
" Sayang, kenapa diam saja!"
" oh maaf , maaf...tapi sayang apa yang dilakukan ibu pada Anggita?"
" Aku juga tidak tahu ayo kita ke kantor polisi!" ajak Yuna.
" Yuna sayang, jika polisi menyelidiki lebih dalam kita akan hancur, kita butuh uang untuk menjamin kebebasan ibu!"
" Berapa itu??, aku kurang tahu, kau coba bujuk suamimu untuk menebus ibumu!"
" Mana mau dia, dia sudah berubah padaku!"
" Apa??, kok bisa??"
" Ya, hanya karena aku menegur Anggita dia marah padaku!"
" Apa sesederhana itu, jika mengingat suamimu itu bucin berat!"
Yuna terdiam, benar juga yang dikatakan Robert.
" Aku juga tidak tahu, bagaimana sekarang??"
" Sekarang kau kembali pada Fahad, bujuk dia sampai memaafkanmu, setelah itu segera tabus Ibu!"
" Bagaimana jika dia tidak mau??"
" Nanti aku pikirkan caranya!"
" Baiklah, kalau begitu aku akan mencoba membujuk Fahad!"
" Kau memang pintar, ...!" Yuna pun segera pergi meninggalkan perusahaan RB logistik.
sementara di tempat lain.
" Nona...ini uang dari tuanku!"
" Apa tuanmu yakin, jika Robert membutuhkan uang ini???"
" Ehmmm...!" Noah mengangguk.
" Baiklah, tolong katakan pada bosmu untuk mentransfer sisanya jika aku bisa membawa masuk Robert dalam jebakan!"
" Tuanku tidak pernah ingkar janji tenanglah!"
" oke, aku percaya!"
" Oh ya nona Gatick...tolong jangan lupa tugas utamamu, menemukan kelemahan Robert!"
" Tenang saja!"
"Kalau begitu saya permisi!"
Noah pun segera kembali pada Bosnya.
...----------------...
" Apa ada tontonan menarik noah??"
" Ya, ibu nona Yuna sudah di penjara...!"
" Oh ya?, kerjanya polisi cepat ya??"
__ADS_1
" Dan Nona Gatick sukses menjalankan misi hari ini, dia mengingatkan jika pekerjaan selesai minta segera untuk dibayar utuh!"
" Oh itu pasti, tapi sayangnya permainan masih panjang, Noah ajak nonamu dan Anggita jalan-jalan aku ada perlu keluar sebentar...!"
" baik Tuan!"
...----------------...
Yuna masuk ke dalam rumahnya,
Dia segera mecari Fahad.
ternyata Fahad sedang berenang
" Sayang, rupanya kau di sini??"
Fahad tidak menyahuti sama sekali.
" Sayang... kita perlu bicara sebentar!"
" Aku sedang tidak ingin bicara!" wajah Fahad sangat dingin dan sangat tidak peduli.
" Sayang kenapa denganmu??, kenapa kamu tiba-tiba berubah??, hiks hiks...!"
Fahad segera naik ke atas, wooow betapa indahnya tubuh makhluk Tuhan yang paling sexy satu ini, Yuna pun baru menyadari jika suaminya itu sangat tampan tak tertandingi, tubuhnya begitu sempurna, meski ada beberapa bekas luka di tubuhnya mungkin bekas latihan Fahad saat menjadi anggota, tapi itu menambah kesan maskulinnya.
Sialan kenapa dia sangat menggoda saat ini batin Yuna.
" Berhenti memandangi ku dengan pandangan cabulmu itu Yuna!" tegas Fahad tanpa ada senyuman di wajahnya.
Dimana senyuman hangat dari Fahad?, Yuna tidak menemukannya lagi di sana, hanya tertinggal pandangan yang menakutkan dan wajah yang sangat dingin seperti kulkas 12 pintu.
" Sayang, ku mohon bantu untuk membebaskan ibu!"
" Tolong minta bantuan pada keluargamu sayang, hanya keluargamu yang bisa membantu...!"
" Demi menikahimu, aku harus berjuang dari nol, apa kau pikir mereka akan membantu??, tidak jika aku menikah denganmu itu artinya aku terlepas tanggung jawab dari mereka!"
" baiklah aku mengerti, Kalau membebaskan dengan uang jaminan. kira-kira habis berapa sayang??"
" Tunggu, jika seperti itu berarti ibu benar-benar bersalah!"
" Aku juga tidak tahu, apa yang terjadi pada ibu dan Anggita!"
" Aku tahu, ....!"
" Kau tahu??"
" Ya, aku ada saat ibumu menampar dan mengatakan jika Anggita adalah wanita gatal!"
" Apa??"
" Ya Anggita cukup memar parah, di mana sekarang anaknya??, kasihan sekali dia masih kecil!"
" Kok jadi kasihan Anggita??'
" Bagaimana jika itu adikmu??, dia masih kecil bekerja dengan sangat keras di usia begitu mudanya, lalu dituduh menjadi seorang wanita penggoda dan di tampar begitu keras oleh tangan yang begitu besar!, apa kau tidak punya hati??"
" Ke ke kenapa marah?"
" Sudahlah aku malas berdebat denganmu, aku akan mencari Anggita sekarang!, jika kau ingin menjamin ibumu, siapkan uang 400 juta, maaf aku tidak punya uang segitu!"
__ADS_1
Fahad segera memakai kimononya dan masuk ke dalam menuju kamarnya di lantai 2.
" Fahhhhhhaaaaaaaaaaaaaaad!!!" teriak Yuna tidak tahan. mengejar langkah Fahad , Yuna ingin meraih tubuh Fahad tapi Fahad mendorong Yuna.
" Tolong katakan apa salahku, jangan seperti ini Fahad, beritahu aku, aku akan berubah...tolong Fahad, aku sangat menderita kau beginikan!"
" Yuna, kau yang paling tahu letak kesalahanmu sendiri, aku rasa itu tidak bisa di perbaiki!"
" Apa kau akan terus seperti ini Fahad, aku ini istrimu, bagaimana dengan janjimu??, kau berjanji akan membahagiakan aku!, kemana janji itu sekarang???"
" Aku sudah memenuhi janjiku Yuna, aku menerimamu dalam keadaan yang tak sempurna, mencintaimu dan memperlakukanmu slalu seperti ratu, apapun yang kau inginkan slalu aku berikan, menjadikanmu sempurna hingga kau bisa berjalan lagi....di mana aku mengingkari janjiku???"
" Be...be...nar...tapi kenapa sekarang kau berubah??"
" tanyakan pada dirimu kenapa seseorang yang begitu memujamu kini berubah!"
" Fahad, katakan jika kau tidak menyukaiku lagi katakan padaku!"
" Aku tidak menyukaimu lagi Yuna!"
" Apa ??, kau kau...apa kau sudah memiliki wanita lain??, kau...kau punya simpanan??"
"Hahahahahaha....!" Fahad tertawa konyol, bagaimana bisa dia malah menuduh dirinya punya simpanan.
Drrrrtttt drrrrtttt drrrtttt ponsel Fahad bergetar
di meja ruang tamu.
karna posisi Yuna lebih dekat, Yuna segera mengambil ponsel Fahad.
" Kembalikan ponselku!"
" Tidak!, kita selesaikan permasalahan kita terlebih dahulu!"
Terlihat nama om Ken di layar, dengan lancang Yuna mematikan panggilan itu, namun saat kembali ke menu awal, Yuna terkejut dengan wallpaper ponsel Fahad.
Terlihat Fahad, dan wanita lain di mana Fahad hanya bertelanjang dada dan wanita itu mencium pipi Fahad dan hanya berbalut selimut, Yuna tidak mengenali wanita itu, karena posisinya tidak nampak dari depan.
" Oh jadi kamu sudah punya wanita baru Fahad ??? apa ini???" Yuna melemparkan ponsel Fahad dengan kesal ke arah Fahad .
" Yuna kau terlewat batas!!" Fahad hampir saja menampar Yuna tapi menghentikannya, dia tidak terima hadiah dari Diana dia lempar seperti sampah.
" Apa kau mau menamparku setelah ketahuan selingkuh???!!, tampar aku tampar aku!"
" Aku ingin sekali menamparmu, tapi aku tidak mau tanganku kotor!, benar aku mencintai wanita lain, apa kau tidak terima??"
Plaaaaaakkkkkkkk...
" Fahad kau bajiiingan penghianat!!!"
" Hahaha...kenapa kau mau menikah dengan bajiiiingan ini, apa karena aku anak orang kaya??"
Plaaaaaakkkkkkkk...
" Bagus, bahkan kau 2 kali menamparku!"
" itu tidak cukup, kau berani mengkhianatiku, apa karna aku bukan dari kalangan berada,menindas seenaknya dan menghinaku??"
" Yuna, semua akan aku balas...apa kau mengerti!!" tegas Fahad tak terima karena dia yang berkhianat sekarang dia yang menangis menjadi yang tesakiti Playing Victim sekali.
" kau kau keterlaluan, aku sedang hamil dan kau malah berselingkuh!!, hiks hiks hiks...kau tidak punya hati Fahad, kau sangat menjijikan!"
__ADS_1
" apa kau hamil??" Fahad sangat terkejut.