
Mereka teridur cukup pulas sampailah pukul 8 malam Julius baru terbangun.
terlihat Aina masih sangat kelelah, Julius pun beranjak dari tempat tidur hendak membersihkan tubuhnya, baru berjalan 5 langkah kakinya ngilu-ngilu.
"padahal cuma di tempat tidur, tapi kok berasa lari maraton..." Gumam Julius memaksakan untuk berjalan dengan tegak.
Julius mengisi buthab dengan Air hangat kemudia dia berendam 10 menit setelah merasa lebih baik Julius pun segera berganti pakaian, Julius menyelimuti Aina dengan lembut dan melabuhkan kecupan pada keningnya.
" Terimakasih istriku..."
Julius pun segera keluar kamar karena lapar
" ehem..."
" Ome Ken....hehehe..."
" tampaknya lebih cerah wajahmu itu Yus,..."
" hehehe baru mandi om..."
" ohhhh baru mandi...."
" Om Kenz.... suiiit suuuit....bau bau kebahagiaan nih..." Goda Sansan.
" sudah jangan di goda sayang...Apa kau lapar??,Aina mana?"
" Aina masih tidur om..."
" wah...wah...kau apakan dia hayooo??" ujar Sansan.
" sudah ayo siapkan makanan kau ini masih menggodanya..."
" haiiiiissss..." Sansan segera berjalan ke dapur untuk menyiapkan makanan.
" Sansan bisa masak om??"
" Nggak..."
" La terus..."
" beli makanan Frozen aja, tinggal dihangatkan...dia kalau pegang perkakas dapur itu bisa hanya saja rasanya sangat ramah di lidah, hahahahaha"
" Lama - lama juga pasti bisa om..."
" sudah berapa lama ya...ini sudah terlalu lama loe Yus...hahahah memang tidak menuruni bakat masak bundanya, dia lebih saka seperti ommu Bram, keras kepala, genius,..."
" eh menuruni loe bakat dari Tante Om..."
" ohya apa??"
" pecinta uang om ...trs juga pandai berbisnis..."
" Ah ya itu poin penting seorang Sansan..."
" tapi om tidak keberatan kan kalau di itu nggak bisa masak??, jangka waktu seumur hidup itu terlalu lama loe om..."
" hahahahaha...nggak...lagian bukan kewajiban untukku dia memanjakan perut, yang jelas tugas dia yang wajib itu di atas ranjang Yus..."
" puffftttt...."
" apa yang lucu..."
" Hehehe nggak, nggak om .."
" ayo sudah kalian ini bapak-bapak suka gosip, ayo cepat makan..."
terlihat Sansan membawa sebuah mangkuk.
" Itu apa San??"
__ADS_1
" buat Aina biar dia bisa bangun dari tempat tidur .." Sansan segera membawa ke dalam kamar
" Aina..." Sansan meletakan mangkok di samping ranjang lalu memeriksa pergelangan tangan Aina.
" Aina...."
sambil menyentuh pipi saudaranya itu.
" eh....Sansan" hendak duduk namun merasa ngilu di bagian sana.
" wah sakit ya??, aku bantu duduk ya...minumlah ini...agar kau merasa lebih baik..."
" apa ini San..."
" sianida..."
" hah??" Sangat terkejut
" ini minuman herbal untuk membantu meringankan nyeri setelah berhubungan aman kok Aina, aku juga minum setiap kali setelah dines sama om Ken...dia itu sangat kasar tidak bisa lembut, jadi pasti tubuhku sakit semua makanannya aku pasti ada minuman racikan ini..."
Aina langsung meneguknya sampai habis tanpa pikir panjang
" tunggu sampai 15 menit , setelah itu kau bisa berendam dengan air hangat..."
"lalu..."
" Lalu kau bisa melakukan aktivitas seperti biasa..."
" Terimakasih Sansan, ..."
" tidak perlu...kita kan saudara...kalau begitu aku tidak akan mengganggu, nanti biar Julius bawakan makan malam untukmu..."
" oke .."
Sansan segera kembali ke dapur menyiapkan makan untuk Aina dan meminta Julius mengurus makan untuk istrinya.
sementara itu Di kediaman Pratama
syarat yang di sepakati olehnya dan Julia, lalu Alfred menemui Nathan di ruang bacanya.
" Ada apa Yang Mulia...??"
" Tuan Laksmana...ini adalah persyaratan yang kita sepakati sebelum menikah, tolong jika ada tambahan anda bisa menambahkan, saya setuju asal saya menikah dengan Julia"
" Yang Mulia, apa anda sudah memikirkannya??"
" sudah...untung saya jatuh cinta pada putri anda , dia hanya meminta tahta saja tidak meminta memindahkan negera saya ke sini..."
" hahahahahaha....ya aku terima jadi mau kapan pernikahan akan diadakan, mau di sini atau di sana??"
" di sini dan di sana..."
* baik kira-kira mau berapa bulan lagi??"
" Tidak itu terlalu lama tuan... saya akan menikahinya besok..."
" apa??"
" apa terlalu cepat??"
"kalau begitu 2 hari lagi ya tuan ..."
" hemmmm...itu apa tidak sama saja??"
" saya tidak mau lama-lama karna sudah menunggunya begitu lama..."
" tapi beberapa saudaranya masih ada di luar negeri tuan...dan lagi kembaranya baru saja membuat pesta megah, jika tidak sama itu tidak adil, apalagi dia satu-satunya anak perempuan saya..."
" Saya yang akan menyiapkan semuanya..."
__ADS_1
" Hah,...tidak usah Yang Mulia, semuanya akan baik-baik saja...aku akan bicarakan pada istriku dan adik-adik ku nanti..."
" Baik jika begitu saya tidak mengganggu anda lagi tuan..."
Alfred pun segera kembali,.
" Benar - benar seorang raja, mintanya begitu saja .."
Akhirnya Nathan membicarakan hal itu pada istrinya, Savina sangat syok dan emosi mendengar permintaan Raja, seperti meminta pada JIN saja, tapi Nathan menenangkan Istrinya, lalu mereka pun membicarakan itu pada adik-adiknya.
semua pun bersama membantu untuk menyiapkan pesta pernikahan untuk Julia, Nathan segera mengurus surat - surat untuk mengajukan pernikahan, dengan namanya Nathan dengan mudah menyelesaikan semua urusan.
" Apa Dad, besok Julia menikah???"
" iya tolong kabari om Ken dan Sansan..."
" OMG, Dad...apa begitu tergesa-gesa?, aku baru sampai. di italia, masak sudah suruh kembali lagi .."
" jika kau tidak mau kembali jangan kembali selamanya!!!"
" Dad...kau ini...yayay aku pulang!"
menutup panggilan dengan sangat kesal
" ada apa sayang??"
" Kita harus balik sekarang..."
" apa??"
" kenapa??" tanya Kenzo heran.
" apa yang salah dengan paman??" sambung Sansan.
" itu Julia mau menikah besok .."
" hah??, jadi sudah mau sama Raja??!"
" Ya....om atur penerbangan paling cepat aja ya .."
"ok, sayang siap-siap , aku akan mengantur penerbangan untuk kita..."
Sansan pun siap-siap bersama Aina dan Julius, setelah mereka siap mereka pun menunggu Kenzo, setelah semuanya beres mereka pun terbang ke negaranya kembali.
sementara dikediaman itu tidak ada yang nganggur karena pernikahan dadakan itu, Fahad harus ekstra ribet karena dia mendapatkan bagian perjamuan, sementara Vevey dan hiro bagian mengurus baju pengantinnya dan juga make up, dan Fanan membantu dalam tempat pesta itu, Kenzo juga mengerahkan anak buahnya untuk membantu mendekorasi, Nathan dan Savina bagian mengatur jalannya pesta dan tamu undangan, Sasha bagian souvernir , saudara - saudara Julia membantu dalam keamanan.
semua sudah mendapatkan bagian masing-masing.
" Abang kau memang seorang raja, mana ada pernikahan megah dalam 2 hari..."
" Aku harus memberikan yang terbaik untuk permaisuriku...jadi menyesal tidak menikahi seorang raja??"
" Tidak, ...aku akan jadi ibu negara...aku juga memegang aturan, statusku bisa membantu orang tuaku di masa depan..."
" Memang pantas menjadi permaisuriku..."
" Dan lagi Tobby sepenuhnya anakku tidak bisa di ganggu gugat..."
" Jadi kau benar-benar menikahiku karena Tobby, ternyata kau malah jatuh cinta dengan putraku..."
" iyalah dia lebih tampan..."
" Hais...baiklah...baiklah... bagaimana jika kita buat tobby versi girl..."
" kau ini mau dikira aku kesundulan apa ,Tobby saja masih belum ada satu tahun...!!"
" ya itu akan membuat orang percaya bahwa aku tidak impoten..."
" pfffffffft hahahahahahahahaha"
__ADS_1
Julia tertawa lepas.