GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
138. Sesal yang terlambat


__ADS_3

" Selamat pagi Cindy....ayo cuci muka lalu sarapan!"


terlihat Fannan dan kakaknya sudah sangat rapi kakaknya sudah mandi dan berdandan cantik sementara Fannan sudah memakai seragamnya, sementara dirinya masih dengan wajah kusut bangun tidur.


" Apa kau tidur sangat nyenyak dirumah kami?"


" ah, memalukan!" Cindy segera kembali ke kamarnya.


" Ah...lucunya...!" Ujar Fanniiya gemas


" Kakak kau menakutinya!"


" apanya Fannan?, kau ini kenapa menuduh kakak begitu, cepat kau bujuk dia, sebentar biarkan dia mandi kakak sudah siapkan baju kakak, ukuran kami tidak berbeda!"


segera mengambil pakaiannya.


" Cepat berikan pada Cindy!"


Fannan menerima baju kakaknya dan segera menuju kamarnya


tok tok tok


" Cindy, ...!"


" iya mas....!" sahutan dari dalam.


" Buka pintunya!"


Cindy segera membuka pintunya,


" Maaf mas Cindy tidak sopan bangun terlalu siang!" ujar Cindy malu - malu.


" Mandilah, jika tidak keberatan pakai pakaian kak Fanniiya ini, jangan terlalu sungkan, kau terlalu lelah bukan!, ayo mandi dan sarapan!" memberikan pakaian Pada Cindy.


" Terimakasih mas...!"


Cindy segera masuk dan mandi


setelah selesai mandi Cindy pun segera menuju meja makan.


" Semuanya maaf Cindy!"


Fanniiya dan Fannan terngaga melihat penampilan Cindy memakai baju kakaknya.


" Kalau sudah cantik pakai apapun tetap cantik!"


" kakak, jangan membuat Cindy malu!"


" tapi memang Cindy sangat cantik!" tambah Fannan.


" uhukkkk...heheh sudah ayo kita makan, Cindy maaf ya jika masakan kakak tidak seenak masakanmu!" ujar Fanniiya.


" Kakak jangan merendah untuk meroket ya!"


" Hehehe ...cepat cicipi masakan kakak!"


Cindy segera mengambil makanan dan mencicipi masakan Fanniiya.


" Hmmm, enak sekali kakak...!"


" Tidak boleh berbohong!"


" Sungguh!"


" Baiklah kakak senang jika begitu...!"


mereka bertiga sarapan bersama setelah selesai Fannan dan Cindy pun pamit


" Cindy di mana aku mengantarmu?"


" Di restoran masakan jawa, mas...apa makan siang bisa mampir ke resto Cindy?"


" oh Cindy pemilik resto masakan Jawa?" pura - pura tidaj tahu.


" Bukan, itu milik mendiang papah Cindy, Cindy hanya melanjutkan!"


" Itu juga sangat hebat, karna bun Chef mengundang ku datang maka aku akan datang nanti siang!"


" Bagus, ...!"


Fannan mengantar Cindy sampai ke depan resto nya dan dia lanjut pergi bekerja.

__ADS_1


ah...begini rasanya punya teman diluar keuarga.


dalam hati Cindy.


Cindy pun segera masuk ke dalam resto untuk bekerja seperti biasa.


...----------------...


Di negara M


" Tuan Ken, berhentilah minum...anda tidak bisa seperti ini terus!" Dai meraih botol minum yang ada pada Ken.


" Dai, bagaimana ini, aku tidak bisa melindungi orang - orang yang aku cintai...!"


" Siapa yang anda Cintai Tuan?"


" Kau masih bertanya??, apa kau tidak bisa melihatnya jika aku sudah jatuh cinta pada gadis nakal itu?"


" Apa?"


" hahaha kau pasti beranggapan aku gila, aku tidak waras , tapi itu kenyataanya Dai...aku sudah hampir mendapatkannya, tapi Raja brengsek itu kenapa datang merusak semua rencanaku, membuatku marah padanya dan membuatnya terluka dan pergi...!"


" Tuan anda terlalu banyak minum...!"


" Dai, aku mohon temukan Tasya...aku berjanji akan melepaskan masalaluku, aku akan menyayanginya sepenuh hatiku, aku tidak akan mengecewakannya lagi...!"


" Tuan, ayo masuk diluar anginnya sangat kencang!"


" Tidak mau, aku mau Tasya...!"


mendorong Dai menjauh.


" Dai, apa memang tidak ada titik terang keberadaan Tasya?" ujar Yuki meras sangat sedih melihat keadaan tuannya.


" Bibi...maafkan aku tapi memang Dai tidak menemukan jejak apapun , Dai juga terus berusaha...!"


" Dai, aku sangat sedih melihat tuan begini, seumur hidup ini baru kali ini tuan benar - benar terpuruk!"


" bibi tenang saja, semua akan baik-baik saja putrimu itu buka. anak yang lemah, bukan?"


" Iya benar, tapi tetap saja anak itu sangat ceroboh!"


" Bibi akan berusaha Dai, tolong bujuklah Tuan untuk masuk dan beristirahat!"


" Baik...!"


Yuki pun segera masuk ke dalam.


Tasya, lihatlah kau ini slalu membuat keributan, kau membuat tuan Kenzo menjadi sangat kacau, cepatlah berikan aku kabar jika kau baik - baik saja.


" Tuan, ayo kita masuk!"


" Aku akan menunggu Tasya di sini Dai, mungkin saja malam ini dia akan pulang!"


Dai tidak bisa membujuk tuannya, Dai hanya duduk di samping Kenzo dengan tenang.


Setelah lama menunggu akhirnya Kenzo tertidur, Dai segera menggendong Tuannya masuk ke dalam kamarnya.


Kau bagaimana bisa menyukai orang tidak berguna seperti ini Tasya, sangat merepotkan


dalam hati Dai


" Tasya maafkan aku, mari menikah ,aku akan membahagiakanmu!"


" Tasya jangan pergi..."


" Tasya aku salah...."


Kenzo terus menerus mengigau.


" tuan, kenapa saat orangnya ada kau seakan memberibatasan pada dirimu, sekarang orang nya tidak ada kau malah menjadi gila!" gumam Dai kesal .


Dai pun segera keluar dari kamar Kenzo.


" Tuan, ... bagaimana dengan Sania?"


" sssst....kau harus memanggilnya Tasya di sini!"


" Baikz maafkan saya...!"


" Sudah malam kau tidurlah...!"

__ADS_1


" Tuan, tolong berikan Fathia pekerjaan, Fathia sangat tidak nyaman jika hanya makan tidur saja!"


" Besok bibi akan mulai mengobatimu, kau fokus pada pengobatan matamu saja, jangan pikirkan yang lain!"


" Baik...!"


Baik aku harus bisa segera melihat agar bisa membantu dalam hati Fathia.


Fathia pun segera kembali ke kamarnya untuk beristirahat.


...----------------...


Di sebuah Dermaga megara F


" Jika aku memberikan Orangnya padamu, maka lepaskan anakku!"


" Dimana anak itu?"


" bawa anak itu ke sini!"


" orangnya sudah ku kembalikan, mana putriku!?"


" Tasya, syukurlah kau baik-baik saja...!" Alfred memeriksa tubuh Tasya .


" Dokter periksa tubuhnya cepat!"


Dokter pribadi Alfred segera memeriksa Tasya


" Kondisinya lebam, dan sangat lemah!"


" Pukul putrinya sampai lemas...!"


" Yang Mulia tolong ampuni putriku!"


" Pukul!"


" Agghhhhh ayah ayah tolong sakit....!"


" Yang Mulia!"


" Pukul lagiii!" teriak Alfred


" Aaayyyyaahhhh...!" tidak bertenaga


" Kembalikan pada ayahnya!"


Seketika Tian di lempar ke kapal ayahnya


" Jika masih ada kedua kalinya maka jangan harap keluargamu masih ada di seluruh daratan ini!"


Ancam Alfred dengan tegas.


" Baik kami mengerti..., kami pergi dulu yang Mulia!" Kapal mereka saling menjauh.


" Putriku kenapa kau berurusan dengan Raja kejam itu??"


Ayah Tian sangat sedih melihat putri kesayangannya babak belur dipukuli oleh orang nya Alfred.


Ini semua karena kenzo keparat, aku akan menghancurkan keluarga kalian.


dalam hati Ayah Tian yang bernama FangTian.


" Cepat tangani dia, jika dia tidak selamat kalian juga tidak selamat!" Teriak Alfred.


Semua Dokter terbaik dikumpulkan oleh Alfred untuk menangani Tasya.


" Tasya, sudah tidak apa-apa...aku akan melindungimu mulai sekarang, aku sudah menjadi lebih kuat, aku tidak akan membiarkan siapapun menyakitimu lagi!"


Alfred benar - benar sangat sedih melihat keadaan Tasya yang tak sadarkan diri itu.


" Yang Mulia, anda belum makan selama 2 hari makanlah Yang Mulia!"


" Tidak!, apa kau sudah menutup semua akses agar mereka tidak menemukan keberadaan Tasya?"


" Sudah Yang Mulia!"


" Bagus...!"


" Tapi yang Mulia ,jika Nona Tasya bangun bagaimana lagi kita bisa menutupi nya?"


" Dia akan menjadi ratuku, aku tidak akan membiarkannya pergi dari sini!" tegas Alfred.

__ADS_1


__ADS_2