GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
274. Bertaruh di atas derita orang


__ADS_3

Sansan mengeluarkan Semua jarum akupunturnya, jarum - jarum itu cukup menakutkan Yuna.


" Saaa...saaaan..."


" Kakak , bukankah kau sudah sepakat??, kau tidak bisa mundur lagi loe...!"


menyeringai senang melihat korbannya ketakutan.


" Taaataaaapiii, itu Jarumnya besar sekali??"


Hihihihu...ini adalah jarum yang biasa digunakan untuk mengakupuntur hewan besar, seperti badak, gajah ,dan lainya hihihi


dalam hati Sansan puas.


tentu saja itu hanya untuk membuat mental Yuna down, dia tidak akan menggunakan jarum super itu untuk manusia, Sansan meskipun sangat nakal, dan menyebalkan dia masih memiliki sisi kemanusiaan yang adil dan beradab, oh terkadang memang adabnya hilang di saat tertentu.


" Kakak, pejam kan matamu, oh Dai kau tolong tutup mata kakak ipar, agar dia rileks!"


Dai segera melakukan apa yang di perintahkan oleh Sansan.


setelah mata Yuna terikat, keringat pun bercucuran.


" Kakak, rileks...jika kaki kakak terasa sakit itu artinya kakak tidak lumpuh...itu tidak akan terasa kok, saat aku tusukkan jarum di kaki kakak!"


" Oke...!" Yuna bernafas lega


Sansan segera menusuk kaki Yuna di titik-titik akupuntur.


setelah selesai di kaki,


Sansan menusuk di titik-titik kepala,


" Apa di kepala juga???"


" Ya, kepala jugalah ....tahan ya!"


" Aggggggggggggggghhhhh..."


" Kakak baru satu loe...masih ada 30 jarum lagi...!'


" Oh tidak-tidak!"


" Maaf kakak, kakak tidak bisa mundur...jika mundur kakak akan mengalami struk seluruh tubuh...!" Sansan berbohong


Mau tidak mau Yuna menahan setiap tusukan yang Sansan berikan lebih dari 30 tusuk.


Fahad sudah panik dan cemas, rasanya ingin sekali memukul Sansan dan Dai karena sudah menyakiti istri tercintanya.


" Fahad, saudaramu sudah mau membantu istrimu, kau seharusnya berterima kasih!"


Kenzo yang memahami kekesalan Fahad.


" Maaf om, Fahad tidak tega melihatnya!"


" Kau pergi saja kalau tidak tega!"


" Mana bisa om, aku harus mendampinginnya!"


" Maka percayakan saja pada saudaramu itu, jika kau ingin istrimu bisa berjalan lagi...!"


Fahad mengangguk saja.


setelah semua tusukan maut yang di berikan Sansan tertusuk semua dengan sempurna, Sansan mendiamkannya selama 5 meniit setelah itu Dai mencabuti jarum itu dengan sangat kasar.


" Aagggh,..."


" Dai kau kasar sekali!" tegas Fahad.


" Fahad, ini harus dilakukan dengan cepat, kau kira apa? semua ada tehniknya!" sahut Sansan, Fahad pun tidak bisa bergeming lagi.


Setelah semua di cabut , Dai melepaskan penutup mata Yuna.


mata Yuna sudah sangat sembab, mukanya merah semua, bajunya basah karena mandi keringat dingin, tapi itu mampu mengeluarkan semua racun dalam tubuh Yuna.

__ADS_1


" Kak, istirahat 15 menit setelah ini aku akan memijat kaki kakak...!"


" Ya ...."


" Fahad kau ganti baju istrimu di kamar itu....!"


Fahad segera menggendong Yuna ke kamar untuk berganti pakaian ,tubuh Yuna sangat lemas, tulangnya berasa lunak semua.


" Sayang, bagaimana apa kau masih mau lanjut lagi??"


" sudah seperti ini, aku juga tidak bisa mundur suamiku!"


"Maaf aku tidak bisa berbuat apapun saat kau kesakitan!"


" Itu memang harus aku jalani agar bisa berjalan lagi sayang, kau tidak perlu merasa bersalah!"


Fahad menyentuh pipi istrinya yang merah,


" Lihat wajahmu merah semua, tapi kau malah terlihat sangat cantik!"


" Kau masih sempat menggobal??"


" tentu saja, semangat sayang, kau pasti bisa berjalan lagi, jika nanti kau bisa berjalan lagi aku akan membawamu jalan-jalan kemanapun kau mau!"


" Kemana pun??"


" Ya, kemanapun!"


" Bisakah kita ke paris??"


" Tentu saja, aku akan bekerja lebih giat lagi, agar bisa membawamu ke paris!"


" sayang terimakasih!" Yuna memeluk suaminya dengan sangat senang.


" Beri aku ciuman!" Pinta Fahad


dengab senang hati Yuna mencium bibir Sexy milik suaminya, Fahad pun segera ********** dengan ganas.


tok tok tok...


"cih, mengganggu saja!" Gumam Fahad kesal


dan segera membuka pintu.


" Lama sekali??"


" Katanya 15 menit???"


" Ini sudah 20 menit berjalan!"


" Iya San aku siap kok...!" sahut Yuna dari dalam.


" Bagus kakak sangat bersemangat, cepat bawa istri mu keluar!"


" Ya...!" Fahad segera menggendong istrinya ke ruang tengah lagi.


Sansan pun segera memijat kaki Yuna selama 1 jam lamanya.


" Dai, berikan minuman herbal lagi...!"


" Apa??"


" Ayolah...jangan menolak, jika nanti setelah terapi ini kakak merasakan ada sesuatu mengalir di kaki kakak itu berarti kakak bisa sembuh tapi jika kakak tidak merasakan apapun setelah meminumnya, kita hentikan terapinya !"


" Kenapa??"


" Berarti aku tidak bisa menyembuhkannya!"


" silahkan nyonya...!" memberikan minuman


Yuna pun segera meneguknya tanpa protes, dia sudah bertekad untuk sembuh,kali ini obatnya lebih pahit dari sebelumnya,namun Yuna tetap menelannya dengan sangat kuat.


" Wah kakak hebat...!"

__ADS_1


setelah ini kau akan kesulitan untuk makan dan minum, karena hanya akan merasakan rasa pahit selama 3 hari hihihi


dalam hati Sansan.


" Apa sudah selesai??"tanya Fahd


" Kita tunggu 30 menit jika dia tidak merasakan apapun kita tidak bisa lanjut terapi!"


" Kenapa begitu??"


" Fahad kau kira aku Tuhan??"


" Bukan begitu..."


"aku aku merasakan desiran dikakiku...!" Ujar Yuna begitu sangat gembira.


" Bagus...kakak bisa pulang, minggu depan kita lanjutkan!"


Fahad dan Yuna sangat senang dengan keajaiban yang di buat oleh Sansan.


" Sansan, Dai terimakasih!" Ujar Fahad yang penuh dengan senyum kebahagiaan.


" Ya jangan lupa di transfer sisa pembayarannya ya!" pinta Sansan santai.


" tentu ...tenang saja...kalau begitu kami pamit dulu ya, om Sansan Dai!"


" oke hati-hati...!"


" Kak Yuyun, coba gerakan jari-jari kakak saat dirumah !"


" Baik...!"


mereka berdua pun segera pulang,


sementara Dai dan Sansan tertawa sangat puas karena sudah menjalankan rencana mereka dengan sukses.


" Kalian, ini sangat kejam!"


" Paman, dia sangat licik lihat bagaimana Fahad lebih kejam dari kami jika mengetahui perbuatan istrinya itu...!"


" Fahad, sangat lembut pada Yuna, sangat mencintai Yuna, jika Yuna memohon maaf pasti juga di maafkan!"


ujar Dai.


" Kau belum mengenal Fahad Dai, dia sama seperti mendiang papanya...tanyalah pada Om Ken!"


" Benarkah itu tuan!??"


" benar, Kak Jovan orang yang sangat lembut, namun dia cukup tidak bertoleransi, pada penghianatan , kejahatan, apalagi kebohongan, Yuna salah tempat bermain!"


" Oh aku malah tidak sabar melihat apa yang akan dilakukan oleh Fahad saat tahu!"


" Ayi kita bertaruh...berapa lama pernikahan mereka bertahan!" tegas Sansan.


" Ayo aku ikut bertaruh!"


ujar Kenzo.


" Aku bertaruh, jika pernikahan mereka tidak akan bertahan dalam setengah tahun!" ujar Sansan.


" Aku menebaknya, mungkin bisa bertahan satu tahun!" sahut Dai.


" Aku kurang dari setengah tahun!" sambung Kenzo.


" Haaaaaaaaa?" Dai dan Sansan saling pandang.


" Kan hanya bertaruh!, kalian kenapa, aku pasang 50 juta!" ujar Kenzo.


" Aku ,aku juga 50 juta sajalah" Dai ikut memasang


" ehmmmm... aku 50 juta jugalah sama!" tambah Sansan.


" Oke yang menang dapat 150 juta !"

__ADS_1


3 orang yang bahagia diatas penderitaan orang lain ya adalah mereka bertiga ini.


__ADS_2