GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
487. Lamaran mendadak


__ADS_3

" Tuan selamat ya... akhirnya kalian bisa menikah dengan segera!" Yuna yang merasa bahagia juga.


" Yah...kau mau apa??, hari ini sangat senang!"


" tidak, tuan akhir - akhir ini Fahad sering mendatangi Yuna..."


" oh apa??, kenapa??"


" Fahad membawakan masakannya tiap hari untuk saya..."


" oh bagus itu, dia sudah melunak..."


" tapi dia slalu mengatakan, agar aku mati dengan tenang ..."


" Ah... begitu...masih keras hatinya...."


" iya ..."


" Ya sudah karena hari ini aku longgar kita mulai lanjut rencana kedua bagaimana??"


ajak Julius .


" Baik...."


" kalau begitu aku tanya dulu pada Gatik mereka sedang di mana... kau siap-siap dulu..."


" baiklah...." Yuna pun segera bersiap untuk rencana keduanya .


setelah sudah mendapatkan informasi ,Yuna dan Julius pun pergi menuju target.


Sesuai dengan informasi, Robert sedang menunggu di mobil. karena Gatik sedang masuk ke mini market.


" sekarang ayo kau beraksi!" pinta Julius tidak membuang waktu.


Yuna segera turun lalu berjalan melewati depan mobil milik Robert dan mrnjatuhkan ponselnya.


Robert yang melihat ponsel Yuna itu segera mrngambil dan mengejar Yuna.


" Haloo nona ponsel anda..." Yuna berhenti berjalan dan meraba kantongnya lalu berbalik.


" ah terimakasih tuan terimakasih...."


" loe anda yang waktu itu kan lama sekali ya dan kita bertemu lagi" ujar Robert mengingat Yunda alias Yuna.


" maaf siapa ya??" pura - pura lupa.


" anda lupa??, saya yang waktu itu anda tabrak lalu, anda pinjamkan baju tuanmu!"


" ah...itu anda tuan robert...oh apa kabar tuan??"


" baik bagaimana kabarmu??'


" seperti yang anda lihat..."


" syukurlah...oh ya bisakah kita bertukar nomor??'


" oh boleh tuan, ini kartu nama saya..."


"Yunda Harita...baik nama yang bagus...saya akan menghubungi anda, oh kalau boleh tahu apa yang sedang anda lakukan di sini??'


" saya baru selesai menemui client hehehe"


" oh ya dari perusahaan mana??'


" tidak bukan, kami hanya seorang investor baru, hehehe "


" oh begitu, apa bosmu mau mengenal perusahaan saya, memang tidak begitu besar, tapi semuanya juga tidak bisa di anggap remeh barang kali kita berjodoh dalam bisnis!" ujar Robert.


" oh baik nanti saya akan coba bicarakan dengan bos saya ya tuan..."

__ADS_1


" saya chat dulu deh, nanti langsung aja Calling kalau mungkin saja bos anda berkenan!"


" ok, kalau begitu saya permisi tuan!"


Yuna segera pergi meninggalkan Robert, barulah Gatik keluar.


" Sayang apa yang kau lakukan di sini??"


" aku... sedang mencari suasana saja, di mobil terus jenuh, kau juga lama..."


" okok maaf ayok kita kembali" Gatik merangkul lengan Robert dan melihat ke arah mobil Julius, untuk memberikan tanda beres.


Yuna pun segera masuk ke dalam mobil.


" Sudah menggigit upan, nanti 3 minggu lagi kita hubungi, sementara aku mau fokus dulu pada Aina, besok Daddy akan meminang Aina untukku!'


" semoga lancar ya tuan..."


" aamiin, kau mau kemana Yuna??"


" Pulang saja tuan ..."


" Baik ..." Julius segera mengantar Yuna kembali ke basecampe dan dia pun kembzli kekediaman Pratama tapi dia ke tempat Sansan.


" Hallo mbok...."


" eh tuan Julius, mencari tuan San??, tapis sedang kuar dengan nona Tiara... menjemput adik-adiknya!"


" Bukan mbok...tante ada kan??"


" oh ada sedang bermain dengan Tuan kecil..."


" Aku masuk ya mbok..."


"Silahkan"


Julius pun segera masuk ke dalam , terlihat Sasha sedang bermain dengan Lister.


" eh Julius...tumben...??"


" Iya tan mau minta tolong..."


" apa??"


" buatkan design yang bagus dong buat cincin pernikahan Julius...."


" eh julius mau menikah??"


" iya ..."


" wahhhhhh keren....jadi kakak udah restuin hubungan kalian??"


" iya sudahlah ...nggak pun Julius akan tetap menikah dengan segera!"


" baiklah...nanti aku buatkan ya sesuai Feeling Tante untuk Aina..."


" Iya ...besok Daddy mau meminang Aina untuk Julius jadi untuk cincin dan set pernikahan julius serahin ke Tante ya...."


" oke beres...."


" kalau begitu makasih..."


" eh Yus...Tante baru saja membuat satu gelang dengan batu, yang beberapa waktu Sansan kirim...ini hadiahkan saja pada Aina besok..."


" wah ini bagus Tante sangat cocok untuk Aina...berapa tante??'


" Ini anggap saja hadiah Tante untuk Julius, ini bukan sembarang batu kata Sansan, dia memiliki manfaat pada tubuh...tapi tante tidak tahu apa saja manfaatnya tapi, katanya baik untuk kesehatan yus..."


" oh begitu tante, bagus dong kalau begitu Julius terima!"

__ADS_1


" Iya harus di terima..."


" Baik tante kalau begitu Julius kembali dulu ya!"


" iya Yus ...semoga lancar ya besok ..."


" siap Tante, dada Lister ..."


Julius pun segera kembali ke kediamannya,


Besok pagid pukul 8 pagi, Nathan dan Savina datang ke kediaman tengah bersama Julius dan abang-abang nya.


" Pagi Vey, Hiro..." sapa Nathan


" lolololoh..pagi gini loe kok kakak ini tumben pada kompak main sini...??"


" iya ada apa ini??" sambung Hiro.


" Yah mau ngobrol penting sih..."


jawab Nathan.


" Apa kak??"


semua pun segera mengambil kursi untuk duduk,


" Ini Vey, Hiro...pagi ini aku datang ke sini sebagai Daddynya Julius, mau mewakili untuk meminang Aina untuknya..."


" Eh???" Vevey bingung karena yang paling keras untuk menentang kan memang Nathan.


" Ya, mungkin aku terlalu kaku kemarin, sekarang sudah mengikuti kemauan anak saja, toh keduanya juga tidak ada hubungan darah...aku akan merestui mereka, sekarang bagaimana denganmu Vey, Hiro??, jika ada syarat atau apa katakan..."


" heheheh, rasanya agak lain ya kak, meminang keponakan sendiri, Vevey sih terserah anak-anak yang penting bahagia..."


" benar kak Nathan, kita akan mengikuti kemauan anak-anak saja, tapi yang di pinang sudah berangkat kerja, kalian juga tidak ada aba-aba langsung gas aja!"


" hahahahaha, ya Juliusnya sudah gak sabarkan!"


" oh ya ..hehehe kalau gitu coba aju telpon dulu Aina ya...hehehe ...kita juga harus dengar jawabannya juga!" Vevey mengambil ponselnya dan segera menghubungi Aina.


" Hallo ma...ada apa??'


" nak Aina, pagi ini paman mu dan keluarganya datang untuk meminangmu, ..."


" eh kok bisa??"


jawaban di luar ekspektasi.


" Aina apa maksudnya kok bisa??" Julius jadi kesal.


" heheheehe, sabar Yus...Aina kan memang begitu ..." ujar Hiro.


" yayaya..."


" Aina bagaimana nak??, di terima tidak??"


" Iya ma...di terima sekali!" jawab Aina giring.


" Yes.... akhirnya!" merasa lega


" akhirnya apa boy?? menentukan tanggal pernikahan saja belum kau sudah merasa lega!"


" hah...tapi kan Aina udah terima!"


" sudah kalian ini masih ribut aja" Savina menengahi.


" Kalau begitu tanggalnya aku serahkan pada kalian saja ya?? penetua??, aku mau menemui Aina dulu..."


" heh kok malah cabut kau ini??"

__ADS_1


" Dad ... Julius mau kasih sesuatu buat Aina, jadi terimakasih semuanya!" Julius langsung berlari keluar dan segera menancap gas mobilnya pergi.


Betapa bahagianya Julius karena akan menikah, dengan segera dengan Aina


__ADS_2