
"Dans apa yang kau lakukan??"
" Anak Raja akan lahir, Raja ingin meminta ku memberitahu jika dia sedang sakit..."
" bodoh!!"
" Hentikan, aku akan menjadi Raja sementara Dia pergi...!"
"Hah, apa??"
" Kau tenang saja, aku tidak akan menghancurkan negara ini...!"
" tapi...."
" Sudah serahkan padaku...!"
" Babaik...."
Apa ini hal yang benar??, bagaimana jika semakin kacau?
dalam hati Dans dilema.
tapi jika Dans mengumumkan jika rajanya sakit, orang - orang itu akan membuat kekacauan, akhirnya Dans mengikuti arahan Zayan , karena memang dia orang dari keluarga Sansan jadi pasti bisa di percaya.
Sementara itu Alea dan juga Alfred bergegas terbang ke LN, untuk menunggu kelahiran anaknya.
Alfred sudah memakai masker topi dan kacamata hitam, begitu juga dengan kakaknya, tidak ada yang boleh mengetahui identitas mereka, termasuk rumah sakit itu.
" Apa anakku sudah lahir??"
" sudah tuan, selamat anda mendapatkan Putra yang sangat tampan dan sehat...!"
" Oh sungguh??" Betapa bahagianya Alfred akhirnya dia memiliki seorang anak, meskipun tidak dengan wanita yang dicintainya.
" Bagaimana dengan ibunya??"
" Dalam keadaan baik...juga..."
"Dokter, apa sudah di siapkan sesuai rencana?"
" sudah...kami sudah mengganti bayinya, mengantisipasi jika dia berubah pikiran!, bayi itu kurang beruntung karena ibunya tidak mau mengasuhnya!"
" Bagus..."
ternyata Sansan memang pintar dia memberi saran yang baik, jadi tidak ada masalah dalam hal ini, tidak perlu drama apapun untuk membawa pulang darah daging Alfred.
dalam hati Alea.
" Dokter apakah saya boleh melihat anak saya??"
" Boleh, anak anda ada di ruangan kusus dengan penjagaan terbaik..."
Alfred dan Alea pun segera menuju ke ruang itu.
wajah Alfred dan Alea berkaca-kaca melihat bayi yang sangat tampan itu tertidur pulas di box.
" Perasaan ini tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata..." ujar Alfred sangat bahagia mendapatkan seorang Putra mahkota.
" Apa kau sudah menyiapkan nama untuk putramu ??"
" Belum, aku ingin Julia yang memberikan nama untuknya..."
" Al...apa dia mau memberikan nama untuk anakmu dari wanita lain??"
__ADS_1
" Tidak tahu kak, ... setidaknya biar aku coba..!"
" Kau masih tidak menyerah padanya??"
" Aku menyerah , tapi aku masih sangat menyukainya!"
" kalau begitu aku akan memberitahu Julia..."
" Tidak, tolong beritahu Sansan...dia pasti punya rencana baik untuk ini... tapi tolong kakak yang minta tolong...ya...jika itu aku dia akan membuatku menjadi Raja miskin!"
" Hahahahah, dulu apapun kau berikan padanya... sekarang kau perhitungan ya??"
" kakak aku punya putra mahkota sekarang, apapun akan ku berikan padanya..."
" Hahahaha...baik...lah ...kakak akan menghubungi Sansan..."
" Ya kak..."
Alea segera keluar untuk memberikan kabar bahagianya pada Sansan.
sementara Alfred menggendong putranya dengan penuh kehangatan,Jiwa seorang ayahnya langsung muncul, baru kali ini dia dibuat jatuh cinta tanpa syarat.
" Hallo kak ada apa??"
" San sansan...anak Alfred sudah lahir, seorang Putra sangat tampan aduh aku sangat bahagia..."
" Oh sungguh??"
" Iya, terimakasih karena kau sudah memberikan rencana yang baik pada kami... benar wanita itu tidak mau memberikan anaknya dan mengancam bunuh diri, untung kau memberi kami saran yang tepat..."
" apa wanita itu langsung menerima bayi itu??"
" awalnya tidak, ya karena ikatan seorang ibu dan anak kuat pasti, dia ragu menerimanya, tapi dokter memberikan sugesti, bahwa wanita itu tidak mengenal siapa ayahnya jadi terasa ragu..."
" Lalu...??"
" Dia benar - benar ibu yang baik, kakak tidak salah pilih..."
" kami tetap memberikan semuanya berdalih untuk masa depan anak itu..."
" sebenarnya jika Alfred mau menerima wanita itu juga tidak masalah kan kak??"
" Alfred tidak mau melihat wanita itu sama sekali...!"
" Dia seorang Tiran yang kejam..."
" hihi iya aku melihat dia begitu bahagia San, aku sangat bahagia juga, oh ya tapi dia tidak mau memberi nama pada Putranya, dia ingin Julia yang memberikan nama pada Putranya!"
" oh Tirani yang satu ini masih belum menyerah rupanya...jika kalian sudah kembali aku akan membawa Julia ke negara F..."
" San, aku sangat mengharapkan bantuanmu, terimakasih karena sudah membantu kami..."
" Semua demi kakak ,jika tidak aku sudah memungut biaya..."
" Kamu tenang saja, kakak akan memberikanmu semua yang kamu mau asalkan adikku ini bahagia apalagi Putra mahkota pasti tetap membutuhkan seorang ibu...andai saja kau bisa.....ehhmmm sudahlah San hehehe semua tidak bisa dipaksakan...kalau begitu nanti kakak beri kabar untukmu jika suda kembali ke negara F..."
" baiklah kak..."
panggilan pun berakhir...
" Al, sansan mau membantu kita, tapi kapan kita bisa membawa anak ini kembali ke negara kita ya, biasanya maskapai penerbangan memperbolehkan bayi berusia 4-5 minggu naik pesawat!"
" Besok kita akan kembali..."
__ADS_1
" apa itu baru 2 hari ..."
" Sudah aku siapkan jet pribadi dan dokter anak yang siaga di sana..."
" oh baguslah..."
" Aku tidak ingin terlalu lama di sini..."
" Iya kakak Juga ingin segera membawanya pulang..."
sementara di istana.
Semua para petinggi di buat bingung dengan perilaku raja yang tidak seperti biasanya, biasanya raja sangat mengerti tata krama, tapi hari ini Raja begitu liar, saat ada pertemuan rutin dia malah, merokok dan menaikan kedua kakinya di meja dan bersandar saat berbicara dengan para pejabat, saat menerima laporan langsung banyak mengkritik dan terlalu kasar.
" ada apa dengan Raja??"
semua orang keheranan.
" Ponakanku...apa kau mengalami masalah??, kenapa kau begitu brutal hari ini??"
" Oh paman, aku sedang bersantai dan menikmati sedikit hidupku..."
" benarkah??"
" Paman, apa kau tidak sibuk hari ini??"
" Aku sibuk??, ada apa??...?"
" Paman, kau hampir setiap hari mengirimiku barang antik di luar nalar..!"
apa maksudnya Alfred ini?? kenapa dia mengatakan hal ini di depan para menteri??
bukankah itu rahasiaku padanya?? jadi aku bisa menuduhnya mengumpulkan barang antik palsu, aku bisa menjeratnya dengan aturannya, siapapun yang mengumpulkan barang kw atau palsu akan di penggal tanpa pandang bulu.
dalam hati paman Raja.
semua menteri agak heran dengan maksud rajanya.
" Paman,aku dengar di negara Z itu kehilangan sebuah lukisan sangat mahal...dan itu sama dengan lukisan yang paman berikan. padaku!, paman apa paman menerima barang curian??"
" apa barang curian??" semua langsung heboh.
" Yang mulia anda jangan menuduhku sembarangan, aku sangat tulus memberikan barang padamu, tapi tidak mungkin aku mencurinya!"
" Berarti paman memberikan Seorang Raja lukisan palsu???!!!"
Deggg....
paman Alfred terkejut,
Sialan aku di jebak oleh Alfred, dia malah mau menggunakan rencanaku untuk menyerangku...jika aku mengakui itu palsu, aku akan di penggal, jika aku mengakui barang itu asli aku berarti mengakui jika aku menerima barang curian, maka tidak ada jalan lain untuk selamat.
dalam hati paman raja
sudah berkeringat dingin..
" Masalah sepele seperti ini bagaimana bisa aku yang turun tangan sendiri??" guma Zayan lirih.
" Itu..itu....tapi anda sudah menerima barang yang saya berikan, berarti tandanya anda juga menyimpan barang-barang palsu!"
" hah....jadi raja juga menyimpan barang palsu...??"
" Aku hanya di berikan sebuah hadiah tentu saja aku terima, aku adalah seorang raja, aku adalah aturan yang nyata, semua perintahku adalah aturan yang harus kalian patuhi.... periksa kediaman pamanku sekarang...jika barang yang ada di kediamannya semua palsu penggal, jika asli dan dia menerima barang curian Penggal satu keluarga tak tersisa!!!"
__ADS_1
" Apa??" paman Alfred sangat terkejut tentang perubahan Alfred yang sangat tak terduga, padahal kemarin masih tertawa dan minum teh bersama sekarang sudah mau memenggal kepalanya.
Paman Alfred sudah ketar-ketir begitu juga antek-anteknya yang terlibat, mereka belum menjalankan rencananya tapi sudah mau mati mendadak.