GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
383. Semua Hal


__ADS_3

" Oke kau baru ingat tentang kakak keduaku??"


" Ya, Dimana dia Had??"


semua mengangkat bahu seolah tidak menahu dengan itu.


" Yus...apa kau mencariku??"


Tiba -tiba Aina berada di belakangnya.


" Ai..." Julius langsung memeluk kekasihnya itu dengan sangat erat.


" Hiks hiks hiks... akhirnya kau pulang, aku hampir lelah menunggumu..."


" Anak bodoh, bagaimana bisa kau berkata begitu...kau akan ke sambar petir jika kau sampai lelah menunggu..."


" iya aku tidak jadi lelah..."


" uluh uluh uluh..."


" suiiiiit suiiiiiit...."


semuanya menggoda Julius dan Aina.


" iri sekali dengan kalian ..." Ujar Julia.


" Heleh, kau masih muda...jangan berkata seperti itu..."


"Ayo duduk...semua, kita bicarakan semua perihal keluarga kita pada Iyus, karena dia pasti tidak banyak tahu..."


" Mom, tante Saasha bagaimana??"


" oh iya di repot karena Calister rewel jadi tidak bisa ikut menyambutmu, dan Om Chiko masih ada urusan penting perihal perbatasan"


" Oh...Tapi Calister siapa??"


" itu adiknya Tasya alias Sansan..."


" Apa??? eh loe kok??"


" Yah banyah yang terjadi selama kau pendidikan...ini Daddy juga 2 minggu lagi baru kembali begitu juga dengan Kakakmu Suhail..."


" Ohya...aku senang akhirnya aku kembali, aku kira kalian tidak mengingatku lagi..."


" Anak nakal ini bagaimana bisa berpikir buruk pada keluarganya sendiri..."


" Mom, ceritakan semua yang terjadi pada Iyus..." ujar Iyus yang terus menempel pada Aina.


" Baiklah, banyak hal yang terjadi, yang pertama tantemu Sasha memiliki anak dengan Om Chiko, kedua...Cindy dan Martin mereka mempunyai seorang Putra, ini semua di luar dugaan, jadi Cindy hamil lebih dulu, dan..."


" Apa??, bajingannn Martin aku akan membunuhnya, Fahad kenapa kau tidak menjaga kakakmu dengan baik !!"


Fahad hanya menunduk, tak berdaya


" Apa maksudmu seperti itu???"


"Iyus...tenang biar mommy cerita sampai selesai..."


" Ya mom..."

__ADS_1


" Juno berniat membunuh Cindy, tapi malah dia membunuh kakaknya sendiri..."


" Apa maksudnya mom...??"


" Yus, aku tidak bisa menuntut orang mati, dan setelah dia tiada aku tahu betapa dia sangat mencintai kakakku..."


" Apalagi ini maksudnya??"


" Lihat, ini adalah Putra kakakku dengan Martin, ..." memberitahu bahwa di gendongannya itu adalah Anak Cindy dan Martin.


" Apa ini Martin sudah tiada??, Cindy kemana??"


" Cindy dan Martin diam-diam hidup bersama sampai mereka akan memiliki bayi, tapi Cindy terus bersembunyi dari kami, dan tidak mau memberitahu Tante dan ommu dia bersembunyi takut mengecewakan kami, tapi Kenzo dan Tasya mencoba membujuknya untuk mengatakan semua pada keluarganya, Cindy awalnya tidak mau, tapi Martin sendiri meyakinkan Cindy dan pada akhirnya dia mau, saat akan pulang, ternyata Juno sudah menargetkan Cindy, dan itu di luar pengawasan kita, Yuna bekerja sama dengan Juno dan mantan istri Kenzo dia berniat menabrak Cindy tapi malah Martin yang tertabrak , Cindy tidak bisa menerima itu dan mengalami depresi berat, slalu menyakiti diri sendiri dan juga anaknya, dia dibawa oleh tantemu ke Swiss dan Fahad merawat putranya..."


" Apa ini??, Yuna?? mantan istri om Ken, dan Juno??, bagaimana mereka bisa bersatu???"


" Yuna mengkhianatiku di waktu hampir bersamaan dengan masalah kakakku kembali pada Martin, aku bercerai dengannya, tapi sebelum itu aku juga melakukan hal sama, dengannya..." mengusap kepala Anna dengan lembut.


" oh, kau cukup mengerikan Had..."


" Kita sudah tahu jika itu adalah wanita yang buruk tapi Fahad sangat mencintai Yuna saat itu..."


" lupakan bagian itu Tante kecil..."


" wah Fahad Nakal ya mom..."


" tapi lihat, aku bertanggung jawab kan???, lihat aku sudah punya seorang putri dan juga putra...ini sangat membahagiakan, dan aku bersama Anna sekarang " Fahad terlihat bahagia.


" Oke, aku sangat senang kau menemukan kebahagiaanmu, salam kenal saudara ipar..."


Anna hanya mengangguk dan tersenyum.


" Lalu apa yang tidak aku ketahui lagi??"


" apa kau juga sudah punya anak Tasya??"


Tasya menggeleng,


"eh kok bisa??"


" belajar lagi nanti ya Iyus...itu tidak perlu di jelaskan dalam perbincangan ini" Tegas Kenzo.


" oh baik om...semua sudah menikah...jadi aku juga akan segera menikahi Ai mom..."


" Daddy tidak akan membiarkan kau menikah jika Suhail belum menikah..."


" Kamprettt Suhail lagi, dari dulu dia mulu hambatanku..." Ujar Iyus kesal.


" hei, Juki...jangan kurang ajar dengan abangmu..." Fathia mengingatkan dengan lantang.


" Ah, iya kak...iya..." Nyali Sijuki langsung menciut ternyata Juki sangat patuh pada Fathia.


" Hahahahaha, oh Fathia, adik iparmu ini sangat menghormatimu..."


" aku juga kakak iparnya, apa aku tidak dihormati??" ujar Incess tak mau kalah.


" Kak Incess, apa abang menindasmu??, jika dia menindasmu katakan pada Iyus... Iyus akan membalasnya!"


" Dengar itu komandan, aku punya perisai sekarang, iya Abangmu sangat jahat padaku, aku selalu di kibulinya, dia suka mengiksaku juga,tolong beri keadilan padaku bapak polisi..."

__ADS_1


" Sayang, mana ada polisi akan menegakkan keadilan, untuk permasalahan kewajiban seorang istri pada Suami...kau salah mencari perisai..."


" heheheh, kakak ipar...abang sangat baik loh... asalkan kakak tidak mengecewakannya..."


" Sayang bagaimana pun dia adalah adikku, dia tetap di pihakku heheheh"


" Huh, kalian menyebalkan!!!"


" Hahaha" Semua tertawa


" Ya, karena kau sudah pulang apa yang akan kau lakukan Yus??"


"menikah"


" heleh....kau tidak bisa tanpa persetujuan paman Yus!" sahut Fahad .


" Benar, aku akan menunggu ayah kembali dan berbicara dengan jelas untuk hubungan ku dengan Aina..."


" Ehmmm, kami akan membantu..."


" oh ya... Julia bagaimana perkembanganmu dengan raja itu??"


" biasa" Jawab Julia jutek.


"Hemm, begitu sebaiknya tidak banyak berurusan dengan seorang Raja, meskipun dia memang cukup bisa diandalkan"


" Raja, ditolak mentah-mentah oleh Kembaranmu Yus" ujar Tasya.


" hah??, hebat... seorang raja saja tidak bisa menaklukkan kembaranku...lalu pria seperti apa yang kau inginkan?, aku akan mengenalkan pada Senior ku apa kau mau..."


" Yus, Julia masih muda kau juga, Mommy ingin kalian menikmati semua masa muda kalian tanpa terburu-buru dalam pernikahan..."


" Tapi Mom..."


" Mommy mendukungmu dengan Aina, kau baru saja kembali, kau bisa masih nisa menunggu Kakakmu menikah dulu kan?, setelah itu kami akan membantumu berbicara pada Daddy..."


" Aina, apa kau masih mau menunggu??"


" Tentu saja, ..."


" Bagus, dan terimakasih Aina..." Iyus memeluk erat Aina tanpa malu di depan semuanya.


" lalu apa kegiatanmu?"


"aku mendapatkan cuti 1 bulan, dan menunggu penempatanku di kota ini..."


" kau langsung meminta pengajuan??"


" Ya, aku tidak mau jauh lagi dari Ai ku ..."


" Hah, begitu anak...dulu saat kecil kau slalu menangis saat jauh dengan mommy walaupun hanya 2 menit, kau tidak bisa jika tidak melihat mommy, sekarang sudah dewasa kau mengatakan hal seperti itu, sungguh menyakiti hati mommy...hiks hiks.."


"Maaf mom bukan begitu, aduh Iyus salah maafkan Iyus mom..."


" Iya mom, Iyus hanya terpeleset saat bicara..."


Aina membantu Iyus berbicara.


" Hahahz iya kau ini langsung membela anak nakal ini..."

__ADS_1


" Aih kalian ini, karena sudah selesai aku lanjut bekerja" ujar Julia segera pergi.


Dia merasa dirinya yang paling kurang beruntung di antara saudara-saudaranya.


__ADS_2