GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
306. Menipu lagi


__ADS_3

" Ya, bagaimana apa kau menyesal?"


Fahad semakin geram, sudah pasti itu bukan anaknya karena Fahad dengan Yuna bisa dihitung dengan jari selama menikah dalam berhubungan badan.


" Di sini ada buah hati kita!" meraba perutnya.


" Ayo kita periksa sekarang ke rumah sakit!"


ajak Fahad meredakan suaranya.


Bagaimana pun juga bisa jadi itu adalah anaknya, Fahad tidak boleh gegabah.


" Tidak, aku tidak mau...kau pergilah dengan selingkuhanmu, biarkan anak ini aku rawat sendiri!"


Fahad menjadi semakin curiga, maaf Yuna Fahad yang ini udah pinter, dulu juga pinter cuma ketutup bucinya jadi buta, Fahad menangkap wajah gelisah pada Yuna.


Fahad tersenyum tipis...


" Kalau begitu istirahatlah lebih awal, kita bicarakan lagi besok!" Fahad naik ke atas kamarnya.


Yuna menghela nafas lega,tapi juga kesal karena ternyata Fahad yang begitu terlihat sangat penurut dan setia ternyata juga pemain wanita.


" Sialan aku akan mencaritahu siapa wanita itu!"


Yuna teringat lagi akan ibunya, dia segera menghubungi Robert.


sementara Fahad segera menelepon kembali Kenzo.


" Om ada apa??"


" Aduh maaf aku tidak tahu jika kau sedang bertengkar, sepertinya aku menelpon di waktu yang tidak tepat tadi!"


"om kau pasti sudah melihat secara Live kan???"


" Ya tentu"


"Yuna hamil anak siapa om??"


" Fahad kok malah tanya om sih?? emangnya om ikut collect apa?, sebaiknya kamu hubungi Crist minta salinan tentang rekam medis Yuna , karena kata tante kecilmu, Yuna bukan wanita yang subur!"


" Baik...om terimakasih!"


" Ya, tapi Had siapa wanita itu???" tanya Kenzo penasaran.


" Diana om!" Jawab Fahad tanpa ragu.


" Hei kau pedofil ternyata, dia masih 16 tahun!"


" Om, ...berkacalah!"


tuuuuuuuuutttttttttt....


Fahad mematikan panggilannya begitu saja.


" Oh dasar anak nakal...!"


" Kenapa om, siapa wanita itu??"


" Dia bilang Diana!"


" what, oh jadi selama seminggu dia mengobok-obok Diana, Fahad ini buaya ternyata!, kasihan sekali Diana!"


" Tenang saja Diana ada dalam pengawasan kita, jika Diana hamil anak Fahad itu akan lebih baik sebenarnya, tapi Diana sudah memutuskan untuk tidak berhubungan dengan keluarga Pratama lagi, karena itu baik untuk keduanya baik untuk diana dan keluargamu, tapi tenang saja aku menempatkan seseorang untuk memantaunya secara diam-diam!"


" Lalu bagaimana kasus ayah Diana??"


" Pamanmu yang mengatur itu...aku tidak bisa ikut campur urusan para anggota!"

__ADS_1


" Ehm....begitu...baiklah Kita juga tidak perlu ikut campur urusan Fahad dan Diana juga kan om??"


" Ya, tidak perlu...masalah yang perlu kita bantu setelah perceraian Fahad , kita fokus pada pernikahan Putra setelah itu Cindy, baru pernikahan kita... bagaimana??"


" Om, kenapa kita ini berasa jadi orang tua mereka??"


" Hemm tak apa, ini pelajaran juga untuk kita, pra menjadi orang tua!"


" Apaan itu?, tidak jelas...!"


" katanya kamu tante kecil, ngalah dong dengan keponakannya??"


" Ah, baiklah...aku akan menjadi tante yang baik dan bisa diandalkan mereka!"


" Ehm, Sayang, kau mau fokus pada bisnismu dalam pengobatan, atau mau belajar untuk memimpin Blackdragon mulai sekarang?"


" Keduanya, aku mau keduanya, tapi aku akan memulai kasus kecil terlebih dahulu, untuk kasus besar biarkan Aogiri yang menangani lanjut!"


" Kalau begitu, kau masuk menjadi anggota terlebih dahulu, kenali semua anak buah ayahmu, pahami karakternya, belajar pada mereka, dan mulailah menjalankan misimu!"


" Baik om!"


" Noah akan menemanimu, saat kau menjalankan misi, Dai akan menemanimu saat kau mendapatkan pasien, apa itu cukup??"


" Ya om, tapi setelah urusan Fahad selesai ya?, aku akan mulai bergabung dan menjalankan misi!"


" Ehm, kau ambil kasus-kasus rumah tangga dulu saja yang ringan!"


" Hadeh!"


" Biar kau juga bisa belajar, hal-hal Yang akan terjadi dalam rumah tangga!"


" Okokok...!"


" Kau temani Anggita pulang ke tempat Fahad, kau bisa sementara tinggal di sana, anggap ini awal misimu!"


" tentu, di atas ranjang!" ujar Kenzo dengan tatapan mesumnya.


" itu om yang keenaakan!!"


" Memang kau tidak??, kau saja suka menggodaku setiap mau tidur!"


" hih...menyebalkan!" Sansan pun memilih segera pergi menemui Anggita dan mengantarnya kembali ke kediaman Fahad.


Kediaman Fahad.


" Nyonya, ...!"


" Panggil aku Tante!"


" Oh Tante...saya takut nyonya...eh tante!"


" Ada tante tenang saja Nggit!"


mereka pun segera memasuki kediaman Fahad.


Kebetulan Fahad turun dari tangga,


" Nggit, San!"


" Tante woi...!"


" Hisss...Tante!"


" nah anak baik... Aku mau menginap di sini Had!"


" Boleh saja...!"

__ADS_1


" Kak, Fahad...apa nyonya ada??"


" Dia sedang mengurus ibunya!"


Anggita pun bernafas lega.


" Gimana, om Crist udah kirim rekam medisnya??"


" sudah, ternyata Yuna tidak akan bisa hamil...!"


" Tuh kan, benar kataku...dia tidak subur dia menipumu lagi!"


" Hah...aku harus bagaimana Tan???" Fahad segera duduk


mereka pun mengobrol dengan baik di ruang tamu.


" Masalah Anggita juga rumit loe Had, istrimu mungkin sedang mencoba bisnis perdagangan manusia, karena Anggita tidak sendirian saat datang ke kota!"


" Benarkah itu Nggit??"


" Ya kak, aku bersama 10 orang lainnya, tapi hanya Anggita yang tidak masuk dalam pemenuhan syarat!"


" oh kurang ajar memang dia, Tante kecil, bolehkah aku memukulinya, aku sangat membencinya dan sangat ingin melumpuhkannya lagi...!"Fahad yang sudah tidak memiliki belas kasihan


" Robert tidak akan mau mengeluarkan uang sebanyak itu hanya untuk menebus ibu Yuna, om Kenzo sudah menyuruh orang untuk menjadi orang ketiga dalam hubungan Yuna dan juga Robert...!"


" Maksudnya??"


" Ya, wanita cantik dengan identitas keluarga kaya raya, Robert sudah memakan umpannya, Robert akan memanfaatkan Gatick, dan Gatick akan menmanfaatkan hal itu untuk mengorek informasi perusahaan RB"


" Hemmm lalu harus bagaimana??"


" Nanti Istrimu akan memohon pada Anggita untuk mencabut laporannya, biarkan Anggita melakukannya, setelah itu kita akan mencari moment tepat untuk memergoki perselingkuhan Yuna dan Robert, kau akan menceraikannya, dan dia pasti juga tak masalah karena sudah kepalang, dia akan bersama Robert, tapi Yuna akan hancur karna Robert,dan Robert hancur karena Gatick!"


" Lalu bagaimana kasus Anggita??"


" Itu kan belum selesai, Yuna akan datang padamu Had, dia akan mengatakan menyesal, saat itu kita upayakan sudah cukup bukti untuk menjebloskan mereka ke dalam penjara, tapi jika kau tidak ingin melibatkan hukum negara, kau bisa menghukumnya sendiri!"


" Baiklah, setelah aku bercerai, akan ada jeda dulu kan Tan?, kan pernikahan Abang Putra sudah dekat!"


" Iya, ... setelah itu lanjutkan lagi...!"


" Ehmmmm, aku mengerti...!"


" Aku tidur di mana ini??" tanya Sansan.


" Terserah mau di mana!"


" Aku di kamarmu saja!"


" Enak aja, kamar yang lain...!"


" Kalau begitu aku tidur dengan Anggit saja!"


" Kamar saya sempit Tan!"


" Pindah kamar tamu, itu saja, bolehkan Fahad?"


" Boleh...!"


" Terimakasih kak, oh ya kak... bagaimana kabar nenek saya??"


" Dia cukup baik, kapan-kapan kita mengunjunginya, kita pindahkan saja di rumah sakit omku di sini!"


" Bolehkah itu??"


" Ya, agar kau bisa menengoknya saat kau ada waktu!"

__ADS_1


" Terimakasih kak, aku akan slalu mengabdi pada Kakak!" ujar Anggita merasa sangat senang dan bahagia, karena bertemu dengan orang -orang baik.


__ADS_2