GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
449. Kepulangan


__ADS_3

" Jangan gegabah Yang Mulia ini akan memperburuk kerajaan kita!"


" Diam, jika kalian bicara sepatah kata kalian akan di penggal!"


semuanya langsung terdiam, Rajanya tiba-tiba menjadi begitu kejam dan tidak berperasaan dalam hitungan hari.


tak lama Dans beserta anak buahnya membawa semua barang antik.


" Lapor yang mulia , barang semua ini di temukan di gudang paman anda, menurut pakar yang saya panggil sebagian barang ini asli dan ini palsu...!"


" apa??, tidak itu tidak mungkin bagaimana ada yang palsu??, aku mengoleksi semua barang Asli dan yang ku berikan pada yang mulia lah yang asli..."


Paman Alfred sudah terjebak dengan rencana Zayan dan mengakuinya secara tidak sadar karena ingin membela diri.


semua petinggi yang ada ribut - ribut mengatakan bahwa pamannya sangat keji ingin menjebak seorang Raja yang adalah keponakannya sendiri.


" Proses pamanku sesuai aturan yang ada, selidiki semua yang terlibat, jika terbukti bersalah penggal satu keluarga, jangan menyisakan keturunan yang keji...!!, dan semuanya kalian harus belajar dalam kasus ini, aku tidak akan mengampuni siapapun yang memiliki niat jahat!!! apa kalian lupa aku membunuh kakakku sendiri karena dia keji apalagi kalian yang tidak ada hubungan darah denganku...!!" sambil menggebrak meja sampai jadi dua.


" Kami akan setia pada yang mulia!" ujar para petinggi segera memberikan hormat pada rajanya.


" Ah, baiklah...hari ini selesai sampai di sini...!"


Zayan pun pergi meninggalkan istana utama, diikuti oleh Dans.


Andai saja Rajaku seperti ini...


dalam hati Dans.


" Zayn terimakasih..."


"aku harus segera menyelesaikan tugasku dan menikahi wanitaku...aku sudah terlalu lama di tahan oleh Rajamu, saat dia kembali semua sudah selesai...aku mendapatkan upahku dan menikah..."


" Raja pasti sangat terkejut saat kembali ..."


" Biarkan saja...itu bukan urusanku lagi..."


zayn ini sangat tidak berperasaan sama sekali.


Zayan segera mengganti pakaiannya dan segera istirahat.


sementara Dans mengawasi proses penyelidikan, dan benar saja paman raja sudah membentuk pasukan pemberontak sebanyak 200 orang, semua segera di eksekusi di depan publik tidak ada yang tersisa dari keluarga pemberontak yang di bentuk oleh pamannya.


padahal raja biasanya masih akan mengampuni orang tua lemah dan juga anak-anak, kali ini Zayn menghabisi semua tanpa sisa, hanya yang berbeda adalah cara eksekusinya, wanita dan anak-anak dipaksa meneguk sebuah minuman jika laki-laki dipenggal.


Rakyat yang berada di pihaknya sangat mendukung keputusan Rajanya, mereka mengatakan itu bentuk ketegasan karna sebelumnya kakaknya sendiri yang membuatnya menjadi raja tidak berguna, sekarang pamanya ingin mengkudeta dengan cara licik, semua sangat mengasihani Raja itu karna keluarganya adalah musuh yang paling nyata bagi raja.


Sementara di kediaman Pratama


" Anna apa Julia masih tidur??"


" Iya tante kecil Julia masih tidur bersama anak-anak...!"


" Anna, aku hari ini akan membawa Julia ke negara F, apa tak masalah??"


" tentu saja tidak masalah...memang ada apa Tante??"


" tidak apa-apa mungkin agak lama, ..."


" Bawalah Tante,pasti ada hal penting bukan, lagian kakak ipar juga sekarang tidak keluar kota, kakak Aina sering membantuku menjaga anak-anak di rumah..."


" oh benar...kalau begitu aku bangunkan Julia sekarang...!"


" ya..."


Sansan pun segera membangunkan Julia.

__ADS_1


" Jul...jul...jul..." Sansan mengoyak tubuh Julia yang masih pulas.


" ahh...bentar bibi mengantuk agak nanti..."


" bibi?? hahahahah Julia bangun kau...aku ada hal penting cepat...!" mengoyak lebih keras.


mata Julia pun terbuka,


" San, aapa??" setengah sadar


" Mandi dan ikut aku yuk, cepat...ini sangat penting...!"


" apa lagi??, penting apa??"


Sansan segera menarik Julia yang masih mengantuk itu ke kamar mandi.


" mandi ganti baju!"


" apa aku tidak mau..."


Sansan segera mengguyur tubuh Julia dengan shower.


" aaaaaahhhhh...brengsek kau san...!"


Sansan langsung menutup pintu kamar mandi dari luar .


" 15 menit tidak kurang tidak lebih...!"


Julia yang terlanjur basah kuyub terpaksa mandi dan berganti baju, setelah itu keluar menarik rambut Sansan dengan keras.


" Kau dasar gila..."


" lepas atau ku patahkan tanganmu!" ujar Sansan


" ayo kita berkelahi!" sahut Julia.


" Kalian itu sudah besar, kenapa masih suka ribut!!" tegur Fahad yang bersiap berangkat bekerja.


" Diam kau!" ujar Sansan dan Julia serempak pada Fahad.


sampai fahad terkejut.


" Sayang aku berangkat bekerja dulu, jika dua orang ini masih tidak akur minta orang lempar mereka berdua keluar!!" tegas Fahad sambil melabuhkan kecupan pada istrinya.


Sansan langsung menarik Julia,


" Dai bantu aku membawanya ke mobil..." teriak Sansan Dai pun segera membopong Julia dipundaknya lalu memasukan ke mobil.


" San kau menculik anaks seorang Laksamana!" teriak Julia meronta.


" sudah ayo kita liburan bersama..." ujar Sansan segera duduk disamping Julia, Julia langsung diam.


" kemana??"


" Ikut saja..."


" Hah, kau ini kan bisa bilang baik-baik padaku ...!"


" tidak ada waktu!"


mereka pun segera menuju bandara, dan segera menaiki penerbangan pesawat ke negara F.


" kenapa ke negara F ....?"


" kau nanti akan tahu..."

__ADS_1


" menyebalkan!" Julia pun tidak mau ambil pusing dia melanjutkan tidurnya di dalam pesawat.


setelah menempuh perjalanan jauh sampailah mereka di negara F .


" Om Zayn, sangat sigap .." ujar Sansan.


" San, aku sudah menyelesaikan pekerjaan ku, bisakah aku segera pulang??"


" tunggu sebentar lagi, sekarang bawa kami masuk istana diam-diam!"


" hah diam-diam??, apa kau tidak memberitahu abang dulu??"


" Hah?? abang?, abang siapa?" Sansan terkejut dengan panggilan Julia pada Alfred.


" ah maksud ku Raja...!"


" cie...abang, dah yuk cuss masuk ...aku ingin kau membantu sekali lagi ...eh 2 x lagi !"


" apalagi aku malas..."


" Bantu abangmu itu...kasihan dia..."


" ya 2x dan tidak lagi... setelah itu aku mau segera pulang, aku mau bermain dengan Dhiren dan Nora...!"


" baik...!"


Zayan segera membawa mereka masuk diam-diam.


" Kalian di sini saja, Dans sudah menyiapkan tempat untuk kalian ,nanti jika raja kembali aku akan berbicara tentang apa yang terjadi saat di tidak di sini, setelah itu aku akan membawa kalian pada Alfred...!"


" Baik om..."


" Raja ini kok enak ya bisa kemana-mana??" ujar Julia.


" Hebat ya dia..." goda Sansan.


" biasa saja..."


mereka berdua pun istirahat di dalam ruangannya menunggu Alfred memanggilnya.


Pukul 2 siang Alfred sampai di istana dengan kakaknya dan menggendong seorang anak.


semua orang istana sangat terkejut, kapan rajanya keluar istana?, dan tiba-tiba kembali dan menggendong seorang anak dan di dampingi seorang dokter.


semua memberi hormat pada raja dan putri sambil bertanya-tanya , siapa anak yang berada di gendongan rajanya.


Setelah sampai dan istirahat sejenak, di samping putranya, tiba-tiba Zayn datang yang berada di atap berbicara.


" Putramu sangat tampan...!"


Alfred terkejut langsung menggendong putranya.


"sialan kau menakutkan!"


" hah...kau ini penakut, Alfred aku sudah selesai dengan pekerjaanku aku akan segera kembali dan menikah ...!"


" apa sudah selesai??"


" ya...aku pulang dulu ya...!" ujar Zayan santai.


" hei... bagaimana bisa secepat itu??"


" Dans kau jelaskan pada Rajamu ini...!!"


Dans pun menjelaskan semuanya dengan detail tak tersisa.

__ADS_1


Alfred seketika syokkkkkkk...


__ADS_2