
" Sudahlah yang terpenting dia tidak kehilangan senyumannya!" Gumam Kenzo
Kenzo teringat jika dia harus segera memastikan bahwa Sansan asli atau palsu, kenzo pun segera ke kediaman Pratama.
" Om Kenzooooo!" Sansan kegirangan melihat kedatangan Kenzo.
" Hmmm bagaimana kabarmu Sansan?"
" Om aku sangat baik!, om kemana saja?"
"maaf karena tidak banyak waktu untukmu!"
" Hmmm, aku sih tidak apa - apa, hanya saja kasihan istri om!"
" suamiku, akhirnya kamu pulang!" Sapa Tian gembira.
" Siapa yang mengijinkan kau tinggal di sini?"
" Om, Sansan yang meminta tante tinggal!"
"Ya sudah, Sansan ikut om yuk!"
" Kemana om?"
" Ada deh, ikut aja ya!"
" Tapi tanten ikut ya?"
" tidak usah, kamu saja ya...kita ke toko bonekah!"
" Bonekah?"
" Ya....!"
" Oke, ...tapi tante om?"
" Tak apa Sansan kau bersenang - senanglah bersama om Kenzo!" ujar Tian lembut.
Sabar, Tian Sabar....jangan gegabah, rencanamu akan berantakan jika tidak sabar.
dalam hati Tian.
Kenzo membawa Sansan pergi ke toko Boneka.
" Sansan, tolong pilihlah bonekah Keropi yang menurut mu paling bagus, yang banyak ya!"
" Tapi, Sansan tidak suka keropi paman!"
" Bukan untukmu, untuk seseorang!"
Apa?? seseorang?
" Untuk siapa paman?"
" Ada teman paman, dia sangat menyukai keropi!"
" Oh, jadi paman kesini tidak mebelikan Sansan?"
" Jika kau mau kau juga bisa memilih!"
Aku pikir aku satu - satunya keponakan yang di manja, ternyata om Kenzo memiliki orang spesial, nyonya tahu tidak ya tentang ini?
" Sansan tidak terlalu menyukai boneka om, tapi Sansan akan membantu memilihkan !"
" Sansan anak baik, lalu Sansan mau apa?"
" Tidak om, ...!" setelah memilih banyak sekali boneka keropi, Kenzo pun segera membayar dan meminta untuk di kirimkan pada Tasya.
" Sebentar Sansan, di rambutmu ada kotoran!"
" Awwww om, kau mencabut rambutku!"
" Maaf tidak sengaja, hehe maaf ya!" Kenzo mengantongi rambut Sansan tanpa sepengetahuan nya.
" Kau mau apa katakan pada om ya?"
" Sansan mau , handphone baru om boleh?"
" Apa handphone mu rusak?"
" Kemarin kak Hana beli handphone baru, bagus sekali... Sansan juga ingin!"
" Ya sudah ayo beli,....!"
Kenzo membawa Sansan untuk membeli hape sesuai dengan keinginannya, kemudian mereka kembali ke kediaman Pratama.
" mbok Yem, bagaimana kabarnya?" sapa Kenzo.
" Tuan akhirnya kau kembali!"
" hehehz oh ya mbok...boleh minta tolong?"
__ADS_1
" Apa tuan?"
" Aku akan mendesign ulang rumah Sasha, tolong mbok Yem simpan semua hal yang berbau kak Bram ya!"
" Tuan???"
" Ehmmm, jangan tanya alasannya ya mbok, ini semua demi kebaikannya!"
" Baik Tuan mbok Yem akan membereskan semua tentang tuan Bram...!" Air mata mbok Yem berlinang deras, mau tidak mau mbok Yem, harus melakukan perintah Kenzo karena dengan embel-embel demi kebaikan nyonya.
Kenzo dan mbok Yem akhirnya sepakat membereskan semua barang - barang di kediaman itu sampai beres, jadi rumah itu dikosongkan oleh Kenzo.
" Tuan semua barang sudah di pindah di gudang aula utama!"
" Tolong kunci dengan rapat ya mbok, tidak ada yang di bolehkan untuk mendekat atau pun masuk ke dalam !"
" Baik Tuan!"
" Mbok yem, sementara tinggal di tempat Kak Vevey dulu ya dan Sansan,aku akan menyelesaikan dengan segera!"
" Baik, tuan!"
Selama satu bulan kediaman Sasha itu di rubah total, dan semua sesuai dengan selera Sasha.
" Apa sebenarnya rencana mu, merombak total rumah ini?"
" apa aku harus melaporkan semua padamu?"
" Kenzo!!!, aku ini istrimu, aku sudah sangat lama menunggumu, bagaimana bisa kau tak mempedulikan ku?, aku mencintaimu!"
" tapi aku tidak!"
" lihat aku tolong lihat ketulusan ku!"
" Aku tidak bisa memaksa kan hatiku!"
" Apa ibu, dari Sansan adalah orang yang kau cintai??"
" Kau tidak perlu tahu!"
" Jadi itu benar??"
" Aku tidak pernah memaksamu untuk bersamaku, kau bisa mencari orang lain yang mencintai mu!"
" Kau, kau keterlaluan Kenzo!, lihat saja aku akan membalas semua sakit yang kau berikan berkali lipat!"
" Sebelum kau membalasnya, kau bisa menandatangani surat perceraian kita!"
" aku akan mengirimkan surat gugatan padamu!"
" Kau jahat!!!"
Tian sangat marah dan pergi begitu saja.
Kenzo sudah bertekad bulat, untuk menceraikan Tian, dia akan menanggung semua resikonya.
" Sebenarnya aku juga tidak ingin menyakiti orang lain, siapa suruh kau tidak tahu diri!"
Gumam Kenzo.
Hati Kenzo sangat Kacau, karna pasti Tian tidak akan tinggal diam, dia akan membalas semua perbuatannya.
Drrrr drrrttt drrrt...
Kenzo tersenyum melihat, layar ponselnya,
Video Panggil Gadis Nakal....
" Ommmmm, terimakasih banyak ommmm, lihat kamarku penuh dengan keropi aku semakin sayang padamu!"
Kenzo terkikik...melihat wajah Tasya yang sangat bahagia .
" Syukurlah kalau kau menyukainya!"
" Suukkkkaaaa ,sukkkkka sekali!"
" Hmmmmmm....!"
" Om??, apa om sedang sedih?"
" Kau paling mengerti isi hatiku ya?"
" Om, cerita saja pada Tasya, siapa yang berani membuat om sedih?, Cinta pertama om kah?"
" Hmmm, om slalu kalah selangkah dengan orang lain, dan keadaannya sudah sulit untuk om masuk dalam hatinya!"
" Tenang om masih ada pintu belakang!"
" Hahahah, dasar...apa maksudmu main dukun?"
" ya pakai jaran kepang ya om!"
__ADS_1
" Hahahahah...bisa saja mulutmu itu berkicau!"
" wah om paling tampan kalau tersenyum, uchhh hatiku meleleh om...sayang sekali om sudah menikah!"
" heheh, om sudah bertekad menceraikan istri om Tasya!"
" Eh???"
" Ya, kasihan dia juga jika seperti ini, karena sudah om coba, namun tetap tidak bisa!"
" Ya apapun keputusannya ,jika itu menurut om yang terbaik, maka Tasya akan mendoakan semuanya menjadi baik!"
" Aamiin,... terimakasih Tasya...!"
" Om, panggil aku Sayanglah...!"
" Genit sekali kau bocah nakal??"
" Cepatttt!"
" Iya sayangku....apa kau senang?"
" sangat senang om, om panggil aku sayang ya mulai sekarang!"
" Kau berani memerintahku?"
" Kenapa tidak?"
" Ah...yayaya, aku tidak pernah menang berdebat denganmu...!"
" Oh, itu Jelas...jangan dipertanyakan!"
" iya bos!, Tasya ...eh sayang...apa kau sudah mulai mengambil misi?"
" Hmmm, besok aku akan mengambil misi pertamaku!"
" Apa itu?"
" di negara B, om...disana masih sistem kerajaan, kata mama tugasku merubah perintah tidak masuk akal yang katanya, raja mereka membuat aturan dilarang menikah, setelah kematian istri raja!"
" Yukini ini kenapa menerima misi gila seperti ini ya??"
" Kenapa Gila om?"
" Ah,...sesuai denganmu ya tugas ini, ya semoga kau berhasil ya dengan tugas pertamamu!"
" Aamiin,....Ommmmmm...!"
" Apa?"
" Om, bulan ini aku belum mendapatkan uang loe...!"
" Apa yang kemarin sudah habis?"
" masih utuh!"
" Lalu?"
" Ya hak sebagai Simpanan lah ommm...aku mau menabung!"
" hahah, iya kasih dengan senyumanlah...!"
" Om 2x lipat ya om...!"
" Oh banyak sekali?"
" ommmmm Saranghae...!"
" Kau berani minta banyak - banyak ,apa kau tidak takut aku meminta sesuatu padamu?"
" Aku milik om, ...jadi apa yang aku takuti!"
" Oh, kau yaki?"
" sangat yakin!"
" Baiklah, aku TF sekarang ya!"
Kenzo segera mentransfer uang pada Tasya dengan sangat cuma - cuma.
" udah masuk om... terimakasih ommm....bye!"
Tittttttttt...
Tasya mematikan panggilannya.
Kenzo tersenyum dan menggeleng kepala,
aduh...kok ada orang yang sifatnya sama dengan Sasha Dalam hati Kenzo.
Kenzo tidak sadar Sansan berdiri di belakangnya dengan mengepalkan tangannya.
__ADS_1