GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
479. Rindu berat


__ADS_3

" Aiiiii....." Julius langsung memeluk kekasihnya yang sudah 1 bulan lamanya tidak bertemu.


" Iyus....kau mengagetkanku saja... sebentar ada pembeli..."


" jangan lepaskan, kau bisa tetap melayani..."


" ehh maaf nyonya, heheheh ...." ujar Aina pada pembeli.


" apa suaminya baru pulang??"


" ha??" Aina terkejut.


" benar nyonya, saya baru pulang dinas, dan sangat merindukan istri saya..."


" aduh membuat hati iri sekali pasangan muda ini... istri anda sangat cantik tuan, aku kira dia belum menikah, aku berpikir ingin menjodohkan dengan keponakanku!"


" jangan berani ya nyonya..."


" karena anda sangat mencintainya tentu saja tidak jadi....hehehe"


" Iya jangan macam-macam..."


" hih iyus...kau ini bicara apa??"


" tidak apa-apa, suami anda sedang bercanda...nona kalau begitu tambahkan bunga ini, ...saya sangat suka membeli bunga di sini tidak pernah mengecewakan, dan anda slalu ramah ..."


" ah, terimakasih nyonya..."


"sama-sama, nona...ini untuk kalian...semoga slalu langgeng ya..." memberikan 2 buah permen coklat.


" oh terimakasih nyonya .." Aina menerima coklat itu dengan senang hati.


" kau mendapatkan 2 permen begini saja sangat bahagia...aku bisa membelikan 1 toko..."


" bergayalah sesuai isi dompetmu !, coba lihat sekarang berapa nominal di rekmu??" ujar Aina.


Julius segera angkat tangan,


" oh baiklah ...aku kalah....kau ini kenapa begitu kejam...meledekku!"


" lagian, nyonya tadi sangat baik hati...dia memberikan permen dan juga doa terbaik, ...."


" iya iya maafkan aku ..."


" ehmmm, bagaimana dengan misimu dan Yuna, aku lihat Yuna semakin cantik setelah Op..."


" Hari ini. berjalan lancar, ...Ai apa tante di rumah???"


" iya mama dan papa di rumah..."


" wah...sayang sekali....aku kan ingin tidur denganmu.."


" dasar nakal..."


" nakal ini hanya untukmu..."


" haissss...."


" Di rumah sangat ramai, dan mommy sekarang malah sibuk mengurus anak orang lain, benar-benar aneh!!"


" apa itu putra mahkota??"


" siapa lagi, Raja itu sangat bersemangat mengejar kembaranku!"


" Dia pantas mendapatkan Julia..."


" kau ada di pihak Raja??, jangan tertipu dia adalah raja pasti nanti akan memiliki selir..."


" aku rasa Raja itu benar - benar sudah mentok dengan Julia!"


" taulah, semua tergantung Julia, aku akan mendukung jika dia bahagia..."


" Haruslah...Ai...apa masih lama??"


" masih ada apa???"


" aku sudah ingin berduaan denganmu loe..."


" tunggu 1 jam lagi Yus ,..."


" ehmmm bagaimana jika malam ini kita tidak pulang ..kita cari penginapan ya..."


" Nanti aku ijin dulu dengan mama!"

__ADS_1


" jangan...nanti daddy tahu, sudahlah katakan pada Tante jika kau dengan temanmu...jika daddy tahu dia akan menyusul lagi..."


" Terserah padamu!" ujar Aina pasrah.


" aku tunggu di ruanganmu..."


" Ya..."


setelah Aina selesai mereka pun segera pergi mencari penginapan di luar kota.


" kau kira paman tidak bisa menemukan kita di sini??"


" aku tidak bermaksud meremehkan daddy, tapi mau bagaimana lagi, di rumah banyak orang...aku hanya ingin quality time denganmu.."


" Iyus aku lapar sekali..."


" kita cari makan di luar saja ya..."


" hmmmm,..."


karena di tempat itu sangat terpencil mereka berdua tidak menemukan rumah makan ataupun warung makan.


" penginapan apa ini, makanan pun tidak tersedia!"


" hehehehe...kau tahu kan aku sedang mengumpulkan uang, ya terpaksa aku hanya mampu menyewa yang murah, bukan pelit tapi buat masa depan kita..."


" ya baiklah...." Mereka berduan duduk dibangku pinggir jalan, Aina menempelkan kepalanya di bahu Iyus.


" maaf malah membuatmu kelaparan, apa kau menyesal karena aku tidak sekaya saudara-saudaraku??"


" jika aku tidak diambil keluarga pratama, mungkin aku hanya menjadi gadis biasa...apa yang aku sesalkan, di cintai oleh bapak komisaris...?"


" ting ting ting...bakso bakso .."


" ahhhh bakso...aku mau yus..."


" pakkkkkk bakso..."teriak Julius memanggil kang bakso.


kang bakso pun dengan sumringah menghampiri kedua sejoli itu.


" Pak aku mau pake bihun banyak, aku mau dua porsi... pangsitnya dong pak aku mau tambahin 10ribu untuk pangsit..." sangking sangat kelaparan.


" Ai.... apa kau habis??"


" aku belum makan siang, kau ini terlalu buru-buru sampai tidak menanyaiku sudah makan belum..."


" pak satu porsi berapa pak??" tanya Julius.


" 20 ribu tuan...."


" kalau begitu berikan istriku 10 porsi..."


" apa??"


Aina terkejut.


" katanya lapar aku sedang menebus kesalahanku...."


" tapi tidak sepuluh porsi juga sayang!"


" tidak apa-apa ,biar kamu tambah gemoy Aiiii"


kang bakso itu mengambil tikar, dan menggelar tikar untuk Aina dan Julius.


" nah cocok pak!!" ujar Julius mereka pun pindah duduk di tikar, kang bakso menyajikan segera 10 porsi bakso .


" ayo ai habiskan sayang..."


Aina segera memakan' bakso dengan lahap, entah karena baksonya yang memang enak atau karna lapar.


" pelan - pelan sayang tidak ada yang mau berebut denganmu..."


" mmmmmm mmmm mmmmm mmm"


berusaha bicara meski mulutnya penuh dengan bakso


" Haahahahhahahahahahahahauaaua" Julius tak kuasa menahan tawa melihat wajah Aina yang sangat menggemaskan itu.


" Hahahaahhahahahahaajjaaj"


" hihihi..


" kang bakso pun ikut terkikih.

__ADS_1


dengan kilat Julius mengabadikan wajah gemoy dengan mulut kecil yang penuh dengan bakso.


" Hahahahahahahahahahahahahah"


julius sangat puas dengan tampilan Aina.


setelah selesai menelan dan mengunyah.


" apa kau mengambil gambarku??"


" hahahahahah, iya lihatlah hahahahahahaha"


" ih...hapus...hapus...hapus..."


" kenapa aku mau pasang buat profil...kamu makan saja dulu ...."


" Iyus tidak lapar??"


" aku sudah sangat kenyang melihatmu Aina..."


" omong kosong..."


" sungguh ...ayo habiskan lalu kita kembali ke penginapan ..."


" aku tidak kuat...." setelah menghabiskan 9 mangkok


" pfffffft...baiklah satu mangkok ini aku makan..." Iyus segera menghabiskan satu mangkok lalu membayarnya.


" terimakasih tuan nona..."


kang bakso itu terlihat sangat senang karena laku banyak.


" pak toko jual minuman ada nggak sih di sini??"


" wah nggak ada tuan, tapi biasanya ada si asep keliling naik sepeda, tunggu sebentar lagi dia akan lewat..."


" Asep??"


" iya...nah itu itu .."


ternyata asep adalah seorang anak kecil yang berjualan minuman, keliling dengan sepeda bututnya.


" Sepppp sini" panggil kang bakso.


" tuan ini mau beli minuman..."


" Baik....tuan nona mau minum apa???, ada Agoa, lek meneral, izotonic , atau es tea??"


" ini sudah jam 11 kenapa kamu masih berjualan, apa tidak sekolah??" tanya Julius .


" tidak tuan..."


" si asep ini yatim piatu tuan, dia sebatang kara sudah 3 tahun ini dia jualan untuk menghidupi dirinya sendiri!"


" oh jadi begitu...."


" kalau begitu, tuan nona asep saya lanjut dulu segera pulang...."


kang bakso pun pergi kini tinggal Asep dan sejoli itu.


" Rumahmu di mana sep??, apa namamu asep??"


" heheh nama saya Septa negara tuan, cuma orang sekitar panggilnya asep..."


" minumannya berapa Sep???"


tanya Julius.


" 3000 untuk mineral, ..."


" Asep umur berapa???"


"12 tahun nona...."


" mau lanjut sekolah tidak sep???" tanya Julius.


" maulah tuan, tapi sayang saya tidak punya biaya..."


" kalau mau besok ikut aku ke kota besok aku tunggu di sini jam 8 pagi...kalau telat aku anggap kau tidak mau sekolah!!"


" beneran tuan???"


"Dah, itu tergantung niatmu...aku ambil ini semua, ini uangmu..." memberikan 500 ribu..."

__ADS_1


" kebanyakan tuan..."


" ambilah....semoga kita berjodoh besok!!!" Julius langsung menarik Aina kembali ke penginapan.


__ADS_2