
" apa yang ingin kau katakan pada Rio tadi???"
" Tidak, tidak nyonya saya tidak berani!"
" Tidak berani apanya??, kau akan membuka semuanya di hadapan Rio kan?"
" Tidak nyonya!"
" Ingatlah, nasib orang - orang terdekatmu, ada di tanganku!"
" Saya tahu nyonya, maafkan saya!"
" Jadi kau hanya perlu melakukan apa yang ku pinta!"
" Baik!"
" Sudah ayo pulang, ingat jika suamiku tanya itu pipimu kenapa, kau jangan menyeretku, itu hukuman ringan untukmu, awas saja jika kau mengadu!"
" Baik nyonya!"
Sansan mengikuti Tian Xia dari belakang dengan wajah yang sangat ketakutan.
" Kasihan Nona , sepertinya dia mendapat perlakuan itu karena Nona slalu mendapatkan apapun dari tuan Kenzo, termasuk perhatian, sedangkan nyonya Tian tidak sama sekali, namun sepertinya bukan itu alasan nyonya sebenarnya, hemmmm ....aku akan tanya saja lain kali pada nona!"
Rio pun kembali ke Markasnya.
" Paman, aku bisa bicara?"
" hmmmm, apa Rio?"
" tadi aku melihat nyonya Tian menampar nona Sansa, dan ...!"
" Dan kau diam saja??"
" hmmmm...maaf paman, jika aku muncul takutnya aku tidak mendapatkan apapun!, karena sangat aneh kita bertemu dengan nyonya di pasar malam!"
" Oh ya itu maksudnya dia membuntuti kalian?"
" Ya, paman!"
" Lalu apa alasan istri tuan Kenzo menampar nona???"
" Paman, ini aku merekam percakapan mereka!"
memberikan ponselnya pada Gery.
Gery memutar rekaman itu,
__ADS_1
" Hmm, 2 bukti lagi!"
" Apa paman diam - diam juga menyelidiki ?"
" dari awal kami merasa sangat aneh, meskipun begitu Tuan Kenzo dan keluarga Pratama tetap tenang, jadi paman dan Panglima diam - diam menyelidiki!"
" Paman, apa kemungkinan itu nona Sansan palsu, beberapa kali dia slalu mengatakan rindu kedua orang tua nya, dan lagi tadi sebelum nyonya tiba, dia mengatakan jika sangat ketakutan!"
" iya kami mencurigainya juga begitu, namun keluarga Pratama diam saja, jadi kami tidak berani menyelidiki secara terang - terangan, banyak kejanggalan dengan nona yang ditemukan sekarang!"
" Pertama saya mengenal nona, nona adalah anak pemberani, dan dia sangat banyak bicara, tapi nona yang ini kok berbeda, apa karena mungkin nona mengalami banyak insiden tidak menyenangkan membuatnya berubah!"
" Sejauh kami mencari tahu tentang Amnesia, itu tidak akan mempengaruhi kecerdasan, dan nona kami adalah anak genius!"
" oh benarkah itu paman?"
" ehmmm, kau lihat semua keluarga Pratama, memiliki IQ tinggi, dan nona kami memiliki rata - rata yang paling tinggi!"
" Wah, nona berapa ya IQ nya?"
" Kita tahu rata - rata IQ negara kita adalah 89, namun nona kami memiliki IQ 103 dan untuk keluarga Pratama yang lain rata - rata 98, dan yang hampir dekat dengan nona adalah Tuan Julius dan Tuan Fahad mereka mencapai Skor 100!"
" Wah, aku jauh sekali dengan mereka!"
" iya itu dia ,mereka sudah terlahir genius, dan apalagi suport makanan mereka dari kecil sudah luar biasa, namun itu juga bukan suatu batasan mutlak ukuran ke cerdasan seseorang, itu bagaimana kita mau berkembang dan maju!"
" Gen, mereka berkualitas, ya paman!"
" ah kita ngobrol kemana ini paman?"
" Oh iya kenapa jadi ngomong keluar jalur?, oh tapi point nya nona kami pandai memecahkan masalah, dia sangat ingin tahu, banyak bertanya, dan kita harus memberikan jawaban yang bisa membuatnya puas jika tidak, dia tidak akan berhenti bertanya, dia akan bertanya pada semua orang sampai mendapatkan jawaban yang bisa masuk dan di terima oleh akal pikirannya!, terkadang gurunya yang dia ajari di sekolah!"
" oh ya, itu terdengar dia suka banyak mencari masalah dengan keinginan tahuannya!"
" Dalam sehari dia bisa membuat onar paling sedikit 3 x, hari - hari bersama nona memang tidak pernah membuat orang lain tenang, namun nona lah warna berbeda dalam keluarga ini!"
" Nona yang ini sangat lambat mempelajari sesuatu, dan sangat malas untuk belajar!"
" ehmmm, itu sungguh membuat kami janggal, eh iya... bagaimana dengan misi ke Jepang?"
" Paman, jika Rio pergi Rio tidak bisa membuka kasus kecelakaan itu dong?"
" Kami akan tetap menelusuri, kau ini juga anak yang berbakat, ini kesempatan mu mempelajari lebih banyak lagi sesuatu di luar!"
" Baiklah paman, aku mau berangkat!, namun meskipun jika memang benar nona ini Palsu, apa yang akan terjadi padanya jika itu terungkap?"
" Dia tidak mungkin melakukan ini dengan kemauannya sendiri, kita harus pelan - pelan, barangkali semua ini bisa memecahkan beberapa kasus lain, karna dia ditemukan di tempat perjualan budak - budak ilegal, mungkin ini akan membantu kasus - kasus penculikan anak yang banyak terjadi!"
__ADS_1
" Ehmmm, sepertinya keluarga Pratama mempertimbangkan banyak hal untuk nona ini, bukankah jika ingin tahu tinggal tes DNA Saja, diam - diam?"
" Ya itulah kenapa kami diam - diam menyelidiki, sepertinya memang keluarga Pratama ingin menangkap ikan besar!"
" Aih, mereka terlihat sangat tenang, namun sebenarnya mereka sangat mengerikan ya Paman?"
" Benar, mereka bukan orang yang bisa memberi toleransi pada orang lain "
" iya waktu mendengar kasus tentang nona Cindy dulu, padahal mereka orang berpengaruh, sekarang malah tidak terlihat batang hidungnya sama sekali!"
" Benar, mereka tidak akan memberikan kesempatan pada orang jahat, dan jika membasmi musuh harus sampai ke akarnya!"
" Namun dari Tuan Nathan , Jovan dan Bram, hanya Tuan Jovan yang sedikit memiliki rasa toleransi, meskipun dia juga kejam saat membalas orang lain!, namun caranya sedikit baik!, untuk Tuan Nathan dan Bram, mereka sangat tidak berperasaan sama sekali terhadap musuh, musuhnya mungkin tidak akan di temukan lagi atau, tidak bisa dikenali lagi!"
" Jika itu Tuan Nathan sedikit masuk akal ya, tapi Tuan Bram?"
" Tuan Bram, dulu orang tuanya juga meninggal karena kecelakaan!, dan dia diangkat oleh keluarga Pratama, dia di didik sendiri oleh nyonya Santrian yang adalah komisaris, Tuan Bram membentuk Black Dragon ini dengan Backingan Nyonya Santrian, sebenarnya tuan Jovan dan Bram sudah masuk pendidikan militer, mereka bandel keluar diam - diam dari asrama militer dan mengalami kecelakaan yang menyebabkan tuan Jovan lumpuh, jadi tuan Jovan tidak bisa melanjutkan cita-cita nya, tuan Bram sangat setia jadi tidak lanjut juga, sampai akhirnya tuan Jovan malah menjadi pebisnis dan tuan Bram membentuk Black Dragon ini, beda cerita tentang tuan Nathan yang sebenarnya dia tidak ingin menjadi Tentara,namun ayahnya selalu keras dan memaksanya malah dia menjadi seorang laksamana di usia muda!".
" Paman, meskipun mereka dalam keluarga berada namun, perjalanan hidup mereka sangat tidak mudah ya, mereka di asah dengan kehidupan yang berat!"
" Ya itu sebab mereka sukses!"
" Hmmm, mereka keluar yang luar biasa!"
" namun di luar konteksnya mereka adalah orang yang sangat baik, jadi apa kau juga ingin mengasah pedangmu nak?"
" Ya paman, aku akan menggunakan kesempatan ini untuk mengasah pedangku!"
" nanti aku akan mengatakan pada tuan Kenzo!"
" Baik, paman...paman?"
" Apa?"
" Lalu paman belum cerita tentang Panglima Chiko?"
" Ah, dia di angkat menjadi anak , oleh pamannya tuan Nathan, dia sangat berbakat, jadi sangat rugi besar negara jika tidak memiliki nya!"
" Oh begitu!"
" Ya, dia sama dengan kita, hanya saja dia adalah orang yang sangat dekat dengan Tuan Bram, kesetiaannya tidak ada yang menandingi, apapun yang di perintahkan tuan Bram dia tidak pernah menolak sedikit pun termasuk menjadi militer, hanya saja itulah yang di sesalkan Chiko dia tidak bisa melindungi Tuan Bram saat itu!"
" Ah, begitu rupanya, semua hal yang hebat tidak bisa di dapatkan dengan mudah!"
" Hmmm, dia kehilangan adiknya saat menjalankan misi membantu Tuan Nathan!"
" Oh begitu...ini membuat ku menjadi terpacu untuk lebih keras lagi belajar!"
__ADS_1
" Bagus, jangan sia - siakan bakatmu, kau istirahat lah nanti akan ku kabari kapan kau berangkat!"
" Oke Paman!" Rio sangat bersemangat dan kembali ke kamarnya.