GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!

GADIS NAKAL INI, TAKDIRKU!!!
17. Yang Harus Diterima


__ADS_3

" Kakak, minta atasan Martin itu dicopot jabatanya didepan semua orang, biar mereka tahu betapa tidak layaknya dia menjadi seorang aparat!"


" Oh ada keparat menjadi aparat?"


ujar Nathan.


" Sebenarnya apa yang terjadi Vey?, kenapa Martin diminta mengundurkan diri?" tanya Savina.


" 3minggu lalu Cindy menjadi korban pelecehan oleh seorang anak petinggi, karna Martin tidak ingin Kasus Cindy terekspos dia menutupi identitas Cindy, dan Martin Membuat tangan dan kaki anak itu cacat!'


"Astaga bagaimana itu bisa terjadi??" Savina terkejut.


" Bagus itu, Martin benar - benar perisai keluagamu!"


" Ya atasannya memintanya untuk minta maaf pada keluarga pelaku dan mencabut laporan itu!"


" Lalu?"


" Martin tidak merasa melakukan kesalahan, jadi dia tidak mau mencabut tuntutan itu!"


" Aku akan menyelesaikan semua hari ini, Jabatan apa yang diinginkan Martin?"


tanya Nathan.


" Tidak dia tidak tertarik lagi menjadi polisi, dia malah bergabung dengan team Bram!"


" Sungguh??" Nathan terkejut.


" Ya...!"


" Mmm, itu juga tidak buruk, dia bisa mengatur waktunya sendiri malahan?"


" Tapi Cindy tidak apa - apa kan?, padahal setiap hari bertemu dia terlihat baik - baik saja, anak itu pandai menyimpan bebannya sendiri!"


" Ya, dia benar - benar seperti Jovan...dia mau menanggung beban yang tak ringan di usia yang masih muda!"


" Kau memiliki anak - anak yang hebat Vevey!"


" Kakak juga, Putra dan Suhail sudah menjadi Prada,diusia muda keren!"


" Ya mereka sekarang Menjadi bang toyib seperti Daddy nya!" Ujar Savina.


" Aduh istriku....yang penting uangnya kan pulang hohoho!" Sahut Nathan.


" Kakak, pendapatan kakak dan Kak Savina saja imbang, dia juga tidak khawatir jika uangmu tidak pulang!"


" Oh iya ya??"


" kak savina kenapa tidak memelihara brondong, saja hahaahhah!" ujar Vevey bercanda.


" eh eh eh eh....tidak akan ada berondong sesetrong diriku Vevey!" percaya diri.


" Astaga suamiku terlalu narsis!" Savina menepuk jidatnya


" Vevey, kenapa kau tidak menikah lagi?, kau masih muda loe!" tanya Nathan.


" Hemmm....?" Vevey bingung untuk menjawab


" Iya, kau masih sangat muda loe!" tambah Savina.

__ADS_1


" Ya...kami akan mendukungmu, meski kau harus berganti marga suamimu yang baru kau tetap adik kami kau tetap keluarga kami itu tidak akan putus!"


" Aku tahu, tapi saat ini aku tidak memikirkan hal itu!"


" Jangan pikirkan dirimu saja Vevey, kau masih punya anak - anak, mereka membutuhkan figure seorang ayah juga!"


" Kakak kan bisa,...!"


" Ya bedalah Vey, dan lagi aku jarang di rumah!"


" Hmmmm...pelan pelan saja kak!"


" Sesekali lihatlah orang yang tulus berada di sisimu, jangan sampai kehilangan,okey!!"


" Hmmmm aku akan pikirkan!'


" Ya jangan dijadikan beban, jika kau merasa nyaman sendiri ,no problem!"


" Iya kak , terimakasih atas perhatianmu!"


" sama - sama, tenanglah masalah ini aku akan menanganinya!"


Dan hari itu juga, atasan Martin dipecat secara tidak terhormat, namun sangat disayangkan pelakunya sudah di bebaskan.


Sebenarnya Jonathan bisa saja membuat satu keluarga itu hilang dari peradaban, namun hal semacam itu, sudah pasti tidak perlu dia yang melakukannya, karna Nathan mendengar jika Martin sudah membuat pelaku itu Cacat tanpa ragu, sudah pasti melenyapkan bangsa tidak berguna itu juga bukan hal yang sulit untuknya, apalagi dia sudah bergabung dengan Black Dragon.


" apa kasus Cindy sudah selesai?"


" Selasai, sayang!" jawab Nathan


" Aku tadi juga berbicang dengan Cindy, dia menceritakan semuanya padaku, aku mengatakan jangan ragu bercerita pada Bibi, karna aku juga ibunya!"


" Hmmmm, mereka kehilangan papahnya dan Vevey mau tidak mau harus bekerja keras!"


" Tak ku pungkiri, jika dia memilih untuk bekerja dan jarang di rumah, jika dia hanya dirumah saja sudah pasti akan stress, dia akan slalu teringat dengan Jovan, kita tahu bagaimana mereka ini saling mencintai!" ujar Nathan.


" Ya, aku rindu mereka, dan sampai sekarang Sasha juga tidak ada kemajuan!" Savina mengusap air matanya.


" Dia dan Bram juga terikat batin yang kuat, Dan Sansan masih belum ditemukan, penjahat itu berarti sudah sangat mengenal mereka, dia benar-benar sangat rapi merencankannya!"


" Hmmmmm... kejam sekali !"


" Hemmm, aku akan menembak kepalanya langsung jika sudah tertangkap!"


" Bagaimana dia bisa bersembunyi sangat aman ya sayang?"


" Sementara saja aman, karna kita harus fokus pada yang masih ada dulu honey!"


" Ya benar, ...aku berharap Sansan slalu dalam keadaan baik!"


" Dia anak Genius, aku pikir dia bisa bertahan hidup dalam keadaan sesulit apapun!'


" Aamiin!"


"Dan kalian harus tetap waspada juga ya!, aku sudah mengetatkan penjagaan untuk kalian...!" Ujar Nathan


" Okey sayang....!"


" Bagaimana dengan Si kembar akhir - akhir ini?"

__ADS_1


" mereka baik, tidak bermasalah!"


" Julius, akan ku masukan militer setelah lulus nanti!"


" Dia tidak mau sayang!"


" Kenapa??"


"Dia tidak ingin dibandingkan dengan Suhail nantinya!"


" Oh???, anak itu dasar!!!, dulu Papahku selalu memukulku jika aku tidak melakukan apa yang diinginkan, kau ini terlalu memanjakannya!"


" Kenapa??, dia anakku kenapa tidak boleh dimanja?, jangan pukul anakku!" Tegas Savina.


" Aih...aku tidak memukul nya sayang, kau ini galak sekali"


" Biarkan dia memilih apa yang dia gemari, jangan memaksanya!"


" Tidak, dia harapanku, aku ingin dia melebihku!"


" Jangan memaksa!!!"


" Lalu dia mau jadi apa loh, sayang???"


" Biarkan dia menjadi apa yang dia mau, jangan memaksakan kehendakmu padanya, dia memiliki pilihannya sendiri!"


" Aihhh, baiklah...kau sudah mengatakan seperti itu apa yang bisa ku lakukan?"


Savina tersenyum...


" Oh, kalau begitu ayo kita buat satu anak laki - laki lagi!!!!"


" Bukannya aku tidak mau sayang, untuk saat ini sepertinya kurang tepat, semuanya masih belum membaik!"


" Oh ya Benar,...aku tidak bisa membantu banyak, karna aku juga tidak bisa mengesampingkan Tugasku!"


" Aku mengerti sayang, kau sudah melakukan yang terbaik!"


" Semuanya terasa sangat sulit ketika Bram dan Jovan tidak di sini, mereka slalu bisa menyelesaikan segala masalah, sekarang semua tampak sangat berat" Nathan berkaca - kaca.


Savina segera memeluk suaminya dan menepuk punggungnya perlahan untuk menenangkan hatinya.


...----------------...


4 Tahun Berlalu...


Sasha masih terbaring dan tidak ada kemajuan sama sekali.


Sansan, juga belum di temukan meskipun beberapa petunjuk sudah ditemukan namun tetap saja sangat kesulitan untuk mencari jejaknya.


Dan kasus, itu masih belum terungkap,


tapi mereka tidak menyerah dengan mudahnya, mereka semakin memperlebar segala penjuru untuk mencari Sansan dan melakukan segala cara untuk mengungkap kasus itu.


Kini anak - anak dari keluarga Pratama sudah tumbuh dewasa, meski waktu berlalu begitu cepat mereka masih berharap jika saudaranya itu segera kembali.


Kini mereka sudah mulai menentukan hidupnya untuk menjadi yang mereka mau.


Cindy masih bergelut dengan restoran, sedangkan Aina dia sangat menyukai bunga ,Aina membuka toko bunga di samping toko kue Savina, dan resto papanya sesuai saran Cindy.

__ADS_1


__ADS_2