GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
345. Melihat lagi


__ADS_3

Mendengar Incess sakit Nathan dan Savina langsung menggrebek rumah dinas Putra.


Saat masuk,


Nathan dan Savina keluar lagi.


" Sayang apa kita salah rumah??'


" seharusnya benar, ini rumah anak kita, kan yang paling besar hanya ini,...!"


" tapi kenapa semua serba pink, bukankah Putra sangat membenci warna pink??"


" Benar juga, atau mungkin salah kali ya, kemana ajudanya juga tidak terlihat!" keduanya celingukan di depan pagar.


" Tuan, nyonya...apa ada yang bisa saya bantu??" tanya prajurit yang sedang berjaga di pos.


" eh, rumah Komandan Putra di mana??"


" Benar ini rumahnya tuan...!"


" Benar ini??"


" Iya tuan...!"


" Ok terimakasih!"


" Benar loe sayang, ya sudah masuk lagi coba kau panggil putramu!"


" Putraaa, Incesss...!"


panggil Savina di depan pintu.


Putra pun keluar dari kamar,


" Oh benar ini rumahmu???" ujar Savina seakan tak percaya.


" Ada apa mom dad,jangan meledekku, ini Incess sendiri yang minta didesign om Ken!"


" Ooooooooo, dimanakah menantuku, aku dengar dia sakit!"


" Iya mom, ...!"


" Kau ini, benar-benar tidak bisa menjaga istri, membuat mommy khawatir, dia anak orang yang kau minta, jaga dengan benar!!!" Savina mengomel panjanh lebar.


" Bawa pulang ke rumah, di sini hanya kalian saja aku tidak tenang!" sahut Nathan.


" Tapi Dad,..."


" Sudah jangan membantah!!!"


" Ya, tapi dia masih tidur!"


" Gendong, cepat bawa masuk ke mobil daddy!"


" Baiklah!" Putra segera menuruti perintah daddy dan mommy nya membawa pulang Incess di kediaman Pratama.


" Kau jaga Incess ada Yuzan dan ami, katakan pada mereka jika kau butuh bantuan,, karena Incess masih pulas ,mommy dan daddy ke rumah sakit sebentar,hari ini Fathia melepaskan perban..!"


" Oh baik, salam untuknya!"


"baik!"


" Yuzan Ami tolong ya!" ujar Nathan.


Nathan dan Savina pun menuju rumah sakit milik Crist, ternyata Ryu , Sansan dan juga. kenzo sudah di sana.


terlihat Suhail berdiri di depan Fathia, sesuai permintaan Fathia.


Ryu perlahan membuka perban di mata Fathia.


semua sudah sangat tidak sabar melihat hasilnya.


setelah seluruh perban di buka,


" Nona, perlahan bukalah matamu..." ujar Ryu


Fathia pun perlahan membuka matanya,


Fathia hanya mengerjabkan matanya beberapa kali dengan perlahan.


" Fathia apa kau bisa melihatku??' tanya SuhaiL tersenyum penuh harap.

__ADS_1


" Dokter...kenapa...."


" Kenapa apa non???"


semua orang menjadi khawatir , jangan-jangan operasinya gagal .


" ini....ini....kok..."


" Fathia kenapa katakan??"


" kenapa ada pangeran tampan di depanku Dokter??"


" oh astaga!" Nathan dan Savina terkekeh.


Sansan dan Kenzo menggeleng kepala,


" Fathia, kau masih bercanda ??"


" apa kau Suhail??" tanya Fathia.


" Ya...apa kau tidak mengenalku??"


" hihihi... terimakasih, terimakasih semua"


" Ah syukurlah jika benar - benar sudah bisa melihat, nona ingat untuk istirahat total selama 1 bulan lebih, jangan terkena air terlebih dahulu...untuk selanjutnya saya serahkan pada Sansan untuk perawatan lanjut!"


" ya Dokter terimakasih!"


" Apa dokter akan segera kembali ke Jepang??"


" ya...saya sudah terlalu lama meninggalkan negara saya!"


" hemmm...baiklah, saya akan mempersiapkan keperluan anda sebelum anda kembali dokter!" Ujar Suhail.


" ah, nona Julia sudah berjanji akan mengurus kepulangan saya"


" Oh benarkah??, ah....begitu...kalau begitu terimakasih Dok!, untuk semuanya!"


" Ya kalau begitu saya harus bersiap untuk pulang!"


Julia pun membawa Ryu pulang untuk membereskan barang-barangnya.


" Hemmm, tuan apa anda tidak ingin tinggal lebih lama??"


" ih Tuan ini, ..."


" Jika anda tertarik berbincang lebih banyak tentang berbisnis datanglah ke Jepang, di sana anda juga bisa membuka cabang bukan??"


" Oh ya, itu nanti aku akan bicarakan pada kedua orang tua saya dulu!"


" Oh ya...benar...ayo nona, saya sudah selesai beberes!"


" Oh ya...!" Julia merasa sedikit tidak rela jika Ryu segera pulang, tapi Julia tidak bisa berbuat apa-apa.


Julia pun segera mengantar Ryu ke Bandara.


" Nona, terimakasih atas segalanya, saya senang mengenal anda dan keluarga anda!"


" Sama-sama tuan hati-hati, semoga selamat sampai tujuan"


" Ah baik, apakah saya boleh mendapatkan satu pelukan sebelum kembali??"


" Ha???,oh baik...!" Ryu segera memeluk Julia


wajah Julia sangat merah merona,


" Nona, saya kembali, jaga diri jaga kesehatan!"


" Baik...."


Ryu pun segera masuk Julia segera berbalik dan kembali.


Selama beberapa waktu bersama Ryu Julia. mendapatkan banyak pengetahuan, mulai dari kesehatan, bisnis dan banyak hal diluar, Ryu lebih muda dari Alfred dan cara berbicaranya pun tidak mendominasi, menghargai lawan bicaranya, sangat lembut.


Rumah sakit.


" Sansan...apakah aku sudah boleh pulang??"


" Apa kau sudah ingin pulang kak??"


" Yaz aku sangat suntuk di sini!'

__ADS_1


" Baiklah, aku akan minta pada om Krist satu suster untuk merawatmu di rumah!"


" Bukankah sudah ada Anggita??"


" Anggita kan milik Fahad, sepertinya dia akan membawa Anggita ke negara F"


" Oh baiklah, jika begitu...!"


" Lalu ibu Anggita??"


" Di bawa ke kediaman Tengah, kan ada mbak Zara juga biar nggak kesepian!"


" ah... baiklah!, kalau begitu aku urus persiapan pulangnya dulu...!"


ujar Suhail.


setelah semua sudah selesai Suhail pun membawa Fathia kembali ke kediaman Pratama.


" Selamat datang di kediaman Pratama calon menantuku!" ujar Savina.


" ah terimakasih mom, dad maaf merepotkan!"


" tidak, tenanglah..."


" Oh kakak ipar udah pulang??"


ujar Julia keluar dari kamar Putra.


" Jul, incess bagaimana??" tanya savina.


" sedang tidur mom, tadi Julia temani ngobrol sebentar abis minum obat dia tidur!"


" Abangmu kemana??"


" keluar bentar katanya ada perlu!"


" oh baiklah, biarkan Incess istirahat, Suhail bawa Fathia ke kamar tamu, biarkan dia juga istirahat!"


" Ya mom...!"


Suhail segera membawa Fathia ke kamar tamu.


" Sayang, istirahatlah...aku akan menjagamu!"


" Suhail, terimakasih!"


" Untuk apa??"


" semuanya, dan terimakasih karena sudah memperjuangkanku!"


" tentu saja, ...aku sangat bahagia kau bisa melihat kembali, ingat tidak boleh melakukan aktivitas berat dulu, tidak kena air dulu !"


" Yayayaya aku tahu, kau juga istirahat pasti sangat lelah mengurusiku satu minggu di rumah sakit!"


" tidak sama sekali sayang...!"


* pokoknya cepat istirahat"


" Baik - baik..." Suhail pun menurut segera masuk ke kamarnya untuk istirahat.


...----------------...


" Yuna, kekasihku ada perintah untukmu datanglah ke apartemen ku!"


" Hemmmz, baik aku ke sana Share lokasimu!"


Setelah mendapatkan lokasinya ,Yuna pun segera meluncur ke sana.


Dia benar-benar sudah mendapatkan kekayaannya sendiri dengan menjalin kerjasama, dia sudah tidak butuh Robert lagi, jika bisa dia akan membalas dendam pada Robert atas semua perlakuan Robert padanya, dan akan membuat robert menyesal telah menyiakannya.


setelah sampai di apartemen yang di maksud .


" Masuklah, ..."


" Nyonya apa yang ingin di perintahkan kekasihmu??'


" Duduk dulu, kenalkan Yuna ini adalah Juno, tapi kau panggil saja Jun...!"


" oh tuan Jun...senang berkenalan dengan anda!"


" tidak perlu basa-basi!" Juna menjelaskan semua rencananya pada Yuna.

__ADS_1


Yuna manggut-manggut mengerti akan rencana Juno.


__ADS_2