
Sansan segera menghubungi Tian,
" Ada apa??"
" Nyonya, Saya baru saja melihat om Kenzo Video call dengan seorang gadis muda, dan gadis itu meminta om Kenzo uang banyak, saya jadi ingat,saat itu om Kenzo mengajak Saya memilih boneka Keropi untuk gadis itu ternyata, mereka sangat mesra!"
" jangan bicara sembarangan, wanita yang di sukai Kenzo adalah ibu dari anak yang kau samar!"
" Apa???"
" Kau anak kecil tidak tahu apa - apa, awalnya aku berpikir jika suamiku menyukai Sansan, tapi keberadaan mu ternyata sebagai Sansan tidak begitu penting dia terlihat jelas menyukai ibunya, dengan merombak semua rumah yang kau tinggali itu dan membersihkan semua kenangan suaminya!"
" terus, siapa yang tadi aku lihat dan dengar?"
" Sudah aku lelah, aku mau istirahat...aku tidak mau berpikir berlebihan dulu!, aku tidak ingin dia benar-benar menceraikan ku!"
" Ya maaf nyonya, lalu bagaimana keadaan keluarga saya??"
" Baik, asal kau tidak berulah...mereka akan tetap hidup!"
" Baik nyonya terimakasih!"
Panggilan pun berakhir...
" Sansan!"
" Haaaa????" Sansan terkejut dan segera menoleh ke belakang
" Paman Chiko??"
" Siapa yang kau telpon?"
" Ah??, heheheh teman paman... heehehe!"
Mampus, apa tadi paman mendengar semuanya, tamatlah riwayat ku ... bagaimana ini?
" oh temanmu, syukurlah kau banyak teman rupanya!"
" Heheh iya paman, paman ada perlu apa datang ke sini?"
" Oh, apa om Kenzo ada?"
" Ada paman, ada di dalam "
" Oh okey, aku masuk ya, kau jangan lama - lama di luar anginnya sangat kencang!"
" Iya paman, aku masuk dulu ke tempat bibi Vevey , karna rumahnya masih di renovasi!"
" Okey, selamat malam Sansan!"
Sansan segera masuk ke dalam,...
" Anak benar - benar tidak pandai berbohong!" Gumam...Chiko yang kemudian masuk menemui Kenzo.
" Chiko?!"
"Hmmm, kau mengerjakan semuanya sendiri?"
" Ya, tentu saja...untuk Sasha tidak akan menjadi masalah!"
" Kenzo, apakah hasil tes DNA nya sudah muncul??"
" Besok, hasilnya akan keluar!"
" Kita harus mengendalikan anak itu, karena dia berada di pihak istrimu!"
" Ya jangan khawatir!"
" Memang kau sedang video call dengan siapa?, aku mendengar anak itu melaporkanmu pada istrimu ,jika kau membelikan boneka memberi uang banyak!"
__ADS_1
"kurang ajar anak itu berani melaporkan pada Tian!"
" Memang siapa dia ?, kau sangat melindungi nya!"
" Bukan siapa-siapa, hanya orang ku saja!"
" Oh... sepertinya tidak sesederhana itu, apa yang di gosipkan gery benar?"
" Panglima ,apa kau sungguh senggang, tiba - tiba bergosip begini?"
" ahah,aku hanya ingin menanyakan hasil tes itu, jika sudah keluar besok kita bertindak!"
" Hmmm, ...besok akan aku kabari!"
" Ya sudah kalau begitu aku harus kembali ke rumah sakit!"
" Ya...!"
Kenzo mengiyakan dengan wajah terpaksa nya.
...----------------...
Hasil tes DNA nya pun keluar, dan sesuai dugaan, Sansan ini adalah Sansan palsu, Kenzo segera mengirimkan hasilnya pada Chiko.
Chiko pun memberitahu pada semua keluarga Pratama termasuk mbok Yem.
Tetaplah, mereka harus bersandiwara untuk pura - pura tidak tahu, agar anak itu bisa nyaman untuk berbohong menjadi Sansan sementara sampai Sansan yang asli bertemu.
Dan Saatnya Kenzo dan Chiko yang mengurus anak itu.
Kenzo mengajak Sansan, keluar bertemu dengan Chiko.
" Om, kenapa mengajak Sansan bertemu dengan paman Chiko di sini?"
" Ehmmm...ada hal yang ingin kami rundingkan bersamamu!"
" Sansan, kami sudah tahu lama jika kau bukanlah Sansan yang asli!" ujar Kenzo
Sansan terkejut dan gemetaran
" jangan takut, kami tahu kesulitanmu!"
Chiko mencoba menenangkan.
" Hiks hiks hiks, om , paman, tak apa jika kalian ingin menghukum saya, tapi bagaimana nasib ayah ibu saya tolong ampuni mereka!"
" Tenanglah, kami akan mencari ibumu dan menyelamatkan mereka asal kau mau bekerjasama dengan kami!"
" huhuhu, apa yang harus saya lakukan?"
" Tetaplah, menjadi Sansan untuk sementara, dan mulai sekarang kau harus belajar memanggilku ayah!"
" Ha????"
" Kau harus berjanji, jika tidak kami tidak akan menyelamatkan keluargamu!"
tekan Kenzo.
"Janji, saya berjanji!"
" Baik, kau tidak boleh memberitahu apapun informasi tentang keluarga Pratama pada istriku!, ingat apapun itu sekecil apapun itu, jangan pernah memberitahu pada Tian!!"
" Baik, om...!"
" sekarang kau tahu tidak di mana orang tuamu di amankan oleh Tian?"
tanya Kenzo.
" Hmmm...Di kota H...tolong selamatkan keluarga saya om, paman, saya akan menjadi anak yang baik dan menurut asalkan keluarga saya selamat!"
__ADS_1
" Baiklah itu tergantung padamu, kau melakukan kesalahan sedikit saja lihat akibatnya!"
ancam Kenzo.
" Sekarang, aku akan membawamu ke rumah sakit untuk bertemu ibu dari Sansan, ingat kau harus memanggil nya Bunda, dan aku adalah Ayahmu!"
" Baik, tapi aku tidak tahu banyak tentang Sansan!, bagaimana jika dia tahu aku bukan anaknya?"
" Kau hanya perlu menyayanginya seperti kau menyayangi ibumu saja, menjaganya merawatnya, dan mendengarkan semua keluh kesahnya!"
" Oh, baik paman!"
" sudah, bawa sana bertemu Sansan!, acting anak ini juga tidak buruk!" ujar Kenzo.
" Hmmm, ayo Sansan ikut ayah bertemu ibu!" Ujar Chiko mengulurkan tangannya pada Sansan.
" Baik Ayah!" Sansan menerima uluran tangan Chiko.
mereka pun pergi meninggalkan Kenzo...
" Sudahlah Kenzo...yang terpenting adalah Sasha bisa tersenyum, sekarang tugasmu tinggal mencari di mana keberadaan Sansan yang asli!" Gumam Kenzo mencoba untuk menerima kenyataan bahwa memang tidak ada celah untuk masuk dalam kehidupan Sasha.
" Oh, ya... seharusnya Tasya sudah berada di Negara B kan sekarang?, kenapa dia tidak mengabariku?, anak ini mulai makin tidak menurut rupanya, awas saja kalau ketemu akan ku beri dia pelajaran!"
Drrrtt drrrrr
" Panjang umur emang ini anak, paling bisa membuat mood jelek hilang!"
" Ommmm, Tasya sudah sampai om!"
" Syukurlah, Tasya...!"
" Sayang om, kan sudah sepakat!"
" Iya sayang, apa di sana kau nyaman?"
" Aku akan berusaha nyaman om... tapi aku lebih nyaman jika bersama om!"
" hahaha, anak kecil oh anak kecil...oh ya kau di sana minta pada Mamoto untuk mencari guru bahasa dan budaya di sana, jangan sampai kau digantung karena tidak memahami hukum dan budaya di sana!"
" Siap om!, om sangat mengkhawatirkannya aku rupanya, jadi ok kapan ok berterai??"
" Apa itu berterai?"
" Bercerai om...!"
" ah, kau sangat menantikan aku bercerai?"
" Yaz hubungan yang tidak baik harus di akhiri om, jadi aku bisa naik status!"
" hahahahah, kau yakin sekali jika akan naik status?"
" Iyalah,...aku adalah satu - satunya wanitamu!"
" kau sangat percaya diri Tasya!"
" Sayang!!!"
" Ya sayang!, kau masih kecil kau jangan memikirkan hal seperti ini, tata hidupmu dengan baik dan kuat, sampai kau tidak memerlukan Backingan ku lagi!"
" itu urusanku, mau memakai backingan atau tidak om tidak perlu mengatur ku!"
" Kau!!!"
" sudah om, bye!!!" Tasya mematikan telpon nya lebih dulu.
Ah, anak ini sangat berani dan keras kepala, sudahlah Kenzo dia masih kecil, jika nanti sudah dewasa dia akan berubah pikiran jangan terlalu dipikirkan, yang jelas memang aku tidak bisa mengatakan tidak padanya, kena sihir apa sebenarnya aku ini
dalam hati Kenzo.
__ADS_1