GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
330. Repot


__ADS_3

" Sayang, Laksmana pasti akan datang menghukummu!"


" Aku kan hanya membuat usaha Yang Mulia sedikit menantang...!"


" Dasar jail...!"


" Laksamana akan kesulitan menghadapi mereka karna itu bukan keahliannya, apalagi menyangkut Julia, Laksmana tidak bisa terlihat arogan apalagi mereka dari negara F dan Jepang!"


" Om...kenapa om yang pusing?"


" Laksamana pasti tahu ini ulahmu!"


" Ya tidak apa-apa, memangnya paman mau ngapain sansan??"


" Mau aku cubit hingga merah pipimu!"


Sahut Nathan yang muncul tiba-tiba.


" Laksamana...!" Kenzo terkejut.


" Ya Ken....!"


" Hai paman, sehat??" menyapa tanpa merasa bersalah.


" Sansan, nyalimu memang tidak di ragukan, kau membuat kediaman ku tidak tenang!"


" Paman...tenang saja, dengan begitu paman bisa memilih menantu yang tepat untuk Julia bukan??" menggelendoti lengan Nathan dengan manja.


" anak nakal ini, memang tidak bisa jika tidak membuat masalah ya??"


" Paman, jangan seperti itulah...ini bantuan dari Sansan, keduanya adalah pilihan terbaik loe paman!"


" Oh ya, bibimu sepertinya menyukai Ryu...!"


" Dan paman pasti menyukai raja Kampret kan??"


" Karena paman mengenal Raja Alfred lebih dulu, paman belum mengenal Ryu!"


" Ah, paman, memang lebih baik...aku beritahu tentang tuan Ryu paman!"


" Bagaimana??"


" Tuan Ryu sangat hebat juga dalam ilmu medis, dia juga punya toko bahan herbal terbesar di jepang, dia juga anak tunggal dari keluarga berpengaruh di Jepang, Tuan Ryu baik, sopan, tapi tuan Ryu sangat menyukai dunia malam...!"


" Hemmm, sepertinya Alfred memang masih unggul...!"


" Paman mau tahu banyak tentang raja Kampret??"


" Ya katakan pada paman!"


keduanya berbincang mengabaikan Kenzo dan Lily.


" Raja Kampret itu sangat bucin, kalau sudah bucin dia bisa melakukan apa saja, untuk mendapatkan apa yang dia inginkan paman...!"


Nathan mengangguk mengerti,


" Baiklah, paman mengerti apa yang harus paman lakukan, ...Sansan katakan pada paman, tentang Cindy!"


Sansan langsung melihat ke arah Kenzo


" ayo katakan padaku, apa yang kalian sembunyikan aku yakin ini juga menyangkut Martin kan??"


" Ehmmm, Kak Nathan Cindy kembali pada Martin!" jawab Kenzo ragu.


" Oh jadi begitu!"


" Dan dia sudah hamil 4 bulan!"


" Apa?????"


Nathan sangat terkejut.


" Ya paman,...kami masih menutupinya, karena masalah Fahad , kita akan membahasi ini setelah abang putra menikah, tapi tertunda karena kak Fathia, akan melakukan pengobatan lanjutan....!"


" Mungkin setelah, pengobatan kak Fathia selesai saja bagaimana paman??"

__ADS_1


" San ,Kenzo...kalian seharusnya mengutamakan masalah Cindy ini karna lama kelamaan akan membesar dan tidak bisa di sembunyikan, apa Vevey sudah tahu dan Hiro??"


" Belum paman, kami tidak tahu cara menyampaikannya pada mereka!"


" Aih.... kenapa begini??, Jovan maafkan aku karena tidak bisa menjaga anak-anakmu!" Nathan merasa sangat bersalah.


" Kak Nathan, jangan menyalahkan diri sendiri, ini adalah pilihan mereka sendiri, lagian Fahad juga sudah mulai memperbaiki hidupnya, untuk Cindy kita akan bicarakan pada kak Vevey setelah urusan Fathia selesai kak, bagaimana????"


" Ya, mau bagaimana lagi Ken, hanya itu yang bisa kita lakukan, aku berharap mereka bisa bahagia, mereka kehilangan figur ayah sejak kecil, dan kita semua sibuk dengan urusan kita...!"


" Sudah paman, yang terpenting Martin mau bertanggung jawab, itu saja sudah cukup, mereka saling mencintai ,mau bagaimana lagi mereka sudah terpisah lama tapi masih bisa kembali lagi, mereka benar -benar mencintai satu sama lain!"


"Sansan, kau selain jail, ternyata kau tumbuh lebih dewasa dari saudara - saudaramu, anak baik kapan kau akan kembali pada posisimu??"


"Bunda tidak mengingatku paman, tak masalah begini saja cukup, aku bisa melihatnya baik-baik saja itu juga cukup!"


" Tapi tempatmu di gantikan orang lain!"


" Jika Sansan kembali juga tidak akan membuat ayah kembali, biarkan seperti ini paman, Tiara juga sudah menjadi anak baik untuk bundaku, dan lagi bunda juga sedang mengandung adikku kan?, hehehe...Sansan sudah puas dengan bersama om Ken...!"


" Jika Kenzo menggertakmu, langsung katakan pada paman, aku akan mencincangnya dan menjadikan makanan ikan di lautan!"


" Kak, aku malah yang menjadi suami tersholimi oleh Sansan!" Sahut Kenzo.


" Hahahaha, ya itu deritamu Ken...hahaha!"


" oh ya, Kalian kapan akan menikah??, kalian sibuk mengurus anak-anak, kalian sudah satu atap, segera resmikan hubungan kalian!"


" Ya setelah urusan saudara-saudara Sansan selesai kak...aku juga sangat ingin meresmikan hubunganku dengan Sansan dengan segera!"


" Ya sudah, jangan sampai seperti Cindy Sansan!" tegas Nathan.


" Tidak om, lagian Sansan sudah punya banyak anak, itu sudah ada Lily di sini, baru ada Lily di sini aja om Ken udah pilih kasih!"


" Hahah, kau tidak boleh seperti itu Ken, kau harus adil ...!"


" Kak, Sansan saja yang tidak mau tersaingi!"


" Hadeh, sudah terserah kalian saja, aku harus pergi karena masih ada kerjaan!"


" Tenang saja, paman sudah menangkap orang -orangnya...semua memang ulah saudara Arnold!"


" Lalu apa yang akan paman lakukan??"


" Habisi mereka sampai tak bisa ditemukan lagi walaupun seujung kukunya!"


" Wah keren paman, dengan begitu, putrinya akan aman di masa depan!"


" Benar, ... kalau begitu aku pamit, semua!" Nathan segera mengenakan mantelnya dan pergi.


...----------------...


kediaman utara.


" Kakak ipar, kau bangun pagi sekali??"


" oh Julia, aku sedang belajar memasak, heheeh"


" Untuk abang??"


" Enak saja, untuk semuanya kecuali dia!"


" Kakak, tapi bukan begitu cara memasaknya, kakak harus menunggu minyaknya panas dulu baru memasukan bahanya!"


" Tapi itu pasti meledak-ledak nanti Jul...!"


" Ya memang begitu, namanya juga goreng ikan...!"


" Julia, kalau begitu kau saja yang menggoreng ya!" menyerahkan bahan-bahan pada Julia.


Julia hanya Tersenyum dan menggeleng kepala.


" Kakak, ada Yuzan dan Ami kau bisa minta bantuan mereka jika kakak ipar mau!"


" Aku baru di sini masak udah main suruh orang!"

__ADS_1


" Tak apa, mereka akan senang kak...!"


" baiklah, ...!"


" Kakak, jika kau mau belajar memasak, juga bisa minta mereka mengajari kakak...tapi Kakak juga tidak perlu repot di dapur, abang lebih sering makan di luar dari pada dirumah kak!"


" Oh begitu ..,eh siapa yang mau memasakan dia??"


" Hahahah,apa kakak ipar masih marah??"


" Ya, kenapa dia tidak jujur padaku, aku dibuat bodoh olehnya!"


" hahaha, aku juga baru melihat abang seperti itu, sebelumnya aku tidak pernah melihat Abang tertarik dengan wanita, tapi tiba-tiba mau dijodohkan, dan lihatlah betapa bucinya Abang pada kakak ipar...!"


" Apakah dia tidak pernah pacaran??"


" Pernahlah, tapi kata abang saat pendidikan pacarnya selingkuh dan menikah dengan orang lain, sudah begitu lama itu, dan tiba-tiba Daddy menawarkan perjodohan kalian, abang langsung menyetujuinya!"


" Hemmm tapi tetap saja aku masih kesal pada abangmu!"


" tapi kalian sudah menikah, apa masih mau kesal terus kak...??"


" Ya tidak tahu ...heheh...wah sudah selesai, kau sangat cekatan Jul, lalu bagaimana ini selanjutnya??"


" Sudah kakak, mandi saja dulu, itu biar Julia selesaikan!"


" Maaf Julia, aku membuatmu kerepotan!"


" Santai kakak,... hari ini aku libur kerja, mau menemani Yang Mulia jalan-jalan sebelum dia kembali ke negara F!"


" Wah, jalan- jalan kemana Jul??"


" Tidak tahu, nanti lihat saja deh...heheh"


" Ya sudah Good luck ya, aku mandi dulu setelah itu membantumu lagi!"


" Oke kakak!"


Incess pun segera kembali ke kamarnya, untuk mandi.


sementara Julia masih repot dengan beberapa bahan yang ditinggalkan oleh Incess.


" Nona, kenapa tidak membangunkan kami??" ujar Yuzan yang baru bangun bersama Ami, karna ini memang masih pagi buta.


" Iya ,kok tumben sih non bangun jam segini???"


" Ini tadi kakak ipar yang memasak, aku menyuruhnya mandi, bisa tolong bantu aku hehehe, karena banyak orang jadi kita harus masak lebih banyak!"


" Iya tentu saja nona...!" Yuzan dan Ami pun segera membantu Julia menyiapkan sarapan.


" Maaf, ...apakah di sini ada mini market terdekat??" Ryu yang juga sudah bangun.


" Oh, jauh tuan...butuh waktu 15 menit menggunakan motor!"


" Oh .. begitu, apa saya bisa pinjam motornya??"


" Tuan butuh apa memangnya??"


"perlengkapan mandi nona...!"


" oh, Julia ada kok kalau cuma untuk mandi yang baru, tunggu sebentar ya tuan!" Julia pun masuk ke kamarnya mengambil peralatan mandi yang baru.


" Ini tuan, semua masih baru anda tidak perlu membelinya!"


" Oh terimakasih nona, kalau begitu saya bisa mandi dengan tenang!"


" Ya tuan,anda sangat menjaga tubuh anda mandi di waktu subuh memang baik untuk tubuh!"


" Ah... benar....saya masuk dulu nona!"


" Ya tuan!"


Yuzan dan Ami mulai bisik - bisik tetangga,


karena Rajanya jam segini memang masih nyaman di alam mimpi.

__ADS_1


__ADS_2