GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
430. Mendapatkan Keuntungan


__ADS_3

" Oh tidak, kenapa beritanya jadi kak Nathan??, Suhail belum selesai , sekarang kak Nathan...??" Sasha terkejut juga .


" ada apa sayang??" tanya Chiko.


" Lihat yank, lihat kak Nathan ikut trending dan kak Na salah paham lagi...pingsan lagi..."


" Aku panggil Crish dulu, kau malah fokus dengan sosial media..."


" Yank, tapi tidak ada yang bisa masuk atau pun keluar lihatlah di luar ...!"


" Ah aku lupa...,kalau begitu harus bagaimana??"


" tidak apa-apa, kak Na hanya terkejut saja...nanti juga bangun lagi..."


" Kau ini, bawa sini Lister...kau jaga kak Na, aku akan melihat di luar apa abang bisa menanganinya..."


"Ya... kenapa Suhail ini bikin Hedon sejagad raya..." gumam Sasha.


Berhentilah rombongan Nathan di sebuah rumah cukup besar dan mewah.


" Apa ini kediamanmu??" tanya Nathan pada Melda.


" iya pak...hehe...apa kalian mau mampir saya akan buatkan makanan untuk kalian sebagai ucapan terimakasih!"


" Oh tidak kami harus segera pulang...!"


" Oh baiklah, kalau begitu...saya berterima kasih sekali lagi pada semuanya..." Melda segera mengambil Melvin dari pangkuan Nathan.


mobil Nathan dan rombongannya pun segera meninggalkan kediaman Melda.


" Bukankah itu kediaman Franky Dad??" tanya Putra.


" ya, ada hubungan apa mereka dengan Franky??" gumam Nathan.


" itu tidak penting kan Dad, kita sudah membantunya hanya sebatas itu saja..."


sambung Julius.


" Benar...kita sudah selesai ...Fathia Suhail, kalian akan menikah, akan banyak ujian yang akan kalian hadapi...apa kalia mengerti maksud Daddy??"


" Kami mengerti Dad..."


" Ya, semoga semua baik-baik saja dan di lancarkan!"


" terimakasih Dad..."


sampailah mereka di kediaman Pratama, ternyata memang penuh dengan ibu-ibu dan anak gadis yang cantik mereka menenteng Foto Suhail besar-besar.


Ada yang sudah memakai gau pengantin pula,


Suhail terkekeh melihat orang - orang yang sangat full power itu.


" hahahahahaha..." Putra dan Julius juga tertawa.


" mereka mendapatkan foto abang dari mana ya??" Julius keheranan.


" Benar, Suhail kau bahkan jarang sekali foto..."


sambung Putra.


" Siapa lagi kalau bukan anak nakal itu, lihat itu...di sana!" Nathan menunjuk di pojokan gerbang.

__ADS_1


" Hahhh??" semua sangat terkejut.


" Sansan...dia berani sekali menjual belikan foto-foto abang tanpa ijin, lihat dia niat sekali tanda tangan abang bahkan ada di foto-foto abang...!"


Suhail menepuk jidatnya dengan keras.


Sansan membuka lapak dadakan, di depan gerbang dengan spanduk besar, Foto Candid Jenderal besar beserta tanda tangan.


mulai dari 200.000 - 5.000.000 rupiah.


" Dia tidak bisa melewatkan keuntungan sedikit pun...itu dia juga menjual foto masa kecilmu, rupanya kau membawa berkah untuk orang lain!" ujar Fathia tertawa.


" Dia bukan orang lain Fathia..."


" oh ya aku lupa ...hahaha pantas saja om kenzo klepek-klepek dia sangat genius dan tidak membosankan, ada aja tingkahnya yang bikin orang tertawa..."


" hais... Daddy tolong bantu aku...aku sangat tidak mau kerepotan!" ujar Suhail memasang wajah putus asa.


karena pasti Suhail akan kehilangan hari-hari damainya.


" Hahahah, nikmati saja..." ujar Nathan tertawa.


" Bagaimana kita masuk Dad??"


" lewat belakanglah ..."


Saat sudah ada di pintu belakang, ternyata Dai dan Noah juga membuka lapak di sana.


" Omg...sangat merepotkan, ..."


Nathan langsung menelpon orangnya untuk menyiapkan helikopter.


" terpaksa lewat jalur udara,kita tidak bisa menunda masuk mommy kalian itu mudah salah paham ..." ujar Nathan.


" oh Daddy, ini terlalu lebai... sekali...untung kediaman kita lebih luas halamannya dari pada bangunannya...!" ujar Julius.


" hihi...aku sungguh seperti sedang bermain film hihihi aku mendapatkan pria hebat, yang apapun bisa dia lakukan..." ujar Fathia terkikik.


" ku harap kau menikmati peranmu menantuku..." ujar Nathan.


" hal seperti ini hanya ada di novel bukan kakak ipar...?"


" benar sekali hohoho..."


setelah mereka turun mereka segera menuju kediaman Selatan.


ternyata Savina juga baru sadar...


" sayang kami kembali..."


" Diam di sana jangan mendekatiku kau pria brengsek, kau punya istri muda dan anak di luar sana...gayamu saja sok setia tapi sangat liar...!" teriak Savina menunjuk - nunjuk Nathan.


semua orang kebingungan dengan apa yang di bicarakan Savina


" mommy kalian kenapa??, apa dia jadi gila??" ujar Nathan syok dan bingung.


" Tante apa saat mommy pingsan sempat terbentur??" tanya Julius.


" siapa yang terbentur, kalian anak-anak malah tidak memberitahu mommy, dan kalian malah mendukung perbuatan Daddy kalian itu sungguh durhaka!!!"


" kak Nathan kak Na salah paham dengan ini..." memperlihatkan gambar Nathan yang menggendong anak kecil.

__ADS_1


" Oh God...??, sayang kau salah paham bisakah aku menjelaskan??"


" Jangan jelaskan apapun, sekarang kau pilih dia atau aku??"


" Mom kau salah paham" Suhail mencoba membantu daddy nya menjelaskan.


" Diam, kalian semua satu komplotan!!!"


" Hah....menyebalkan sekali siapa lagi yang jualan foto-foto anakmu itu di luar sana Than membuat semuanya semakin riwuh!"


Sandy mengeluh karena emak-emak sangat sulit di atur .


"hah foto??" ujar Savina terkejut.


" Gerbang belakang juga penuh dengan orang sepertinya ada yang memanfaatkan hal ini untuk jualan, sangat susah sampai yang buka lapak tidak kelihatan batang hidungnya!"


ujar Chiko yang baru datang.


" siapa jualam di depan rumah, kita usir saja, tidak ada sopan-sopannya menempati tempat orang tanpa ijin...!" Sahut Sasha kesal.


" kau ingin mengusirnya Sha??"


tanya Nathan.


" iyalah kak, membuat kita sulit untuk lewat!"


" Tante tapi yang buka lapak di luar itu putrimu Sansan...dia mengambil Beberapa foto abang di jual, bahkan dia membuat stempel tandatangan abang untuk membuat harganya mahal..."


" itu bukan tanda tanganku Yus....mana mungkin dia berani menjual belikan tandatanganku... bisa panjang urusan!"


" Hah, gila dong dia memalsukan tanda tangan abang gila Sansan..."


" ya dia menirunya tapi tidak serupa!"


" Jadi itu putriku??" Chiko terkajut.


" Ya om, sana urusin putrinya...tante katanya mau mengusir juga..."


" oh ya kalau itu putriku beda cerita...heheh putriku memang luar biasa, dia sangat menuruni bakat bundanya, memang dia anakku .." ujar Sasha sangat bangga.


" Hhah??, cepat sekali perubahannya!" gumam Sandy keheranan dengan istri Chiko itu.


" kalian ini bahas apa, aku sedang bicara serius dengan suamiku!"


" nyonya kau salah paham, Suhail itu sudah membantu nyawa orang lain, saya belum selesai menjelaskan anda sudah pingsan..."


" apa Suhail menyelamatkan orang lain,??"


" Ya..."


" tapi aku membahas suamiku!!!"


" mommy kau salah paham, anak yang di gendong daddy itu adalah anak yang Suhail selamatkan...dan di belakang Daddy itu ibunya... kenapa kau menuduh daddy begitu kejam.., Anak itu sangat menyukai Daddy, tadi kami mengantarnya pulang sekalian, daddy tidak ada hubungan apa-apa dengan melvin dan juga ibunya...!"


" oh...apa??" Savina sangat malu dan merasa bersalah.


" Kau meminta aku memilih??, jelas aku memilihmu, mereka bukan siapa-siapa, siapa yang bisa menggantikanmu di hatiku, itu tidak akan pernah ada...!"


" maaf maafkan aku, ..."


" tidak masalah, kalian semua istirahat dulu, kami akan menyelesaikan sisanya agar orang - orang itu tidak datang ke sini lagi..."

__ADS_1


para bapak-bapak segera berkumpul untuk mencari solusi untuk mengatasi kerumunan itu.


__ADS_2