada dibayangannya selama ini.


" ehm...aku Suhail!"


" Sungguh Suhail???"


" Iya, aku SuhaiL...!" Suhail meraih kedua tangan Fathia dan meletakan di wajahnya.


Fathia merabanya, dengan kedua tangny lentiknya.


Air matanya tiba-tiba mengalir deras, Fathia bisa melihat bayang wajah Suhail yang masih kabur - kabur itu.


" Aku merindukanmu!" Fathia tersenyum


apalagi Suhail, sungguh tak menyangka jika Fathia akan mengatakan rindu padannya.


" Aku sekarang di sini bersamamu!"


" apakah semua ini rencanamu Suhail??"


" Aku juga tidak tahu, jika saudaraku membantumu diam-diam...mereka sangat menyukaimu Fathia...sumpah aku tidak tahu apa-apa!"


" Sungguh??"


" Sungguh!, tapi berkat kau kami menemukan Sansan kembali, karena dia penasaran denganmu dia datang sendiri untuk mengobatimu, terimakasih Fathia!"


" Aku tidak melakukan apa-apa Suhail...!"

__ADS_1


" Hemmm, aku ke sini karena ingin melamarmu lagi Fathia!"


" Aku akan menolak karena aku belum bisa melihat dengan jelas...!"


" kenapa apa kau pemilih??, kau ingin mastikan aku jelek atau tidak??"


" Iya, aku tidak mau menikahi orang jelek, hahahahahahaha!" Fathia tertawa puas.


" Hahahah, baiklah...aku akan mendesak Sansan agar kau bisa melihat jelas rupaku Fathia!"


" Tidak, aku bisa melihatnya dengan sentuhan ku, aku sangat yakin jika kau sangat rupawan, bulu matamu lentik, alismu cukup tebal, matamu kecil, hidungmu cukup runcing, dan bibirmu sangat tipis dan lagi aku tidak percayalah jika kau seorang Jendral kenapa wajahmu sangat halus??!"


" Hahahaha...aku sangat jelek Fathia, kau mungkin akan lari ketakutan denganku!"


" bohong!"


" Fathia, ikut aku kembali ke negara kita ya!"


" Aku, aku...tidak punya rumah, aku juga belum melihat hasil tanunganku saat ini sudah berapa??"


" Kau kan akan menikah denganku, tinggal di rumahku saja, di rumahku sekarang sangat r


ramai, kau tidak akan bosan!"


" Siapa bilang, aku kan menolakmu!"


" yakin??, barusan siapa yang mengatakan rindu padaku??"


" siapa?? , aku tidak tahu!"


Suhail sangat gemas pada pujaan hatinya itu, tidak pernah berubah sama sekali sejak dia mengenalnya saat SMA dan sampai sekarang, seperti itu adanya keras kepala, dan menggemaskan.


" Ya, cerita kan Suhail...!" mereka pun duduk di teras depan.


" Kau ingin aku ceritakan tentang keluarga ku atau pekerjaan ku??"


" Keduanya!"


" Mau yang mana dulu??"


" Pekerjaanmu!"


" Aku hampir hanya pulang dengan nama Fathia!"


" Apa??, apa yang terjadi, Suhail apa kau ada yang terluka, aku panggil bibi ya??, bibi akan mengobatimu, apa aku tadi tidak sengaja menyentuh lukamu?, ayo katakan di mana itu yang sakit Suhail?"


sangat khawatir.


Si patung alias Suhail itu tersenyum sangat bahagia melihat ke khawatiran yang di tunjukan oleh Fathia.


" Apa kau yakin tidak mau menikah denganku??"


" Hei, kenapa kau bertanya itu lagi??"


" Kenapa ya??, ya karena tujuanku ke sini ingin melamarmu!"


" Kau kenapa merubah topik sesuka hati??"


" Aku kan tujuan ku hanya itu ke sini!, harus ku ulangi berapa kali ??"

__ADS_1


"aku tidak mau menjawabnya, selesaikan cerita mu!"


" Lupakan tentang pekerjaan, itu resiko ku dalam pekerjaan, yang terpenting aku masih ada di sini untukmu!"


" Ya aku bersyukur kau pulang dengan selamat!"


" Ya Fathia...!"


" Lalu ada cerita apa dengan keluargamu??"


" Sepupu ku Fahad dia baru saja bercerai dengan istrinya!"


" Kenapa??"


" Ehmm istrinya penipu, berpura-pura menjadi wanita paling lembut, dan menguras uangnya saja, dia juga berselingkuh!"


" mengerikan, Kau jangan sampai tertipu oleh wanita!"


" Apa kau juga akan menipuku.???"


" Aku??, kenapa aku menipumu??, aku saja menolakmu terus menerus!"


" Iya kenapa kau menolakku??!"


" Aku sangat sadar diri aku siapa!"


" Memang kau siapa??"


" Aku aku Fathia, aku yatim piatu, tidak berpendidikan, miskin dan buta...!"


" Itu bagus, aku tidak suka yang lain, aku hanya mau Fathia!"


" Suhail, apa kau tidak takut ku tipu??"


"Bagus jika kau mau menipu seorang Jenderal, kau sangat berani...!"


" Apa yang kau katakan??"


" Kau memiliki nyali besar, itu bagus sangat cocok menjadi wanita ku!"


" Kau ini gila, siapa juga yang mau menipu, meskipun aku ini bodoh, miskin dan tidak memiliki orang tua,buta lagi, aku juga tidak akan menipu orang, bagaimana aku bisa menipu??, melihat saja aku tidak bisa!"


Suhail menyandarkan kepalanya di bahu Fathia.


" Apa kau tidak kasihan padaku?, aku menyukaimu saja di tolak, kepercayaan diriku langsung jatuh bagaimana aku mencari seseorang yang lebih darimu, mentalku sudah habis kau tolak berkali-kali!"


Fathia terdiam, tapi memang benar Suhail sudah berkali-kali ditolak oleh Fathia,sejak Suhail SMA hingga sekarang, sudah tak terhitung jumlahnya, tapi Suhail tetap tidak menyerah padanya, Suhail sudah mengejarnya sangat lama dan tidak menyerah juga.


Fathia juga sebenarnya sudah jatuh hati pada pelanggan minumannya itu , tapi sudah berkali-kali Fathia meyakinkan dirinya tetap saja tidak yakin, hingga akhirnya Fathia juga ingin berjuang menjadi seseorang yang pantas untuk Suhail,sudah sampai di sini apa Fathia akan tetap menolak Suhail?.


" Bagaimana jika keluargamu tidak menerimaku??, bagaimana jika orang lain meremehkanmu karena aku tidak begitu bisa melihat ?"


" Aku tidak pernah mendengar perkataan orang lain, tapi untuk keluargaku kau akan tahu jawabannya saat kau mau menerima ku!"


Fathia berpikir lagi, ya bagaimana pun dia ada di sini juga untuk Suhail, masih kah Fathia harus terus berpura pura dengan perasaannya?


" Fathia, jika kau belum mau menerimaku sekarang, aku masih bisa menunggumu lebih lama lagi...!"


" Apa kau yakin masih mau menunggu??"

__ADS_1


" Hemmm, aku tidak akan menyesal waktuku ku habiskan hanya untuk menunggumu!"


__ADS_2