GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
226. Dihukum karena kepolosan


__ADS_3

Saat di pesawat...


" Om apa itu tadi sakit??"


" tentu saja tidak....!"


" meskipun ini sandal jepit tapi juga lumayan tebal loe om...!"


" Kalau sudah tahu sakit kenapa tanya?, dasar anak nakal!"


" Berhenti mengatakan aku anak nakal, sampai kapan om menganggap ku anak-anak??"


" Baiklah gadis nakal!"


" Om memang apa yang terjadi?, sampai kau terburu-buru!"


" Hemm... beberapa markas kecil-kecil Aogiri terbakar,aku sangat yakin ini pasti di bakar!"


" hem...apa hanya di Jepang??"


" Ya,...kami di negara lain hanya punya 2 markas satu markas untuk transit saja yang satu markas utama!"


" Om kau sama hebatnya dengan Ayahku!"


" Tidak juga, jika bukan karena pamanku, aku juga tidak bisa seperti sekarang!"


" Jika nanti aku sudah bisa kembali menjadi Sansan, aku akan mengambil alih Black Dragon , om ayo kita menguasai seluruh dunia bersama!"


Tok.....


Kenzo menyentil kening Sansan.


" Gadis nakalku, mau jadi mafia besar??, jika kau sangat tamak, kau yang akan ditelan dunia!'


" ah sakit...!"


" muaaach...!" Kenzo mencium kening Sansan lembut.


" Lalu memangnya tidak boleh kita memiliki impian??"


" Boleh saja, bermimpi yang sederhana saja , agar kita bisa hidup bahagia...!"


" Apa om saat ini tidak bahagia??"


" Tentu saja aku sangat bahagia karena kau sekarang ada di sisiku!"


" Sungguh??"


" Ehmmm...aku ingin segera menikahimu, aku ingin memiliki keluarga ku sendiri, keluarga yang bahagia seperti yang ku impikan sejak kecil...!"


" Yea aku akan menikah!" Ujar Sansan kegirangan.


" kau sungguh senang??"


" Ya...!"


" Kau sudah yakin siap menjadi seorang istri??"


" Siap!"


" Tidak boleh menyesel loe ya...!"


" tidak akan...!"


"Awas sampai kau menyesal suatu hari nanti..., aku capek menjadi istri, aku jenuh, awas sampai itu keluar!"


" Kan aku masih kecil om....jadi jangan buru-buru punya anak ya!"


" katanya tidak mau di anggap kecil, gimana sih kamu itu??"


" Hahahaha...iya tapi kalau punya anak cepat-cepat kan aku terlalu kecil ,masak anak kecil punya anak kecil??"

__ADS_1


" Hahaahahaaha...!"


Kenzo meraih wajah Sansan dan mengecup bibirnya ringan.


" Iya, sayang...lagian 7 anak angkatmu akan masuk dalam keluarga kita nanti, jika mau bayi kita adopsi anak - anak yang kurang beruntung di panti asuhan, jika kau sudah siap baru kita akan mencetak Kenzo dan Sansan kecil...!"


" Hahahahhahahahahha!" Sansan tertawa mendengar kata mencetak.


" apa yang lucu??"


" mencetak, memangnya aku ini percetakan??"


" oh jadi maunya membuat anak...oh gadis nakalku rupanya suka yang terus terang ya!"


" Iyalah, kalau gak terus terang, hujan terus dong om???"


" Hahahaha... benar juga...!" Kenzo menggenggam tangan Sansan, Kenzo merasa sangat bahagia, tenang dan tidak membosankan saat bersama dengan gadis nakalnya,


...----------------...


Negara F


" Nona... bagaimana keadaan anda??"


" Heheh aku sudah bisa duduk ,ya meski masih nyeri...tapi lumayanlah!"


" Syukurlah...apa anda ingin sarapan Nona??"


" tidak aku tadi sudah makan roti...aku bosan aku ingin jalan - jalan di taman selatan!"


".Baik nona saya temani ya!"


" Iya ayo...!"


" Julia, mau kemana??"


" mau cari angin dai...bosan di kamar terus!"


" Kalau begitu ke barat saja mencari kitab suci...!" Julia segera berjalan ke arah barat.


" nona, andai memang sebaiknya menghindari para selir!" ujar Yuzan.


" Kau kira aku takut pada mereka?, tidak Yuzan, aku sedang memulihkan tubuhku lebih dulu, aku akan menghadapi mereka jika sudah membaik!"


" Nona akan membalas dendam??"


" Aku bukan orang pendendam, aku hanya ingin menunjukkan saja bahwa aku ini tidak mudah ditindas...!"


" oh begitu...Nona Raja sangat tampan ya...gagah perkasa, senangnya jika bisa melihat Raja setiap hari...!" Ujar Yuzan.


" Yuzan, aku saja tidak berani memuji ketampanannya bagaimana bisa kau dengan jelas memujinya dihadapanku!"


" Yang penting Raja tidak dengar...!"


" Kau menyukai Raja??"


" Siapa di negeri ini yang tidak menyukai Raja nona??"


" Benar juga, jika Raja orang biasa pasti sudah menjadi Idol pujaan di muka bumi ini!"


" Heheheh...sayang sekali semua orang di luar membicarakan Raja yang tidak-tidak!"


" Oh apa itu??"


Yuzan mendekat dan berbisik di telinga Julia.


" Katanya Raja itu tidak bisa berdiri nona!"


" Hei apa kau buta??, lihat dia sedang berdiri sekarang!"


" Pffffttt bukan yang itu nona, bagian jari tengah Raja tidak bisa berdiri!"

__ADS_1


" Ha?? astaga masak sih???"


" Kata orang - orang sih...begitu...jika jari tengahnya bisa berdiri pasti dari dulu juga sudah punya anak nona!"


" Apa??, hanya karena jari tengah tidak bisa berdiri dia tidak punya anak??, itu sangat mustahil!"


" Loe jari tengah itu sangat penting nona untuk seorang Pria, jika jari tengahnya tidak berfungsi maka sama saja dia mayat hidup, ya begitulah Tuhan menciptakan manusia, dia di beri kekuasaan, ketampanan, dan harta, tapi dia memiliki kekurangan!"


Yuzan menoleh ke belakang, karena nonanya tidak bertanya lagi, namun tidak ada siapapun,


" Loh nona, nona astaga Kenapa hilang??" Yuzan mencari-cari Julia ke segala arah.


terlihat Julia berjalan cepat ke arah Raja.


" Ha?? kenapa nona sudah di sana aduh jangan - jangan nona akan memberitahu Raja!" Yuzan segera berlari mengejar Julia yang sudah cukup jauh.


" Nonaaa... tunggu...!" teriak Yuzan.


namun Terlihat Julia sudah sangat dekat dengan Raja.


" Yang Mulia...!" Julia mendekati Alfred dengan wajah teguhnya semua orang Alfred melihat ke arah Julia.


" Oh Julia, apa kau sudah sembuh??"


" Yang Mulia, jangan mencemaskanku, yang mulia aku mendengar kabar tidak baik padamu!"


" Oh apa itu??"


" aku tidak tahu itu salah atau benar, aku hanya ingin membuktikannya!"


" Oh coba apa itu?? aku juga ingin membukatikannya!"


" Baik...Yang Mulia coba angat jari tengahmu seperti ini!" Pinta julia sambi mempraktekkan jari tengahnya.


( Tahukan jari tengah yang artinya Puck you?)


Melihat Julia mengacungkan jari tengah semua orang sangat terkejut, Alfred sangat terkejut dengan ulah luar biasa Julia di hadapan nya dan samua orangnya.


" Kurang ajar !!"


teriak Dans tak terima.


" Nona...hoh hoh....Nona...!!" Yuzan terkejut melihat jari tengah Julia di acungkan di hadapan Raja.


" Yuzan, aku sedang membuktikannya untukkmu!"


" Apa??, waaaaaaaah Yang Mulia mohon ampun !" Yuzan segera berlutut meminta ampun.


" Hei Yuzan, kenapa kau memohon ampun??"


" Nona, nona cepat turunkan jarimu, cepat berlutut!" Yuzan menarik Julia untuk berlutut.


" Yuzan, apa yang terjadi??" Tegas Alfred bertanya.


" Ini salah Yuzan Yang Mulia, jangan hukum nona saya, tolong hukum saya!"


" Yuzan, kenapa di hukum, apa salah kita??"


" Nona apa yang anda lakukan, mungkin itu di negara lain tidak ada hukuman, namun di sini kita tidak boleh mengacungkan jari tengah karna itu adalah kejahatan di sini!"


" apa??, tapi katamu tadi Raja tidak bisa mengacungkan jari tengahnya, sekarang kau bilang itu kejahatan, Yang benar yang mana ??"


" Yang Mulia hukum saya, itu karena kebodohan saya!" ujar Yuzan.


" Yang Mulia, jangan hukum Yuzan hukum saja saya, itu kebodohan saya!"


Yuzan dan Julia saling merebutka. kesalahan dan membuat Alfred pusing melihatnya.


" Penjarakan mereka berdua!!" perintah Alfred tegas.


Julia dan Yuzan pun di seret masuk ke dalam penjara.

__ADS_1


__ADS_2