
" Sial kau lama sekali...!" ujar Martin sangat kesal
" Maaf, aku makan bersama dengan Julia, aduh dia benar-benar wanita idaman!"
" Trik apa yang kau lakukan padanya, dia bukan wanita bodoh Aka...sebaiknya jangan macam-macam!"
" Aku tahu dia tidak bodoh....makanya dia idamanku...!"
". sebaiknya kau tidak bermain Trik dengannya, maka kau tidak akan memiliki kesempatan untuk mendapatkannya!"
" Aku tidak bermain Trik tenanglah kawan..
!"
Ceklek...
" Itu sepertinya adikmu sudah pulang...!"
Martin segera berdiri mengintip sedikit dari balik tembok.
" Renata...!" Martin segera menyapa adiknya yang sudah tidak sama lagi.
" Kakak...kakak kapan tiba??" segera berlari memeluk kakaknya yang sudah lama tidak ditemuinya.
" Huhuhu...kakak Renata lelah... Renata ingin kita berkumpul lagi seperti dulu...!" merengek pada kakaknya .
" Hemmm, kau kira kakak juga tidak ingin??"
" Kakak, aku menemukan Sansan...!" ujar Renata
" Apa??"
" Ya, aku ke sini untuk Sansan, dia akan menikah dengan Raja...aku sudah mencari informasi tentangnya, dia sebenarnya tidak ingin menikah dengan raja, Rere harus membantu Sansan keluar dari sini...!"
" Tunggu, apa yang kau katakan??" Martin sangat terkejut.
" Kalian duduklah dan bercerita perlahan...!" Ujar Aka.
setelah mereka duduk,
" Rere coba ceritakan dari awal pada kakak kenapa Rere sampai sini...?"
" Itu kak Juno dia slalu mencari Sansan...dan dia tahu Sansan di culik, dan di selamatkan oleh Raja di sini!"
" Juno sekarang di mana??"
" Juno sekarang bekerja bersama keluarga Fang...dia mengobati putri keluarga Fang, yang sudah dibuat cacat oleh raja, padahal Raja Alfred sudah menutup akses pengobatan dipenjuru dunia untuk keluarga Fang, aku tidak tahu pasti kenapa kakak mau mengobati putri dari keluarga Fang itu...!'
" Jadi Juno Di jepang??"
" Ya...!"
" Lalu dari mana kau tahu jika Sansan tidak ingin menikah dengan Raja??"
" Dia menyukai om Kenzo!"
" Apa??" Martin terkejut.
" Re... sebaiknya kau tidak terlibat, negara ini hukumnya sangat kejam tidak ada toleransi, kau bisa mati...!"
" Kakak, jika pun harus mati Rere juga tidak masalah, Rere secara tidak sengaja membantu kak Juno. membunuh papa dan om Kenzo dan membuat Sansan menderita!"
" Tidak, kau tidak perlu seperti itu, aku kakakmu yang akan menanggungnya!"
" Kakak, percayalah pada Rere...!"
" Tidak, jangan membuat kakak sedih rere...!"
" Tenang kakak, Rere tidak akan mati kok!"
__ADS_1
" Hih kau ini anak nakal, jadi sekarang bolehkah beritahu kakak dari mana kau bisa mendapatkan penyewa pembunuh itu??"
" Itu teman dekat Rere sih, keluarganya seorang Mafia, jadi dia memiliki tempat judi resmi di Negara kita, namun di belakang itu ayahnya adalah ketua mafia!"
" Kenapa kau berkawan dengan orang seperti itu?'
" Teman Rere sangat baik kakak...!"
" Apa sampai sekarang kau masih berhubungan??"
" tidak...aku tidak m menghubunginya lagi...!"
" Kenapa??"
" Jika aku menghubungi dia , dia pasti akan terlibat...!"
" Ya sudah kita kembali ke topik awal,jadi sekarang kau datang kemari bukan untuk undangan Bisnis??"
" itu alasan kedua kakak...!"
" Apa kau tahu jika Julia juga datang??"
" Julia???"
" Ya...kau tidak tahu??'
" Aku tidak tahu, dia masih sekolah kan??"
" Untuk usianya , seharusnya masih namun dia kan lompat kelas, dia sekarang datang untuk memenuhi undangan itu... !"
" eh apa dia pebisnis??"
" Ya tentu...!"
" Oh???"
" Sekarang kakak bisa menyimpulkan jika Julia ke sini juga bukan sekedar memenuhi undangan,tapi dia pasti juga tahu Sansan di sini, dan.... hebatnya lagi dia mendapatkan fasilitas VIP dari raja, awalnya aku kira raja menyukainya ternyata Raja menyukai Sansan,Jadi Raja ini tahu jika Keluarga Pratama adalah keluarga Sansan makanya dia memberikan fasilitas terbaik untuk Julia!"
" Ada apa dengan temanmu kak??"
" dia menyukai Julia...!"
" Ha??, Kakak aka... kau tidak masuk kriteria Julia...!"
"Bodo amat...!" ujar Aka.
" Haiss jangan pedulikan dia, jadi apa rencanamu untuk membantu Sansan??"
" Masih aku pikirkan!"
" Baiklah...kakak akan membantumu...!"
" Aku akan ikut kompetisi membuat kue pernikahan Raja...!"
" Oh, Julia pasti ikut ...!"
" Julia tidak akan bisa membebaskan Sansan, kalau begitu kakak bantu Rere halangi Julia mengikuti kompetisi...!"
" Oke...Tapi apa kau yakin bisa menang??, jika tidak sangat fatal menghalangi Julia ikut!"
' Aku yakin aku bisa menang...!"
" Baiklah jika begitu, kapan kompetisi itu di adakan??"
" Ehm...5 hari lagi kak...!"
" Baiklah kakak akan membuat rencana untuk membuat Julia tidak dapat mengikuti kompetisi itu!"
" Terimakasih kakak..!"
__ADS_1
" Kau harus berhati-hati Rere...kakak hanya ingin kau hidup dengan sangat baik...!"
" Rere slalu di hantui rasa bersalah kakak, Rere juga tidak tahu jika kak Juno berencana membunuh keluarga yang sudah membesarkan kita...kakak kau juga menderita Karna Kak Juno...!"
" Tidak apa-apa, yang penting kalian baik - baik saja...!"
" Kakak, sepertinya keluarga Fang itu tidak baik...!"
"putri keluarga Fang itu adalah istri om Kenzo!"
" Apa??"
" jika katamu dia di culik oleh putri Fangxi berarti memang benar Sansan menyukai Om Ken...saat itu dia datang dengan Dai, membingungkan sekali... Kenapa om Ken merahasiakannya??'
" Itu bisa di tebak jika, Kenzo tidak tahu itu Sansan yang di carinya...!'
" Lah tapi Dai menemani Sansan membesukku!"
" Kenzo itu tipe pria yang tidak peka dengan wanita...mungkin Dai dan Sansan memiliki kesepakatan!"
" Benar mereka terlihat sangat dekat!"
" berarti Julia juga belum pasti tahu Sansan di sini dong!"
" bisa jadi begitu, tapi Raja sudah pasti tahu tentang keluarga Pratama, dan dia pasti juga tahu kasusnya, Rere...urungkan niatmu... takutnya kau akan tertangkap...!"
" Tidak Rere sudah membulatkan tekat Rere...!"
" Biarkan saja adikmu juga bukan anak kecil, aku bisa membantunya jika dia bermasalah!" Aka menenangkan Martin.
" Ehmm...baiklah Rere...berjanjilah pada kakak, akan baik - baik saja, urusan kakakmu Juno, kakak akan coba selidiki !"
" Kak Juno juga sudah merubah wajahnya kak...!"
" Aku juga tahu, ... sekarang kau sudah tahu bagaimana menjalankan hidup yang baik...!"
" Iya kakak...kakak tinggallah bersama Rere di sini...!"
" Baiklah... kakak akan tinggal di sini...!"
" Kakak, ku dengar kau menyukai Cindy...?"
" Hmm... sekarang dia sangat membenci kakak Re...!"
" maafkan kami kakak, semua salah kami...!"
" Kakaklah yang tidak bisa mencegah Juno, kakak terlalu lembek...wajar saja karena kakak memang salah...!"
" Tapi kakak dari kecil selalu melindungi Cindy, kakak sangat tulus padanya... kakak tapi kita itu beda jauh dengan mereka...!"
" Aku akan tetap mengejarnya Rey, aku tidak bisa jika tidak besama dia...!"
"hmmm baiklah...baiklah...aku akan mendukung kakak mati - matian...!"
" aih...jika kau tidak mendukung kakak lalu mau mendukung siapa??"
" Tenang kakak Rere slalu di belakangmu!"
" Oh ya, adikku...ini apa tidak memiliki pacar selama ini??"
" Kakak hidupku harus bersembunyi bagaimana bisa aku dekat dengang orang lain...bisa hidup nyaman saja aku sudah senang...!"
" Ehmm kasihan adiku ini...kakak akan carikan laki-laki yang baik untukmu!"
" Kakak bukannya aku ini tidak laku, banyak yang mendekati tapi Aku memang sengaja memasang tembok tinggi...!"
" Memangnya kalau tinggi tidak bisa di panjat??" Ujar Martin meledek.
" Hahahahaha iya juga...!"
__ADS_1
" sudah tidur sana, kakak butuh waktu dengan Aka untuk membicarakan sesuatu!"
" Baik-baik aku juga sudah lelah, selamat malam kakak kakak!" Rere segera masuk ke dalam. kamarnya untuk istirahat.