GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
124. Lolos masuk


__ADS_3

" Iyussssss,...!"


" Hei mengagetkan ku saja!" Iyus terkejut


" Maaf, kenapa kita tidak menelepon om Kenzo?"


" aku tidak memiliki nomernya!"


" minta om Chiko!" Ujar Fahad.


" Mintalah!"


Fahad pun segera meminta nomer Kenzo pada Chiko, tanpa bertanya Chiko segera memberikan nomer kenzo pada Fahad.


" Apa dapat?"


" Ya...aku akan menelpon om Kenzo dulu...!"


Fahad segera menelpon Kenzo.


" Haloo...siapa?"


" Om Kenz ini Fahad...!"


" Oi Fahad?, ada apa??"


" Om, apa kau di negara M?"


" Ya benar, apa ada masalah di negara M?, apa masalahnya Katakan padaku!"


" Masalahnya tadi Fahad melihat seseorang seperti om Ken, masuk ke dalam rumah, bernomor 277!"


" 277?, Mamoto ..berapa nomer rumahmu ini?"


" 277 tuan!"


" Ah, kebetulan sekali,... datanglah ke sini...!'


" Tadi aku sudah menekan bel, tapi kami di usir om!"


" mamoto, apakah ada 2 anak muda kemari?"


" Benar tuan tapi istri saya tidak menyambut mereka!"


" Katakan pada istrimu, Mereka adalah keponakanku!, tolong biarkan mereka masuk!"


" Oh baik...!"


Mamoto segera membuka pintu dan mempersilahkan Fahad dan Iyus masuk.


" Om...itu benar kau?, aku kira aku salah lihat!" Ujar Fahad basa basi .


" Aku lupa jika kalian di sini, kebetulan sekali, bagaimana untuk tugas kalian?"


" Ehmmm...mereka memiliki banyak identitas om, sulit sekali...!" Sahut Fahad.


" Om, bagaimana pencarian mu pada Sansan?" Iyus bertanya sambil celingukan mencari - cari sesuatu.


" Ah, itu dia...sulit sekali...aku tidak mendapatkan petunjuk sama sekali!"


" Oh ya?, kita harus semangat ya om!"


" Tentu saja...kalian sudah makan belum?"


" Belum om, Kami setiap kali ingin makan harus berkeliling dulu, karena kami tidak cocok dengan makanan di sini!"


" Kebetulan, ini kami juga akan makan siang, tunggulah sebentar lagi, kalian makan di sini saja, kebetulan ada seseorang yang tidak suka makanan di negara ini, jadi aku meminta orang ku memasak sesuai seleranya!"


" Seseorang?, apa itu istri om?"


" Mana ada, bukan...istriku, apa kalian tidak dengar aku akan bercerai?'


" Tidak om, kami bukan tukang gosip!"


sahut Iyus.

__ADS_1


" Lah, lalu siapa om seseorang itu?, apa dia pacarmu?"


Wajah Kenzo langsung memerah mendengar pertanyaan Fahad.


" Ehem...ehemm...kalian bicara apa?, katanya tidak suka menggosip?" Ujar Kenzo malu - malu.


Apa kata kedua anak ingusan ini jika mereka tahu aku menyukai gadis dibawah umur.


dalam hati Kenzo.


" Tuan, makan siangnya sudah siap!" Yukini dengan lembut memberi tahu Kenzo.


" Baik, ayo kita ke meja makan!" Ajak Kenzo.


" Hmm...!" Keduanya mengikuti Kenzo dari belakang.


" Fahad kau lihat Om Kenzo malu - malu tidak?"


" Ya aku melihatnya, sudah jangan teralihkan fokusmu, kita fokus pada Wanita itu , Sansan atau bukan!"


" Om, lihat aku membuat telur ceplok ini untukmu!" Tasya memperlihatkan hasil karyanya.


" Wah, peningkatan sekali... kira-kira membuat satu telor ceplok kau menghabiskan berapa kilo telur?"


" Untuk hari ini hanya 2 kilo saja om!" jawab Tasya dengan bangga.


Fahad dan Iyus menahan tawa mendengar perkataan Tasya, lalu keduanya fokus memandangi Tasya lekat - lekat karena Tasya belum menyadari kehadiran mereka.


" Oh ya keponakanku datang, aku sekalian mengajak mereka makan ke sini!"


" Keponakan?" Tasya segera melihat ke arah 2 orang yang berdiri di belakang Yuki, Tasya terkejut bukan main melihat Fahad dan Iyus.


" Tasya, kenapa kau terkejut?" Kenzo melihat ke arah Fahad dan Iyus.


" Hei, kalian berdua ...kenapa memandang gadis tidak berkedip??!!!"


" Oh, maaf om....siapa dia om, dia sangat cantik!' ujar Iyus


" wah apa inikah pacar om?" Fahad mrnambahi.


" Oh namanya Tasya, wah...Tasya apa kita bisa bertukar nomor telepon?" Iyus mencoba merayu Tasya.


" Om, aku kenyang ,...om makan saja dengan Keponakanmu!" Tasya berlari masuk ke dalam kamarnya.


" Loh, kenapa dia lari?'


" Dia tidak nyaman dengan orang baru, ayo kita makan dulu, dia nanti aku yang akan mengurus!"


" baik om...!" Fahad dan Iyus pun duduk dan makan bersama dengan Kenzo, namundi tengah makan Iyus berhenti.


" Om, perutku sakit sekali, maaf bisakah aku pinjam toilet nya?"


" ada di sebelah barat, Kau belok kanan nanti ada toilet dekat dapur...!" menunjuk arah


" Terimakasih om!" Iyus segera berlari menuju arah yang di tuju Kenzo.


Sementara Fahad, melontarkan banyak pertanyaan pada Kenzo sehingga terfokus bicara pada Fahad.


Dan, Iyus pun segera memasuki kamar Tasya.


Terlihat Tasya sedang berdiri di dekat Jendela melamun.


Iyus perlahan mendekati Tasya yang sedang melamun.


" Untuk apa kau bersembunyi dari kami?"


" Kau??" Tasya terkejut.


" Sansan...ini kau kan?"


" Apa yang kau bicarakan, cepat keluar dari sini!"


" Tidak aku ,tidak akan keluar sebelum kau mengatakan kau adalah Sansan!"


" aku akan berteriak!" Tasya mengancam.

__ADS_1


" Tak masalah, teriak lah ...aku akan memberitahu om Kenzo bahwa kau adalah Sania Steve!"


Tasya tak kuasa menahan air matanya....


" Jangan menangis, kenapa kau menyamar menjadi orang lain??"


" Aku tidak bisa menceritakannya padamu, kau cepatlah keluar...!"


" aku akan keluar saat kau memberiku kontakmu!"


" Kau bisa meminta pada kak Cindy, kak Cindy akan menceritakan semuanya, dan kalian kembalilah ke Indonesia aku yang akan mencari Juno dan Renata!"


" tidak ini adalah tugas kami, kau tenang saja kami akan melindungimu!"


" Aku tidak butuh itu, ku mohon...jangan sampai kau menggagalkan rencanaku Iyus!"


" Bagaimana bisa kau membohongi Om Kenzo?"


" Aku tidak berniat, dialah yang tidak mengenaliku!"


Tasya mendorong keluar Iyus dan menutup pintu.


" Dia sungguh mengusirku, dia tidak pernah berubah!"


Iyus segera kembali ke meja makan.


" Apa kau sudah selesai dengan urusan mu?"


" Sudah om...!"


Iyus kembali duduk dan melanjutkan makannya, setelah selesai makan dan mengobrol, Iyus dan Fahad pun berpamitan.


Setelah Iyus dan Fahad pergi Kenzo segera masuk ke kamar Tasya.


"apa yang pikirkan Tasya??"


" Eh om...!" Tasya segera berlari memeluk Kenzo.


" Apa Iyus mengganggu mu?"


" Tidak om, aku hanya tidak biasa bertemu dengan orang asing!"


" Mereka berdua sangat tampan kan?, masih muda juga apa kau tidak tertarik?"


" Tidak...aku sudah ada om , kenapa mencari yang lain?"


" Kau sungguh dengan ucapanmu?"


" Sungguhlah...!"


" Hari ini kita jalan - jalan yuk!"


" Kemana?"


" Ada deg pokoknya kamu akan suka!"


" Oh ya?, aku mandi dan berdandan dulu, om keluarlah !"


Tasya sangat kegirangan di ajak oleh Kenzo jalan - jalan .


"aku tidak tahu reaksinya nanti saat aku menyatakan perasaanku padanya!"


Kenzo tersenyum sendiri dengan bayangan isi kepalanya.


" Tuan, semuanya sudah siap, ...!"


" Ya terimakasih,....!"


Kenzo pun segera berganti pakaian, ala - ala anak muda untuk mengimbangi Tasya.


Kenzo mencoba berbagai macam model, namun belum menemukan yang cocok untuknya, dirinya sangat sibuk membenahi dirinya agar terlihat sempurna di mata gadis nakal itu,dan di sisi lain Tasya pun melakukan hal sama , seperti yang dilakukan Kenzo,


Tasya berkebalikan dengan Kenzo, Tasya menyiapkan baju - baju dewasa, dengan maksud mengimbangi Kenzo, tanpa mereka sadari mereka benar - benar membuang waktu untuk hal yang sia-sia dengan niat yang sama tapi hasil berbeda.


Jangan lupa like dan semangatnya untuk saya ya bestieeeee....

__ADS_1


__ADS_2