
" Ya sudah, aku akan mencari tahunya secara diam-diam nanti!" ujar Suhail.
" Ya, kau bisa melakukan yang terbaik untuk Keponakanmu!'
" Benar... sekarang kita keluar makan yuk, menghabiskan waktu bersama!" ajak Suhail.
" Ayo...kali ini biar aku yang traktir ya!"
" Baiklah, kau bayar minum aku makanannya,...!"
"oke!"
mereka pun berjalan-jalan menghabiskan waktu bersama sebalum berpisah untuk berjuang hidup bersama.
...----------------...
Tasya pun sampai di Bandara negara M
" Papah, apa om Kenzo telpon?"
" Heheh benar anakku, dia akan datang besok!"
" Ya makanya aku bergegas pulang Ayah!"
"lagian kau kenapa membohongi dia jika sudah di Negara M, padahal kau masih di sana!"
" aku ada urusan penting papa...jadi aku meminta kalian membantu ku hehehe maaf "
" Jika tuan tahu, kami membohonginya dan berpihak padamu ,entah apa yang akan di pikirkan nya, padahal kami adalah orangnya !"
" Hehehe papa sekali ini saja, heheheh!"
" Siapa yang percaya denganmu?, jika kami tidak menyayangimu kami tidak akan membantu!"
" Papa dan mama adalah orang yang paling aku rindukan saat jauh!"
" Aih, mama mu slalu menanyakanmu terus-terusan, padahal jika ada kalian slalu ribut, aku sangat tidak mengerti dengan wanita!"
" Mama ini bagaimana jika aku ada aku di suruh pergi, jika aku pergi dia memintaku segera pulang!"
" Hahahaha begitulah mamamu, tapi tanpamu rasanya sangat kurang, tidak ada suara teriakan setiap pagi, tidak ada yang membuat masalah dan tidak ada keributan, rumah itu jika terlalu sepi sangat menakutkan, justru hal yang sering kalian ributkan itu membuat rumah terasa lebih bernyawa!"
" tenang saja papa, setelah sampai aku akan membuat mama berkaraoke dengan omelannya!"
" Hahahah, melihatmu datang pasti dia akan mengomel!"
" Oh ya mama paling suka membesar-besarkan masalah kecil!"
" Ya begitulah mamamu...meski kau ini hanya anak angkat kami, tapi kami mrnganggapmu seperti anak kami sendiri!"
" Terimakasih papa...!"
" Terimakasih juga sudah mau menganggap kami orang tua mu!"
" tentu saja, dalam keluarga Tanaka, aku mendapatkan pelajaran yang sangat luar biasa !"
" Syukurlah jika kau senang, tapi kemana Dai?"
" Mungkin 2 hari lagi baru kembali!"
" Oh ....baik....!"
Saat sudah sampai di tempat tinggal keluarga Tanaka.
Tasya baru akan menginjak kan satu kakinya masuk ke dalam.
" Kau anak tidak berbakti, berani - beraninya memerintah orang tua membohongi tuan Kenzo!!"
Sambil melempar tutup panci yang dengan sigap ditangkap Tasya.
__ADS_1
" papa aku rasa mama tidak rindu seperti yang kau bicarakan?" ujar Tasya pada Mamoto.
" bukankah kau baru saja mengatakan bahwa mamamu sangat suka membesar-besarkan masalah kecil?"
" Aih..... mama...maafkan Tasya tapi itu aku sangat darurat mama aku sangat rindu padamu ,bisakah kau menunda marahmu biarkan aku memelukmu!"
Tasya mencob merayu Yukini yang sudah membawa alat tempur untuk menyabut Tasya.
Yukini menjatuhkan semua panci dan alat-alat yang dibawanya.
" Siapa yang peduli?" Yukini sangat gengsi menujukkan kasih sayangnya hanya berbalik dan kembali masuk.
Benar-benar wanita sulit di mengerti
dalam hati Mamoto menggaruk kepala.
Tasya mengejar Yuki, dan memeluknya dari belakang.
" Mama apa mengatakan rindu padaku akan membuatmu terkena serangan jantung??"
Yukini tersenyum mendengar perkataan Tasya, Yukini memukul tangan yang memeluknya itu , seraya berkata
" kenapa aku harus merindukan anak pembuat onar seperti mu?"
" Hehehe, kalau begitu aku akan pergi lagi...!"
Yukini memegangi tangan Tasya,
" Kau ini pandai mengancam, sekarang cepat ganti baju dan makan, mama sudah memasak makanan kesukaan mu!"
" Segera mama!, mama... di mana kamar Tasya?'
" Di sana!"
menunjuk ke arah barat, Tasya segera berlari dan memasuki kamarnya.
" Wah, boneka yang diberi om Kenzo di bawa ke sini semua... kamarnya bagus sekali!"
" Wah nyaman sekali, aku tidak tahu jika mama sangat peduli padaku, aku cepat berganti baju dan mengucapkan terimakasih pada mama!"
setelah selesai berganti pakaian Tasya berlari menghampiri Yukini.
" Mama....mama...mama...!"
" Hei kau itu perempuan, bisakah tidak berteriak sekencang itu?, mama tidak tuli!"
" Mama mama apa kau yang mendesign kamarku?'
" Untuk apa?"
" Ha?, lalu apakah itu papa??"
" Bukan, itu tuan Kenzo yang membuat designya , dan dia meminta kamar itu untukmu, aku hanya mengikuti perintahnya!"
" Oh... sungguh?"
" Aku tidak pandai berbohong sepertimu, ayo cepat makan!"
" Ya mama...!"
mereka pun makan bertiga, setelah selesai makan Tasya pun segera kembali ke kamarnya.
Bagaimana ini, semakin hari aku semakin jatuh cinta padanya, tapi aku sama sekali tidak bisa mengetahui perasaan dia yang sesungguhnya padaku.
dalam hati Tasya.
Drrrrrrtt Drrrrrrtttt...
" Ah???, Apalagi om Kenzo ini?"
__ADS_1
" Ya om...!"
" kenapa nomor mu tidak bisa dihubungi, sebenarnya kau kemana?"
" Aku , oh aku lupa mengecas ponselku om, maaf!"
" Aku tidak percaya jika kau di rumah, beralih ke vicall!"
panggilan pun di alihkan ke video call oleh Kenzo,
" Om aku dirumah dan di dalam kamar!"
Kenzo tersenyum melihat Tasya yang benar-benar berada di kamarnya.
" apa kau tidak menyukai kamar ku??'
" Aku sangat suka, terimakasih om maaf terlambat mengatakannya!"
" Syukurlah jika kau menyukainya, besok pagi jangan lupa jemput aku di bandara!"
" Siap ndan, aku akan menjemput pangeranku!"
" Dasar, pandai membual...!"
" Aku tidak membual om...aku sudah rindu padamu!"
" Oh sungguh?"
" Ya, apa om tidak merindukan ku?"
" apa aku harus mengatakannya jika aku ke sana karena aku merindukan gadis nakalku ini?"
" Sepertinya kau dalam mood yang buruk om, ...!"
" Kau sangat tahu ya!"
" Tentu saja, om akan ingat padaku saat om sedang dalam kesukaran!"
" sepertinya aku sudah kecanduan padamu, aku harus mencari penawarnya sampai ke sana agar aku bisa tenang!"
" Kalau begitu om, harus membawaku kemana - mana!"
" Mana boleh, kau harus di kurung di kamar agar tidak membawa masalah!"
" Wah jahat sekali kau om, sudahlah aku mau tidur, sampai jumpa besok!, bye...!"
panggilan pun di akhiri begitu saja oleh Tasya.
Kenzo tersenyum puas karena sudah membuat Tasya kesal,
" Tolong packing Cincin ini...!"
Baiklah gadis nakal... sepertinya aku akan memilihmu mulai saat ini, Cincin ini akan mengikatmu dulu, agar tidak ada yang mengambil kau dariku, setelah semua urusan ku selesai dan kau sudah legal untuk menikah maka aku akan memilikimu sepenuhnya.
dalam hati Kenzo.
" Huft....aku tidak sabar melihat ekspresi wajahnya saat aku melamarnya, Kenzo kau sudah gila dan benar - benar gila kau menyukai anak dibawah umur, tapi tenang - tenang sebentar lagi dia cukup umur!" Gumam Kenzo mentoleransi dirinya sendiri dengan apa yang menjadi keinginannya.
" Tuan, ini...Cincin yang anda pilih, wah beruntung sekali seseorang yang mendapat hadiah ini, karena ini hanya satu di dunia!"
" Seseorang yang menerima ini juga hanya ada satu di dunia!"
" Wah, manisnya... semoga menjadi kebahagiaan bagi yang memberi dan menerimanya!"
" Terimakasih, ini bonus untuk pelayanan terbaik!" Kenzo meninggalkan tips untuk pelayan itu .
" Aduh tuan, jangan....!"
" Tidak apa...!" Kenzo mengambil barang-barangnya dan pergi meninggalkan toko perhiasan itu dengan gembira.
__ADS_1
Like dan komen jangan lupa ya...
terimakasih...