GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
405. Tidak ada kesempatan ke 2


__ADS_3

Ryu segera menemui kekasihnya untuk mencari perhitungan dengan sang kekasih.


" Oh Ryu sayang...kau membuatku terkejut kenapa tidak mengabari lebih dulu??"


" Apa menjadi simpanan orang tua itu menyenangkan??" tanya Ryu.


" apa??, apa yang kau bicarakan??"


"Hubungan kita, kita akhiri sampai di sini saja...kau sangat suka dengan uang bukan, kau bisa mencari seseorang yang bisa memberikanmu segalanya, dan cari yang lebih kaya dariku!"


" apa yang kau katakan Ryu aku mencintaimu, aku mencintaimu..."


"Kita putus, lagian kau juga tidak ingin menikah dan punya anak, untuk apa hubungan ini??"


" tapi aku tidak mau tubuhku berubah karena memiliki anak"


" kita akhiri sampai di sini" Ryu pun berbalik pergi namun kekasihnya memegang kaki ryu dengan kuat.


" Ryu, jangan tinggalkan aku, maafkan aku karena mengkhianatimu, tapi aku sudah sadar bahwa aku sangat mencintaimu, kau slalu memperlakukanku dengan baik..."


" sudah terlambat,kita tidak akan berhubungan lagi mulai detik ini!!!"


Ryu melepaskan dirinya dan pergi dengan sangat kesal.


Hari itu juga dia terbang ke negara +62 untuk mengejar kembali Julia.


setelah sampai di bandara Ryu segera menuju kediaman Pratama.


Ryu terkejut karena dia melihat Julia tertawa lepas dengan seorang pria di depan rumahnya.


" Julia..."


Julia terkejut melihat kedatangan Ryu yang tidak ada angin dan hujan , bahkan cuaca sangat cerah, kenapa tiba-tiba Ryu muncul tanpa pertanda apapun.


" Tuan Ryu??"


" siapa dia Julia??"


" oh dia adalah teman baik saya di Jepang, dia yang membantu Julia membuka kedai kecil di sana, oh silahkan duduk tuan Ryu, kenalkan ini kak Aka..."


Aka dan Ryu saling menjabat tangan namun pandangan keduanya seakan menandakan pertempuran dimulai.


" Tuan Ryu bagaimana kabar anda??, bagaimana dengan nyonya Hinalong apa sehat??"


" kenapa kau sangat formal Julia, bukankah kita dekat??, kenapa begitu kaku??"


" heheh, untuk menjaga hati yang perlu dijaga, tuan Ryu, saya tidak ingin kekasih anda salah paham...hehehe, kenapa anda tidak mengajak kekasih anda??"


" kami baru saja putus..."


" Oh??"


" Julia, bisakah kita bicara sebentar??"


" oh bicara' saja tuan..."


Ryu melihat ke arah Aka.


Aka pun menyadari bahwa, ada sesuatu di antara keduanya.

__ADS_1


" Julia, lain kali aku akan datang lagi, sepertinya ada hal yang harus kau selesaikan, aku permisi!"


" eh tapi kak...."


" sampai jumpa Julia!" Aka pun segera pergi.


" Tuan, anda mengusir tamuku..."


" Siapa dia apa kau dekat dengannya??"


" itu bukan urusan anda tuan, cepat katakan apa yang ingin anda katakan??"


" Julia, apakah aku masih ada kesempatan??" tanya Ryu.


" kesempatan??"


" Ya, aku baru menyadarinya jika kau adalah pilihan terbaik untuk dijadikan seorang istri..."


Julia sangat marah mendengar hal itu, namun, dia mencoba menahannya.


" Apakah anda suka menjadi seseorang itu sebuah option tuan??"


" tentu saja tidak Julia kau salah paham bukan begitu maksudku..."


" Tuan, saya tidak bisa memberikan kesempatan kedua, saya salah dengan perasaan saya sebelumnya, sekarang saya sadar bahwa memiliki pasangan itu bukan prioritas saya saat ini, saya ingin menikmati kesenangan saya, saya masih muda, ingin saya habiskan dengan kesenangan yang membuat saya bahagia, memang kenapa menikah atau memiliki kekasih, itu tidak menjamin sebuah kebahagiaan!"


" apa ??"


" tuan Ryu, saya salah pernah menyukai anda, saya menyesal karena menyukai anda!"


" Julia, itu sangat tidak enak di dengar..."


" julia tolong pikirkan lagi, ibuku sangat menyukaimu juga..."


" hahahaha...maaf tuan Ryu, saya sudah memikirkannya jauh-jauh hari meskipun anda putus Dengan kekasih anda suatu hari, saya berjanji pada diri saya sendiri untuk tidak mengejar anda lagi..."


" tapi Julia..."


" tuan, lihat apel ini, dia masih utuh, lalu aku belah menjadi 2, lalu aku satukan kembali, tetap saja tidak bisa kembali utuh...bagian yang terbelah tadi akan membuat apel itu membusuk!"


" Julia, aku akan berusaha mengejarmu, ..."


" Tuan, saya katakan...pada anda saya tidak akan memberikan kesempatan kedua!"


" tapi Julia, maaf tuan saya tidak bisa menjamu anda..."


Julia pun segera masuk dan menutup pintu menguncinya dari dalam.


tok tok tok...


" Julia..."


" Julia..."


Julia menutup mulutnya agar tangisnya tidak keluar.


" Julia??" Suhail yang mendengar keributan itu segera keluar dan melihat adiknya sesenggukan di depan pintu.


" Abang...." Julia langsung berlari memeluk Suhail.

__ADS_1


" hiks hiks hiks...."


" siapa yang berani membuatmu menangis???" Suhail mulai naik darah, dia tidak pernah melihat Julia menangis seperti ini.


" Julia..." Ryu masih berteriak di luar.


" Apa dia yang membuatmu menangis??? , siapa di luar??" Suhail melepaskan pelukan Julia dan membuka pintu dengan wajah yang memerah karena marah.


" Kau.... Dokter Ryu???" Suhail langsung mereda.


Julia langsung lari masuk ke dalam kamarnya.


" Jendral...."


" Dokter apa yang terjadi???, masuk dan duduklah beritahu aku apa ada yang salah??" tanya Suhail.


Ryu pun duduk dan menceritakan semuanya.


" Jendral, bisakah anda membantu membujuk Julia??,saya akan membahagiakannya!"


" Dokter, saya tahu jika anda sudah membantu menyembukan mata calon istri saya, tapi saya sudah membayar anda , berarti kita tidak ada hutang budi, dan untuk masalah Julia, saya juga tidak akan membiarkan dia jatuh pada orang yang salah!"


" Tapi Jendral..."


" Tuan Ryu, sekali lagi saya tegaskan...adik saya itu wanita yang luar biasa, dia bisa mendapatkan siapapun yang dia mau, anda sudah menolaknya bukan??, makanya tuan jangan memberi harapan jika anda benar - benar tidak serius...anda bisa meminta pencerahan pada Tasya, dia ada di kediaman tengah... silahkan keluar kediaman ini tidak menyambut anda tuan..."


Ryu pun segera keluar dengan rasa kesalnya, dulu dia di sanjung-sanjung di rumah itu, sekarang dia di usir begitu saja, hal itu membuat Ryu sangat kesal.


" Aaaagggggggggghhhhhhhhh, mereka mengusirku begitu saja...!" ujar Ryu kesal.


" Woiii tuan Ryu..."


Ryu menoleh ke belakang, rupanya Tasya dan juga suaminya.


" Sya,...tuan Kenzo..."


" apa kau di usir??" tanya Tasya.


" Bagaimana kau tahu...??"


" Tuan Ryu, sebaiknya anda mengurungkan niat anda pada Julia, anak itu sangat sulit kau hadapi jika sudah kecewa...!"


Ryu kembali tersadar jika itu memang kebodohannya, kesalahannya, bulan salah Julia atau pun Suhail yang mengusirnya.


Julia tidak mau terluka lagi dan Suhail hanya ingin melindungi adiknya agar tidak terluka.


" Tuan, mari saya antar ke hotel..." Ujar kenzo.


" Oh tidak perlu tuan, saya akan kembali ke Jepang,..."


" Ehmmm... kalau begitu kami antar ke Bandara tuan??"


" Baiklah, terimakasih sebelumnya..."


" Sebelum, itu kita makan dulu baru mengantar anda ke bandara..."


" Baik, maaf merepotkan..."


" Tidak masalah, ayo naik !" Kenzo membukakan pintu mobil untuk Ryu, baru membukan untuk Istrinya.

__ADS_1


mereka pun pergi meninggalkan kediaman Pratama.


__ADS_2