GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
112. Senjata makan Tuan


__ADS_3

" Kenapa kau tidak membawanya masuk?"


" Tidak sudi, anak itu akan memecah belah putra kita!" Ujar Savina kesal.


" Kenapa kau tidak marahi langsung di depan orang nya sayang?"


" Tidak begitu caranya, ... dia anak perempuan harus dengan lembut!"


" Kenapa masalahnya?"


" Anak itu adalah wanita yang di sukai Iyus,...!"


" Lah, kenapa dia mencari Suhail?"


" Itu dia permasalahannya...Cinta mereka bertepuk sebelah tangan, Suhail sudah memiki wanita yang sangat dia cintai!"


" Oh ya, putraku sudah punya kekasih??"


" Sssttttt, belum di terima putra kita sudah di tolak berkali - kali!"


" Wanita itu pasti buta...sudah menolak putraku yang sangat tampan seperti daddynya ini!"


" Memang dia buta!"


" Apa?????!!!!!"


" Tidak bisa sayang, menjadi istri seorang Jendral mana boleh cacat?"


" Semua ini Julius yang memberitahuku, aku datang padanya, dan jika kau mempermasalahkan tentang kebutaannya kau salah, dia buta tapi dia termasuk anak yang Genius, jika dia bodoh dia pasti menerima begitu saja lamaran putra kita!"


" Kasihan sekali suhail mencintai gadis buta!"


" Gadis itu menolak putra kita karena bukannya tidak mencintai Suhail, Dia tahu Suhail sangat mencintainya dia juga berusaha mengumpulkan rupiah demi rupiah untuk menyembuhkan matanya, jika dia bisa melihat baru dia akan menerima Suhail!"


" Apa dia meminta dibayarkan biaya pengobatan?"


" Hisss kau ini buruk sangka, anak itu sangat mandiri...dia tidak bergantung pada orang lain, kau tahu Julius paling Sulit menerima orang baru, dengan Natali saja dia tidak peduli, tapi dengan Fathiah dia sangat dekat dan membantu Fathia untuk mendapatkan penghasilan yang lebih baik agar impiannya terwujud!"


" Julius juga kenal??, apa dia menyukai orang yang sama dengan Suhail?"


" Mana ada begitu??, Julius baik karena Fathiah sangat lucu dan jujur... tidak penuh dengan tipu muslihat, dia dengan sendirinya membantu Suhail mendapatkan Fathiah...!"


" Baguslah, Fathiah ini adalah wanita yang membawa perdamaian bagi putra kita!"


" Dia cantik sekali, seperti aku saat masih sangat muda dulu!"


" Sayang, jangan mengada - ada ,kau dulu tidak secantik saat bersamaku...!"


" Kau mengatakan dulu aku jelek??, tapi kau mau denganku!"


" hahaha bukan begitu, kau tahu jika semua wanita di seluruh penjuru itu dikumpulkan pasti akan ada yang lebih cantik, karena kecantikan yang aku lihat bukan dari rupa tapi hatimu, karena itulah, aku memiliki anak - anak yang luar biasa berkat didik istriku , terimakasih istriku...apa kau tidak ingin memberi Julius dan Julia Adik kembar?'


" Ah, aku dulu salah berucap, kenapa aku berjanji akan melahirkan sebanyak yang kau mau, aku dulu sepertinya terlalu terburu-buru!"


" Hahahahah, sini peluk... mumpung kita sedang berduaan!"


" Mana ada Suhail masih di kamarnya!"


" Dia juga sudah dewasa pasti mengerti, kedua orang tuanya sangat sulit untuk menghabiskan waktu berdua!"


" kalau begitu ayo ke kamar!, mau berapa ronde??". ujar Savina menggoda.


" Kita lakukan sepanjang hari bagaimana??"


" okeh...siapa takut!!"


" Cepat pakai baju yang biasa saja, jadi kau tidak akan mengomel saat aku robek ya!"


" Kenapa kau tidak bisa menghilangkan kebiasaan burukmu itu, kau ini sudah mulai tumbuh uban, sedikit kalem apa tidak bisa?"


" Istriku semakin berumur semakin cerewet tapi aku cinta, sudah langsung saja jika kau mengomel maka tidak akan selesai!" Nathan segera menggendong istrinya masuk ke dalam kamarnya dan mengunci pintu.


Ceklik....

__ADS_1


ternyata Suhai, berdiri di depan pintunya , Suhail sudah siap untuk keluar namun menunggu kedua orang tuanya yang sedang bersmesraan itu masuk ke dalam kamarnya.


Suhail membuka pintu secara perlahan,dan berjalan pelan-pelan keluar rumah agar tidak menggangu kedua orang tuanya yang sedang berencana memberikannya adik kembar lagi.


Astaga Daddy Mommy terlalu aktiv hari ini,


dalam hati Suhail yang senyum - senyum sendiri.


" Suhail, apa kau sehat??"


" Eh, om Zayn... mengagetkan saja!"


" sejak tadi aku di sini, dan kau keluar rumah kenapa senyum-senyum sendiri?"


" heheh tidak apa - apa, om sudah sarapan?"


" Sudah tadi dibuatkan Natali...!"


" Oh Natali perhatian sekali om..."


" Hem??, Dia slalu mengatakan kebanyakan membuat masakan, lumayan juga sih, aku tidak perlu memikirkan makanku!" ujar Zayn santai.


" Aku ingin pergi makan di luar tapi tidak ada teman om...sepi sekali saudara laki-laki pergi semua keluar negara M!"


" Loh tadi ada seorang wanita datang ke tempat mu, dia mencarimu kan?"


" Siapa??"


" Julius juga kenal!"


" siapa?? oh...Hana?"


" Sepertinya itu namanya!"


" oh?, mungkin dia mencari Julius!"


" tidak tahu juga!"


" Ya sudah om, aku pergi dulu ya...!"


Saat Suhail mengendarai motornya, melewati gerbang, Suhail di hadang oleh Hana.


" Hana, kenapa kau tiba-tiba muncul?, aku hampir menabrakmu!"


" Suhail , sejak dari tadi aku menunggumu di sini, tadi aku datang ke kediamanmu tapi sepertinya orang tua mu tidak menyambut ku!"


" oh, lain kali jangan datang ke rumah sendirian, itu tidak benar... memangnya kau ada urusan apa Hana?"


" Bisakah kita mencari tempat untuk berbicara?"


" Baiklah!"


Hana sudah mau membonceng motor Suhail.


" Hei, hana apa yang kau lakukan??"


" Naik lah!" jawab Hana dengan percaya diri.


" Maaf, aku tidak berani membocengkan seseorang!, kau bisa menaiki mobilmu dan aku akan mengikuti dari belakang!"


" Oh...ya!" Dengan rasa kecewa Hana masuk ke dalam mobilnya.


Suhail pun mengikuti mobil Hana dari belakang.


Ckck...anak jaman sekarang memang rumit, gumam Zayn menggeleng kepala.


dan melanjutkan aktivitasnya .


Hana menghentikan mobilnya di suatu restoran mewah, lalu mengajak Suhail masuk.


setelah memilih makanan, dan menunggu makanannya datang, Hana memberanikan diri menyatakan maksudnya.


" Suhail apa kau tidak punya pacar?"

__ADS_1


" Ya belum...!"


" Serius?"


" Ada apa Hana?"


" Suhail, kita kan cukup lama berteman, hanya saja kita terpisah beberapa waktu, namun jika boleh aku berkata jujur sejak SMA aku sudah menyukaimu!"


" Apa??" Suhail sangat terkejut.


" Sungguh, sampai sekarang aku masih menunggu mu!"


" Oh, maafkan aku Hana, yang tidak menyadari perasaanmu selama ini, tapi bukankah kau sangat dekat dengan Iyus?"


" Oh, kami hanya teman saja kok!"


" Lebih pun juga tidak apa-apa kok!"


" Tidak aku hanya mau denganmu!"


" Maaf Hana, sejak SMA aku sudah menyukai seseorang juga!"


*"Siapa?"


apa jangan-jangan itu aku dalam hati Hana tak karuan


" Hahahah, dia Fathiah...!"


Jebleeeeeeeeeerrrrrrrr jedeeerrrrrr


Hati Hana bak di sambar petir di siang hari


" Siapa??"


" Fathiah, kau pasti tahu dong??"


" Wanita buta itu???"


" Ya benar, dia buta....!"


" Kau lebih memilih wanita buta itu dari pada aku??"


" Hmm, aku sudah melamarnya berkali-kali tapi dia menolakku!"


" Ditolak??, dia sungguh buta menolakmu!" Gumam


" Kau juga tahu keadaanya kan Hana?"


" Ya, kenapa harus Fathia??, kenapa?, lihat aku Suhail, aku lebih sempurna dari padanya, aku akan menerimamu dengan sepenuh hati!"


" Aku tidak menilai wanita hanya dari fisiknya saja!"


" Tapi aku menyukaimu Suhail, Fathia tidak!"


Suhail tersenyum, Suhail adalah seorang pria yang sangat lembut, dia tidak pernah banyak bicara, jika berbicara dengan orang lain, dia akan merendahkan suaranya, orang tidak akan pernah tahu Suhail itu sedang marah atau tidak, dia sangat mirip dengan Savina, namun berbeda lagi jika dia sudah menggunakan seragamnya.


" Hana...katakan padaku kenapa kau menolak Julius?"


" Karna aku tidak menyukainya dan dia lebih muda dariku, lalu aku juga sudah menyukai dirimu!"


" Baiklah, apa menurutmu apa yang kau lakukan itu adalah hal yang benar??"


" Ya karena aku sangat Yakin denganmu, karena kau lebih baik darinya!" ujar Hana dengan sungguh - sungguh.


Suhail tersenyum lagi,


" Maka maafkanlah aku Hana, aku juga menolakmu dengan alasan yang sama, Aku tidak menyukaimu, karna aku sudah menyukai Fathia, dan aku sangat yakin Fathia lebih baik darimu!, ini adalah hal yang sangat benar menurutku juga!"


Triple Kill....


Suhail menusuk hati Hana dengan senjata Hana sendiri.


Author

__ADS_1


Jangan pelit kasih likenya, like aja kok syukur - syukur dapat bunga gitu....


terimakasih kesayangan Author...


__ADS_2