GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
276. Hadiah


__ADS_3

Setelah Fahad pergi Martin segera masuk ke dalam ruangan Cindy.


" Sayang, kita kembali ke apartemen...!"


ajak Martin yang tak tega melihat Cindy yang semakin lemas.


Martin segera menggendong Cindy, kembali ke apartemennya, tak peduli semua mata tertuju padanya.


" Kenapa dengan Fahad??"


" Dia meminta pekerjaan malam, aku menjadikannya pengawas di jam malam, dan memintanya menaikkan omset di jam malam!"


" Itu bagus, apalagi sepertinya kau sangat kesal??"


" Tentu saja, dia memiliki hutang ratusan juta, masih ingin membelikan istrinya mobil mewah!"


" Apa itu??"


" Dia ingin membelikan Mercedes V-Class facelift untuk istrinya!"


" seleranya lumayan, bagaimana pun dia hidup berlimpah harta sejak kecil semua yang menempel padanya bukan barang kaleng-kaleng wajar dia ingin meratukan istrinya!"


" Padahal hadiah dari abang Suhail juga tidak murah, hanya saja katanya kurang luas!"


" Apa yang mereka lakukan di mobil sampai merasa kurang luas, belikan saja di la bus!"


" Entahlah....!"


" Kalau begitu biar Abang yang belikan, untuk istri Fahad!"


" Abang,...!"


" Sssssttttt... bagaimana jika kita topang hidup Fahad perlahan diam-diam jangan sampai mama papamu tahu, kau mendekati Yuna dengan baik ambil hatinya, kita butuh Support dari Fahad untuk hubungan kita sayang!"


" Abang kau sangat licik, aku sangat tulus pada Fahad, ...!"


" Aku tahu, tapi tidak ada salahnya kau menyenangkan adik iparmu bukan??, Fahad akan sangat lunak padamu!, yang paling sulit di tahlukan itu Fahad bukan??"


" Iya juga sih .... dengan aku memahami posisinya dia juga akan memahami posisiku!"


" Hemmm, muuuach...ibu dari anakku sangat pintar, abang akan pergi memilih mobil dan mengirimkan ke kediaman Fahad, atas namamu!"


" Abang, ...."


" Tenanglah uangku tidak akan habis hanya membeli satu unit mobil itu,dia juga adikku sudah pasti aku akan memanjaknnya juga!"


" Ih sombong sekali kau ini abang!" mencubit lengan Martin gemas.


Martin hanya tersenyum dan pergi


tentu saja tanpa sepengetahuan siapapun Martin juga memiliki bisnis yang cukup besar, dia menyiapkan semuanya untuk Cindy dan juga masa depan anaknya, bekerja menjadi bawahan Kenzo hanya menjadi kedok saja, karena memang gaji bulanannya cukup besar.


Maaf sayang, untuk saat ini aku tidak bisa memberitahukannya padamu, jika kemungkinan besar kau terusir dari keluarga Pratama, hidupmu dan anak kita akan terjamin.


" Sayang, aku sudah menyiapkan camilan ,jangan lupa di isi perutnya, ada jus juga vitamin juga !"


" Iya iya bawel abang, ...!"


Martin pun segera tersenyum, dia keluar dari apartemen, dia segera merogoh ponselnya


" Kirim 1 unit Mercedes V-Class facelift , ke alamat yang akan aku kirimkan, beri tahu pengiriman atas nama Cindy Pratama!"


" Baik bos...!"


panggilan pun berakhir, selama dia memberanikan hubungannya dengan Cindy sebelum semuanya terbongkar Martin menggeluti bisnis dengan jual beli mobil bekas, dia tahu barang-barang aman dan legal, sekarang bisnisnya berkembang pesat dia memiliki beberapa showroom mewah, yang bercabang di segala penjuru, dia memiliki orang kepercayaan, yaitu saudara Aka, adik perempuan Aka yang membantu Martin. mengurusi semua dengan baik.


Setelah itu Martin di jemput mobil mewah, di luar apartemen.


" Abang, kau terlihat bahagia...!"


" ehmmm....aku akan menjadi seorang ayah, oh ya, Rima...tolong pindah alih semua kekayaanku untuk nama anak dan istriku ya!"


" Tapi anak kakak belum lahir kan??"

__ADS_1


" Ya belum, pokoknya persiapan semuanya , aku tidak tahu apa yang akan terjadi ke depan, aku tidak mau anak dan istriku hidup menderita!"


" Tapi kakak juga belum menikah , bagaimana Rima mengurus nya??"


" pokoknya semua hartaku milik Cindy dan Anakku!"


" Kakak pikirkan nama untuk anak kakak!"


" Aku tidak tahu dia laki-laki apa perempuan?"


" Kalau begitu buat dua nama!"


" Ya, nanti itu aku juga harus bicarakan pada Cindy dulu ...!"


" Kita ke cabang baru sekarang kak, untuk peresmian!"


" ya....!" Martin dan Rima pun bergegas menuju di cabang baru yang mereka buka.


...----------------...


Perumahan Fahad


" Permisi, paket...!" Yuna mendorong kursi rodanya membuka pintu,


" Paket apa pak, saya tidak belanja online!"


" Tapi, ini benar alamat tuan Fahad Pratama??"


" Benar pak,....!"


" Ini paket dari luar negeri, yang ditujukan untuk Tuan Fahad, kalau boleh tahu anda siapa nyonya??"


" Saya istrinya pak!"


" Oh baik, boleh minta tanda tangannya nyonya??"


" Oh ok...!" Yuna segera menggores polpen pada resi yang di bawa kang paket.


" Minta tolong masukan ke dalam ya pak!"


" Baik, ...!" Terlihat ada 10 box kotak hadiah, yang tersusun memasuki perumahah kecil itu.


" Ini semuanya pak??" tanya Yuna


" Iya nyonya, .... karena semua sudah kami permisi ya!"


" Oh ya pak terimaksih!"


Dengan hati berbunga-bunga Yuna segera masuk ke dalam dan mengunci pintu.


Yuna segera membuka kotak hadiah itu


" Wah.... perhiasan!"


Yuna membongkar semua hadiah, yang di sana tertulis pengirimannya Alfred teman Julia.


Yuna tahu tentang Alfred seorang raja di negara F, cerita itu dituturkan Fahad.


" Wah, aku memang tidak salah memilih target, Fahad memang sangat hoki hihihihi"


tok tok tok...


" Siapa lagi???"


Yuna membuka pintu,


" Oh sayang, kau datang....!"


" Tentu saja aku sangat merindukanmu!"


memeluk dan menciumi Yuna


" Kau tidak boleh datang setiap hari...!"

__ADS_1


" Kenapa??, suamimu hanya akan datang di hari minggu, dia tahunya aku juga saudaramu!"


" Benar juga, kalau begitu kau pura-pura jadi sopirku saja sayang, agar setiap hari bisa bertemu!"


" Berani membayarku berapa??"


" Bagaimana dengan tubuhku??"


" Oke, sayang aku minta di bayar di muka" laki-laki itu segera menggendong Yuna dan membawanya ke kamar.


kalian juga tahu dong apa yang dilakukan 2 orang dewasa berbeda jenis di dalam kamar tertutup.


Ya suara kecapan dan *******, terdengar begitu nyaring dari dua bibir sejoli yang sedang bercinta.


" Robet, kamu nakal ...!"


" Kenapa, kau menyukainya, apa Suamimu juga sangat nakal??"


" Dia seperti tidak terlalu bergairah denganku, tapi dia melakukannya cukup baik sebagai seorang perjaka!"


" Oh pasti dia kecewa karena akulah yang membuka segelmu sayang!"


" Bisa saja, tapi aku menjadikan kecelakaan itu alasan, dan dia percaya dong...!"


" Dia sangat bodoh sekali, padahal saat itu kau ingin bertemu denganku, bukan dengannya kan??"


" Bahkan aku melupakan janji itu, tapi sialnya malah aku kecelakaan...!"


" Tapi dia sangat meratukanmu,apa hadiah itu dari suamimu??"


" Tidak itu dari teman sepupunya,,,tapi dia sangat baik padaku, semua gajinya slalu masuk rekku, bagaimana dengan bisnismu??"


" Ya sekarang aku tenang, karena kau memiliki Fahad jadi uang yang kau berikan padaku, bisa untuk mengembangkan saham!"


" Katakan jika kurang, aku akan meminta pada Fahad nanti ...!"


" Tenang, saja...pelan - pelan saja menguras anak orang kaya itu...!"


" Dia sampai detik ini berupaya sendiri loe!"


" Wah hebat sekali, aku kira dia anak mamah, lalu sahabatmu yang bodoh itu juga masih memberikan uang bulanan padamu??"


" Masih, dia mengirim lewat rekening karyawannya, tiap bulan sebulan 50 juta!"


" Wah, dia sangat polos....!"


" Dia tahunya, itu uang untuk melunasi hutang ayah yang masih menggunung, padahal itu hutang kita...!"


" Ya, ayahmu hampir membongkar semuanya, untung ibu mau bekerjasama menyingkirkan ayahmu!"


" Benar, sayang ...sudah jangan bicarakan ayah lagi dia sudah tenang di sana!"


" Benar, kita lanjutkan saja ronde kedua!"


tok tok tok...


" Siapa itu??"


" Jangan-jangan suamimu!"


Yuna segera memakai pakaian yang dibantu robet, begitu juga robet, dia segera bersembunyi di belakang.


Yuna merapikan rambutnya, dan membuka pintu.


author


Yang penasaran sudah terjawab ya, Yuna itu bagaimana


kira-kira sapa yang datang??


komen yuk main tebak-tebakan


like nya juga ya...

__ADS_1


__ADS_2