GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
311. Si pencemburu


__ADS_3

setelah Fahad merasa tenang akhirnya Fahad menceritakan semuanya pada Aina, memang sedikit harus lebih ekstra saat menjelaskan semua pada kakaknya yang satu ini, karena memang loadingnya lama sekali.


" Aku sangat terkejut Had...pantas paman meminta kakak, menghentikan memberi uang pada Yuna...ini gara-gara kakak kamu jadi menderita Had!"


" Tidak ,Fahad baik-baik saja kak...!"


" Pantas saja saat aku ke tempat Yuna ada mobil yang tak asing, terparkir itu ternyata Yuna berhubungan dengan Robert lagi ah bodohnya aku baru paham sekarang, jika aku tidak lola pasti kau tak akan menderita sejauh ini!"


" Lupakan itu kak, Fahad tidak akan berlarut dalam kesedihan!"


" Bagus, itu....kalau begitu kenapa tidak kau ceraikan saja Yuna Had??"


" Kakak tidak sedih teman, kakak begitu??"


" Sedih sih iya Had, tapi ya kakak bisa apa??"


" Udah kak nggak usah cari teman lagi , takutnya dapat macam begitu lagi!"


" Iya, pantas dia mau temenan sama kakak ya?, yang lola!"


" Hahahahaha,kakak bisa aja...kak aku tidur dengan kakak ya??"


" Iya boleh saja...!"


" Kakak, apa Julius bisa menghubungimu di sana??"


" Sesekali, karena semua orang tahu dia anak paman katanya, seniornya akan memberikan ponselnya saat hari santai...!"


" Hehehe, baiklah, ayo kak tidur!"


menarik Aina ke kamarnya.


" eh ke kamar Fahad??"


" Ya!"


Aina pun menuruti adiknya yang sedang dalam suasana tidak baik itu.


" Kakak, sudah sangat mengantuk Fahad, bolehkah kakak langsung tidur??"


" Boleh kak, cepatlah tidur, eh biasanya Iyus menghubungi kakak hari apa jam berapa??"


" Minggu pagi Had!"


" Oh baiklah, nomernya masih yang lama kak??"


" Ya, ...!


" Oke, kakak tidur saja kak!"


Aina yang sudah mengantuk itu pun tertidur pulas, entah kenapa Fahad sangat ingin menjaili sepupunya itu.


Cekrekkk...


"Kebetulan besok hari Minggu, hehehehehehe aku akan membuatmu marah Iyus!" Diam-diam Fahad mengambil Fotonya dan Aina lalu mengirimnya kepada Iyus, setelah itu dia pun segera terlelap karena juga sangat lelah dengan banyaknya masalah yang datang padanya.


...----------------...


Drrrrrrrrt drrrrtttttt drrrrrt...


ponsel Fahad berdering sangat keras.


Fahad melihat sekilas dan mematikan ponselnya,


kini ponsel Aina yang berbunyi,

__ADS_1


Aina segera bangun, melihat sang pujaan hati sepagi buta menelponnya, Aina langsung mengangkatnya.


" Ainaaaaaaa apa kau gila???!!??" terdengar suara teriakan yang memekakkan telinga Aina.


" Apa?, kenapa marah??"


" Kau berani sekali Aina, kau tidur dengan adikmu!!!"


Fahad yang mendengar sepupunya marah-marah hanya tersenyum dan tetap melanjutkan tidurnya.


" Iya Sayang, kenapa kau marah??" tanya Aina yang sangat Lola itu dengan santai.


" Meskipun Fahad adikmu aku tidak mengijinkannya, cepat pergi kembali ke kamarmu!"


" sayang, kau terlalu berlebihan, jangan kekanakan!"


" Dia tidak ada hubungan darah denganmu, kenapa kau ini pendek berpikir??!" Iyus pagi buta sudah sangat kesal.


" Kenapa kau selalu marah-marah, itu menyakiti hatiku Iyus...kenapa kau kasar??!"


Aina sudah berkaca-kaca.


Fahad segera meraih ponsel kakaknya itu,


" Yus, kau bajiiingan beraninya membuat kakakku menangis, kenapa kau mengaturnya kau belum menjadi suaminya, aku adiknya kenapa memang?"


" Fahad kau yang Bajiingan lihat sajasaat aku pulang aku akan memukulmu!"


" Pukul, pukul saja, aku tidak takut padamu, jika kau berani membuat kakakku menangis lagi aku akan mencarikan pria yang lebih baik darimu mengerti???!!"


" Aku akan membunuhnya!"


" Halah, kau ini kekanakan, menyebalkan aku hanya menggodamu kau malah marah pada kakakku!"


" Bercandamu tidak lucu, berikan ponselnya pada Aina!"


" Fahad berikan pada kakak, jangan menggodanya lagi, dia akan semakin marah pada kakak nanti!"


Ternyata Aina juga sudah mulai bucin dengan Julius, Fahad pun memberikan ponsel Aina kembali.


" Halo sayang, ...!"


" Sayang kembali ke kamarmu sendiri!" Aina pun menuruti perintah si paling posesif itu.


" aku sudah di kamarku, ...!"


" Sayang maafkan aku karna marah, meskipun itu Fahad aku juga cemburu!"


" Sayang, Fahad dan Yuna akan bercerai, semalaman dia menangis dan bercerita padaku!"


" Apa??"


" Yuna menghianati Fahad, dia juga menipuku..!"


" Apa ??, jangan bercanda sayang!"


" Aku serius, Yuna bahkan menjalin hubungan dengan mantannya sebelum pernikahannya!"


" Gila itu wanita lacuur... berani sekali dia itu mempermainkan keluarga kita, lalu apa yang dia tipu padamu??"


" aku membantunya tiap bulan untuk mencicil hutang mendiang ayahnya!"


" kan sudah di lunasi Fahad semua sayang, sudah lama!"


" Dia bilang hutang ayahnya masih 1 M an!"

__ADS_1


" Bajiiiingan, kau sudah memberinya uang berapa kali??"


" Sepuluh kali sayang, sekitar 50 juta perbulan!'


" WTF!!!, kau sudah mendonor dana 500 juta untuknya??!"


" Iya ...aku juga sangat kesal ternyata dia tidak tulus berteman denganku!"


" Kau tidak boleh bersedih untuk teman laknat seperti dia loe, tenang saja aku akan mengganti uangmu setelah kita menikah nanti 10x lipat jangan sedih!"


" Heheh, aku tidak sedih sayang, kecewa iya tapi aku bisa apa??, aku kasihan pada Fahad, dia sudah berjuang mati-matian untuk Yuna!, tapi Yuna malah berakhianat!"


" Kau tidak perlu mencemaskan Fahad, lihat saja baru saja dia sudah mengerjaiku, itu tandanya dia tidak berlarut dalam kesedihan!"


" Benar juga, hehehe syukurlah!"


" Ya, aku jika di sana aku akan menertawakannya sepuas mungkin hahahah bagaimana bisa dia begitu mudah ditipu aku menyesal pernah memujinya, dia ternyata tertipu bawang busuk yang menyamar jadi bawang putih!"


" Ya aku juga Sayang!"


" Hahahah, kau memang mudah di tipu, makanya menikah saja denganku, aku tidak akan menipumu!"


" Aku tidak percaya sayang!"


" Heheh, lihat saja aku akan membuktikannya!, sayang kau harus slalu mensupport Fahad ya, jangan biarkan dia memikul bebannya sendiri, kita adalah saudara meski sering bertengkar, tapi jangan sampai orang luar menyakiti saudara kita, aku tidak bisa membantunya aku masih 1 tahun lagi di sini...!"


" Iya aku mengerti sayang...!"


" Pintar ...!"


ya begitulah keduanya saling mengobati rindu tiap hari minggu.


Sementara di kediaman Fahad.


Setelah semalaman menceritakan semuanya pada Robert, Robert mencoba menghibur Yuna di atas ranjang dan mereka tertidur karena kelelahan.


melihat itu Kenzo segera menghubungi Fahad, namun tidak bisa.


" Sayang, ke kediaman Pratama sekarang, bawa ini bawa Fahad kerumahnya, dan masuk ke kamar Robert!" membangunkan Sansan


memberikan map pada Sansan.


" Om masih pagi, buta...!"


"Cepat, ini waktu yang tepat untuk menceraikan Yuna...!"


" Ah???"


" Nona, mari ...!"


" Noah...!"


" Cepat pergi dengan Noah sayang...!"


" om, kau benar - benar!"


" Bukankah kau ingin menjadi tante yang baik??"


" Huft...kau juga seharusnya ikut turun tangan, untuk menjadi om yang baik!"


" Ini juga sedang berusaha, 24 jam mengawasi Cctv!"


" benar-benar menyebalkan!"


" Maaf nona... saya hanya menjalankan perintah tuan saja, jangan marah !"

__ADS_1


Sansan yang masih berusaha mengumpulkan segenap nyawanya berjalan di tuntun oleh Noah keluar, masuk mobil dan pergi kekediaman Pratama.


__ADS_2