
" nyonya...."
" Zayn??"
" kenapa nyonya menangis??"
" hiks hiks hiks ...aku teringat Jovan dan Bram..."
" Duduklah, ..." Zayn meminta Vevey untuk duduk agar lebih tenang.
" Kenapa Zayn??, kenapa setelah Jovan dan Bram pergi, keluarga ini tidak ada ketenangan sama sekali, aku merasa masalah datang tiada habisnya..."
" Nyonya, bukan tidak ada ketenangan, sebenarnya saat ada Jovan dan Bram pun juga sama saja ,banyak masalah yang datang, hanya saja Nyonya tidak menghadapinya sendiri, Bram dan Jovan selalu menjadi Garda terdepan untuk melindungi anda, saat anda kehilangan Garda terdepan, mau tidak mau anda harus terguncang, dengan berbagai problematika hidup secara langsung, dan membuat anda merasa tidak tenang..."
" hiks hiks...kau benar Zayn...aku terlalu manja bersembunyi di belakang Jovan dan Bram, sehingga aku tidak mampu mengatasi semuanya sendiri...aku merasa hanya ingin Lari dan lari...."
" Saya mengerti, tapi Putra anda sudah tumbuh kuat, anda percayakan saja Pada Fahad karena Fahad itu mewarisi karakter Jovan sepenuhnya... dan Ada Tasya, dia mewarisi kehebatan Bram sepenuhnya... sebenarnya Kak Nathan juga sangat hebat, tapi hidupnya terikat pada negara, dia tidak bisa selalu menangani masalah dalam kehidupan sehari-hari... apalagi semua anak-anak laki-laki kak Nathan masuk dalam abdi negara, hanya tersisa Putramu seorang, keputusannya mundur dari kepolisian itu juga bukan kebetulan, Tuhan sudah mengaturnya sedemikian rupa... Tasya juga sangat hebat, bersanding dengan orang yang tepat, kedua anak itu akan menjadi penerus Jovan dan Bram bukan nyonya???"
" Kau benar Zayn, sekarang aku lebih tenang, aku terlalu sibuk dengan urusan bisnis agar aku bisa melupakan Jovan, tapi aku melupakan anak-anakku, aku adalah ibu yang buruk untuk mereka, apa Jovan akan marah padaku melihat hal ini di sana, aku tidak bisa menjaga Cindy dengan baik juga ..."
" menjadi orang tua itu tidak mudah nyonya, meskipun saya belum menikah, tapi saya juga mengerti, semua yang sudah terjadi, biarkan terjadi, yang bisa diperbaiki, harus diperbaiki, yang tak bisa lepaskan saja, karena kita tidak akan bisa mengendalikan semua hal...pegang saja apa yang mampu kita pegang, bukan begitu nyonya??"
" Ya...tapi kenapa kau tidak menikah - menikah??"
" baru beberapa waktu lalu nyonya Savina bertanya, sekarang anda...hahahah"
" oh ya...apa begitu??"
"Ya...saya takut tidak bisa menjadi suami yang baik..."
" Aku tahu tentang masalalumu, tapi jika ada orang yang mau menerimamu sepenuh hati kenapa tidak kau coba Zayn??"
" ehmmmm, tapi nyonya saya sudah menolaknya 10x "
" Apa??, gila...siapa wanita buta itu?, hahahahha" Vevey kini bisa tertawa.
"Rahasialah..."
" Apa kau sungguh tidak menyukainya sampai menolaknya 10x??"
" heheheh, kami beda generasi nyonya!"
" aku dan Jovan juga, begitu juga Sasha, kau lihat Kenzo dan Tasya juga beda generasi..."
__ADS_1
" ini mungkin hampir sama dengan Kenzo, beda generasinya berkali lipat ....kenzo kan seumuran Nyonya Sasha masih 1 tingkat beda generasilah..."
" hah?? apa kau ini pedofil ??, aku heran kenapa orang dekat Jovan semuanya donya dengan gadis-gadis muda???, aku tidak mengerti...!"
" tidaklah nyonya anak-anak anda juga mendapatkan jodoh yang seumuran, hanya saja mereka berani menikah muda, aku sangat terkesan dengan keberanian mereka, jadinya insicure...haha"
" Kau sebaiknya segera menikah, ...."
" enaknya menikah apa nyonya?, aku lihat semua pusing setelah menikah...lagian aku tidak punya apa-apa, aku bahkan menumpang hidup di sini...aku bagaimana bisa menghidupi keluarga ku nanti..."
" kau bram dan Jovan adalah teman baik, kenapa kau sendiri yang gagal menjadi orang??, kau bisa masuk ke Blackdragon kan?, atau kau ikut dengan Aogiri...itu adalah keahlianmu, ..."
" Aku akan mencobanya nyonya...tapi bagaimana jika dia menolakku? karna sudah tidak suka padaku???"
" ya kejar dia Zayn...kau perlu usaha..."
" Baik nyonya..."
" Rubah penampilanmu, sini ikut aku kau ini sangat kacau, kau yang kacau begini bisa ada yang suka apalagi kau berubah..." Vevey menarik Zayn untuk duduk di teras rumah.
" Tunggu di sini..." Vevey segera masuk ke dalam kamarnya.
selang beberapa menit Vevey keluar dengan kaca besar dan sisir juga gunting lalu masih ada cukur jenggot.
" Baik!"
" Deal..." mereka sepakat.
Vevey langsung memotong rambut panjang Zayn... mencukur jenggot Zayn sampai bersih tak tersisa.
setelah 1 jam di vermak oleh Vevey akhirnya terlahir kembali seorang Zelene alias Zayn dengan tampilan lebih muda dan sangat maskulim karena banyak tato di sekujur tubuhnya.
" Yah ini baru bisa di katakan teman Jovan dan Bram....cepat ganti pakaianmu, seperti gembel saja slalu memakai kaos oblong...!"
" Haih, enak juga begini Nyonya..."
Zayn segera berganti pakaian dengan pakaian yang dipilihkan Vevey.
" Aku akan mengiri .pakaian baru untukmu...kau harus memperhatikan penampilanmu Zayn..."
" ah....baiklah terimakasih atas arahan anda nyonya..."
" Sekarang, temui wanita itu, dan jika sudah mendapatkan hatinya kenalkan padaku..."
__ADS_1
" takutnya anda terkejut nyonya..."
" Ayolah, cepat' pergi...jemput dia!"
" tapi dia sedang tidak di sini, cukup jauh untuk menemui dia..."
" Hay, boy...jarak bukan alasan untuk seorang Pria mengejar wanita yang dicintainya..."
" berarti aku harus meyusul ke sana walaupun sejauh mungkin..."
"Benar, ...tunggu aku akan mentransfer uang untuk modal mendekatinya,jangan di Tolak!!!"
" Ah baiklah...kalau begitu saya terima nyonya terimakasih..."
" oke cepat jemput dia..."
" Ok nyonya..."
Zayn pun segera pergi dengan penuh semangat.
" hahahahah... lihat Jovan dan Bram, temanmu sedang mengejar kebahagiaannya...aku sudah memberi semangat untuknya...!" Vevey merasa sangat bangga.
entah bagaimana nanti, apakah Vevey akan terkejut dengan wanita yang disukai oleh Zayn itu .
Vevey pun segera berbalik berjalan masuk ke dalam rumah .
" Mbak ...mbak... Zara .."
" iya nyah..., mbak tadi aku buka salon dadakan di depan, bolehkah minta tolong di bersihkan?"
" Oh iya nyah segera..."
" makasih ya mbak..."
" Sama-sama nyah..." dengan full power mbak Zara membersihkan halaman depan.
Vevey sekarang merasa lebih tenang, karena berbincang dengan Zayn Karena apa yang dikatakan Zayn memang benar, Dia sekarang memilik Fahad yang sangat luar biasa.
Fahad, di usia muda sudah berhasil mendirikan perusahaan Pratama, meskipun belum begitu besar tapi perusahaan putranya itu sudah cukup stabil dan semakin hari semakin bertambah karyawannya.
Putranya memiliki karakter yang sama seperti papahnya, sangat lembut pada keluarga namun begitu kejam pada orang -orang yang pernah menyinggungnya, untuk hal itu mungkin Vevey sedikit tenang.
sekarang beban pikiran Vevey berkurang, kini Vevey hanya tinggal memikirkan cara bagaimana cara menyembuhkan Cindy, agar kembali seperti sedia kala.
__ADS_1
untuk masalah Sasha, Vevey hanya menyerahkan saja pada waktu, karena mereka semua tahu tentang konsekuensinya,