
Mereka pun pulang ke rumah, dan memang Savina sudah berada di rumah.
" Lah Suhail, ...!" Savina langsung memeluk putranya karena sangat rindu .
" Mommy, baru pulang...jangan terlalu capek ya!"
" Iya sayang, kenapa tidak memberitahu mommy dulu, mommy pasti akan menyiapkan makan malam untukmu!"
" Tidak mommy, mommy pasti juga sangat lelah....!"
" Hmmm Suhail memang paling pengertian!, oh ya Julia ,di mana Julius?, apa dia belum pulang?, atau baru keluar?, motornya tidak ada!"
" Oh, Julia kurang tahu mom!"
Julia sengaja menutupi kepulangan Julius karna memang kondisinya Julius akan membuat mommy nya marah - marah ke Julius.
" Oh, lihat adikmu itu Suhail, dia sangat keras kepala, dia tidak pernah memikirkan perasaan orang tuanya!"
Suhail tahu, saat itu pintu kamar Julius terbuka sedikit, yang sudah pasti dia mendengar dan melihat pembicaraan mereka.
" Julius masih sangat muda mommy, biarkan dia mencari jati dirinya, Suhail yakin suatu saat dia akan berubah!"
" Penjilat!" gumam Julius kesal dan menutup pintunya.
Kejadian hari itu Julia maupun Suhail tidak membahas apa yang menimpa pada Julius, jadi Savina tidak tahu apa yang telah terjadi pada Julius, jadi seperti biasa Savina berangkat bekerja, namun Julia mengambil cuti untuk menemani Suhail selama dia di rumah.
" Mommy berangkat dulu ya sayang, maaf tidak bisa menemani Suhail hari ini!" Savina pun berangkat.
Jangan ditanya ya Dimana. Nathan ya maklum lah dia kan sibuk pulang bisa 2 bulan sekali, 3 bulan sekali gitulah atau dalam satu tahun hanya beberapa kali cuti.
Setelah Savina berangkat, barulah Julius keluar kamar, ya sengaja biar mommy nya nggak tahu kalau mukanya bonyok.
" Julia pinjam motormu dong!" ujar Julius.
" lah motor kamu kemana yus?"
" Ilang!"
" Astaga!"
" Boleh nggak pinjam??"
" Pake aja...!"
" Thank you!" Julius dengan semangat segera pergi mengendarai motor matic Julia.
" Bocah kenapa sih?? dia udah kena mental kali ya bang?"
" lagi jatuh Cinta dia itu!"
" hadeh report banget dah kalau dia jatuh cinta!"
__ADS_1
" Julia temenin abang ke Dealer yuk!"
" Abang mau beli motor??"
" Iya!"
" La Abang udah ada motor kan di sana?"
" Ya ada, tapi abang mau beli motor dari hasil kerja abang!"
" terus?"
" Ya kalau abang pulang kan abang ada motor juga di rumah!"
Julia melihat ke arah Suhail dengan sangat lekat
" Abang - abang bilang aja mau beliin Julius!"
" Nggak!"
" Haih...emang Julia nggak kenal abang, nah itu kalau abang tinggal motor di sini dah pasti Julius yang pakai!, secara abang nggak di rumah!"
" Ya nggak papa dong, Julia juga pinjemin Julius motor juga boleh!"
" Ya udah serah abang nah!"
akhirnya si Julia temenin tuh si Suhail beli motor, nah motor yang dibeli itu benar-benar selera si Julius banget, abis udah beli motor Suhail beli aksesoris motor sesuai selera si Julius, Suhail ini type abang yang sayang dan ngertiin banget selera adek - adeknya, jadi dah disiapin tuh semua yang bakal bikin Si Julius otak - atik motor sesuai selera Julius, segitunya dong Si Suhail, mau dong jadi istrinya biar dimengerti gitu.
Julius juga pulang ,ya dia tahu diri lah pake motor orang jadi sesuai perlunya aja gitu.
" Julius, ...!"
" hmmm!" jawab Julius cuek
" Abang boleh minta tolong?"
" Apaan?"
" Abang kan beli motor, bisa tolong rawatin nggak?, nanti tiap bulan abang kirimin uang buat kamu!"
" Hmmm!" jawab Julius singkat dan masuk.
meskipun dalam hati juga seneng wah kesempatan banget si Julius ini gak ada motor.
karena cuma sebentar ambil cutinya , akhirnya Suhail harus balik lagi dong dengan tanggung jawabnya.
Berangkat lah Suhail bertugas kembali.
Nah di situ Julius beneran Girang banget langsung dieksekusi motor baru yang di beli Suhail itu jadi sesuai standard selera Julius.
Langsung di pakai buat jemput Si Hana di Kampus,
__ADS_1
Ya bisa di tebaklah di sini Julius sebenarnya jatuh cinta pada pandangan pertama sama Si Hana yang 5 tahun lebih tua darinya.
Cuma Julius kan masih belum paham cinta - cintaan, ya kembali lagi lah anak genius tapi polos, tuh nggak tahu keturunan keluarga Pratama polos semua , ya namanya juga masih di bawah umur ya guys, mau segenius apa virus cinta ini adalah gejolak luar biasa .
" Motor siapa ini?"
" Motor temen!, motor aku kan ilang di kasino!"
" Iya juga sih, besok pakai motor aku aja dah bawa aja itu dari pada kamu pinjam motor orang repot!"
" Tenang aja, temenku lagi nugas diluar pulau, jadi nggak masalah aku pinjam!, emang dititipin sih!"
" oh gitu, ya udah kalau gitu...!"
pokoknya dari itu Julius sama Hana ini makin deket, terus si Hana tuh juga ngeliat sisi lain Julius kalau anak ini tuh baik, hanya mungkin kurang kasih sayang aja , kan lagi Si Hana ini ngambil jurusan Psikologi jadi gampang buat memahami tentang si Julius ini.
Si Hana ini juga sudah bergantung banget lah sama Julius, apa - apa bocah ini, begitu juga Si Julius dia sedikit demi sedikit mulai ada perubahan menjadi lebih baik, jadi udah nggak cari onar lagi.
nah dari situ si Savina ngerasa gitu, ini kok anaknya bukan kayak anaknya, sampek dia ngasih tahu si Nathan ini kok Julius beda ya kenapa, akhirnya si Nathan minta tolong sama Gery buat mantau aktivitas si Julius ini.
Dipantau lah si Julius ini seharian tiap aktivitas nya nggak ada yang janggal .
" Nyonya, ini foto- foto yang saya ambil!"
" oh, jadi gadis ini yang bikin Julius berubah??"
" mungkin, karna keseharian mereka tidak ada ke arah yang buruk!"
" Coba kau selidiki latar belakang gadis ini Gery!"
" Baik nyonya!"
Setelah diselidiki Savina tahu bahwa latar belakang keluarga gadis itu sangat tidak baik, karena anak dari seorang Kasino yang dibelakangnya ada backingan sekelompok mafia, namun sebagai seorang ibu Savina mencoba untuk tidak gegabah menangani persoalan anaknya ini.
Savina meminta Gery membantu mengawasi anaknya dalam berhubungan dengan Si Hana ini, begitu juga dengan kegiatan di Kasino maupun di belakang kasino itu, Savina sangat ingin Gery tetap mengawasinya.
" Ya udah Ger, tolong jangan katakan apa pun pada suamiku, semuanya belum ada bukti kejahatan juga, dan selama ini gadis itu juga tidak membawa pengaruh buruk pada Julius malah sebaliknya!"
" Hmmm, dalam pemantauan selama ini ,putra anda tidak mengungkapkan identitas aslinya nyonya, dia malah tiap bulan di bayar karena mengantar jemput gadis itu setiap hari!"
" Oh GOD?, apa yang sedang dilakukan putraku ini???!"
" Namun, kelihatan sekali gadis itu memang anak yang baik, Dia membentuk komunitas untuk menampung hewan - hewan liar, seperti kucing dan annjing liar!"
" Oh manis sekali!,Ya tapi tolong tetap awasi mereka ya Ger...!"
"Siap Nyonya!"
Jadi itu, awal kisah tentang Julius....
Di sini Fahad masih sibuk dengan pendidikannya, dan kita kembali dulu ke Kenzo.
__ADS_1