GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
438. Versi Baru


__ADS_3

"Sansaaaaaaaaannnnnnnnnnnnn...."


mendengar teriakan Sasha semua anak- anak langsung berlari ke pelukan Anna, termasuk Lister.


" kalian takut tidak apa-apa itu hanya suara geluduk nyasar kok ..."


ujar Anna menenangkan.


terlihat Sasha datang dengan wajah yang berapi-api.


" mana anak kurang ajar itu??"


" tante, Sansan sudah pulang kok..."


" hah??, sialan lihat aja aku akan mengadukannya ke suaminya...!"


" tante,.... anak-anak takut..."


Sasha melihat ke arah anak-anak terlihat mereka memeluk Anna dengan erat.


" ooh maaf maaf itu tadi suara panci jatuh saja dari lantai 200...oh jangan takut suaranya tidak akan muncul lagi...!"


Sasha mencoba menenangkan anak-anak,anak menahan tawa, suara panci jatuh dari lantai 200 tidak akan terdengar.


Sasha mengusap kepala anak-anak secara bergantian.


" Lister, kita pulang untuk tidur siang...Anna , tante pulang dulu ya...!"


" Iya tante..."


Sasha pun segera membawa Lister pulang.


sementara di kediaman Franky,


Melvin tertidur, Noah menggendongnya,


" Tuan, jangan melakukannya secara terpaksa...!" ujar Melda sambil menunduk.


" saya tidak suka melakukan segala sesuatu dengan terpaksa, tapi nyonya sudah memerintahku...aku tidak bisa menolaknya!"


" apa kau menyukai nyonyamu??, tunggu dia masih sangat muda...kau memanggilnya nyonya??"


" Benar, sejak kecil kami bersama dan di usia 9 tahun nyonyaku menghilang, dia sekarang sudah kembali dan sudah menikah , aku tidak tega menolak semua perintahnya!"


" Tolong tuan, jangan melakukan semua dengan terpaksa, benar kata nyonyamu, mulai sekarang aku tidak akan mencari simpati untuk kebahagiaan Melvin..."


" itu bagus, aku slalu melakukan perintah nyonya dengan senang hati...Melda, aku bisa menjadi ayah untuk Melvin, tapi aku tidak siap menjadi suamimu, tapi aku akan menjaga kalian dengan baik..."


" Aku tahu, ...aku hanya seorang janda tuan...setiap orang akan mempertimbangkan lebih matang untuk menjadikan saya pendamping!"


" soal status anda saya tidak perduli, ibuku juga seorang janda lalu menikah dengan pria baik dan menjagaku seakan aku ini adalah putra kandungnya sendiri,...sampai aku dewasa lupa jik dia hanya ayah tiri, aku menanyakan hal itu pada Ayahku, kenapa dia sangat menyayangi ku???, padahal aku bukan darah dagingmu!"

__ADS_1


" Apa jawaban ayahmu tuan??"


" Dia jatuh cinta pada seorang ibu dan anak yang saling menguatkan untuk tetap menjalani hidup dengan baik..."


" Dia tidak hanya jatuh cinta pada ibu tuan, dia juga jatuh cinta pada dirimu kan tuan??, kau menemukan ayah yang baik tuan Noah..."


" Begitu kata ayahku,...bahkan meski kita tidak ada hubungan darah dia adalah ayahku yang selalu ku andalkan...!"


" luar biasa, aku harap Melvin juga mendapatkan keberuntungan seperti anda tuan..."


" tenang saja mulai sekarang aku ini ayahnya Melvin...!"


Melda tersenyum senang, karena baru kali ini ada pria begitu percaya diri mengakui Melvin sebagai putranya, padahal ayah kandungnya saja tidak peduli.


" Melda , siapa dia???"


tanya Franky dengan nada tegasnya.


" Ayah, dii...."


" selamat siang om, saya Noah...mulai hari ini saya akan menjaga Melda dan Melvin..." ujar Noah pada Franky yang terlihat sangat garang ,tapi itu tidak membuat Noah takut, Karena Noah sudah terbiasa menemui wajah-wajah garang seperti itu.


" Siapa kau nak??" tanya Franky heran karena tiba-tiba ada orang yang mengatakan ingin menjaga menantu dan Cucunya.


" Ayah...."


" Saya adalah Noah...saya putra dari Gerry Adigana..."


" Ehmmm, masuklah nak..." pinta Franky


Noah pun segera masuk ke dalam, Franky mempersilahkan Noah duduk.


" Tuan biar saya menidurkan Melvin..." Mengambil Melvin dan membawanya beristirahat ke kamar, setelah itu Melda menyiapkan cemilan dan minuman untuk Noah.


" Duduklah menantuku..."


" nak...apa tujuanmu sebenarnya??" tanya Franky.


" tidak ada tuan..."


" kenapa kau mau menjaga mereka??"


Noah terdiam, tidak mungkin dia mengatakan jika dia diperintahkan oleh nyonyanya, itu akan menyakiti hati Franky.


" Saya ingin mendidik Melvin, saya menyukai Melvin ..."


" bagaimana dengan ibunya??"


" untuk saat ini tidak, ...!"


Franky merasa heran dengan Noah, jika orang normal akan mendekati anaknya untuk mendapatkan ibunya, tapi lain dengan Noah.

__ADS_1


tapi setidaknya Noah sangat jujur dengan perasaannya.


" Kau boleh menjaga dan mendidik cucuku, aku berterima kasih karena kau yang bukan siapa-siapanya peduli dengan cucuku...!"


" Tapi tolong jangan kau abaikan ibunya...!"


" baik..."


" ayo sekarang makanlah dan minum yang ada nak..."


Noah meneguk minuman itu sebanyak 3x setelah itu Noah berdiri dan berpamitan.


" saya masih ada pekerjaan tuan, nyonya...besok pagi saya akan mulai mengantar jemput Melvin sekolah..."


" oh baiklah hati-hati dijalan..." Noah pun segera meninggalkan kediaman Franky.


Frangky mengamati menantunya,


" Melda...anak itu luar biasa, apa kau menyukainya??" tanya Franky.


Melda hanya menunduk malu, dia tidak tahu rasanya menjalin hubungan, seperti anak muda yang lain, dia langsung dinikahkan saja pada Gloss tanpa berkenalan lebih dulu, melihat Noah begitu baik pada Melvin hati Melda sudah mleyot, karena setelah menikah dengan Gloss, tidak ada yang Melda rasakan kecuali hanya melayani Gloss saja, Gloss pun sangat kasar padanya, saat tahu Melda hamil ,Gloss tidak menyentuhnya lagi, dan tiba-tiba datang membawa wanita dan seorang bayi perempuan di saat Melvin berusia satu tahun.


" aku tidak akan menghalangimu jika kau ingin terbang maka terbanglah dengan bebas, Noah anak yang terus terang, dia tidak ingin memberimu harapan, tapi juga tidak ingin mengecewakan Melvin, karena dia seperti melihat dirinya, hanya saja bed versi...!"


" Ayah mengenalnya??"


" tidak, aku kenal dengan Grey, dia menikahi seorang janda beranak satu...Grey mendidiknya begitu luar biasa, tapi memang aku tidak heran, dia kaki tangan keluarga Pratama, semua laki-laki yang tumbuh di sana memang tidak gagal...!"


" begitu ayah..."


" Maaf membuatmu menderita Melda, ayah sangat menyukaimu sebagai menantu yang baik, tapi Putra tunggalku itu tidak tahu bersyukur..."


" Ayah, terimakasih karena ayah sudah mengaggap Melda seperti anak ayah sendiri, itu sudah cukup ayah...Melda sudah mengikhlaskan Gloss bersama wanita lain...!"


" Anak baik sepertimu kenapa begitu tidak beruntung???"


" tentu saja Melda sangat beruntung karena Melda memiliki ayah...!"


" Hahahahah, Melda... bagaimana anak-anak menantu keluarga Pratama??"


" mereka sangat baik ayah, mereka memiliki karakter yang hebat dan luar biasa, Melda ingin seperti mereka yang sangat tangguh...!"


" Banyak bergaul dengan mereka, pakai ini ...jika kau butuh sesuatu...!" memberikan mastercard pada menantunya.


" Ayah, uang bulanan yang ayah berikan pada Melda sudah cukup kok...jangan ditambah lagi..."


" Belajar dari mereka Melda, rubah penampilanmu, dengan lebih baik...agar putraku menyesal karena sudah mengabaikanmu selama ini..."


" Ayah...."


" Kau juga anakku, ayah tidak akan membiarkan anak bodoh itu menindasmu...!"

__ADS_1


" Ayah terimakasih!!" Melda memeluk Franky dengan sangat bahagia, mulai hari itu Melda lebih percaya diri bergaul dengan anak menantu keluarga Pratama, belajar bersosialisasi, Anna , Incess, Julia membantu Melda dalam merubah dirinya menjadi versi terbaru dan lebih baik lagi.


__ADS_2