GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
418. Salah paham


__ADS_3

" Kemana??"


" aku mau mengajak makan siang dengan ibu mertuamu..."


" oh bersama bibi...??"


" Dengan Daddyku juga ..."


" paman sudah pulang??"


" Sudah,..." Julius membukakan pintu mobilnya untuk Aina.


setelah Aina masuk, mereka pun segera meluncur ke toko cake milik Savina yang menjadi satu dengan toko oleh-oleh milik Julia dan juga restoran Fahad.


setelah sampai mereka segera menemui Savina dan juga Nathan.


" Mom, Dad..."


" Bibi..paman..."


" ohya kalian sudah datang ayo duduk...atau mau pesan dulu...pesan makan siang..."


" Nanti saja mom..."


" Aina kau pesan makan dulu...."


pinta Nathan.


" Aina mau milk tea dan cake lapis saja kalau begitu..."


" aku sama!" ujar Julius.


" halah ikut-ikutan..." pungkas Nathan.


" Ya biarin lah Dad..."


" okokok.." Savina mengisyaratkan pada karyawannya .


" mom... aku boleh tanya??"


" boleh sayang tanya saja...!"


" mommy pasti sudah menyelidiki latar belakang Yohana bukan??"


" Loh kok tahu??"


" iya kan mommy tiba-tiba tidak suka dengannya berarti saat itu mommy menyelidikinya!"


" heemm benar, ...ada apa Yus??"


" Seseorang menargetkanya..."


" kau tidak terima??" tanya Aina dan Savina serempak.


" bukan..."


" lalu apa??"


" ini menyangkut kematian om Jovan dan om Bram, dan juga kedua orang tua Tiara, juga keluarga orang yang menargetkan Yohana!"


" ehm mommy hanya tahu jika anak itu anak pemilik Casino, tapi hanya itu oh ya dan pemilik dari Casino itu juga mafia tersembunyi!"


" ehmmm jadi itu benar, karena menurut laporan yang Tasya berikan, Casino itu tidak pernah tersentuh tangan polisi..."

__ADS_1


" oh ya,... untung saja kau tidak menggila dengan wanita itu Yus!" tegas Nathan.


" makanya kan Dad...pilihan Julius sudah tepat ingin bersama Ai..."


" Halah...kembali le topik awal dulu, sekarang apa yang kau kerjakan??"


" aku menggunakan nama Daddy untuk mengambil kasus ini heheheh..."


" Hah, anakku yang masuk ke institusi kepolisian hanya kau, dan itu pun tidak murni dengan prestasi mu, tapi aku juga tetap bangga, kau tidak menjadi berandalan lagi..."


" oh tenang Daddy aku akan berusaha menjadi yang lebih baik!!"


" Ingat nak, banyak sekali orang - orang yang menyalah gunakan wewenang, kau adalah harapan untuk menegakan keadilan dalam masyarakat, jangan tergiur dengan uang panas, apa kau mengerti??"


" Daddy, mommy kau tahu...aku adalah anakmu yang termiskin, gajiku tidak seberapa menjadi Ajudan komisaris...tapi tugas ini ternyata butuh modal yang begitu besar..."


" Apa urusannya, rejeki setiap orang sudah ada takarannya masing - masing, apa yang kau keluhkan, bersyukur itu kewajibanmu!!"


" Memang berapa besar...modalnya??"


" Yus, kau baru masuk, lalu kau langsung mengambil misi ini, meski nama Daddymu itu berguna, tapi itu hanya di depan muka..., tangan mereka akan memukulmu dari belakang, mereka memiliki banyak tangan kotor untuk memusnahkanmu..."


" Daddy Julius mengerti..."


" bagus jika kau mengerti, menegakkan keadilan itu tidaklah mudah..."


" Hah, ...kau harus berhati-hati yus, lalu berapa modal yang kau butuhkan??"


" tabungan iyus hanya ada 700 juta saja mom, di Casino itu jika ingin membuat kartu member VIP, 2 m moms.."


" what, kartu member tempat kita saja tidak begitu mahal, wah tiket neraka sangat mahal itu benar rupanya..."


" aku punya yus kau bisa pakai uangku lebih dulu..."


ujar Aina.


" oh iya paman...maaf..."


" tidak perlu nak, kau seharusnya mempertimbangkan lagi untuk menjalin hubungan dengan iyus...dia sangat miskin hahahaha"


" Suamiku kau tidak boleh begitu, kasihan Iyus..."


" yayayya... Daddy akan memberikanmu modalnya!"


" sungguh Dad..."


" ini juga bukan modal, ini namanya juga bersedekah!"


" Ya apapun namanya Dad..."


" iyalah, memang gajimu berapa??, modal yang kau keluarkan tidak akan kembali meski kau dapat bonus dari penyelesaian kasus, meski kau nail jabatan lagi juga tidak sebesar itu uangnya.."


" Jika Daddy ikhlas , Julius juga. ikhlas..."


" hah, kau ini....berapa ya kau butuhkan??"


" 12 M saja Dad..."


" Apa??, kenapa kau tidak merampok saja di bank??"


" ayah aku adalah polisi bagaimana bisa aku merampok bank???"


" Apa kau ini bercanda??, kau bilang 2 M, kenapa jadi 12 M??"

__ADS_1


" 2 M baru kartu membernya , yang 10 M itu ..ehem ....untuk hal-hal lain.." Iyus tidak berani berkata jujur.


" apa yang kau sembunyikan??" tegas Nathan dengan tatapan mengintimidasi .


" Begini, aku mendengar jika Yohana melayani pria 10 M per jam!"


" uhuk uhuk uhk..." Aina langsung tersedak mendengar penjelasan Iyus.


" aduh aduh pelan sayang, rileks..." Savina menepuk punggung Aina perlahan.


" Sayang, kau jangan salah paham..


aku tidak akan melakukannya tenang saja aku masih perjaka sampai sekarang!"


Tokkkk.


sendok pun melayang di kepala Iyus.


" Kau jangan macam-macam , atau kau mau di sunat habis oleh daddy!"


" dad...aku tidak gila, aku akan menyerahkan semua untuk Aina,sumpah suwer...jadi Aina percayalah padaku aku tidak akan macam-macam..."


" hah, kau ini...apa kau yakin mau membuang uang 12 M untuk terowongan Casablanca itu??"


" aku tidak akan maju, aku hanya akan mengorek apa yang perlu di korek Dad..."


" oh benarkah, sebaiknya kau tidak terjun langsung perihal ini, cari orang lain saja...!"


" iya Dad..."


" hemmm Daddy akan mengirimkan uangnya, jadi Daddy kasih tahu untuk jalannya apa kau mau??"


" kau tangkap saja Yohana saat melayani pelanggan, dia akan di masukkan ke dalam undang - undang prostitusi, dengan itu kau bisa menyelidiki kasus itu lebih dalam sampai kau menemukan akarnya, tapi kau jangan lupa, orang-orang itu, tidak akan membiarkanmu membongkar kebusukan yang sudah ditutupi mereka dengan sangat rapi..."


" Baik Dad... terimakasih..."


" hemmm, ... jika kau butuh sesuatu katakan pada Daddy, jika kau juga merasa ada yang kurang beres, kau bicarakan juga pada Daddy atau abang-abang mu..."


" oke Dad...mengerti..."


" Oke kalau begitu lanjutakan makan kalian.."


" Dad... bagaimana dengan restumu untukku dan Aina..."


" Oke pekerjaan sudah ok, kau setidaknya harus bisa membeli rumah mobil, untuk mahar Aina, dan juga saldo di rekeningmu setidaknya harus melebihi saldo di rekening Aina...."


" apa??, Dad...itu agak lama, kenapa begitu,,,??, semua kan bisa pelan-pelan setelah menikah!"


" bagaimana bisa aku membiarkan kau meminang keponakanku, hanya dengan modal Cinta dan kasih sayang, memalukan!!!, kau harus bisa setara dengan kehidupan kedua abangmu, meski kau ini bontot, jangan mau kalah...apa kau mengerti..."


" Dad, aku sangat tidak yakin bisa setara dengan abang-abang dengan Julia saja aku kalah..."


" paman Aina tidak butuh itu semua, Aina menerima Iyus apa adanya..."


" Aina kau seharusnya mendukung priamu menjadi hebat dan tak terkalahkan..."


" tapi paman,..."


" Syarat itu sangat mudah loe, masak itu sangat berat, berati kau tidak benar-benar menyukai Aina..."


" aku akan buktikan!!!"


Julius menggebrak meja.

__ADS_1


" Oke...itu baru putraku, sudah duduk jangan marah-marah..."


julius pun duduk setidaknya ada sedikit titik terang untuk hubungannya dengan Aina.


__ADS_2