GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
126. Menghilang


__ADS_3

" Kak Cindy, apa kau sebenarnya sudah bertemu dengan Sansan Asli? tanya fahad pada panggilan Video yang di situ ada Iyus, putra fan Suhail.


" Kenapa kau tiba-tiba menanyakan hal itu?"


" Karena aku bertemu dengannya di negara M!"


" apa??"


" kakak kata Sansan kau bisa menjelaskan kronologinya pada kami kenapa dia bisa bersama Om Kenzo?"


"Hufffft baiklah....aku sudah mengira kalian akan mengetahui ini, Ya jadi Sansan selama ini masih hidup namun dia bersembunyi dia tidak berani pulang, intinya Dia bertemu dengan om Kenzo saat akan dilelang, om Ken membelinya namun tidak menyadari dia adalah Sansan, jadi Sansan sampai sekarang berpura-pura menjadi orang lain, dia punya alasan sendiri untuk bersembunyi kakak tidak perlu menjelaskan lagi, pasti kalian tahu lah....Dan yang masih tidak habis terpikir olehku adalah Dia menyukai Om Ken!"


" Apa??" Empat bujang itu terkejut.


" Ya, Begitu lah tapi mau bagaimana lagi itulah Sansan!"


" Sansan, benar - benar diluar jangkauan, dia pasti tahulah om Kenz menyukai Tante Sasha!"


" Ya, tapi kalian juga tahu, posisi amannya adalah tante bersama om Chiko!"


" Sansan durhalek sekali ya ?, bersaing dengan bundanya!"


" eh tidak seperti itu kesimpulannya Iyus!"


" Iyus kau ini kenapa salah penafsiran, tante Sasa itu hanya temanan murni dengan om Ken!"


" Oh jadi om Ken yang suka?"


" Iya dari tadi juga begitu penjelasannya,kau ini kenapa malah jadi Aina??"


" ih kenapa bawa-bawa Aina?"


" Eh, om Chiko mengirim pesan, kakak lihat dulu!"


" Ya, lihat saja sambil vicall...!"


" Cindy, Kata Rio...Sansan menghilang dan tidak bisa dilacak!"


" Apa???" Keempat bujang itu terkejut lagi


" Kak Cindy kau tenanglah kami akan mencari Sansan segera!" tegas Fahad.


" Benar,katakan pada om Chiko, kami akan fokus mencari Sansan!"


" Baiklah, kalian harus sering-sering mengabari kakak ya!"


" Yaz kakak sampai jumpa!"


panggilan pun berakhir,


" Fahad, kau bisa mencari lewat rekaman Cctv dari kediaman Tanaka kan?"


" Ya, itu kita butuh akses dari Aogiri, di sini kita tidak leluasa karena bukan negara kita!"


" Wah ini sedikit sulit karena kita tidak ada yang memiliki keahlian dalam menyabotase!"


" Minta Rio, Rio bisa...!" ujar Suhail


" Apa dia di sini?"


" telpon om Chiko dulu!"


" Ya....!" Iyus segera menelpon Chiko.


" Ya Iyus...!"


" Om apakah Rio masih di sana?"


" Tidak dia sudah berangkat dari tadi setelah mendapat kabar dari keluarga Tanaka!"


" Oh ok...!"


" Kalian, jangan gegabah ya...menunggu Rio sambil mencari...!"


" Baik om...!"


...----------------...


" Apa yang harus kita lakukan sekarang?" tanya Iyus.

__ADS_1


" Kita semua temui om Kenzo di kediaman Tanaka!"


" eh kau mau mengekpos Tasya?, kita tidak boleh merusak rencananya!"


" bukan iyus, kita pura - pura bertamu lagi, dari sana kita bisa mendapatkan info tentang Sansan, kita bisa membantu mencari Sansan dengan nama Tasya!"


" Oh mengerti ,ayo cepat ke sana!"


empat bujang itu pun segera menuju kediaman Tanaka.


ting tong ting tong....


" Kalian berdua lagi??" ujar Yukini melihat Fahad dan Iyus.


" Oh bibi apa om kenzo ada??"


" Kami sedang sibuk tidak bisa melayani tamu, kalian pergilah!"


" kami tidak minta dilayani kami hanya ingin bertemu dengan Om Kenz sebentar!"


" Dia tidak di sini, kami sedang mencari seseorang kalian bisa menemuinya lain waktu!"


" Seseorang, siapa bibi barang kali kami bisa membantu?"


Raut Yukini terlihat sangat sedih,


" Dia sudah seperti putriku sendiri, aku sangat takut dia tidak akan kembali lagi seperti putri kandungku!"


" Bibi jangan bersedih, kami harus tahu detailnya agar bisa membantu!"


" masuklah aku akan menghubungi tuanku lebih dulu!"


empat bujang itu masuk dan menunggu diruang tamu.


Yakini segera menghubungi Kenzo yang masih sibuk mencari Tasya.


selang 30 menit Kenzo pun kembali dengan wajah yang kusut tak berdaya.


" Oh kalian, ada apa ?, apa perlu sesuatu?"


" Ehm...tidak om...kami niatnya ingin berkunjung namun bibi tadi bilang om sedang sibuk mencari orang!"


" oh?? kami bantu cari om, tapi kok bisa hilang?"


"kami keluar untuk jalan-jalan lalu terjadi kesalahpahaman di antara kami, dan kami bertengkar dia marah dan menaiki bus pergi, aku tidak bisa melacaknya!"


" Oh jadi dia marah?"


" Ya, anak itu temperamennya sangat labil sekali...!"


" Di mana dia pergi dan ke arah mana om?"


" Kemarin di dekat bukit insan. kami bertengkat dan dia pergi ke arah kota !"


" Kami akan mencarinya sekarang om ...!"


" tapi apa dia sungguh marah dan tidak krmbali?" sahut Fahad.


" Seharusnya dia kembali, dia tidak akan meninggalkan ku!"


" apa om memiliki musuh?"


" Musuh??, ya pasti ada ... namun seharusnya tidak memasuki ranah pribadi ku!'


" Apa istri om tahu tentang Tasya!"


" Oh benar , Tasya pernah bertengkar dengan istriku, tapi...Tasya tidak mungkin kalah dengan Tian, kecuali keluarganya ikut campur dalam hal ini!"


" Wah rumah tanggamu sangat rumit om, jika begini kita harus mulai dari mana om?"


" Kita cari di seluruh penjuru tempat ini jika tidak ditemukan maka, kita cari ke Jepang!"


" Om, serahkan yang di sini pada kami, om bisa mencoba mencari di Jepang!, sepertinya ini bersangkutan dengan keluarga istri om!"


" baiklah, aku akan ke Jepang sekarang, tolong kalian fokus di sini, Rio sebentar lagi datang, kalian bisa bekerja sama dengannya!"


" Baik om!"


" Ok, ...aku pergi sekarang!"

__ADS_1


" Om,....!"


panggil Iyus.


" ada apa Iyus?"


" Ehmmm, apa gadis itu sangat berarti untukmu??"


" Dia segalanya bagiku, jadi tolong bantu aku!"


" Baik om, kami akan mrmbantumu!"


" Terimakasih, Mamoto...lacak keberadaan Tian sekarang dimana!' perintah Kenzo sangat serius.


Mamoto pun mengikuti Kenzo keluar,


" Kita menunggu Rio atau bergerak dulu!"


" Tunggu saja, seharusnya dia akan sampai bukan?"


" Tuan, tuan...tolong bantu cari anak itu, jika dia merajuk katakan padanya aku tidak akan marah - marah lagi padanya asal dia mau kembali!"


" Bibi, apa biasanya dia begini?"


" Ya, dia suka bertengkar dengan tuan Kenzo, tapi tidak berlangsung lama, 2 jam pasti sudah kembali!"


" Bibi dia mungkin di culik, bukan karena dia merajuk!"


" Jangan katakan itu, itu sangat menakutkan, aku sangat menyayanginya, aku tidak mau kehilangan putriku lagi!"


" bibi harus tenang, kami akan membantu menrmukannya!"


" Andai saja ragaku ini masih baik - baik saja, aku pasti akan ikut mencarinya, tubuhku sangat lemah dengan udara di luar!"


" Bibi sebaiknya kau tetap di rumah dan berdoa!"


Ting tong...


" Oh siapa itu?"


Yuki segera berlari membuka pintu.


" oh...Dai....kau sudah datang, siapa wanita ini?"


" Bibi, ini wanita yang akan menjalani pengobatan dengan Tasya, tapi anak itu malah hilang!"


" Oh, masuk - masuk!"


Saat Fathia masuk bersama, Dai dan semuanya terkejut kecuali Fahad,


" Kak Fath.....hmmmmm" Suhail menutup mulut


Iyus dengan sigap.


" ehm ..bibi tolong bawa Fathia ke kamar tamu, tolong layani dia!"


Yuki segera membawa Fathia ke kamar belakang.


" Kalian apa yang kalian lakukan di sini?' tanya Dai.


" Oh Dai, kenapa kau membawa pacar kakakku ke sini?" tanya Iyus menghakimi.


" Pacar kakaku?? bang suhail atau bang putra?" tanya Fahad bingung.


" Itu wanita Suhail Fahad!" sahut putra.


" Rio, atau kau Dai??, katakan kau tahu jika Tasya itu Sansan kenapa diam saja??"


" Aku tidak akan menjawab kenapa, saya tidak dekat dengan kalian, untuk wanita Suhail, itu kehendak Sansan karena dia tahu itu wanita Suhail, maka Sansan berniat membantu Fathia agar bisa melihat lagi dengan pengobatan tradisional!"


" Apa anak nakal itu serius?, jangan bercanda soal mata!" tegas Iyus.


" Jangan meremehkan Sansan, karna kalian tidak melihatnya bertumbuh, kita kesampingkan itu, sekarang jika kalian ingin membantu mencari, ayo kita cari!"


" Ya sudah kita cari, dari mana kita mencarinya?"


Dai mengeluarkan laptopnya, dia mencoba melacak melalui rekaman CCTV sampai di tempat ke jadian pertengkaran dan Tasya pergi menaiki bus.


Likenya jangan pelit ya bestieeeee

__ADS_1


__ADS_2