
" Nona, aku datang untuk memeriksa tubuhku lagi, kenapa aku akhir-akhir ini sering bolak -balik buang air kecil bisa sampai puluhan!"
" Banyak minum air putih agar tidak dehidrasi, itu untuk membersihkan tubuhmu!, dia membuang sisa obat yang tidak diperlukan untuk tubuhmu sekalian membersihkan tubuhmu !"
" Sampai kapan nona??"
" 3hari ini, kau harus banyak meminum air, minimal 1 liter lah ya...!"
" Baik,...!"
" Oh tuan muda, bolehkah aku meminta bantuanmu??"
" Apa itu nona??, yang terpenting jangan meminta hartaku lagi!'
"Tidak, tidak...tolong sebarkan ini pada penduduk sekitar ya, ini adalah serbuk wabah!"
" Apa???"
" Ssssstttttttt...ini tidak akan berbahaya, mereka hanya tidak akan bisa bangun dari tempat tidur saja, aku memiliki penawarnya...!"
" Nona, apa anda sungguh tidak ingin menikahi Raja??"
" Ya ,aku tidak bisa menjadi burung di dalam sangkar, meskipun sangkar itu berlapiskan berlian dan emas!"
" Nona, bagaimana jika ini ketahuan?, Raja akan memenggalku!"
" tidak, tidak akan ada yang tahu...ini dibuat oleh rekanku, dan jika sudah mendapatkan penawarnya mereka akan lebih sehat 3x lipat!"
" Jadi jika aku ikut menghirupnya juga tidak apa-apa??"
" Tidak apa-apa, tapi lakukan satu minggu sebelum acara pernikahanku!"
" Nona, anda sungguh berani...!"
" Lalu sebarkan isu, jika ini pertanda buruk dari pernikahan Raja...!"
" Apa??, nona anda sedang mengutuk diri anda sendiri???"
" Ya bagaimana ya, ini agar aku tidak menikahi Raja!"
" Baiklah, jika begitu saya kembali...!"
" Oke, hari ini tidak usah bayar...!"
" Terimakasih nona....!"
" Sama-sama...!"
Setelah,semua pasien teratasi, Tasya pun kembali ke paviliunnya.
" Oh, Yang Mulia...!" Tasya memberi hormat.
" Apa kau lelah??"
" Tidak Yang Mulia!"
" Apa kau sungguh tidak menyukai baju pengantinmu??"
" Tidak,...!"
" Bawa masuk!"
masuklah beberapa orang dengan membawa gaun pengantin bermacam-macam.
Anjay...kenapa Yang Mulia ini??, apa mau membuka butik di paviliun ku?
dalam hati Tasya.
" Pilihlah yang mana yang paling kau suka, semua di rancang oleh disaigner terkenal, bahan berkualitas!"
Raja ini memang hanya bisa menggila,
__ADS_1
jika aku tidak memilih hari ini ,pasti besok akan datang sesuatu yang lebih gila dari ini.
"Yang Ini!" Tasya menunjuk gaun dengan sembarang.
" Apa kau yakin??'
" Ya...!"
" Oke,kalian dengar mana yang di pilih calon istriku!, kalian boleh pergi!"
" Yang Mulia jika, anda sudah selesai maka silahkan kembali ,saya sangat lelah!"
" Baiklah, beberapa hari ini kau tidak boleh banyak kegiatan, istirahat dengan baik karena sebentar lagi kita akan menikah!"
" Ya...!"
" selamat istirahat!" Alfred pun segera keluar dari ruangan Tasya.
" Tasya...!"
"Dai..., kenapa kau di sini??"
" Tuan memintaku untuk melihatmu!"
" Aih...dia masih belum menemukan caranya??"
"Kau ini juga bagaimana??, kenapa harus membawa anak-anak yang bukan siapa-siapa mu??"
" Memang kenapa?, itu terserah padaku!"
" Kita mana bisa membawa anak-anak?, apalagi ini bukan negara kita, ku harap kau bisa melepaskan anak-anak, maka kita bisa pergi tanpa hambatan!"
" aku sudah berjanji pada mereka, aku tidak boleh mengingkari janji!"
" Tasya, seharusnya kau berpikir lebih dulu sebelum mengatakan hal seperti itu pada anak-anak!, bisa saja kita langsung membawa mereka pergi, tapi...itu akan bermasalah untuk Tuan dan Aogiri!"
" Ya sudah, jika tidak membawa anak-anak aku akan tetap di sini, itu membuktikan bahwa om Kenzo tidak benar-benar ingin membawaku pergi...!"
" Dai, aku hanya ingin tahu, apa dia sungguh -sungguh ingin bersamaku atau tidak!, sebelumnya dia slalu ragu padaku...kau kira aku tidak menderita!"
" Kau membuat tuan kualahan,di sisi lain Tuan tetap mencarimu sebagai Sansan , dan sekarang juga berupaya mengeluarkanmu beserta anak-anak yang tidak tahu asal-usul nya, dia juga sudah kau permainkan sedemikian rupa, bagaimana jika dia tahu lalu kecewa padamu??"
" Kenapa dia tidak bisa mengenaliku, sedangkan yang lainnya mengenaliku, bahkan Dai yang hanya satu kali bertemu denganku saja juga mengenaliku.. tapi kenapa dia yang sangat dekat padaku, bahkan orang yang pertama bertemu denganku adalah dia tapi tidak mengenaliku sama sekali!"
"7 tahun lebih kau menghilang ...kenapa kau sangat mendendam??"
" Aku tidak mendendam, ...Dai kenapa kau sangat membela Om Ken??"
" Dia Tuanku!"
" Kita kan teman...!"
" Apa kau ingin aku memusuhi Tuan??"
" Tidak juga, tapi Dai...Aku tahu rasanya hidup tanpa keluarga, sendirian, aku masih merasa beruntung...aku masih beruntung,tapi anak-anak ini dia sudah kehilangan keluarganya,dan mereka seumur hidup akan tinggal di penjara, padahal mereka tidak melakukan kesalahan apapun!"
" Ya sudah aku tidak akan mendebatmu, kita akan pikirkan cara membawa anak - anak itu pergi dari sini...!"
" Ya...aku percaya pasti om punya ide untuk membawa anak-anak bersama kita...!"
" Aku pergi dulu...!" Dai pun segera pergi.
...----------------...
Di luar rutan.
" Selamat Martin,kau bebas setelah satu tahun lebih mendekam di penjara...!"
ujar Sahabat Martin.
" Terimakasih, semua karna bantuanmu!"
__ADS_1
" Apa kau sungguh ada tempat tinggal??"
" Ya, ada...!"
" Ayo ku antar ke rumahmu, tunjukan jalannya!"
" Baik!" Martin dan sahabatnya itu menuju kediaman Martin yang cukup terpencil di pinggiran kota.
" Wah, kau sudah di dalam penjara 1 tahun lebih, masih kaya ya!" ujar Sahabat Martin keheranan.
" Aku membeli rumah ini setelah mengundurkan diri sebagai polisi...!"
" Ya, rumahnya mewah, hanya memang sangat terpencil, hanya mantan napi sepertimu yang mau tinggal di tempat seperti ini, tidak ada tanda-tanda kehidupan!"
" hehehe...tidak ada yang tahu tempat ini kecuali dirimu!"
" Ehmm...oke aku tidak akan emberlah, lalu bagaimana nasib adikmu, aku dengar kau meminta tolong, seseorang untuk menjemput adik perempuanmu!"
" Ya, dia anaknya sangat bertanggung jawab, aku takut dia menyerahkan diri pada polisi!"
" Renata anak yang baik, tapi kejadiannya sudah seperti ini... dia juga pasti dihukum mati, karna masuk dalam rencana pembunuhan keluarga pratama ini...!"
" Aku meminta seseorang merubah wajah Renata, agar dia bisa hidup bebas di mana pun kemana pun dengan identitas barunya, jadi tidak perlu sembunyi - sembunyi...!"
" Kau sangat menyayangi adik-adikmu!, tapi bagaimana dengan Juno??"
" aku tidak tahu...tapi dia masih mendendam...aku tidak bisa menghentikannya, sekarang dia di mana aku juga tidak tahu, aku sudah meminta orang mencarinya, namun tidak ada jejak!"
" Adikmu, sangat pintar dia sekarang sudah di sini kita juga tidak tahu, tapi jika dia di sini , takutnya mengulangi hal yang sama!"
" Ehmmm... karena aku sudah keluar aku akan diam - diam menjaga keluarga yang sudah membesarkanku...!"
" Oh ya,Adik angkatmu Fahad dia mengundurkan diri dari kepolisian, aku dengar dia mengerjakan pekerjaan kecil di sebuah restoran!"
" Ha??, apa dia sudah gila??"
" Hmm...itu aku tidak tahu alasannya, kau bisa mencaritahu sendiri kan??'
" Ya, tapi satu bulan ini aku akan tetap di sini, pasti banyak mata mengawasiku!"
" Benar, kau baik - baiklah di sini selama beberapa bulan...!"
" Ya, tolong Carikan aku satu orang laki-laki yang mau membantuku mengurus rumah ini!"
" Hei sulit mencari laki-laki untuk mengurus rumah...!"
" Aku tidak mau perempuan, rumah ini hanya boleh di injak satu perempuan saja untuk selamanya!"
" Aku tahu yang kau maksud...!,baik akan ku carikan!"
" Terimakasih Sob...!"
" Oh, kau butuh kendaraan??"
" Ya, carikan mobil second ya...tidak usah di balik nama!"
" Oke...!"
" aku lelah Sob, aku mau istirahat...jika kau datang ke sini tolong bawakan makanan dari resto masakan jawa!"
" Ehm....oke, menu khusus kan ??"
" heheh iya dong!"
" Oke - oke...aku harus repot menjadi driver gofoodmu sementara ini!"
" Hahahah, tolonglah...!"
" Karena kita teman baik, tidak boleh ada kata tolong, istirahatlah...aku pergi dulu!"
" Hmmm, hati-hati!"
__ADS_1
setelah sahabat Martin pergi, Martin pun segera membersihkan kamarnya lalu istirahat karena sudah satu tahun lebih dia tidak merasakan kenikmatan sebuah tempat tidur yang lembut.