GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
75. Simalakama


__ADS_3

" Wah, itu jelas sekali tuan Kenzo takut Tasya di rebut oleh raja!, ah...lama - lama aku bisa gila!" menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


karna kediaman Menteri masih kosong, karena semua masih di tahan.


Dai memanfaatkan dengan baik untuk masuk ke dalam dan memasang semua ruangan dengan penyadap .


Setelah itu dai datang Ke tempat keluarga menteri di Tahan, namun Dai mendengar percakapan antara pangeran dan putri sedang berseteru.


" aku sudah berpikir kau ini pintar karena tidak ikut campur urusan ku dengan Alfred, malah kau yang menjebloskan keluarga menteri ke penjara!"


" Karena semua terjadi di kediaman menteri, maka mereka harus dihukum!"


" tidak ada gunanya kau membelanya, dia akan mati!"


" Kakak, apa yang kau katakan?"


" Sudahlah, lagian juga semua rakyat di negeri ini juga membenci raja, mereka akan berterima kasih pada Menteri karna sudah berjasa membalaskan kedzaliman raja terhadap rakyatnya!"


" Tapi, peraturan itu kakak yang mengusulkannya!, kakak yang meminta Raja menandatanganinya!"


" Tutup mulutmu wanita , tidak tahu apa - apa lebih baik kau pulang dan urus anak - anakmu!"


Alina pergi dengan sangat kesal, Keluarga Menteri hari itu juga di bebaskan oleh Albert dan di pulangkan ke kediamannya, Dai tidak pernah lupa merekam semua apa yang dia dengar dan lihat.


Dai pun segera kembali dan melaporkan semua apa yang sudah di dapatnya pada Alfred.


" Wah, hebat sekali ya?, lalu aku harus terbaring berapa lama??" Alfred sudah sangat kesal.


" Apa menunggu mereka mengumpulkan banyak masa terlebih dahulu, dan menunnggu aku di lengserkan?"


" Sabar Yang Mulia!, sabar...!"


" Ah, sudahlah aku ingin Sendiri!, sebaiknya kau minta Tasya segera kembali!!"


" apa??"


" Aku berubah pikiran,aku ingin dia segera kembali!"


Dai kebingungan, dia sebenarnya adalah orang Kenzo, dia akan slalu patuh pada Kenzo, tapi di misi ini dia sangat dipercaya oleh sang Raja, jika Dai menjalankan perintah Raja dia akan di marahi Kenzo, jika Dai tidak menjalankan perintah Raja, sudah pasti di anggap menyepelekan perintah raja.


Apa ini yang di namakan bagai buah simalakama?


batin Dai sangat tersiksa.


Dai pun kembali ke tempat tinggal Tanaka.


terlihat Tasya, memang seperti perangko, menempel terus pada Kenzo,


" Bagaimana aku menyampaikan pada Tasya jika dia menempel pada tuan terus!"


Dai mondar - mandir di depan pintu....


" Dai,apa kau sangat suka berdiri didepan pintu?" ujar Kenzo.


Tasya dan dai terkejut, karna pintu kan tertutup dari mana Kenzo bisa tahu jika yang berdiri didepan pintu itu dai.


" Oh, apa itu Dai??" tanya Tasya.


Astaga tuan Kenzo, jika dilihat dari luar itu lemah, bagaimana dia bisa seperti bibi Yukini??

__ADS_1


menyeramkan sekali, dalam hati Dai.


Tasya segera berlari membuka pintu,


" Dai??"


" Hai Tasya... hehehe!"


" Dai...apa yang kau lakukan?" tanya Kenzo.


" Heheh tidak ada tuan!"


" Katakan pada Rajamu, seorang pria harus konsisten dengan ucapanya, jangan berharap meminta Tasya kembali sebelum waktu yang sudah di sepakati!"


" Apa?" Tasya dan Dai pun terkejut.


" Dai apa Raja menyuruhmu menjemput ku??"


tanya Tasya.


" Ya, heheh...!"


" Wah, Raja itu memang gila ,tidak menepati ucapanya, katakan pada Raja, jika aku akan kembali besok, jika tidak aku tidak akan kembali!"


" Ha???"


" Kau dengar itu tidak Dai, kenapa masih di sini?" tanya Kenzo.


" Ah baik !". Dai pun berbalik melangkah


" Ingatlah kau ini orang siapa Dai!" tegas Kenzo.


" Ahz setelah ini pasti Raja yang gantian mengomeliku!" Dai sudah siap sedia mendengar Omelan Raja.


Saat baru melangkahkan satu kaki ke ruangan Raja .


" Kau tidak bisa membawa Tasya kembali sekarang?" Tanya Alfred dengan wajah kesalnya.


" Kata Tasya, dia akan kembali besok Yang Mulia!"


" Dia benar-benar kurang ajar, ya dia ini orang siapa berani sekali mengesampingkan perintah raja, sudah bosan hidup rupanya!"


" hmmm!"


" Jika dia tidak kembali ya, sudah tidak usah kembali!!" marah.


" Keluar kau!!" Mengusir Dai karna kesal.


Oke Dai bersabarlah, memiliki teman yang menyusahkan itu memang derita seumur hidup, yang berulah, enjoy saja dan aku yang menderita, jika bukan karna aku menyayanginya, aku juga tidak mau bersabar, bahkan aku menyayanginya lebih dari nyawaku sendiri dalam hati Dai.


" Dai, ...!"


" Ya Yang Mulia?"


"Besok kita jemput dia tidak lebih dari pukul 12 siang!"


" aaaa??, baik Yang Mulia, namun sepertinya kita tidak usah menjemputnya!"


" apa kenapa?"

__ADS_1


" Tasya pasti akan kembali sendiri!"


" Oh, tidak dia harus kembali dengan penampilan lain, tidak boleh dengan identitas Tasya, kakakku akan menargetkannya!"


" Apa Yang Mulia ingin merubah gender Tasya??"


" Ya, kau siapkan baju pengawal untuknya, dan beri nama dia Tejo!"


" Pufffttt....!" Dai menahan tawa.


" apa yang kau tertawakan Dai??"


" Tidak ada yang Mulia!"


" Bagus, kau bisa pergi!"


Dai pun segera keluar dan tertawa terbahak-bahak,


" Ahaahahha, aku tidak sabar melihat ekspresi Tasya mendengar identitas barunya!, ahahahhahaha!" sangat puas


sementara sang Raja di dalam juga sangat puas dengan idenya,


" Ya, baguslah itu Tejo, dia harus menyamar menjadi laki-laki, kakakku juga mudah tertarik dengan wanita cantik , takutnya tasya, akan di jadikan selirnya!"


Eh tunggu, kenapa aku terlalu mengkhawatirkan Tasya??, ya anak itu sudah banyak membatuku, aku harus menjaganya juga, pasti seperti itu kan.


dalam hati Alfred.


" Tunggu, tapi pria itu tadi kenapa terlihat sangat memanjakan Tasya, aku sangat tidak suka melihatnya dimanja seperti itu, aku juga mampu untuk memanjakannya, dan lagi Tasya juga orang ku, berani sekali dia itu , tapi kata Dai hubungan mereka seperti kekeluargaan, ah kenapa aku malah pusing memikirkan Tasya , kenapa malah tidak memikirkan diriku sendiri yang sudah di ujung tanduk ini!"


" Ah, sudahlah, aku besok akan menjemputnya dan menjaganya untuk tetap berada di sampingku!" Alfred menarik selimutnya dan segera memejamkan mata.


...----------------...


" Tidurlah Tasya, kenapa kau tidak tidur-tidur?"


" Jika aku tidur, waktu akan berganti sangat cepat, karena besok Tasya harus kembali ke istana!"


" makanya cepat selesaikan tugasmu dan kau bisa bertemu denganku kapan pun yang kau mau!"


" Siap om, jadi om mau menetap di sini sampai kapan?"


" Saat kau kembali ke istana, aku juga akan ke Jepang...!"


" Ehmmm semoga saja paman dan bibi om, menerima usulan om!"


" Aamiin, terimakasih Tasya!, sepertinya kau orang pertama yang akan menyelamatiku, jika aku menjadi duda!"


" Tidak duda pun aku akan menyelamati om, karna suami orang hehehe!"


" Dasar gadis nakal!" Kenzo mencubit gemas hidung Tasya dan wajah mereka sangat berdekatan.


Kenzo benar - benar-benar terpesona dengan wajah cantik di hadapannya itu, samar - samar seperti seseorang yang dia tidak bisa miliki sampai saat ini.


" Sepertinya aku memang tidak bisa melupakannya , kenapa saat ini wajahnya ada pada dirimu??" Gumam Kenzo yang seakan melihat Sasha ada pada diri Tasya.


Tasya tetap tersenyum, meskipun di dalam hatinya, merasa sangat kecewa, karena dia hanya menjadi bayangan Bundanya di mata Kenzo, dan Kenzo tidak bisa mengenali bahwa gadis yang ada dihadapanya itu adalah Orang yang dia cari tanpa henti.


Bersambung

__ADS_1


maaf Ya kakak - kakak baik, karna saya agak sibuk jadi hanya bisa mengupayakan sehari 2 episode dulu yea...


__ADS_2