GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
378.Proses


__ADS_3

Satu minggu kemudian Alena dan juga Raja terbang ke negara H.


" Al...kau istirahatlah dulu di kamarmu,besok pagi baru kita ke rumah sakit..."


" Ya kak..."


Alfred pun masuk ke dalam kamarnya, karena memang mereka sampai ke negara sudah larut malam.


" Tuan, minuman anda...." Dans


memberikan botol mineral pada Alfred .


Alfred tanpa ragu meneguk minuman itu.


" Tolong belikan aku makanan Dans..."


" Baik..." Dans pun segera keluar menuju kamar sebelah.


" Apa sudah di minum??"


" sudah tuan putri..."


" tunggu 15 menit kita masukan wanita ini ke dalam,..."


" Nona, kau harus mengatakan bahwa kau adalah Julia, ingat jangan berani membuka penutup matamu sedikit pun, jika adikku sudah selesai, kau harus segera keluar... sebelum dia bangun..."


Alena berbicara pada wanita yang matanya sudah ditutupi, sehingga wanita itu tidak tahu siapa Alena.


" Saya mengerti nyonya..."


setelah 15 menit berlalu, Dans membawa masuk wanita itu ke kamar Alfred.


ternyata Alfred sudah mulai merasakan efek obatnya.


" Siapa kau??, keluar...."


" abang saya Julia...." wanita itu memang di dandani dengan gaya Julia, dan juga suaranya pun mirip dengan Julia.


" Julia??" Alfred langsung menarik wanita itu ke dalam pelukannya.


" kenapa kau menutup matamu??"


" hehe hanya permainan bang.."


"Julia, kau tidak menolakku kan??, Julia aku sangat mencintaimu... seharusnya kau memilihku" Alfred mendorong wanita itu ke ranjang.


" ahh...."


" Julia kau harus jadi miliikku,.." Alfred mencium bibir wanita itu, Alfred sudah dalam pengaruh obat, dia melakukannya dengan wanita itu yang dia anggap itu adalah Julia.


Alena dan Dans menunggu di kamar sebelah,


" Gila ...ini sudah 3 jam lebih apa mereka masih bertempur...??"


Alena mondar-mandir di kamar, takutnya Alfred keburu bangun dan matilah semua jika Alfred sampai tahu.


ceklek...


tak lama wanita itu masuk ke kamar Alena dengan sempoyongan dan...


bruuuukkkkk....


pingsan.


Alena segera membawa dan menyembunyikan wanita itu untuk dirawat dengan baik.

__ADS_1


sementara Dans membantu membersihkan kamar Sang Raja yang tidak tahu apa yang dilakukan Raja karena sudah terlihat seperti kapal pecah, tapi yang jelas rencana Alena berhasil, wanita itu masih perawan karena ada bercak darah di sepreiii..


Dans segera memindahkan Raja ke kamar sebelah, dan membersihkan tubuh Alfred dan mengganti pakaian yang sama.


" Fiuhhhhh....melelahkan sekali..." Dans selesai dengan tugasnya saat Rajanya bangun Dans hanya perlu berpura-pura seakan tidak terjadi apa-apa, karna kata Alena Setelah raja bangun dia tidak akan ingat apa-apa, jika pun ingat itu akan dianggapnya sebagai mimpi.


sementara Alena menemani wanita itu sampai sadar.


Esok hari... Alfred bangun dan merasa tubuhnya pegal-pegal seperti habis maraton terutama pada kedua pahanya sangat terasa linu - linu.


" Yang Mulia, silahkan minum..."


" oh Dans... terimakasih..."


" Sama - sama...Yang Mulia...apa anda siap melakukan IVF??"


" Ya aku mandi dulu..."


Setelah mandi dan sarapan, Alfred pun di bawa oleh Alen ke rumah sakit untuk Pengambilan ****** yang bisa dilakukan dengan beberapa metode. Pertama, yaitu dapat melakukan masturbasi secara langsung di klinik, dimana perawat akan menyediakan ruangan khusus. Atau metode kedua menggunakan aspirasi testis, yaitu memanfaatkan jarum atau prosedur bedah minor guna mengekstrak ****** langsung dari testis.


Dan Alfred memilih yang kedua,...


setelah itu di lakukan Alfred segera kembali ke hotel untuk persiapan pulang, dan sisanya Alfred serahkan pada Kakaknya.


" Dokter, kita simpan itu untuk berjaga, jika dalam sekali hubungan mereka belum membuahkan hasil, pakai cara kedua..."


" baik tuan putri,..."


Alfred dan Dans pulang lebih dulu sementara Alena, menempatkan wanita itu di sebuah kediaman yang begitu megah, dan itu nanti akan menjadi miliknya setelah berhasil melahirkan seorang putra mahkota.


setelah semua di persiapkan dengan baik, Alena pun kembali ke negaranya menunggu kabar baik dari negara H.


Alfred pun melanjutkan aktivitasnya dengan baik...dia juga menunggu kabar baik dari negara H.


Sementara Julia memutuskan kembali ke negaranya, karena di Jepang sudah ada yang menghandle Cafenya, dan lagi dia tidak akan bisa melupakan Ryu jika masih di sana.


" mom, apa Abang dan kakak ipar sudah pulang??"


" sudah, sejak kembali dari negara F , mereka tinggal di rumah dinas...hah...mommy kesepian sekali..."


" apa kak Fathia juga tidak menengok mommy,,,??"


" Dia hanya ada waktu makan siang saja bersama mommy, dia terlalu gila kerja..."


" sebentar lagi Iyus juga kembali kan??"


" benar, satu minggu lagi giliran mommy yang akan pergi kesana, karena pelantikan Iyus tidak tahu dengan Daddy , seharusnya di usahakanlah...."


" ehmmm, ..."


" Julia, kenapa kau sangat murung??"


" Tidak mom, Julia istirahat dulu ya..."


" oh oke..."


" Yuzan ,Ami, apa yang terjadi pada Julia??"


" Kami juga tidak tahu nyonya, setelah pulang dari negara F, nona sangat bahagia, lalu dia mengatakan ingin menemui tuan Dokter Ryu... setelah itu nona tampak murung dan sering mengurung diri di kamar, dan memutuskan untuk kembali pulang..." jelas Yuzan


" Baiklah, kalian bisa istirahat...."


" Baik nyonya..." Serempak.


Yuzan dan Ami pun masuk ke dalam kamar

__ADS_1


Savina pun keluar berjalan ke taman utama,


" Zayn..."


" Kak na...."


" Putriku semenjak pulang dari Jepang dia terlihat murung...tolong, bisakah kau cari tahu, mungkin ada hubungannya dengan dokter Ryu..."


" Baik kak, aku berangkat sekarang..."


" Terimakasih Zayn..."


Zayn pun segera pergi...


3 hari kemudian Zayn memberikan hasil penyelidikannya tentang Julia.


" Kak, kenapa tidak bertanya pada pengawal bayangan Julia??"


" Itu mereka sudah ku tanya, tapi mereka juga mengatakan Julia terakhir bertemu dengan Ryu, tugas mereka kan hanya menjaga keamanan Julia, tidak sampai ke pribadinya..."


" Ya, Ryu memiliki seorang kekasih, rupanya mereka baru balikan, sepertinya Julia mengalami Broken heart kak..."


" Ah, sudah ku duga..."


"Kekasih Ryu ini bukan wanita baik-baik, dia hanya wanita yang ingin menaikan statusnya menjadi lebih baik, sepertinya keluarga Ryu tidak merestui mereka, dan memberikan sejumlah uang pada kekasih Ryu, dan dia pun pergi menghilang selama 2tahun dan baru kembali, memang saat ini dia memiliki beberapa usaha, tapi tidak sebanding dengan bisnis Julia, hah.... buta sekali dokter itu..."


" baik,putriku selamat... terimakasih Zayn..."


" Kenapa tidak dengan Raja negara F??"


" ehmm, putriku tidak suka mungkin, itu tidak bisa dipaksakan..."


" baiklah...Julia masih muda, dia akan mendapatkan seseorang yang lebih baik..."


" Yaz, bagaimana denganmu yang semakin tua, apa mau aku carikan??"


" Tidak kak..., aku hanya ingin hidup tenang, seperti ini..."


" kau harus memiliki keturunan, apa kau tidak lihat Zurra cukup cantik..."


" Aku tidak tahu, wanita cantik itu bagaimana...tapi ada seseorang yang terlihat cantik untukku!"


" Siapa??"


"kamu nanyak???"


" woo sialan kau Zayn,jika tidak memberitahu juga tidak apa-apa..."


"hehehehe, Kami terlalu jauh, dan tidak bisa bersama..."


" jauh dalam hal apa??"


" umur sepertinya..."


"Sepertinya di generasi kalian, sangat menyukai daun muda..hahahah"


" Ya, tapi dia tidak di sini saat ini..."


" hah, aku hanya bisa menerka saja, itu antara Tiara dan Natali, karena kau hanya berkelut dengan mereka selama di sini....."


" Hahaha sok tahu kak, dah kak...aku mau istirahat!"


" oke, makasih Zayn aku sudah tf di rekmu,..."


"ya kak makasih.."

__ADS_1


Savina segera kembali ke rumahnya , Zayn pun kembali bermalas-malasan di kursi taman.


__ADS_2