GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
422. Istriku melankolis


__ADS_3

" hahahahahahahhhaha, lucunya menantu pertama mommy, hahahahahaahahah" Savina yang ditelpon oleh Putra tertawa tak karuan mendengar cerita putranya.


" mom... rasa-rasanya akhir-akhir ini Istriku sangat konyol, entah apalagi yang akan dia perbuat, aku tidak tahu harus bagaimana lagi..."


" hem...kau bawa istrimu ke dokter kalau begitu!"


"mom...istriku tidak gila loe..."


" memangnya mommy bilang istrimu gila, bawa ke dokter kandungan, itu istrimu seperti Sasha saat hamil Sansan ...ngidamnya aneh... kalau memang hamil, biarkan dia di kediaman Pratama...aku akan ambil cuti untuk merawatnya..."


" apa jadi bisa itu karena Incess hamil??"


" bisa jadi makanya segera bawa istrimu ke dokter!"


" oh baik mom.. terimakasih atas saran mommy...nanti kalau dia sudah bangun aku akan membawannya ke tempat om Crist!"


" eh kau juga punya dokter pribadi...panggil saja dia untuk periksa..."


" tapi kan bukan dokter kandungan mom??"


" doktermu juga bisa jika hanya memeriksa istrimu hamil atau tidak!"


" baik mom...kalau begitu nanti Putra telpon lagi ya..."


" oke..."


Panggilan pun berakhir, Putra berjalan menghampiri istrinya yang terlelap karena lelah menangis.


" hehehe...benar kata Daddy, menikahi wanita pembuat onar sepertimu memang tidak akan membosankan!"


Putra mengecup kening istrinya dengan lembut,


" Ku harap keonaran yang kau buat beberapa hari ini tidak mengecewakanku..."


Putra pun segera memanggil dokter pribadinya untuk memeriksa Inncess dalam keadaan masih terlelap.


Dokter itu tersenyum saat merasakan denyut nadi dari tangan Incess,


" Selamat komandan, anda akan menjadi seorang ayah!"


" sungguh kau tidak salah??, istriku hamil dok??"


" jika anda meragukan saya, anda bisa mengajak istri anda ke dokter kandungan..."


" ah, baik...baik... terimakasih dok..."


" sebaiknya memang anda langsung mengajaknya kedokter kandungan untuk mendapatkan beberapa vitamin untuk ibu hamil..."


" baik ..."


" saya permisi komandan!"


" ok hati-hati..."


Saat ini perasaan Putra tak bisa diungkapkan lewat kata-kata, dia sangat bahagia, karena dia akan menjadi seorang ayah, tidak tidak kalah dari sepupunya Fahad, dan Incess pasti akan senang mendengarnya.


Putra menyusul tidur dan memeluk istrinya dengan erat, saat ini dia merasa dia adalah pria paling bahagia di dunia.


" istriku terimakasih...muuacch..."


" komandan, apa kau tidak jadi bekerja??"


" aku membangunkanmu??"


" tentu saja kau membuatku hampir mati kehabisan napas..."


" oh benarkah...maafkan aku kalau begitu aku akan memberikanmu nafas buatan..."


" Aku tidak mau..."

__ADS_1


" Sayang ganti pakaianmu, ayo kita pergi..."


" kemana??"


" aku ingin memastikan sesuatu..."


"oke aku mandi dulu, ..."


" siap...." Putra pun segera berganti pakaian


dan menunggu istrinya di ruang tamu, setelah incess siap, mereka segera pergi.


" di mana ini??"


" sudah ayo kita periksa..."


Incess tidak tahu jika dirinya di bawa ke dokter kandungan.


" aku tidak sakit loe...aku memang tiap pagi mual-mual tapi aku tidak apa-apa!"


" Dokter, tolong periksa istriku yang sangat polos ini..."


" baik tuan..."


" nyonya bisakah nyonya buang air kecil di tempat ini??"


" baiklah!"Incess pun segera masuk ke toilet setelah menampungnya , asisten dokter itu membawanya ke ruangan.


sementara Incess di tanyain beberapa pertanyaan oleh dokter itu.


tak lama asisten dokter itu memberikan hasil tesnya.


" nyonya tuan, selamat anda akan menjadi orang tua, ... usia kandungan istri anda mungkin kurang lebih 3 minggu lebih, saya akan memberikan beberapa vitamin dan obat untuk merdekan mualnya...banyak istirahat di trimester pertama ya, jangan terlalu lelah..!"


" apa???" Incess masih tak percaya dengan apa yang di dengarnya.


" oh Sungguh??" air mata Incess langsung mengalir begitu derasnya.


" benar, ini hasilnya..."


" OMG..."


" terimakasih istriku, kita akan memberitahu kabar gembira ini pada keluargamu dan keluarga ku..."


"akhirnya sayang... akhirnya aku bisa memberikanmu keturunan, aku sangat bahagia..."


sepulang dari dokter malah Incess menangis terus karna terlalu senang .


Tisu sudah bertebaran di mana-mana, Incess menangis sambil mengelus perutnya dan berbicara pada calon bayinya itu banyak hal.


" hiks hiks hiks, ibu bahagia nak akhirnya , akhirnya ibu mengandung, huaaaa...ibu masih tidak percaya, huaaaaa....ibu ibu huaaaaaa..."


Putra hanya mengelus dada melihat tingkah istrinya yang menjadi melankolis.


" Sayang jangan menagis-nangis terus..."


" suamiku aku sangat bahagia, aku harus bagaimana aku bingung mengungkapkannya..."


" aku tahu tapi itu tidak baik untukmu dan anak kita..."


" oh benarkah, aku tidak menangis lagi, tapi huuuuuuuuaaaaaaa...sayang aku masih sangat terharu..."


" ini sangat melelahkan..."


gumam Putra, sudah sangat pening.


" sayang kita ke tempat orang tua mu dulu atau orang tua ku??"


" terserah hik hik..."

__ADS_1


" karena kita lama tidak berkunjung ke kediaman Hans...kalau begitu kit kesana dulu okey ...!"


" iya hiks hiks..."


Putra membawa tas selempang Istrinya lalu memapah istrinya yang sesenggukan masuk ke dalam mobil, mereka segera menuju kediaman Hans.


" selamat malam ibu ayah, maaf kami berkunjung tanpa memberi kabar!" ujar Putra menyapa kedua mertuanya.


" oh menantuku sayang, akhirnya kau berkunjung!" mama Incess sangat antusias menyambut menantu pria satu-6 dikeluarga Hans.


" ma...kami datang ingin memberi kabar..."


" apa putriku membuat masalah??, katakan pada mama apa kau membuat masalah??"


" sayang tenanglah biarkan menantu kita menjelaskan!"


" lihat anakmu hanya bisa menangis, itu jelas sekali anak kita pasti membuat masalah..."


" huaaaaaaaaaaa abanggg mama tidak menyayangiku lagi...huaaaa hik hik jik..."


" eh ada apa ini sebenarnya??, kenapa kau menangis begitu heboh...biasanya mama juga begitu kau tidak pernah menangis..."


" makanya tolong dengarkan mereka bicara, ..."


" hah baiklah... sebenarnya ada apa ??"


" kami ingin mengabarkan kabar gembira, bahwa Incess tengah mengandung..."


" apa??" mama Incess terkejut


" serius nak??" ayah Inncess pun juga terkejut.


" ini kabar bahagia, putriku akhirnya kau menjadi seorang ibu ..hiks hiks hiks ...kita punya cucu lagi suamiku....hiks hiks hiks..."


kini ibu dan anak itu menjadi melankolis secara serentak, Ibu Incess langsung membawa putrinya untuk istirahat di kamar.


Hans dan juga Putra, meratapi nasib mereka memiliki istri yang melankolis .


" Nak, terimakasih karena bersabar menghadapi putriku ..."


" Sudah tanggung jawab saya pah...heheh.."


" Benar - benar anak seorang Laksamana, aku takut tidak ada yang tahan dengan putriku ini"


" Semenjak ada Incess kehidupan Putra semakin berwarna pah, hahaha, terimakasih karena mempercayakan Incess pada orang kecil seperti saya !"


" itulah yang papah suka dari Putra, slalu rendah hati... sekarang kau susul putriku istirahat, kami akan panggil jika makan malam sudan siap..."


" Baik pah..."


Putra segera menyusul istrinya ke kamarnya.


" sayang kau masih menangis saja, apa tidak lelah??"


" lelah tapi hik hika aku sangat bahagia..."


" tapi juga tidak begini juga sayang...kau akan sakit lalu bagaimana dengan bayi kita??,dia juga akan ikut sakit...apa kau mau dia sakit??"


" Tidak...!"


" maka dari itu kau harus menenangkan dirimu dengan tenang, ... setelah makan malam kit langsung ke kediaman Pratama, mommy akan mengambil cuti untuk merawatmu..."


" mommy kan bosnya kenapa harus ambil cuti??"


" sungguh??"


" ya..."


setelah makan malam mereka berdua segera pamit untuk pulang ke kediaman Pratama.

__ADS_1


__ADS_2