GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
152. Tendangan kesal


__ADS_3

" Apa yang kau lakukan di sini Iyus??" Hiro sengaja mengikuti Iyus yang masih kebingungan di depan pintu rumah.


" Om...??"


" Kenapa terkejut??"


" Hehehe, tidak om...!"


" Apa kau melakukan kesalahan?"


" Tidak tidak....!" Salah tingkah.


"aku melihat mu keluar dari kamar putri keduaku dengan wajah memerah??, apa yang terjadi??, apa kau mengintipnya??"


merangkul Iyus


" Mana ada aku bukan orang seperti itu om, sumpah Aku tidak mengintip!"


" Lalu kenapa wajahmu merah apa, kau melakukan???????????"


" Tidak aku hanya tidak sengaja menciumnya!!" ujar Iyus keceplosan.


Sial mulutku ini kenapa bisa kelepasan.


" aapaaaaaaaaaaaa????????" pura-pura Terkejut.


" Om, sumpah om aku tidak sengaja, om bisa memukulku...!"


" Iyus... bagaimana ceritanya bisa tidak sengaja, apa yang kalian lakukan di kamar, itu membuat isi kepalaku traveling loe, kalian itu wanita dan pria...jangan satu ruangan berduaan!"


" Om apa yang om pikirkan, kami kan saudara???"


" Iya tapi kan bukan kandung...dalam agama juga boleh kok dengan sepupunya menikah!"


" Om apa yang om bicarakan?, kenapa sampai menikah, aku tidak berbuat macam-macam lo om!"


" Iyus kenapa akhir-akhir ini aku melihatmu slalu bersama Aina ya??, kalian apa ada bisnis sampingan?"


" Tidak ada om...!"


" Lalu??, apa kau menyukai Aina??"


" Tidak om...!"


" Sungguh??, sebenarnya juga tidak apa-apa kan?, cinta itu kan buta...selagi itu bukan bibi kandungmu ibu kandungmu nenek kandung mu juga tidak masalah!"


" Iyus juga tidak tahu Om...!"


" Kau masih sangat muda, usiamu juga belum masuk 17 tahun...tapi tubuh dan isi kepalamu melebihi anak 20 tahun, bukan jaminan juga memiliki tubuh besar dan isi kepala genius itu bisa mengendalikan hati dengan baik, Cinta itu banyak versinya Iyus!"


" Banyak versi??"


" Benar, ada pejuang Cinta, itu versi Daddymu dan om Jovan, ada juga yang penjaga Cinta, cukup melihatnya bahagia maka kita juga bahagia, itu versi Kenzo dan aku, ada juga versi Cinta yang Egois contohnya saja Istri Kenzo, dan yang versi Slow tapi akurat...itu seperti Bram dan Sasha, ...semua tergantung pada hati kita...!"


" banyak sekali, aku tidak mengerti semua!"


" Tentu saja kau masih muda, jangan terlalu cepat mengambil keputusan...okey??"


" Baik Om... terimakasih!"


" Anak baik, cepat selesaikan segala urusan yang kurang baik, kalian bersaudara jangan hanya karena sesuatu yang tidak pasti dan belum menentu nanti menjadi sesuatu yang memisahkan, ambil solusi yang aman untuk semuanya!"


" Oke...om...!"


" Baiklah aku masuk dulu...!" Hiro pun segera masuk ke dalam.


Iyus masih di luar merenungkan sesuatu dia menyadari kesalahannya.


Iyus pun segera masuk dan mengetuk pintu kamar Aina.


" Tokk tok tok...!"


" Aina ini aku Iyus... bisakah kita bicara di luar sebentar??"


"Ya...!" Aina pun segera keluar


Mereka berdua mengobrol di taman utama


" Aina maafkan aku lancang menciummu...!, aku juga masih tidak paham dengan perasaanku!"

__ADS_1


" Ya, tak apa Iyus...!"


" Aku masih tidak tahu dengan kita, bagaimana denganmu?, apa kau memiliki perasaan yang sama seperti ku?, aku tidak tahu itu aku jatuh cinta atau hanya sebuah kekesalan sesaat!"


" Aku tidak tahu apa yang kau bicarakan Iyus...!"


" haaaa...Aina ...kau kan suka melihat drama - drama, itu bagaimana apa kau bisa jelaskan??"


" Ehmmm, kau itu seperti pemeran utama pria di sebuah drama, orang yang angkuh yang jatuh cinta pada wanita, mungkin begitu! ya...!"


" Lalu kau sama seperti pemeran utama wanitanya yang bodoh dan tidak tahu apa-apa??"


" Aku??"


Aina masih loading...


" Bukan pohon dibelakangmu!"


" Oh...pohon di belakang ku...ya sudah tanyalah!" Jawab Aina dengan polosnya.


" Aina apa kau tidak tahu maksud ku??, aku sedang bicara padamu!"


" Oh ya, aku tahu....!"


" Aku terkadang ingin menaikan otakmu kelevel up!"


" naikan saja aku malah senang Iyus heheheh!"


" Aina, lalu apa kau tahu alasan seorang pria tiba-tiba mencium wanita?"


" Tahulah ,ya karena pemeran utamanya sudah jatuh cinta, makanya mencium yang wanita "


" lalu bagaimana dengan yang wanita??"


" Itu, terkadang wanitanya bodoh...tidak menyadari hal itu, tapi ada juga yang menyadarinya!"


" Lalu??"


" Lalu apa??"


" lalu bagaimana denganmu, karna aku menciummu, berarti aku jatuh cinta padamu kan?, lalu bagaimana denganmu??"


Apa?? itu kenapa seperti ini??, benar Iyus menciumku, lalu dia apa sudah pasti jatuh cinta padaku??


" Aku...aku ...juga tidak tahu Iyus denganku..."


" rasanya tidak adil jika aku yang jatuh cinta dan kamu tidak tahu tentang perasaanmu, kenapa semua wanita menyusahkan, apa aku tidak menarik di mata kalian?"


" Iyus...!"


" Tak apa Aina, saat aku menyukai Hana rasanya tidak seperti denganmu, aku. tidak tahu mana yang namanya jatuh cinta itu!"


" apa yang kau katakan??"


" Saat aku melihat Hana dengan Suhail,aku memang kecewa, tapi aku tidak semarah saat melihatmu dengan pria lain...!"


" kenapa bisa begitu???"


" Mana ku tahu, makanya aku tanya padamu Aina...kenapa kau tidak bisa memberi solusi, kau memang tidak bisa di ajak musyawarah!"


kesal.


" Kenapa marah-marah lagi??"


" Tidak, aku tidak marah...ayo ku antar masuk dan istirahatlah...!"


Iyus pun segera membawa Aina masuk ke dalam.


" Cepat istirahat, selamat malam!"


Iyus pun kembali keluar untuk mencari suasana yang sedikit memberi pendingin pada kepalanya.


Andai saja Kak Fathia ada di sini...


aku bisa bertanya dan meminta pendapat padanya.


dalam hati Iyus.


" Iyus...apa yang kau lakukan??"

__ADS_1


Fahad yang baru pulang melihat saudaranya yang linglung di depan rumah sendirian.


" Tidak ada Fahad, kau sudah pulang?"


"Ayo masuk, angin di luar cukup kencang!" Menarik baju Iyus , Iyus mengikuti tanpa berdaya.


" Ada apa denganmu??"


" Tidak!"


Fahad menendang ringan pantattt Iyus masuk ke kamarnya.


" Kau kenapa??".


" Fahad aku tidak tahu lagi harus meminta solusi pada siapa??"


" Ada apa?, cerita padaku...!"


" Tapi kau tidak boleh marah dan memukul??"


" Ya...!"


" borgol dulu tanganmu...!" mengambil borgol di pingganya dan memborgol kedua tangan Fahad.


" Kau ini kenapa aku slalu menepati ucapanku!"


" Jadi gini, ehmmm jika tiba-tiba seorang pria mencium seorang wanita begitu saja, itu bagaimana??"


" Ya berarti pria itu menyukai wanita itu!"


" sungguh??"


" Ya ...!"


" Lalu wanitanya bagaimana??"


" wanita itu rumit Iyus, mereka sulit memahami perasaannya sendiri..!"


" Lalu bagaimana kita bisa mengetahui perasaan seseorang??"


" Beri jarak antara kalian, jika biasanya kalian bersama maka beri jeda untuk tidak bertemu, jika dia mencarimu, menanyakanmu maka kau ada dihatinya "


" Oh begitu...!"


" Iyus, siapa yang kau bicarakan?"


" Ehmmm kau janji tidak memukulku kan??"


" Tentu saja aku berjanji!"


" Tadi aku tidak tahu tiba-tiba aku mencium Aina!"


" Apa brengggsek....!"


" Duuuuuuuokkkkkkkk!" Fahad menendang Iyus. sampai terjatuh.


" bukan kah kau berjanji tidak akan memukulku??"


" Benar aku berjanji tidak memukulmu, tapi tidak berjanji tidak menendangmu, apa aku melanggar janjiku?"


" Ya aku lupa kau orang Genius, aih aku memang salah, kau bisa menghajarku, tapi kau tidak boleh memusuhiku!"


" Baik!"


Baaag, biiiig buuuug...


Fahad menendang Iyus 3x...


" Jangan kau ulangi lagi Iyus...!" tegas Fahad.


" Ehmmm Ya, terimakasih karena tidak memusuhi ku!" Iyus menerima pukulan Fahad dengan lapang dada, karena memang dia bersalah.


" Tidurlah diluar untuk malam ini saja!" tegas Fahad


" Baik...!" Iyus segera keluar dari kamar Fahad dan menuju ke ruang tamu.


Malam ini kau akan tahu jawabannya Iyus, hanya saja memang kakakku memang berbeda dari yang lain soal pemahaman.


dalam hati Iyus.

__ADS_1


__ADS_2