
" Apa ini Ami??"
" Ini dari Nona di dalamnya ada pesan...!"
" Oh, baik terimakasih...aroma terapinya, katakan pada Nonamu aku menyukainya!"
" Baik, jika begitu saya permisi dulu!"
Amii puan segera kembali ke paviliun Tasya.
Selir Ketujuh pun segera membuka bingkisan itu dan membaca pesan dari Tasya.
" Aku memang tidak bisa meremehkan Anak kecil ini!" Gumam Selir Ketujuh tersenyum.
...----------------...
Keesokan harinya selir Ketujuh memberikan tanda akses jalan pada orangnya sehingga mudah orang selir ketujuh itu keluar masuk lewat jalur perairan.
" Tuan, kabar dari Istana!" ujar Dai pada Kenzo yang masih tertidur pulas.
" apa??" Kenzo segera terbangun
Dai pun menceritakan semuanya pada Kenzo dengan detail.
" Berangkat sekarang!" Ujar Kenzo segera bangkit mengambil semua apa yang diperlukan dan segera keluar kamar
" Tuan, hanya satu orang yang bisa masuk karena tanda akses jalan itu hanya satu saja!"
" Berikan padaku!"
" Tapi Tuan, ...!"
" Berikan padaku!"
" Aku tidak membawanya!"
" lalu??"
" aku akan mencari tahu di sebelah mana Tasya Tinggal...!"
" tidak perlu Dai, kau minta orang itu sementara menetap di sini dan aku akan menyamar menjadi dirinya!"
" Tuan...!"
" Kau jangan meremehkanku!"
" Baiklah!"
Dai pun menuruti permintaan Kenzo,
Kenzo pun berangkat menaiki kapal menuju dermaga di negara F, Kenzo pun sangat mudah memasuki gerbang istana, namun Kenzo tidak tahu di mana Tasya tinggal, Kenzo seharian berjalan sepanjang yang ia tempuh namun tidak menemukan paviliun Tasya.
" Sialan hari sudah gelap aku tidak menemukan Tasya sama sekali!"
" Ternyata Calon permaisuri kita sangat hebat ya, dia bisa menyembuhkan beberapa penyakit berat!"
" Ya padahal masih sangat muda tapi di sangat hebat !"
" Permisi,...!"
" Kau siapa??"
" Ehmm aku orang baru di sini!"
" Pakaian mu seperti orang dari Selir ketujuh!"
" Heheh ya benar, ehmmm saya di minta Selir ke tujuh ke tempat calon permaisuri ,tapi saya tidak tahu harus ke arah mana?"
" Oh, kau lurus ke sana, terus nanti ada danau buatan, Calon permaisuri tinggal di paviliun utama, itu adalah Paviliun mendiang Ratu terdahulu!"
" Oh baik terimakasih!"
"Tapi ini sudah larut mungkin akan sulit bertemu dengan Nona!"
" Oh baiklah aku akan menghafal jalan lebih dulu, besok baru datang mencarinya kembali!"
" Tapi jika itu mendesak kau bisa jelaskan pada pelayannya!"
__ADS_1
" Oh baiklah terimakasih!"
" Ya sama-sama!"
Kenzo pun tidak membuang waktu lagi, dia segera menuju arah yang sudah di beritahu oleh dua prajurit yang sedang berpatroli tadi.
Dia benar-benar di ratukan di Negara F, huffftttt membuat hati panas saja.
terlihat seorang pelayan keluar dari satu ruangan.
" Pasti dia di sana!" Kenzo mengamati situasi dengan baik.
setelah di sara aman, Kenzo mendekati jendela kamar Tasya, dengan sangat lihai Kenzo dengan mudah membuka jendela itu, dan segera melompat masuk.
" Achhh...!"
" Siapa kau berani menyelinap kamarku!" ternyata Tasya masih belum tidur dengan sigap Tasya menangkap orang yang masuk ke ruangannya lewat jendela.
Kenzo hanya diam,
" Kau bicaralah, siapa yang menyuruhmu?"
Dengan segera Kenzo membalikan posisi yang tadinya Tasya mampu membakuk tangan Kenzo kebelakang kini sudah berbalik keadaan.
" sial dia kuat sekali, To....mmmmmm!"
" Akhirnya aku menemukanmu!" Kenzo segera memeluk Tasya dari belakang, namun tetap membungkam mulut Tasya dengan satu tangannya.
" Hmmm, hmmm, mmm...!" Tasya meronta-ronta sekuat tenaga.
Kenzo memutar. tubuh Tasya menghadapnya ,
" Om Ken...?"
Tasya segera melompat girang memeluk Kenzo dengan sangat erat.
" Kau baru datang, apa kau sungguh tidak menginginkan ku??" ujar Tasya sambil berlinang air mata .
" Aku datang untuk membawamu pergi, tapi sepertinya kau sangat bahagia di sini, bahkan kau tidur dengan memeluk beberapa tumpukan uang dan emas!, apa kau sungguh ingin menjadi permaisuri??"
" Tutup mulutmu, siapa yang mau, aku mendapatkan semua ini dengan kerja kerasku sendiri menjadi ahli pengobatan tradisional!"
" Sekarang aku sudah berada di pelukanmu lagi...!'
" Aku hampir gila karena mencarimu, dan ternyata kau malah sangat bahagia tinggal di sini!"
" Ayolah, om...anggap saja aku ini sedang liburan tapi di bayar!"
" Ayo kita pergi...!' Ajak Kenzo.
" Om...aku ,aku...tidak bisa pergi sekarang!"
" Kenapa??"
" Karna sekarang aku tidak sendirian,aku memiliki anak!"
" Apa??? anak?? bagaimana bisa itu tidak mungkin ,apa kau hamil , apa raja itu memaksamu??"
".Om, hentikan pikiran gilamu, itu hanya anak angkat saja om!"
" Ahhhhhh.... syukurlah!" merasa sangat lega.
" aku mengangkat 7 anak di sini, bagaimana kita membawanya keluar dari sini om?, mereka tidak ingin berpisah denganku, aku juga berjanji tidak akan meninggalkan mereka sendiri di sini!"
" Kenapa banyak sekali??, bahkan kita belum membuat satu !"
" Apa??"
" Apa kau tidak mau memiliki anak kita?"
Tasya tersipu malu,
" Tentu saja mau, tapi kan aku belum genap 17 tahun om, hehehe om ternyata pedofil ya!"
" Aihhh, anak nakal ini memang nakal!" mencubit gemas pipi Tasya.
" Ah ah...sakit!"
__ADS_1
" Rupanya Raja gila itu merawatmu dengan sangat baik, sekarang kau semakin berisi!"
" Ya dia mengambulkan semua keinginanku,jadi aku sedikit tersentuh, jadi aku makan dan minum dengan terjamin di sini!"
" apa aku tidak menjaminmu selama ini??"
" Tentu saja menjamin, semua keahlianku berkat om meminta mama Yuki mengajari ku!'
" Ya dia sangat rindu padamu, dan Dai membawa satu wanita buta, yang katanya dia adalah orangmu!"
" Benar om, jangan galak padanya!'
" Apakah aku orang yang seperti itu di matamu??"
" Tidak om penuh dengan kasih sayang yang berlimpah!"
" Hmmm... syukurlah jika kau merasakannya, tapi itu hanya berlaku untukmu!"
" Harus jika. om membaginya aku akan menghajar orang yang kau bagi itu!'
" Hehehe ...aku punya kabar baik untukmu!"
" Apa om??? "
" Aku sudah resmi menduda!"
" Wah sungguh!" Tasya sangat kegirangan
" Tapi bagaimana dengan cinta pertama mu om?"
" Oh dia baru saja menikah.!"
" Apa om sedih??"
" tidak, aku turut bahagia !"
" Sungguh??"
" Kenapa kau tidak percaya?, lalu apa artinya aku sampai di sini untukmu?" menjatuhkan Tasya di atas ranjangnya yang penuh dengan uang dan emas .
" om, apa yang kau lakukan??"
" Apa sangat nyaman, tidur di tumpukan uang ini??"
Kenzo menindih tumbuh Tasya.
" om...kau sangat berat!"
Kenzo membalikan posisi, kini Tasya berada di atas.
" Bagaimana jika begini??"
Tasya semakin malu menatap mata indah Kenzo.
" Hemmm...jangan pernah pergi lagi dari hidupku Tasya!"
memeluk Tasya dengan hangat .
" Om apa kau akhir - akhir ini minum??"
" ehmm, aku sudah putus asa mencarimu, rupanya kau di simpan rapat di istana ini!" sambil memainkan rambut Tasya.
" Untung saja selir Ketujuh membantuku!"
" Ya, jika tidak aku tidak bisa memelukmu sekarang!"
" Om, mantan istrimu sangat jahat, dia hampir minta bawahannya menodaiku...dia menghajarku dan memasukan racun ke dalam tubuhku untung aku membawa penawarnya!"
" Sungguh??"
" Ya, om pasti bertemu dengannya kan??, bagaimana dia setuju untuk bercerai?"
" Dia lumpuh sekarang, dia sudah berkali-kali mencari dokter untuk mengobatinya namun semua dokter menyerah, aku mengambil cap Jempol nya diam - diam, maafkan aku, karena aku kau menderita, dan aku tidak tepat waktu menolongmu, setelah kau lepas dari Raja gila itu aku berjanji akan sangat menjagamu, tidak akan membiarkan orang lain menyakitimu lagi!'
" Aku juga tidak lemah om...!'
" Tetap saja aku harus menjaga calon ibu dari anakku dengan benar!"
__ADS_1
" Om, lama tidak berjumpa kenapa mulutmu menjadi manis??"
" oh tentu saja, bagaimana jika kau mencobanya, selain manis juga memabukan mulutku ini!" Kenzo langsung menyambar bibir Tasya, Tasya pun membalas ciuman Kenzo keduanya pun mulai bergairah.