GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
32. Pelelangan


__ADS_3

2 minggu kemudian,...


Sansan mulai bisa beradaptasi dengan kehidupan barunya, dia mulai bisa menyesuaikan diri dengan Saudara - saudaranya.


Selama ini Kenzo selalu memperhatikan tingkah laku Sansan, memang terlihat sangat jelas, berbanding terbalik dengan Sansan yang dulu, dan setiap memeluk Sansan, Kenzo selalu merasa sangat asing, jika memeluk Sansan Kenzo akan merasakan damai pokonya sangat berbeda.


Dan membuat Kenzo seperti tidak perhatian lagi seperti di awal pada Sansan.


Dalam hati Kenzo masih merasa kehilangan, entah itu apa, Kenzo pun memutuskan tetap melakukan pencariannya.


namun Kenzo memberikan apapun yang Sansan minta, pokoknya meski Kenzo ini jarang menemani Sansan, Kenzo tetap memenuhi semua kebutuhan Sansan ini.


Kenzo memutuskan untuk pergi ke tempat pelelangan yang slalu di adakan tiap tahunnya.


Kenzo mewakili Aogiri menghadiri pelelangan tersebut.


Berangkatlah Kenzo bersama anak buahnya ke negara Z .


Kenzo ikut melihat pelelangan yang sudah berjalan itu, banyak benda - benda unik, dan langka yang di tawarkan dalam pelelangan gelap itu, karena memang itu adalah barang-barang hasil curian, yang di lelang oleh sebuah organisasi tertutup dan tidak sembarangan membuka akses untuk para tamu.


Kenzo sudah mulai jenuh dengan pelelangan itu, dia memutuskan untuk kembali ke kamarnya, jadi pelelangan itu di kapal ya ceritanya.


namun saat akan melangkah keluar, Kenzo mendengar pelelangan yang tidak masuk akal, yang membuat langkah kakinya berhenti.


" Ini adalah Lelang bonus, yang biasa untuk penutupan!"


para tamu pun bersorak gembira,


" Dia gadis +62 usianya 16tahun, dan masih sangat perawan, dibuka dengan harga 1M!"


" 1,5!"


" 2M"


" 2,5 M"


" what???, mahal sekali??" Kenzo menoleh ke belakang, sebenarnya hal seperti ini bukan hal pertama kali di dengarnya, hanya saja kok begitu mahal sekali untuk harga awal , dimana specialnya.


Terlihat gadis itu hanya terbalut kain putih kedua tangannya diborgol, kaki di borgol, rambutnya terurai bergelombang berwarna coklat, kedua matanya ditutup kain, tubuh gadis itu memang sangat seksi, warna putih Susu dengan perawakan cukup membuat para laki- laki meneteskan air liur.


" apa ada yang lain?"


"Kenapa matanya di tutup, apa dia buta?"


seseorang yang bertanya.


" Oh tidak, dia wanita normal, hanya dia tidak bisa bicara!" ujar Mc .


" Wah, cacat ternyata ,mahal sekali!"


semua orang merasa harga itu sangat kemahalan untuk orang yang tidak bisa bicara.


" Buka pengikat matanya!"


dibukalah pengikat mata gadis itu,


" Waaaaaaaaahhhhhhhhh, bola matanya indah ya untuk orang +62!"


" Dia snagat sempurna, meski tidak bisa bicara!"


Kenzo juga terkejut saat melihat gadis itu,


Kenzo melangkah maju, untuk melihat jelas gadis yang berada di atas panggung itu.


" 3 M"


" 4 M"


" 10 M!"


Kenzo masih menatap gadis yang sedang diperebutkan banyak pria itu dengan harga yang sangat tinggi,


" Dia seperti bukan pertama kali di lelang" Gumam Kenzo melihat ekspresi tenang gadis itu.


" Bos ada apa?"


" Tidak aku seperti pernah bertemu dengannya!" Kenzo memperhatikan lebih lekat gadis itu .


Dan saat gadis itu juga menatap Kenzo, kenzo langsung teringat dengan gadis yang memukulnya dengan sepatu.

__ADS_1


" Oh, dia gadis itu, ahhhh nasibnya buruk sekali sampai di lelang, namun dia cukup mahal, mungkin hidupnya akan berubah setelah ini!" Gumam Kenzo berjalan kembali.


" 11 M"


Saat akan keluar pintu kenzo menoleh kembali melihat gadis itu, gadis itu juga masih memandangnya.


Kenzo terkejut dengan pandangan gadis itu yang tiba - tiba membuat hatinya merasa gelisah.


" 20 M!"


" Wahhhhhhhhhhhhhhhhhhhh" semua merasa harga itu sangat berlebihan.


" 20 M, adakah yang lebih tinggi?"


Semua hening,


" 1, 2 ,3...selamat untuk Tuan anda yang akan membawanya pulang!"


" Bos, kenapa denganmu?" tanya Mimoto


" Kau urus semua administrasinya!"


" Baik!"


Kenzo menghampiri gadis itu, namun gadis itu hanya diam dan terlihat tenang.


Kenzo melepas jas nya dan merangkapkan pada tubuh gadis itu.


" Jika semua sudah beres, bawa dia ke kamarku!" pinta Kenzo dan pergi


setelah Mimoto selesai mengurus semuanya, Mimoto mengantar gadis, itu ke kamar Kenzo.


" Kau sangat beruntung, bosku bukan orang jahat, kau harus tahu diri, dan menyenangkan nya!"


sambil melihat berkas di tangannya


" Namamu Sonya?, berbahagialah karena kau adalah wanita pertama yang akan tidur dengan bosku, dengan istrinya saja dia tidak mau, ah selera bos memang berbeda!"


Mimoto mengetuk pintu,.


" Bos, wanita mu sudah siap!"


" Bawa dia masuk!"


Kenzo duduk di sofa dengan segelas wine di tanganya .


" apa kau akan berdiri di sana sampai pagi?" tanya Kenzo.


" Ah aku lupa kau tidak bisa bicara!"


Kenzo mendekati gadis itu, dan melepaskan borgolnya, semua benda yang mengikat gadis itu dilepaskan oleh Kenzo.


" pakailah baju ini, dan kau boleh pergi!" ujar Kenzo.


Gadis itu terkejut dengan perkataan Kenzo,


" Kenapa?, tidak aku tidak akan menyakiti mu!, anggap saja ini adalah jalan Tuhan untukmu!"


" Apa?, kenapa melihatku seperti itu?, baiklah kau bisa tinggal di kamar ini, kau sudah bebas aku harap kau bisa menjalani hidupmu dengan baik!"


Kenzo melangka menuju pintu,


" Om...!"


Kenzo terkejut dan menoleh,.


" apa kau dengar sesuatu??" tanya Kenzo pada gadis itu.


" Ah sudah lupakan, selamat malam!"


" Om, tolong!"


Kenzo menoleh lagi ke gadis itu.


" Siapa yang barusan bicara?" tanya kenzo.


" Saya!!" jawab Gadis itu


" Kau bisa bicara???"

__ADS_1


" Ya, aku hanya berpula -pula bisu saja!"


Kenzo menggaruk kepalanya,


" apa kau ini cadel?"


" heheheheh" gadis itu hanya merenges


" apa kau ingat aku?" tanya Kenzo


" Ya, maaf untuk waktu itu!"


" Jadi kau bisa meminta maaf,rupanya, oke oke cepat katakan apa yang bisa ku bantu!"


"Bialkan saya bekelja dengan anda!"


" apa??, aku tidak mempekerjakan anak di bawah umur!"


" Begini saja om, aku tidak bisa hutang budi padamu, bagaimana aku membayalnya dengan tubuhku?"


" Apa kau ini sudah gila?"


" Aku bingung halus kemana, semua yang tellihat baik telnyata jahat, sepeltinya om olang baik!, jadi bialkan aku tetap ikut denganmu ya om!"


"aku sudah memiliki istri, apa kau ingin menjadi simpananku?"


" Itu juga tidak buluk om!"


" Gila kau ini benar-benar!"


" Bagaimana lagi om, aku sekalang hanya sebatang kala saja, aku tidak tahu halus kemana lagi, lasanya aku hanya ingin menjadi olang jahat saja agal tidak dijahati!"


" aku juga bukan orang baik!, apa kau sudah berpikir matang untuk menjadi simpananku?"


" apa aku dapat uang om?"


" Astaga, kau bilang ingin menebus kebaikan ku kenapa sekarang membicarakan uang?"


" Lalu makanku bagaimana om, lalu aku halus pelawatan, kan agal slalu cantik agal om juga senang!"


" Dimana kau belajar hal seperti itu?, kau bahkan masih di bawah umur aku bukan pedofil!"


" Kalau begitu tunggu aku satu tahun lagi ya om, di simpan dulu deh!"


" Pfffffffftttt...!" Kenzo tak bisa menahan tawanya.


" Baiklah terserah apa katamu, tapi ingatlah aku bukan orang baik!"


" Yayaya, om...tolong lahasiakan jika aku dapat bicala ya?"


" Kenapa kau puta - pura bisu?"


" hmmm, aku muak dengan peltanyaan olang - olang, dimana ibu dan ayahmu?, aku yatim piatu, ibuku meninggal dan ayahku juga, mereka meninggalkan hutang yang cukup banyak, aku kabul dali kampungku , semua olang menanyakan tentang kelualga ku, aku sangat kesal"


" hmmmm, begitu...Ya sudah kau boleh ikut denganku, tapi aku slalu berkeliling tidak stay lama , apa kau tetap ikut?"


" Hmmm, ikut!"


" Apa kau masih sekolah?"


" Aku tidak butuh ijazah om, aku bisa mempelajali semua secala otodidak!"


" Woooo, baiklah mari kita lihat sejauh mana kau ini genius, istirahatlah!"


" Om, tetaplah di sini, namaku Sonya,aku harus memanggil mu siapa om??"


" Kenzo!"


" Baiklah, kalna aku adalah simpanan om, maka tetaplah tinggal di sini!"


" oke cepat tidurlah, aku akan tidur di sofa!"


" Tidak om, aku kan milikmu , om tidul denganku saja!"


" Astaga ,kau ini!"


Sonya menjatuhkan tubuh Kenzo ke atas ranjang,


Sonya memeluk kenzo dan memejamkan matanya, Kenzo mencoba untuk melepaskan diri.

__ADS_1


" Jangan belgelak om, tidullah...aku sangat melindukan ayah ibuku!" ujar Sonya sambil terpejam.


" Haaaa..." Kenzo pun membiarkan gadis itu tidur memeluk dirinya, karna jika di pikir - pikir itu juga tidak buruk, justru Kenzo sangat tenang dan nyaman di pelukan Sonya.


__ADS_2