
" Aiiiii....." Julius langsung memeluk kekasihnya yang sudah 1 bulan lamanya tidak bertemu.
" Iyus....kau mengagetkanku saja... sebentar ada pembeli..."
" jangan lepaskan, kau bisa tetap melayani..."
" ehh maaf nyonya, heheheh ...." ujar Aina pada pembeli.
" apa suaminya baru pulang??"
" ha??" Aina terkejut.
" benar nyonya, saya baru pulang dinas, dan sangat merindukan istri saya..."
" aduh membuat hati iri sekali pasangan muda ini... istri anda sangat cantik tuan, aku kira dia belum menikah, aku berpikir ingin menjodohkan dengan keponakanku!"
" jangan berani ya nyonya..."
" karena anda sangat mencintainya tentu saja tidak jadi....hehehe"
" Iya jangan macam-macam..."
" hih iyus...kau ini bicara apa??"
" tidak apa-apa, suami anda sedang bercanda...nona kalau begitu tambahkan bunga ini, ...saya sangat suka membeli bunga di sini tidak pernah mengecewakan, dan anda slalu ramah ..."
" ah, terimakasih nyonya..."
"sama-sama, nona...ini untuk kalian...semoga slalu langgeng ya..." memberikan 2 buah permen coklat.
" oh terimakasih nyonya .." Aina menerima coklat itu dengan senang hati.
" kau mendapatkan 2 permen begini saja sangat bahagia...aku bisa membelikan 1 toko..."
" bergayalah sesuai isi dompetmu !, coba lihat sekarang berapa nominal di rekmu??" ujar Aina.
Julius segera angkat tangan,
" oh baiklah ...aku kalah....kau ini kenapa begitu kejam...meledekku!"
" lagian, nyonya tadi sangat baik hati...dia memberikan permen dan juga doa terbaik, ...."
" iya iya maafkan aku ..."
" ehmmm, bagaimana dengan misimu dan Yuna, aku lihat Yuna semakin cantik setelah Op..."
" Hari ini. berjalan lancar, ...Ai apa tante di rumah???"
" iya mama dan papa di rumah..."
" wah...sayang sekali....aku kan ingin tidur denganmu.."
" dasar nakal..."
" nakal ini hanya untukmu..."
" haissss...."
" Di rumah sangat ramai, dan mommy sekarang malah sibuk mengurus anak orang lain, benar-benar aneh!!"
" apa itu putra mahkota??"
" siapa lagi, Raja itu sangat bersemangat mengejar kembaranku!"
" Dia pantas mendapatkan Julia..."
" kau ada di pihak Raja??, jangan tertipu dia adalah raja pasti nanti akan memiliki selir..."
" aku rasa Raja itu benar - benar sudah mentok dengan Julia!"
" taulah, semua tergantung Julia, aku akan mendukung jika dia bahagia..."
" Haruslah...Ai...apa masih lama??"
" masih ada apa???"
" aku sudah ingin berduaan denganmu loe..."
" tunggu 1 jam lagi Yus ,..."
" ehmmm bagaimana jika malam ini kita tidak pulang ..kita cari penginapan ya..."
" Nanti aku ijin dulu dengan mama!"
__ADS_1
" jangan...nanti daddy tahu, sudahlah katakan pada Tante jika kau dengan temanmu...jika daddy tahu dia akan menyusul lagi..."
" Terserah padamu!" ujar Aina pasrah.
" aku tunggu di ruanganmu..."
" Ya..."
setelah Aina selesai mereka pun segera pergi mencari penginapan di luar kota.
" kau kira paman tidak bisa menemukan kita di sini??"
" aku tidak bermaksud meremehkan daddy, tapi mau bagaimana lagi, di rumah banyak orang...aku hanya ingin quality time denganmu.."
" Iyus aku lapar sekali..."
" kita cari makan di luar saja ya..."
" hmmmm,..."
karena di tempat itu sangat terpencil mereka berdua tidak menemukan rumah makan ataupun warung makan.
" penginapan apa ini, makanan pun tidak tersedia!"
" hehehehe...kau tahu kan aku sedang mengumpulkan uang, ya terpaksa aku hanya mampu menyewa yang murah, bukan pelit tapi buat masa depan kita..."
" ya baiklah...." Mereka berduan duduk dibangku pinggir jalan, Aina menempelkan kepalanya di bahu Iyus.
" maaf malah membuatmu kelaparan, apa kau menyesal karena aku tidak sekaya saudara-saudaraku??"
" jika aku tidak diambil keluarga pratama, mungkin aku hanya menjadi gadis biasa...apa yang aku sesalkan, di cintai oleh bapak komisaris...?"
" ting ting ting...bakso bakso .."
" ahhhh bakso...aku mau yus..."
" pakkkkkk bakso..."teriak Julius memanggil kang bakso.
kang bakso pun dengan sumringah menghampiri kedua sejoli itu.
" Pak aku mau pake bihun banyak, aku mau dua porsi... pangsitnya dong pak aku mau tambahin 10ribu untuk pangsit..." sangking sangat kelaparan.
" Ai.... apa kau habis??"
" aku belum makan siang, kau ini terlalu buru-buru sampai tidak menanyaiku sudah makan belum..."
" pak satu porsi berapa pak??" tanya Julius.
" 20 ribu tuan...."
" kalau begitu berikan istriku 10 porsi..."
" apa??"
Aina terkejut.
" katanya lapar aku sedang menebus kesalahanku...."
" tapi tidak sepuluh porsi juga sayang!"
" tidak apa-apa ,biar kamu tambah gemoy Aiiii"
kang bakso itu mengambil tikar, dan menggelar tikar untuk Aina dan Julius.
" nah cocok pak!!" ujar Julius mereka pun pindah duduk di tikar, kang bakso menyajikan segera 10 porsi bakso .
" ayo ai habiskan sayang..."
Aina segera memakan' bakso dengan lahap, entah karena baksonya yang memang enak atau karna lapar.
" pelan - pelan sayang tidak ada yang mau berebut denganmu..."
" mmmmmm mmmm mmmmm mmm"
berusaha bicara meski mulutnya penuh dengan bakso
" Haahahahhahahahahahahahauaaua" Julius tak kuasa menahan tawa melihat wajah Aina yang sangat menggemaskan itu.
" Hahahaahhahahahahaajjaaj"
" hihihi..
" kang bakso pun ikut terkikih.
__ADS_1
dengan kilat Julius mengabadikan wajah gemoy dengan mulut kecil yang penuh dengan bakso.
" Hahahahahahahahahahahahahah"
julius sangat puas dengan tampilan Aina.
setelah selesai menelan dan mengunyah.
" apa kau mengambil gambarku??"
" hahahahahah, iya lihatlah hahahahahahaha"
" ih...hapus...hapus...hapus..."
" kenapa aku mau pasang buat profil...kamu makan saja dulu ...."
" Iyus tidak lapar??"
" aku sudah sangat kenyang melihatmu Aina..."
" omong kosong..."
" sungguh ...ayo habiskan lalu kita kembali ke penginapan ..."
" aku tidak kuat...." setelah menghabiskan 9 mangkok
" pfffffft...baiklah satu mangkok ini aku makan..." Iyus segera menghabiskan satu mangkok lalu membayarnya.
" terimakasih tuan nona..."
kang bakso itu terlihat sangat senang karena laku banyak.
" pak toko jual minuman ada nggak sih di sini??"
" wah nggak ada tuan, tapi biasanya ada si asep keliling naik sepeda, tunggu sebentar lagi dia akan lewat..."
" Asep??"
" iya...nah itu itu .."
ternyata asep adalah seorang anak kecil yang berjualan minuman, keliling dengan sepeda bututnya.
" Sepppp sini" panggil kang bakso.
" tuan ini mau beli minuman..."
" Baik....tuan nona mau minum apa???, ada Agoa, lek meneral, izotonic , atau es tea??"
" ini sudah jam 11 kenapa kamu masih berjualan, apa tidak sekolah??" tanya Julius .
" tidak tuan..."
" si asep ini yatim piatu tuan, dia sebatang kara sudah 3 tahun ini dia jualan untuk menghidupi dirinya sendiri!"
" oh jadi begitu...."
" kalau begitu, tuan nona asep saya lanjut dulu segera pulang...."
kang bakso pun pergi kini tinggal Asep dan sejoli itu.
" Rumahmu di mana sep??, apa namamu asep??"
" heheh nama saya Septa negara tuan, cuma orang sekitar panggilnya asep..."
" minumannya berapa Sep???"
tanya Julius.
" 3000 untuk mineral, ..."
" Asep umur berapa???"
"12 tahun nona...."
" mau lanjut sekolah tidak sep???" tanya Julius.
" maulah tuan, tapi sayang saya tidak punya biaya..."
" kalau mau besok ikut aku ke kota besok aku tunggu di sini jam 8 pagi...kalau telat aku anggap kau tidak mau sekolah!!"
" beneran tuan???"
"Dah, itu tergantung niatmu...aku ambil ini semua, ini uangmu..." memberikan 500 ribu..."
__ADS_1
" kebanyakan tuan..."
" ambilah....semoga kita berjodoh besok!!!" Julius langsung menarik Aina kembali ke penginapan.